Tampilkan postingan dengan label manager liverpool. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manager liverpool. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Mei 2013

Carragher Bicara Soal Kemungkinan Dirinya Jadi Manajer

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Sabtu, 04/05/2013 16:00 WIB
Getty Images/Handout
Liverpool - Jamie Carragher musim depan sudah tak lagi jadi pesepakbola profesional. Apakah artinya Carragher akan memulai karier di bidang kepelatihan? Belum tentu juga kata bek 35 tahun itu.

Setelah 19 tahun bergelut di sepakbola, Carragher Februari lalu memutuskan untuk gantung sepatu. Meski sudah dibujuk oleh Brendan Rodgers untuk menunda pensiunnya, namun Carragher tetap bersikukuh pada pendiriannya.

Musim depan Carragher akan memulai kariernya sebagai football pundit di Sky Sports, namun tak menutup kemungkinan suatu saat ia akan menempuh jalur kepelatihan seperti kebanyakan pemain profesional pada umumnya ketika sudah pensiun.

Menjawab pertanyaan soal itu, Carragher mengaku bahwa dirinya belum memikirkan karena beban sebagai manajer saat ini lebih berat ketimbang pemain. Ia mencontohkan bahwa ketika klub sedang dalam masa buruk, manajer selalu dijadikan kambing hitam dan sasaran kritik.

"Jika Anda bertanya padaku di awal karierku maka aku akan bilang bahwa aku ingin menjadi manajer. Aku mungkin bisa menjadi seperti itu di masa depan tapi akan ada harapan seperti untukku dan itu wajar saja. Aku sudah membawa banyak wawancara dengan para pemain lain yang menyebutku sangat mencintai bermain sepakbola, menonton, membaca dan berbicara soal sepakbola. Hal itu sepertinya bikin orang-orang berpikir bahwa itu akan terjadi," urai Carragher di Telegraph.

"Hal itu tidak akan mudah meskipun Anda menginginkannya. Aku selalu berpikir karena aku mencintai sepakbola, bukan berarti aku sangat ingin menjadi manajer," sambungnya.

"Sudah tidak ada lagi hari-hari di mana pemain top langsung mendapat pekerjaan seperti itu (manajer), meskipun ada beberapa saat ini. Tidak mungkin seseorang tanpa pengalaman akan langsung bisa terjun ke sana. Para pemain harus melalui beberapa tingkatan. Contohnya Sir Alex Ferguson."

"Anda bisa sebut Pep Guardiola tapi dia adalah pengecualian dan bahkan dia pun butuh rehat juga. Di era modern sekarang, dengan banyaknya reward yang didapat pemain top dalam kariernya dan risiko yang ada ketika masuk dalam bidang manajemen, banyak yang merasa bahwa hal itu tidak perlu."

"Anda harus mengingat berapa banyak waktu yang tersita dari para manajer itu. Aku menghormati seluruh manajer top di dunia untuk itu. Ketika Anda sedang dalam puncak karier sebagai pemain, sulit untuk menemukan motivasi yang bisa membawa Anda ke jalan yang lain."

"Bagiku sepakbola itu adalah olahraga yang ingin kucintai dan dinikmati. Kadang Anda ada di atas, kadang di bawah. Tapi aku lihat sepakbola sudah "membunuh" beberapa manajer. Aku terlalu mencintai sepakbola dan tak ingin membiarkan hal itu terjadi padaku. Dalam hidup, Anda butuh menyingkir beberapa saat dari sepakbola," demikian dia.

(mrp/mrp)

Kamis, 16 Agustus 2012

Rodgers: Saya Layak Berada di Liverpool

13-08-2012 05:00

 | Brendan Rodgers

Rodgers: Saya Layak Berada di Liverpool
Brendan Rodgers. © AFP

Bola.net - Brendan Rodgers belum sepenuhnya mendapatkan kepercayaan dari pendukung Liverpool. Meski begitu, akan akan terus berusaha untuk membuktikan diri bahwa dirinya layak.

Rodgers ditunjuk oleh manajemen The Reds untuk menggantikan pelatih lama mereka Kenny Dalglish. Pelatih 39 tahun ini memang belum pernah menangani klub besar semacam Liverpool. Sangat wajar jika para fans meragukan kapasitas pelatih muda tersebut.

Meski begitu, Rodgers tidak tinggal diam. Terbukti ia melakukan awal yang cukup baik saat Liverpool melakoni pertandingan pra musim. Terakhir mereka berhasil membekuk Bayer Leverkusen dengan skor 3-1. Belum lagi keberhasilannya membawa Liverpool maju ke putaran final Europa League setelah berhasil menundukkan FC Gomel.

"Saya benar-benar merasa berada di rumah, tapi saya tidak akan pernah merasa puas. Saya akan masuk dan saya yakin bahwa sebagian besar suporter masih tidak percaya kepada kapasitas saya," ujar Rodgers. "Saya harus berjuang untuk membuktikan bahwa saya cukup baik, namun saya benar-benar merasa nyaman di sini terutama dalam hal posisi dan pekerjaan saya di lapangan."

Ujian pertama Rodgers di Liga Premier tergolong cukup mudah. Mereka akan melawan West Brom di partai perdana Liga Inggris musim 2012/2013. (sky/bgn)

Jumat, 01 Juni 2012

Bellamy Ingatkan Rodgers: Liverpool Bukan Swansea!

