Lucas Aditya - detikSport
Kamis, 01/08/2013 13:21 WIB
Andrew Powell/Liverpool FC via Getty Images
Liverpool - Tiga dari tim empat besar klasemen
Premier League musim lalu melakukan pergantian manajer menjelang musim
2013/2014. Subtitusi posisi gaffer tim lain itu diyakini bakal menguntungkan Liverpool.
Era Sir Alex Ferguson di Manchester United usai pada akhir musim lalu. David Moyes lantas ditunjuk menjadi arsitek anyar The Red Devils.
Di
Manchester City, setelah memecat Roberto Mancini sebelum musim
berakhir, petinggi klub lalu menggaet Manuel Pellegrini untuk menangani
Sergio Aguero dkk.
Manajer interim Chelsea, Rafael Benitez, juga
tak diperpanjang kontraknya meski berhasil mengantarkan Chelsea meraih
trofi Liga Europa musim lalu. Petinggi klub menunjuk Jose Mourinho untuk
menempati posisi manajer yang kosong.
Tim duo kota Manchester
tampak masih menjalani masa transisi akibat pergantian manajer itu. MU
masih tampil tak stabil dalam lima laga pramusim yang sudah dilakoni.
Rinciannya, mereka masing-masing menang dan kalah dua kali, memetik
hasil sekali seri.
Sementara itu, City yang sempat kalah dua kali
dalam dua laga pertama pramusim, lantas mulai menapaki tren positif
dengan memetik tiga kali kemenangan di laga pramusim berikutnya. Yang
terakhir, mereka mengalahkan AC Milan dengan skor akhir 5-3.
Sejauh ini, Chelsea menjadi tim yang tampak tak terpengaruh dengan pergantian manajer itu. The Blues
selalu menang dalam tiga laganya di tur Asia Tenggara, termasuk saat
menggilas tim BNI Indonesia All Star dengan skor akhir 8-1.
Terkait
dua performa dua tim teratas klasemen musim lalu yang belum konsisten
itu. Liverpool diyakini bakal mampu memetik keuntungan untuk bisa
kembali menyodok ke papan atas.
Dalam empat musim belakangan The Reds selalu terlempar dari tim Big Four. Bahka musim lalu, Liverpool harus puas mengakhiri musim di posisi ketujuh klaseman.
Pernyataan itu seperti diungkapkan oleh mantan midfielder Liverpool tahun 2000 hingga 2002, Gary McAllister.
"Dengan
apa yang terjadi pada klub lain, pergantian manajer di Manchester
United, perubahan di Chelsea, dan Manchester City, itu akan menjadi
peluang untuk kembali ke zona Liga Champions," ungkap McAllister seperti
dilansir oleh situs resmi Liverpool.
"Saya tidak mengatakan
Liverpool bisa memenangi liga, tapi saya pikir dengan perubahan
membutuhkan waktu untuk sema orang bisa menyesuaikan diri. Liverpool
bisa menyelinap ke posisi empat besat dan kemlai berlaga di Liga
Champions, di mana kami bisa membuktikan bahwa tak perli menjadi juara
Liga Inggris untuk menjadi juara di kompetisi itu," tambahnya.
(cas/din)