02-01-2015 08:26
Steven Gerrard (c) AFP
Bola.net - Kapten sekaligus ikon Liverpool , Steven Gerrard dipastikan tidak akan mengenakan jersey merah lagi musim depan.
Sang skipper telah menolak proposal perpanjangan kontrak yang diberikan oleh klub, yang artinya ia bakal meninggalkan Anfield musim depan.
Namun berbeda dengan Frank Lampard yang memilih bergabung dengan klub Premier League usai didepak oleh Chelsea , Gerrard memberi garansi kalau dirinya tidak akan bergabung ke klub Premier League manapun yang nantinya bisa membuat Stevie G berhadapan dengan klub yang sangat dicintainya, Liverpool.
Gerrard yang kini berusia 34 tahun memiliki karir yang cemerlang bersama The Reds. Ia total sudah melakoni 695 pertandingan dan mencetak 177 gol. Sang kapten bakal meninggalkan klub yang sudah dibantunya menjuarai Liga Champions, FA Cup, Piala Liga, UEFA Cup, UEFA Super Cup, dan Comunity Shield.
Dilansir oleh daily mail , Steven Gerrard diperkirakan bakal mengumumkan akhir 26 tahun kebersamaannya dengan Liverpool pada hari Jumat waktu setempat.
Goodbye Steven Gerrard! (dly/jrc)
Jumat, 02 Januari 2015
Goodbye Steven Gerrard!
Jumat, 31 Oktober 2014
Musim Depan, Gerrard Tinggalkan Liverpool?
Luzman Rifqi Karami
Jum'at, 31 Oktober 2014,
VIVAbola - Kontrak Steven Gerrard
bersama Liverpool akan habis akhir musim ini. Hingga saat ini, belum ada pembicaraan mengenai kontrak baru. Ini membuka peluang Gerrard meninggalkan klub yang dibelanya sejak 1998-1999.
Gerrard sempat mengisyaratkan ingin mengikuti jejak Frank Lampard yang menandatangani kontrak dengan klub Major League Soccer (MLS). Jika Liverpool tidak menawari perpanjangan kontrak, bukan tak mungkin Gerrard akan hengkang.
"Saya khawatir mengenai musim ini, karena saya hanya dikontrak hingga Mei. Saat ini, saya ingin ada di sini hingga akhir musim dan ingin mewujudkannya. Saya pasti tak akan pensiun akhir musim ini. Saya masih ingin bermain di luar musim ini," ujar Gerrard pada Daily Mail.
"Kami akan menunggu dan melihat apakah saya akan bertahan di Liverpool atau pergi ke tempat lain. Itu akan menjadi keputusan Liverpool. Jika kontrak tak datang, maka saya akan melihat tawaran di luar," tegas pemain 34 tahun ini.
Liverpool merupakan satu-satunya
klub yang dibela Gerrard sejak
mengawali karier profesional pada
1998. Total, pemain asal Inggris ini
sudah tampil dalam 678 pertandingan dan mencetak 176 gol. (art)
Rabu, 06 Juni 2012
LFC will always be in my heart
First of all Dirk how difficult a decision is it to leave Liverpool FC?
"It was a very difficult decision. I had six wonderful years at the club and it was a great honour for me to play for Liverpool Football Club, work with the great players and play in front of those wonderful supporters. After six years I have made a decision to go for another experience and that's why I made the choice to go to Fenerbahce."
How much are you looking forward to your new challenge in Turkey?
"It's a great new experience. I had interest from several clubs in Europe and once Fenerbahce came in for me, with the ambition they have as a club, and also by showing how much they wanted me, for me it was an easy decision to make. I'm really looking forward to playing for them."
Do you have a message for the Liverpool supporters who took you to their hearts?
"Yes I do and I would like to say to a big thank you to them. I had six wonderful years at Liverpool and it was a pleasure to play for one of the biggest clubs in the world and the best supporters in the world. Not only me, but also my wife and children will miss the LFC supporters. I'd like to thank everyone for all the support they gave me and I will miss them, but LFC will always be in my heart."