Bola.net - Craig Bellamy menyambut hangat Brendan Rodgers yang terpilih sebagai manajer baru Liverpool. Namun striker The Reds ini juga mengingatkan kepada pria Irlandia Utara tersebut bahwa sang manajer nantinya akan menghadapi tantangan berat di klub yang sudah mengoleksi lima trofi Liga Champions ini.

Liverpool dijadwalkan akan mengadakan konferensi pers pada Jumat ini (01/6) untuk memperkenalkan Rodgers sebagai manajer baru di Anfield. Manajer berusia 39 tahun bakal dibebani tugas untuk kembali mengangkat performa The Reds yang terus melorot di dalam beberapa tahun terakhir.

Nama Rodgers menyita perhatian publik Inggris setelah berhasil membuat Swansea tampil impresif pada debut mereka di Liga Utama Inggris. Namun hal ini bukanlah jaminan, mengingat banyak Liverpudlian yang menyuarakan kekhawatirannya, apakah Rodgers cukup layak untuk menangani salah satu klub terbaik Inggris ini.

"Saya pikir klub sudah membuat keputusan bagus dengan menunjuk Brendan Rodgers, saya benar-benar yakin," kata Bellamy kepada reporter Jumat (01/6) saat ia meluncurkan seragam tim yang baru untuk musim depan. "Rodgers adalah orang yang sangat baik, berbicara dengan baik, memahami sepak bolanya, dan ia telah membuktikan diri."

Menyudahi karir lebih dini karena cedera, Rodgers kemudian beralih menjadi pelatih dan sempat melatih tim muda Reading, sebelum Mourinho mendatangkannya ke Chelsea pada 2004, sebagai salah satu stafnya.

Prestasi terbesar Rodgers adalah saat memenangi promosi ke Liga Premier Inggris di musim pertamanya bersama Swansea. Kontan publik Inggris lalu menyebut Rodgers sebagai salah satu manajer muda dengan masa depan cerah. Tetapi Bellamy mengingatkan Rodgers akan tantangan berat yang akan dihadapinya saat akan membesut Liverpool nanti.

"Liverpool merupakan tantangan besar. Bukan bermaksud meremehkan Swansea, namun ini adalah klub sepak bola Liverpool yang tentu saja bukan Swansea," tegas Bellamy memperingatkan Rodgers. "Jadi ini akan menjadi ujian besar kepadanya, namun bagi saya, jika anda memahami sepak bola, tidak masalah ke klub mana anda akan pergi."

Rodgers juga menghadapi tugas rumit untuk menggantikan Kenny Dalglish, salah satu sosok yang paling dihormati di klub itu, yang telah memenangi gelar-gelar liga sebagai manajer dan pemain di Anfield. (afp/mac)
Dilihat sebanyak 541 kali
Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.

Kamis, 31 Mei 2012

Brendan Rodgers Menuju Anfield


Husein Noval
Teka-teki mengenai siapa manajer Liverpool selanjutnya memasuki babak baru. Manajer Swansea, Brendan Rodgers mendadak jadi calon kuat menggeser Roberto Martinez yang sebelumnya digosipkan bakal jadi pengganti Kenny Dalglish.

Dilaporkan oleh Sky Sports, Rodgers telah meminta menejemen The Swans untuk merelakan kepergiannya ke Anfield.
Awalnya Rodgers menolak dikaitkan dengan Liverpool, namun belakangan pria kelahiran Irlandia Utara itu disebut-sebut telah mengadakan pertemuan dengan petinggi The Reds untuk membicarakan kontrak.
Laporan yang beredar menyebutkan Rodgers telah menyetujui proposal kontrak tiga tahun untuk melatih Steven Gerrard cs. Kini ia berharap Swansea bersedia melepasnya ke liverpool. Kabarkan Rodgers telah meminta izin langsung pada Presiden Swansea, Huw Jenkins, untuk menerima tawaran menjadi arsitek Liverpool.
Rodgers merupakan salah satu manajer muda berbakat di Premier League. Meski hanya menukangi tim promosi, nyatanya ia mampu membuat Swansea menjadi kekuatan menakutkan.
Swansea sukses dibawanya bertahan di Premier League pada musim debut klub asal Wales itu. Bukan cuma karena prestasi membawa Swansea nangkring di peringkat 11 klasemen akhir musim 2011/2012, namun Rodgers juga banjir pujian karena berhasil menyulap The Swans menjadi klub yang tampil dengan pola menyerang aktraktif.
****
Update terbaru, Kamis (31/5) Swansea City telah menyetujui permohonan Rodgers pindah ke Liverpool. The Swans membenarkan pendekatan yang dilakukan The Reds untuk memboyong Rodgers ke Anfield.
"Meskipun kami kecewa karena kehilangan manajer muda berbakat, tapi kami tak bisa menghalangi keinginannya. Kami berharap brendan sukses di masa depan," demikian pernyataan Presiden Swansea, Huw Jenkins di situs resmi klub asal Wales itu.
Dalam waktu 24 jam kemungkinan transfer Rodgers ke Anfield rampung. Kini Liverpool dan Swansea tinggal merampungkan masalah pembayaran kompensasi.

Brendan Rodgers Setuju Latih Liverpool

Bola.net - Brendan Rodgers si pelatih dengan gaya sepak bola cantik disebut sudah setuju menukangi The Reds Liverpool selama 3 tahun ke depan.

Meski belum dikonfirmasi secara resmi, pelatih asal Wales yang sebelumnya membesut Swansea tersebut kabarnya akan secara sah didapuk sebagai pelatih baru dalam 24 jam ke depan oleh kubu The Kop.

Rodgers sudah memberitahu kepada chairman Si Angsa Huw Jenkins bahwa ia tertarik pindah ke Merseyside, dan kabarnya ia akan membawa serta Gylfi Sigurdsson bersamanya.

Huw Jenkins sempat bersuara, "Mengikuti pembicaraan dengan kubu Liverpool, Brendan akhirnya sepakat untuk menangani klub tersebut, dia ingin menjadi pelatih mereka,"

Liverpool diharuskan membayar 5 Juta Poundsterling sebagai kompensasi pengambilan Brendan Rodgers guna menggantikan Kenny Dalglish yang mereka pecat bulan silam.

Dua tahun terakhir Brendan terbilang sukses ketika mengabdi di Liberty Stadium, ia membawa Swansea ke divisi tertinggi di Inggris dan mempertahankannya di musim ini, ia pun memberikan permainan cantik beraroma Tiki-Taka pada pasukannya. (dym/lex)

Brendan Rodgers Latih Liverpool

Metrotvnews.com, Liverpool: Brendan Rodgers dikabarkan menyetujui kesepakatan untuk melatih Liverpool selama tiga tahun. Saat ini Liverpool tengah mendiskusikan kompensasi sebesar £4 juta sampai £5 juta untuk Swansea demi mengamankan Rodgers.

Liverpool telah memecat Kenny Dalglish, 16 Mei lalu. Dalglish dipecat setelah hanya mampu membawa Liverpool menempati posisi kedelapan klasemen akhir Liga Primer. The Reds tertinggal 17 angka dari zona Liga Champions, dan mampu merebut Piala Liga dan melaju hingga final Piala FA.

Sebaliknya, Rodgers bisa membawa Swansea tampil impresif di musim pertama mereka di Liga Primer, termasuk mengalahkan Liverpool 1-0 di pertandingan terakhir musim lalu.

Sebelum memutuskan mendekati Rodgers, Liverpool sempat dikaitkan dengan beberapa nama pelatih, seperti Roberto Martinez, Andre Villas-Boas, Fabio Capello dan Frank de Boer. Liverpool mendekati Rodgers, setelah tak berhasil mendapatkan Martinez atau Villas-Boas.

Swansea merilis pernyataan resmi dari pimpinan klub Huw Jenkins di situs resmi klub. "Saya dihubungi Liverpool tadi malam. Mereka menyampaikan keinginan untuk berbicara dengan Brendan terkait posisi kosong manajer mereka," kata Jenkins di situs klub.

"Saya lalu menghubungi Brendan dan mendiskusikan tentang ketertarikan Liverpool dan pandangannya atau apakah dia ingin berbicara dengan Liverpool," tambah Jenkins.

Rodgers ternyata tertarik, bahkan sudah melakukan pembicaraan dengan manajemen Liverpool. "Setelah pembicaraan dengan pemilik Liverpool, Brendan mengabarkan dia menerima tawaran melatih Liverpool," papar Jenkins. "Kami akan berusaha untk menyelesaikan masalah ini dalam 24

jam ke depan," tukas Jenkins.

Bergabungnya Rodgers dengan Liverpool mengundang berbagai komentar, termasuk dari legenda Inggris Gary Lineker dan manajer Real Madrid Jose Mourinho. "Saya kira penujukan ini pilihan yang cerdas. Benar-benar akan mengembangkan permainan," kata Lineker.

Rodgers, kata Mourinho, pernah jadi pelatih junior Chelsea di masa kepelatihan The Special One. "Saya menyukai dia. Dia sangat ambisius dan pandangannya soal sepakbola tak berbeda dengan saya. Dia sangat terbuka, mau belajar dan bisa berkomunikasi," ujar Mourinho.

Karir manajerial Rodgers di Watford pada 2008 setelah sempat melatih di Reading dan Chelsea. Selanjutnya Rodgers membawa Swansea ke Liga Primer pada Mei 2011, sekaligus menjadikan Swansea klub Wales pertama yang menembus Liga Primer. (bbc/DOR)

Swansea Restui Rodgers Latih Liverpool

Swansea - Jalan Brendan Rodgers menjadi manajer Liverpool kian lapang saja, setelah pihak Swansea mempersilakan manajer asal Irlandia Utara itu melakukan negosiasi dengan The Reds.

BBC sebelumnya mengonfirmasi jika Rodgers sudah mengikat kontrak tiga tahun dengan Liverpool dan dalam waktu 24 jam ke depan kepindahan Rodgers ke Anfield akan diumumkan secara resmi oleh Liverpool.

Tak lama berselang isu itu muncul, Swansea melalu pernyataan presiden klub, Huw Jenkis, mengonfirmasi jika Liverpool memang meminati Rodgers dan sudah "merestui" pria 38 tahun itu untuk meninggalkan klub yang dibawanya promosi musim lalu sekaligus bertahan di Premier League musim ini.

"Aku semalam dikontak oleh Liverpool dan mereka memperlihatkan keinginannya untuk berbicara dengan Brendan untuk mengisis posisi itu," tukas Jenkins di situs resmi klub.

"Aku telah berdiskusi dengan Brendan soal minat mereka (Liverpool) dan pendapatnya apakah dia ingin berbicara dengan Liverpool atau tidak," sambungnya.

"Dia memperlihatkan keinginannya itu padaku dan dia sudah berbicara dengan Liverpool hari ini."