"It is a very special club. It was a privilege for me to play for Liverpool. I will always look back at those six years with a big smile on my face."
You leave Anfield with some wonderful memories - is there one moment above all else that stands out?
"Maybe not one moment as I had some fantastic moments with Liverpool. I enjoyed all the goals I scored and all the assists I made, and just to finish last season with a trophy for the supporters was something really special for me. I came to Liverpool to win prizes and trophies and I'm glad I got one in the end. It was also a wonderful experience to play for the club on those great Champions League nights at Anfield as those nights were unbelievable and something I will never forget. Of course to get the chance to play in the Champions League final was something very special. Unfortunately we didn't win it but to get there with Liverpool and see all of our fans was a great experience."
What about the hat-trick v Manchester United?
"That was obviously a real special moment. To score a hat-trick against our biggest rivals was really special and it was my first hat-trick for the club and also my last. That is also something I will never forget and the ball with all the autographs of the players has a special place in my house always, wherever I will be."

"We are a little bit and we always will be, because two of my children were born in Liverpool. We also had great support, not just from the supporters of the club but also from the community. My children went to a great school in the city with perfect facilities and also the people we met were really good for us. We will always think back of this city with special memories."
What will you miss most about Liverpool Football Club and the city?
"I will miss my teammates and Melwood. I will miss the fans, everyone at the club, and it will be difficult not going back there every day. I will miss it but I had to make a decision for myself and like I said I will always look back on my time at Liverpool with a smile on my face."
Will you try and get back to watch a match at Anfield this season if the opportunity arises?
"Definitely. Whenever there is time I will go back to Liverpool. I will always support the club and it will be great to go back and see my former teammates, and the people around Melwood and Anfield, and also the people I have known for the last six years. Liverpool will always be a part of my life and me and my family will always come back there."
You've also got a reunion with Daniel Agger in your first game of Euro 2012? Have you had any text banter ahead of the game yet?
"Not yet but I will definitely have some contact with him before the game. All I can say is I'm really looking forward to the confrontation and playing against Daniel. Denmark has a good team but we have to show our qualities."
Kuyt also posted a special tweet for the memory of the 96 on his official Twitter page, after he read a verse at the Hillsborough Memorial Service.
Selasa, 05 Juni 2012
Kuyt Terharu Atas Perpisahan Liverpool
Senin, 04 Juni 2012
Kuyt: Rodgers Akan Kembalikan Kejayaan Liverpool
Bola.net - Dirk Kuyt memang dipastikan meninggalkan Liverpool musim depan, namun ia mendukung bekas klubnya itu bakal meraih sukses di tangan manajer baru, Brendan Rodgers.Penyerang asal Belanda itu musim depan akan membela klub Turki, Fenerbache dan selama enam tahun di Anfield ia sudah membantu The Reds menembus final Piala FA, serta runner-up Liga Premier dan Liga Champions, juga masuk skuad yang musim kemarin menjuarai Piala Liga.
Dan ia yakin jika bekas manajer Swansea itu adalah sosok yang tepat untuk mengembalikan tradisi juara di skuad Liverpool.
"Saya pikir itu bagus untuk klub bahwa mereka pada akhirnya mengumumkan manajer baru," paparnya pada situs resmi klub.
"Lewat apa yang saya dengar dari Michel Vorm, rekan di tim nasional, ia manajer yang hebat dan Vorm mengatakan pada saya jika ia akan sempurna untuk Liverpool, serta ia jelas akan mengangkat klub ke level yang lebih tinggi."
Kuyt juga membantah jika pencapaian Liverpool yang hanya finis kedelapan di Liga Premier musim kemarin, tak bisa diartikan sebagai buruknya kualitas pemain yang dimiliki klub.