"Berdasarkan pembicaraan dengan owner Liverpool, Brendan sudah memberitahu kami jika dia ingin mengambil tawaran untuk memanajeri Liverpool," pungkas Jenkins.

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Kamis, 31/05/2012 02:26 WIB


( mrp / din )

Liverpool Diklaim Tunjuk Rodgers Sebagai Manajer Baru



Mohammad Resha Pratama - detikSport
Rabu, 30/05/2012 23:11 WIB
Liverpool - Setelah beberapa pekan melakukan pencarian manajer baru, Liverpool akhirnya menunjuk manajer Swansea, Brendan Rodgers, sebagai pengganti Kenny Dalglish yang dipecat akhir musim ini.

Demikianlah klaim dari BBC setelah rumor Rodgers akan menangani Liverpool berkembang cepat dalam beberapa jam terakhir. Rodgers diberitakan akan mendapat kontrak tiga tahun dan kepindahannya ke Anfield akan diresmikan dalam 24 jam ke depan.

Namun, manajemen The Reds harus merogoh kocek sebesar 4-5 juta poundsterling untuk membayar kompensasi pemutusan kontrak Rodgers di Swansea. Dengan dipilihnya Rodgers maka rumor sebelumnya yang menyebut manajer Wigan Athletic, Roberto Martinez, akan jadi manajer baru terbantahkan.

Rodgers memang bukan nama besar seperti Andre Villas-Boas, Fabio Capello atau Pep Guardiola yang sempat menjadi kandidat manajer baru Liverpool. Namun, prestasi membawanya Swansea bertahan di Premier League musim ini dengan gaya bermain mengutamakan ball possesion, Rodgers dianggap sebagai salah satu manajer muda berbakat.

Rodgers yang berusia 39 tahun sempat menjadi pelatih tim muda Chelsea saat Jose Mourinho datang menangani tim tersebut di tahun 2004.



( mrp / mfi )

Senin, 28 Mei 2012

'Liverpool Tawari Martinez Posisi Manajer'

Bola.net - Owner Wigan Athletic Dave Whelan mengungkapkan bahwa Liverpool telah menawari Roberto Martinez posisi manajer di Anfield.

Martinez bertolak dari liburannya di Barbados untuk berbicara dengan pihak The Reds, dan Whelan ingin agar masa depan manajer timnya itu bisa dipastikan sebelum Kamis (31/5) mendatang.

"Dia melakukan pertemuan dengan owner Liverpool di Miami hari Kamis (24/5) kemarin," tutur Whelan pada BBC Sport. "Saya rasa, mereka telah mengajukan penawaran kepadanya."

"Mereka akan berbicara lagi Selasa (29/5) nanti. Saya sudah mengatakan bahwa saya ingin keputusan sebelum Kamis."

Sayangnya, Liverpool menolak berkomentar terhadap klaim Whelan ini. (tdl/gia)

Gerrard Dukung Martinez Jadi Manajer Liverpool

Bola.net - Nama Roberto Martinez kini sering dikait-kaitkan dengan posisi manajer Liverpool. Steven Gerrard sendiri mengaku mendukung pilihan tersebut.

Martinez sendiri saat ini tengah berada di Amerika untuk bernegosiasi dengan pemilik The Reds. Dikabarkan bahwa pelatih Spanyol tersebut ingin mendapatkan kewenangan penuh dalam mengatur segala hal yang berhubungan dengan sepak bola di klubnya tersebut. Gerrard sendiri mengaku belum merasa yakin dengan keputusan apa yang akan diambil oleh klubnya.

"Kita harus melihat dan menunggu," ujar kapten Liverpool tersebut.

"Itulah kabar yang saya terima. Perhatian saya sekarang tertuju kepada tim Inggris namun saya tahu bahwa Roberto Martinez tengah berdiskusi dengan klub."

"Segala yang saya dengar tentang dirinya sungguh bagus dan positif."

"Kami akan menunggu apa keputusan dari klub. Saya akan mendukungnya sepenuhnya jika dia menjadi manajer tim saya." (gl/Rev)

LIGA INGGRIS - Liverpool Tawari Martinez Posisi Manajer

Barnes, Henchoz, Fowler Dukung Martinez Jadi Manajer Liverpool

Jakarta - Beberapa mantan pemain Liverpool yang sedang berada di Jakarta memberi dukungan pada upaya klub tersebut mendekati Roberto Martinez untuk menjadikannya manajer.

Martinez sedang dalam pole position menukangi Steven Gerrard dkk. di musim depan, walaupun masih ada beberapa kandidat kuat lain seperti Andre Villas-Boas, Louis van Gaal, dan juga manajer lamanya, Rafael Benitez.

"Martinez? Menurut saya dia manajer yang bagus. Saya mengagumi filosofi permainan menyerangnya," ucap John Barnes, salah satu pemain legendari Anfield, dalam pertemuan dengan wartawan di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta, Jumat (25/5/2012).

"Dia punya pengalaman dan kualitas yang dibutuhkan sebuah klub seperti Liverpool. Dia juga punya kualitas untuk melakukan banyak perubahan. Saya takkan punya masalah kalau Martinez melatih klub ini," sambung pemain yang membela Liverpool dari 1987 sampai 1997 itu.

Dukungan serupa dilontarkan Steve Harkness, bek tengah klub tersebut di era 90-an. Ia menilai, untuk ukuran klub seperti Wigan Athletic, pelatih asal Spanyol itu sangatlah bagus.

"Saya tidak keberatan dengan pilihan itu. Dengan keterbatasn sumber daya dan pemain, dia melakukan pekerjaannya (di Wigan) sangat bagus," sahut pria 40 tahun yang juga sempat bermain untuk Benfica, Blackburn Rovers dan Sheffield Wednesday itu.

Begitu pula dengan Stephane Henchoz, mantan bek tengah Swiss yang pernah enam tahun bermain di Anfield, menjadi salah satu duet sehati Sami Hyypia.

"Saya pikir dia pantas diberi kesempatan untuk menangani Liverpool. Saya sauka cara dia mengembangkan tim. Dia manajer yang bagus," tukas Henchoz, yang bersama Liverpool mengoleksi dua Piala Liga Inggris, satu Piala FA, dan satu Piala UEFA itu.

Yang agak "diplomatis" adalah Robbie Fowler. Menurut dia, siapapun bisa saja melatih Liverpool, dan yang terpilih nanti adalah keputusan klub.

"Tapi Martinez punya rekor yang bagus bersama Wigan. Sama seperti Van Gaal, Rafa Benitez dan yang lainnya. Kita tahu siapa mereka. Semua manajer bagus bisa saja melatih Liverpool."

Keempat pemain lawas itu sedang berada di Jakarta dalam rangka tampil di ajang bertajuk EPL Masters Indonesia Cup, yang akan digelar di Istora Senayan pada hari Minggu (27/5) lusa, mulai pukul 15.00 WIB.

Di event itu para eks bintang Liverpool, Manchester United, dan Liga Inggris, akan bertanding di lapangan indoor, termasuk melawan tim Indonesian Masters. Sebagian dari mereka juga akan menggelar coaching clinic bersama akademi Liverpool yang ada di Jakarta hari Sabtu besok.

Selain nama-nama di atas, beberapa figur lain yang akan tampil di ajang tersebut adalah David May, Faustino Asprilla, Dominic Matteo, Brian Roy, Paul Anderson, Karl Pedersen, Paul Parker, Jasper Blomqvist, Paul Merson, Ray Parlour, dan Dietmar Hamann. (Lihat foto sebagian dari mereka di sini).



Andi Abdullah Sururi - detikSport
Jumat, 25/05/2012 16:42 WIB

( a2s / roz )

Hamann Simpan Asa Tangani Liverpool

Jakarta - Dietmar Hamann sudah mendapatkan lisensi manajer pro dari UEFA. Dia pun mengungkapkan hasratnya untuk dapat menangani Liverpool suatu saat nanti.

"Saya baru saja mendapatkan lisensi kepelatihan pro minggu lalu. Ini merupakan lisensi paling tinggi dari UEFA untuk bisa melatih tim utama di seluruh Eropa," jelas Hamann kepada sejumlah wartawan di Hotel JW Marriot, Kuningan, Jakarta, Minggu (27/5/2012).

Hamann yang pernah menghabiskan waktu tujuh musim bersama The Reds itu lantas menyatakan keinginannya menjadi manajer di Anfield Stadium kelak.

"Apakah saya ingin menjadi manajer Liverpool? Ya, tentu saja saya ingin menangani tim itu suatu saat nanti," jelas pria kebangsaan Jerman itu.

"Tapi untuk saat ini saya tidak berpikir mengenai hal itu (menjadi manajer Liverpool). Saya masih harus mengembangkan kualifikasi yang saya miliki saat ini. Saya harus menggapainya selangkah demi selangkah," tandasnya.

Sebagai manajer, pengalaman Hamann memang masih minim. Dia tercatat baru menangani sebanyak tiga tim.

Hamann terakhir kali menjadi manajer Stockport County FC yang berlaga di Conference National, divisi satu tingkat di bawah League Two.

Lucas Aditya - detikSport
Senin, 28/05/2012 06:47 WIB


( a2s / mfi )

Kamis, 24 Mei 2012

Villas-Boas Hanya Tertarik Kontrak Jangka Panjang

Liverpool - Andre Villas-Boas (AVB) menanggapi tawaran Liverpool untuk menjadi manajer di Anfield. Ia meminta satu syarat: Liverpool bersedia memberinya kontrak jangka panjang.

Tersiar kabar Villas-Boas akan diwawancarai oleh Liverpool akhir pekan ini. Akan tetapi, AVB tampaknya belum pasti menjamin dirinya akan menerima tawaran tersebut. Soalnya ia melihat ada kemiripan antara pemilik Liverpool dengan mantan bosnya di Chelsea, Roman Abramovic.

Menurut pria Portugal itu, apa yang dilakukan pemilik The Reds, John Henry, ketika memecat Roy Hodgson hanya dalam waktu enam bulan, tidak berbeda jauh dengan apa yang dilakukan Abramovich terhadap dirinya.

Agen AVB, Carlos Goncalves, mengatakan bahwa kliennya hanya tertarik untuk pergi ke klub yang bersedia memberikannya waktu panjang untuk menunjukkan hasil kerja terbaiknya.

"Apa yang kami cari adalah rencana teknis yang kuat, yang solid dan (kontrak) berdurasi panjang," kata Goncalves seperti dikutip Mirror.

"Kami tertarik pada sebuah proyek teknis, yang melihat proyek tersebut untuk jangka panjang."