"Liverpool punya skuad pemain yang hebat dan saya yakin dengan manajer yang sekarang mereka akan tampil dengan baik. Saya harap mereka akan sangat sukses di masa depan," tandasnya. (lfc/row)
Gerrard: Kuyt Tak Pernah Mengecewakan
Kuyt menjadi pemain andalan sejak bergabung dengan Liverpool pada 2006. Namun, kehadiran Pelatih Kenny Dalglish musim lalu membuat lebih sering duduk di bangku cadangan. Meski kini Liverpool sudah ditangani Brendan Rodgers, tetapi dia pilih pindah demi mendapat kesempatan bermain lebih banyak.
"Dirk adalah pemain hebat, pribadi yang hebat, dan pengabdi Liverpool yang hebat. Sejak hari pertama datang di klub ini, ia langsung menunjukkan diri sebagai seorang yang bisa dipercaya dan tak akan pernah mengecewakan Anda di lapangan," puji Gerrard.
Kuyt mencetak gol di final Piala Liga melawan Cardiff City. Gol itu berperan besar membawa Liverpool juara Piala FA.
"Dia tak diragukan lagi sudah menjadi bagian dari sejarah Liverpool, bahkan sebelum ia membantu klub meraih gelar. Aku akan kehilangan dirinya dalam bermain. Tapi, aku berharap dia dan keluarganya akan mendapat yang terbaik di Turki," harapnya.
Kerja kerasnya di lapangan membuat permainan Liverpool menjadi hidup. Dia dikenal selalu bergerak tak kenal lelah. Terkadang membantu pertahanan, tetapi dengan cepat membantu serangan. Bahkan, dia juga punya naluri mencetak gol yang baik. Kuyt sudah tampil 285 kali bersama Liverpool dan mencetak 71 gol.
Hery Prasetyo
Rodgers Bukan Alasan Kuyt Hengkang
Istanbul - Dirk Kuyt memastikan bahwa
alasannya hengkang dari Liverpool tak ada hubungannya dengan penunjukkan
Brendan Rodgers sebagai manajer. Kuyt mengungkapkan dirinya
menginginkan tantangan baru.Kuyt menutup kariernya selama enam musim di Anfield dengan bergabung klub raksasa Turki, Fenerbahce. Pemain internasional Belanda itu resmi menyepakati kontrak berdurasi tiga tahun.
Kelanjutan masa depan Kuyt bersama 'Si Merah' kerap menjadi tanda tanya setelah sering kali dipinggirkan ke bangku cadangan saat masih diarsiteki oleh Kenny Dalglish. Namun, ia pernah mengatakan akan bertahan jika masih dibutuhkan, situasi yang mungkin saja seiring dengan kedatangan Rodgers.
Akan tetapi, tidak lama setelah Rodgers ditunjuk, Kuyt mengumumkan kepindahannya. Namun demikian, ia membantah kalau keputusannya untuk hengkang ada hubungannya dengan si manajer baru.
“Setelah enam tahun, aku siap untuk tantangan baru,” ungkap Kuyt di situs manajemennya, Sport Promotion, seperti dilansir Sky Sports.
“Penunjukkan pelatih baru tidak ada hubungannya dengan itu. Tapi saat Fenerbahce mendatangiku dan mengatakan ambisi mereka, dari awal aku bersedia. Mereka memberikan kepercayaan diri kepadaku yang sempat hilang.”
Kuyt meninggalkan Liverpool dengan raihan satu trofi yaitu Piala Carling. Ia mencetak gol di babak perpanjangan waktu dan menyarangkan gol di babak adu penalti melawan Cardiff City. Dalam 285 kali penampilannya berkostum “merah”, Kuyt sudah mencetak 71 gol.
“Dirk adalah pemain yang hebat, orang yang hebat dan pelayan yang hebat untuk Liverpool,” ucap kapten Liverpool Steven Gerrard saat mengomentari kepergian Kuyt.
“Aku tahu betapa pentingnya gol dia melawan Cardiff di final Piala Carling tapi dia sudah memastikan bahwa diri menjadi bagian dari sejarah klub ini bahkan sebelum memenangi trofi itu. Aku akan merindukannya dan mengharapkan yang terbaik bagi dia dan keluarganya di Turki.”