AVB, yang konon juga dimaui AS Roma, adalah salah satu pelatih yang diincar The Kop bersama dengan Roberto Martinez dan Brendan Rodgers. Namun, para Liverpuldilan justru lebih tertarik supaya The Reds kembali mendatangkan Rafael Benitez ke Merseyside.
Eddward Samadyo Kennedy - detikSport
Kamis, 24/05/2012 13:38 WIB


( a2s / roz )

Kuyt Dukung Van Gaal ke Liverpool

Bola.net - Forward Liverpool Dirk Kuyt mendukung kompatriotnya asal Belanda, Louis van Gaal, untuk menjadi manajer The Reds musim depan.

Van Gaal, 60, belakangan dikaitkan dengan posisi direktur teknis Liverpool, tapi media-media Belanda mengklaim bahwa dia lebih tertarik mengisi jabatan manajer di Anfield yang tengah kosong pasca-pemecatan Kenny Dalglish.

Kuyt, yang sedang bersiap ke Euro 2012 bersama tim nasional Belanda, mengutarakan dukungannya untuk eks arsitek Ajax dan Bayern Munich tersebut.

"Tidak seharusnya seorang pemain berbicara tentang kandidat, tapi dia orang Belanda, memiliki reputasi hebat dan pengalaman yang bisa berguna bagi klub," tutur Kuyt.

"Saat ini, Liverpool tidak punya manajer maupun direktur teknis."

"Struktur itu penting bagi sebuah klub. Lihatlah tim nasional Belanda dengan konsistensi dan transparansinya."

Kuyt diberitakan bakal hengkang dari Liverpool musim panas ini setelah jarang diturunkan sebagai starter musim kemarin, tapi dia mengisyaratkan bertahan dengan rencana kedatangan manajer baru pengganti Dalglish.

"Fokus saya kini hanya untuk Belanda, tapi saya sudah berbicara kepada agen bahwa saya tidak akan mengambil keputusan apa pun sebelum semuanya jelas."

"Saya ingin bekerja dengan seseorang yang memiliki kepercayaan kepada saya."

"Pasti ada peluang bagi saya untuk bisa bermain lebih sering lagi, seperti lima tahun pertama saya di Anfield," pungkas Kuyt.

Kuyt sudah memperkuat Liverpool sejak direkrut dari Feyenord pada tahun 2006 silam. (dp/gia)

Tolak Chelsea, Capello Pertimbangkan Liverpool

Meski Chelsea sukses meraih trofi juara Liga Champion musim 2011/12, bukan berarti posisi Roberto Di Matteo sebagai manajer interim akan di permanenkan. The Blues sudah membidik beberapa nama untuk menjadi manajer mereka di musim depan, dan salah satunya adalah Fabio Capello. Walau sudah mengungkapkan keinginannya untuk kembali lagi melatih klub sepak bola, dan diminati oleh Chelsea, tapi Capello mengatakan tidak akan menuju ke klub London Barat tersebut. Setelah eks manajer Barcelona, Pep Guardiola,  yang mengutarakan ke hadapan publik tidak berminat untuk menangani Chelsea, kali ini giliran Capello yang mengutarakan keengganannya menangani John Terry cs. Manajer asal Italia ini memang ingin mencicipi kembali menangani klub sepak bola, setelah mundur dari jabatannya sebagai manajer tim nasional Inggris karena berselisih paham dengan pihak FA.
Capello mengetahui Roman Abramovich berminat untuk mendatangkannya ke Stamford Bridge, tapi eks bos The Three Lions itu mengutarakan tidak akan menuju ke London untuk menggantikan posisi Di Matteo sebagai manajer The Blues musim depan. "Saya tidak akan pergi ke Chelsea," kata Capello seperti dilansir The Daily Mail, Sabtu (19/5) waktu setempat.
Meski sudah menolak jabatan untuk menangani The Blues, tapi manajer berusia 65 tahun ini yang mencicipi banyak kesuksesan bersama klub-klub rakasa Eropa seperti AC Milan, AS Roma, Juventus, dan Real Madrid, tampaknya lebih tertarik untuk mengisi kekosongan jabatan manajer Liverpool sepeninggal Kenny Dalglish.
Penolakan Capello untuk menangani Chelsea, seperti angin segar bagi kubu The Merseyside, karena mereka sudah lama ingin mendapatkan jasa eks bos The Three Lions ini. Capello dikatakan tertarik dengan tantangan untuk membawa kembali hari-hari kejayaan di Anfield. Akan tetapi, The Reds tampaknya harus bisa memenuhi permintaan dana transfer Capello, yang akan menjadi poin penting untuk bisa mendapatkan servis manajer asal Italia itu.

http://www.bolanews.com/read/sepakbola/inggris/7927-Tolak-Chelsea-Capello-Pertimbangkan-Liverpool.html

Siapa Berani Latih Liverpool ?

Kenny Dalgish telah secara resmi diberhentikan dari kursi kepelatihan Liverpool beberapa hari lalu menyusul hasil yang kurang memuaskan yang diraih legenda hidup Liverpool ini musim lalu.
Baru beberapa hari saja Kenny berhenti, media kemudian mulai berspekulasi mengenai siapa sosok yang paing tepat untuk menangani The Reds? Bukan hanya satu atau dua nama, banyak nama kemudian dihubung-hubungkan dengan klub ini, semua adalah pelatih ber-prestasi di klub (bekas klub) masing-masing.
Ya, Nama-nama seperti Pep Guardiola, Didier Deschamps, Fabio Capello, Andre Villas Boaz, Frank de Broer, Roerto Martinez, Jurgen Kloop hingga manajer Swansea Brendan Rodgers disebut-sebut masuk dalam radar klub yang dimiliki oleh John Henry tersebut.
Dari nama-nama tersebut, beberapa sudah mengkonfirmasi bahwa belum ada kontak apapun antara mereka dengan pihak Liverpool. Uniknya, beberapa justru jelas-jelas menolak tawaran tersebut.
Pep Guardiola dan Capello nampaknya agak susah didekati, Pep sempat menyatakan akan rehat sejenak dari hingar bingar lapangan hijau, sementara Capello disebut-sebut bakal menjadi incaran Inter Milan dan Chelsea.
Jurgen Kloop terang-terangan mengaku tidak berminat melatih Liverpool, ia memilih untuk menghormati kontraknya bersama Dortmund yang telah tampil trengginas musim ini dibawah asuhannya dengan berhasil meraih dua trophy.
Penolakan juga datang dari Brendan Rodgers, pria 39 tahun ini mengaku emoh menerima pinangan The Reds dan lebih memilih untuk fokus memperbaiki skuad Swansea City agar lebih kompetitif musim depan
Pilihan lalu jatu ke Frank de Broer, pelatih muda yang sukses membawa Ajax juara Liga Belanda dua musim berturut-turut. Namun, alih-alih menyambut kabar ini, Frank buru-buru menegaskan komitmennya bersama Ajax dengan mengatakan bahwa dia baru saja memulai sesuatu dengan Ajax dan tidak ingin pergi.
Nama lain yang mengaku tidak tertarik dengan Liverpool adalah Didier Deschamps, pelatih Marseille ini menegaskan komitmennya bersama Marseille walaupum mengalami musim yang cukup pahit dengan harus finish di posisi 10 dan tidak masuk zona liga Champion.
Lalu, pilihan pun mengerucut kepada nama-nama seperti Martinez, Villas Boaz, Van Gaal dan juga bahkan mantan pelatih mereka Rafael Benitez. Martinez malahan sempat dikabarkan sudah terbang ke Boston untuk sekadar bertemu dengan pemilik klub tersebut.
Hanya AVB dan Van Gaal lah yang sepertinya masih belum memberikan pernyataan resmi mengenai Isuue yang ramai menghiasi media olahraga Inggris ini. AVB dilirik karena bakat muda nya yang memang cukup mampu membawa Porto berprestasi, pemecatan oleh Chelsea musim lalu dinilai tidak mengurangi kapasitas pelatih muda ini
Sementara Nama Louis Van Gaal dilirik The Reds untuk menjabat sebagai Direktur Tekhnik Liverpool yang ditinggalkan oleh Damien Commoli yang juga sudah dipecat karena dinilai gagal dalam bursa transfer musim lalu.
Ya begitulah, perburuan terus dilakukan oleh pihak klub, sisa waktu kurang dari dua bulan ini dinilai masih sangat panjang untuk menentukan nama-nama pelatih baru yang diharapkan sudah ada saat pre-seasons Liga Inggris berjalan.
Dengan target yang tidak muluk-muluk yakni Finish diposisi empat besar dan kembali bermain di Liga Champions Eropa saja nampaknya belum mampu menarik minat para pelatih tersebut diatas.
Lalu, siapa berani latih Liverpool musim depan ???
Posted By @fernandi_a On May 23rd 2012.
*penulis adalah pecinta sepakbola, beredar di twitter dengan akun @fernandi_a

Liverpool Alihkan Target Pada Van Gaal

Bola.net - Setelah sejumlah nama mencuat dalam bursa kandidat manajer Liverpool berikutnya dan belum menampakkan kejelasan, satu lagi target baru muncul dalam nama Louis Van Gaal.

The Reds secara mengejutkan mengalihkan target utama pengganti Kenny Dalglish pada sosok Van Gaal dan sebuah sumber dekat mengatakan jika manajer asal Belanda berusia 60 tahun itu bahkan sudah didekati oleh direktur Liverpool, Ian Ayre.

Van Gaal memang dikenal punya banyak pengalaman menangani tim-tim besar macam Ajax Amsterdam, Barcelona dan juga Bayern Munich - namun yang paling utama saat ini adalah ia tengah menganggur.

Sebelumnya ia diplot untuk mengisi peran baru sebagai direktur olah raga namun ia sudah mengungkapkan minatnya menduduki posisi manajerial di Anfield.

John W Henry mengisyaratkan jika mereka memburu manajer berusia muda, namun reputasi Van Gaal membangun kembali sebuah tim dan memandunya menuju sukses dikabarkan sudah membuat pemilik Liverpool itu terkesan. (sun/row)

Roberto Martinez Segera Temui Pemilik Liverpool

Eddward Samadyo Kennedy - detikSport
Selasa, 22/05/2012 11:57 WIB
Liverpool - Kamis (24/05/2012) besok, Roberto Martinez akan terbang ke Amerika Serikat untuk berbicara dengan pemilik Liverpool, John Henry, terkait dengan rencana manajemen The Reds menjadikannya manajer baru.

Sejak Liverpool memutuskan mendepak Kenny Dalglish, sosok Martinez santer disebut-sebut jadi kandidat kuat manajer baru Liverpool musim depan. Beberapa media Inggris malah menyebut kalau manajer Wigan itu sudah jadi pilihan utama John Henry.