( rin / mfi )
Fenerbahce Dapatkan Dirk Kuyt
Istanbul - Usai sudah masa Dirk Kuyt di
Liverpool. Pemain asal Belanda itu kini telah bergabung dengan klub
raksasa asal Turki, Fenerbahce.Kepastian Kuyt hengkang dari Anfield disampaikan oleh Sky Sports melalui breaking news. Mereka mengabarkan bahwa Fenerbahce mengklaim telah mendapatkan pemain berusia 31 tahun tersebut dan memberinya kontrak selama tiga tahun.
Tak lama setelahnya, akun milik Fenerbahce SK, @Fenerbahce, memajang foto Kuyt dengan syal Fenerbahce, lengkap dengan kostum klub.
"Selamat datang di Fenerbahce, Dirk Kuyt," tulis akun tersebut.
Sementara itu, situs resmi Liverpool ikut mengonfirmasi bahwa Kuyt telah mencapai kesepakatan dengan Fenerbahce. "Liverpool FC mengonfirmasi bahwa Dirk Kuyt telah memberitahu klub bahwa ia sudah mencapai kesepakatan dengan Fenerbahce SK. Transfer tersebut akan dituntaskan dalam beberapa hari ke depan," demikian statemen Liverpool.
Kuyt bermain selama enam tahun untuk Liverpool. Ia didatangkan dari Feyenoord pada tahun 2006 dengan harga yang tidak diungkapkan kepada publik.
Selama membela The Reds, ia berhasil memenangi Piala Liga Inggris pada musim 2011/2012, plus tampil sebagai runner-up Liga Champions pada musim 2006/2007 dan runner-up Piala FA musim 2011/2012.
Sebelum memutuskan untuk hengkang ke Fenerbahce, Kuyt sempat dikabarkan didekati Hamburg. Ia sendiri mengakui adanya ketertarikan dari klub Bundesliga Jerman tersebut.
( roz / mfi )
Rabu, 21 Maret 2012
Kuyt Isyaratkan Hengkang dari Liverpool

TEMPO.CO, Liverpool - Pemain Liverpool Dirk Kuyt mengisyaratkan hengkang dari Anfield jika dirinya jarang dimainkan oleh manajer Kenny Dalglish pada sisa musim ini.
“Saya bisa saja tinggal di Anfield hingga akhir karier saya. Selama saya bermain sebanyak yang saya inginkan, maka saya bahagia,” kata Kuyt. “Tapi jika jika saya tak dimainkan lagi, maka saya harus membuat keputusan lain.”
Pemain berusia 31 tahun itu menjadi pemain penting Liverpool sebelum Dalglish menjabat sebagai manajer. Ia bahkan menjadi kapten ketiga setelah Steven Gerrard dan Jamie Carragher. Namun ia mulai tergusur semenjak Dalglish mendatangkan Stewart Downing, Jordan Henderson, serta Craig Bellamy yang memiliki kecepatan bagus sebagai pemain sayap pada awal musim ini.
“Saya merasa sangat baik secara fisik. Saya merasa kuat dan saya siap untuk bermain.“ kata Kuyt. “Saya siap bermain di setiap pertandingan pada musim ini. Bagi saya itu adalah usaha saya untuk meyakinkan manajer lebih dari yang saya alami saat alami.”
Pemain asal Belanda itu baru tampil dalam 25 pertandingan Liga Premier Inggris dan sembilan di antaranya berstatus sebagai pengganti. Dia hanya bermain selama 90 menit dalam enam pertandingan saja. Padahal, Kuyt kerap kali mencetak gol penentu. Salah satunya ketika The Reds menang 2-1 atas Manchester United di ajang Piala FA.
“Saya ingin main di setiap pertandingan,” ujar mantan pemain Feyenoord Roterdam itu. “Sangat mengecewakan ketika saya tidak bermain.”
ESPN | ANTONIUS WISHNU