Setelah sempat dikabarkan menemui beberapa petinggi Liverpool di Inggris, akhir pekan ini Martinez bakal terbang ke Amerika Serikat. Di sana dia akan bertemu dengan para petinggi Fenway Sports Group (badan usaha milik John Henry--red). Demikian dikutip dari Mirror.

John Henry ditenggarai telah meminta Martinez secara pribadi untuk menjadi manajer baru Liverpool. Pun demikian, ketertarikan Henry terhadap Martinez tidak menjamin dirinya otomatis terpilih sebagai manajer baru Liverpool karena mereka masih harus menyeleksi daftar kandidat lain.

Satu nama yang juga tengah dibidik oleh Henry adalah mantan manajer Chelsea yang dipecat pertengahan musim ini, Andres Villas Boas. Rumor menyeruak bahwa milyarder Amerika itu akan menemui AVB dalam beberapa minggu ini.

Kandidat terakhir yang tampaknya akan menjadi bidikan Liverpool adalah pelatih Ajax Amsterdam musim ini, Frank de Boer. Tetapi hal tersebut sulit direalisasikan karena De Boer sendiri telah menolak tawaran yang diajukan The Reds, mengikuti jejak dua kandidat lain, Brendan Rodgers (Swansea City) dan Jurgen Klopp (Borrusia Dortmund).

Raihan trofi Piala Liga musim untuk Liverpool tak dapat menyelamatkan karir Kenny Dalglish. Selain hanya mengakhiri musim ini di peringkat delapan dan gagal mencapai zona Eropa, mereka juga mencatatkan rekor terburuk di Anfield selama lebih dari 40 tahun terakhir.



( din / roz )

Liverpool Ditolak Lagi

Bola.net - Setelah sebelumnya Frank de Boer menyatakan tidak berminat mengisi posisi kosong manajer Liverpool yang ditinggalkan Kenny Dalglish, kini Didier Deschamps juga melakukan hal serupa.

Pelatih 43 tahun yang juga mantan gelandang Juventus itu diyakini sebagai salah satu kandidat manajer baru Liverpool ketika Rafa Benitez meninggalkan Anfield dua tahun silam sebelum akhirnya pos itu diisi oleh Roy Hodgson.

Kini, ketika The Reds lagi-lagi mencari manajer baru pasca-pemecatan Dalglish minggu lalu, nama Deschamps pun kembali mencuat ke permukaan. Dia dikabarkan berada dalam daftar calon manajer yang diinginkan owner klub.

Deschamps sendiri tengah berada dalam tekanan karena hanya sanggup membawa Marseille finis peringkat 10 di klasemen akhir liga Prancis.

Akan tetapi, ketika ditanya tentang rencananya dalam waktu dekat, Deschamps yakin bahwa dia akan tetap di Marseille.

"Musim depan, saya bakal tetap melatih Marseille," tutur Deschamps.

"Saat situasi memburuk, dibutuhkan penyegaran. Saya akan pergi berlibur, dan kembali lagi ke sini pada 2 Juli nanti."

Setelah Brendan Rodgers (Swansea), De Boer (Ajax) dan Deschamps menyatakan penolakannya, diperkirakan masih ada sejumlah nama dalam daftar kandidat arsitek baru The Reds untuk musim depan, termasuk Andre Villas-Boas (eks Chelsea) dan Roberto Martinez (Wigan). (sky/gia)

Senin, 21 Mei 2012

Pihak Liverpool Akan Temui AVB

LONDON - Andre Villas-Boas secara mengejutkan masuk ke dalam daftar kandidat pelatih Liverpool menggantikan Kenny Dalglish. Bahkan, kabarnya pihak dari The Reds akan mengadakan pertemuan dengan Villas-Boas. Perjalanan Liverpool di musim ini menorehkan 14 kekalahan dan hanya mampu meraih peringkat delapan di akhir musim dengan poin 52. Hasil tersebut adalah pencapaian terburuk The Reds selama 18 tahun dengan raihan poin terendah sejak tahun 1953/1954. Inilah yang menyebabkan Liverpool memutuskan kontrak Dalglish. Usai kemunduran tersebut, beberapa nama muncul sebagai penggantinya. Nama-nama tersebut antara lain Rafael Benitez, Andre Villas-Boas, dan Josep Guardiola. Namun, yang menjadi kandidat terkuat untuk dikontrak oleh manajemen Liverpool, adalah Roberto Martinez. Namun, Daily Mail, Senin (21/5/2012), menyebut bila nama Villas-Boas memang tengah menjadi bidikan dari klub asal Serie A, AS Roma. Tetapi, belakangan namanya muncul sebagai kandidat pelatih The Reds musim depan. Memang, Martinez yang saat ini menjabat pelatih Wigan Athletic menjadi kandidat terkuat. Akan tetapi, Fenway Sports Group yang merupakan perusahaan pemilik Liverpool lebih mengharapkan Villas-Boas dan berharap bisa sukses seperti saat membesut FC Porto. Pasalnya, pelatih yang dipecat oleh Chelsea pertengahan musim ini dinilai cocok dengan karakter permainan Liverpool yang didambakan oleh sang pemilik klub, John W. Henry. Bahkan, kabarnya pelatih berusia 34 tahun itu akan segera melakukan pertemuan dengan pihak manajemen usai The Reds gagal mendekati dua calon pelatih lainnya. Kedua pelatih tersebut antara lain Brendan Rodgers pelatih Swansea dan pelatih Borussia Dortmund, Jurgen Klopp. (min) Muhammad Indra Nugraha - Okezone Senin, 21 Mei 2012 04:37 wib