Tampilkan postingan dengan label kalah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kalah. Tampilkan semua postingan

Senin, 18 Maret 2013

Rodgers: Liverpool Pantas Kalah

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Minggu, 17/03/2013 01:08 WIB


FOTO:Getty Images via Liverpool FC/John Powell
Southampton - Tak ada keluhan dari Brendan Rodgers kala Liverpool kalah dari Southampton. Manajer The Reds mengakui timnya bermain buruk dan pantas mendapatkah hasil buruk tersebut.

Bertandang ke St Mary's, Sabtu (16/3/2013) malam WIB, Liverpool dalam kepercayaan diri tinggi pasca empat kemenangan beruntun sebelumnya. Terlebih pekan lalu mereka baru saja mengalahkan penghuni empat besar, Tottenham Hotspur.

Sementara itu Southampton sejak ditangani Mauricio Pochettino baru sekali menang. Namun ketika laga dimulai jalannya laga berbeda dengan perhitungan di atas kertas di mana Soton tampil dominan sejak menit awal dan mengurung pertahanan Liverpool.

Alhasil Soton unggul dua gol sebelum laga memasuki menit 40 lewat Morgan Schneiderlin dan Rickie Lambert. Coutinho sempat memberi asa untuk Liverpool lewat golnya di penghujung babak pertama namun Soton "membunuh" tim tamu lewat gol ketiga yang dicetak Jay Rodriguez di menit 80.

Soccernet mencatat Liverpool yang akhirnya kalah 1-3 cuma membuat total 10 tembakan dengan lima on goal. Sementara Soton bikin 18 dengan 11 mengarah ke gawang Brad Jones. Liverpool tampil buruk dan Rodgers mengaku Soton pantas memenangi laga itu.

"Saya pikir Southampton pantas menang. Kami tidak tampil seperti yang kami perlihatkan dalam beberapa pekan terakhir," ujar Rodgers di Sky Sports.

"Di pertandingan seperti ini sangat sulit untuk bisa memulai laga ketika Anda tertinggal dua gol lebih dulu. Kami baru benar-benar bangkit ketika tertinggal 0-2," sambungnya.

"Tiga gol yang bersarang benar-benar mengecewakan. tapi di antara gol kedua dan ketiga kami tampil sangat bagus."

"Kami bisa memperkecil skor jadi 1-2 sebelum babak pertama dan permainan kami lebih mengalir. Kami membuat beberapa kesempatan, lalu kami gol ketiga yang bersarang di gawang kami benar-benar buruk dan begitu mudah. Dari sudut pandang tersebut, memang kami tampil sangat mengecewakan," analisanya.



( mrp / rin )
Baca Juga

Liverpool Ditaklukkan Southampton

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Sabtu, 16/03/2013 23:57 WIB

FOTO:Getty Images/Mike Hewitt
Southampton - Liverpool gagal meneruskan raihan positifnya di empat laga terakhir saat bertandang ke markas Southampton. Ketika 90 menit laga berakhir, The Reds takluk dengan skor 1-3.

Pada laga yang dihelat di St Mary's Stadium, Sabtu (16/3/2013) malam WIB, Soton unggul dua gol lebih dulu lewat Morgan Schneiderlin dan Rickie Lambert. Liverpool memperkecil ketertinggalan lewat Coutinho.

Di babak kedua Liverpool coba mengejar ketertinggalan tapi Soton menambah satu gol lagi lewat Jay Rodriguez. Kemenangan di empat laga terakhir Liverpool pun terhenti di tangan Soton.

Dengan kekalahan ini Liverpool turun ke posisi ke-7 klasemen dengan 45 poin dari 30 laga, selisih tiga dengan Everton berada di atas dan masih menyimpan satu laga. Lalu Soton naik ke posisi ke-15 dengan 31 poin.

Jalannya Pertandingan

Enam menit laga berjalan Southampton unggul lebih dulu. Berawal dari bola silang Gaston Ramirez ke tiang jauh yang kemudian disundul Jay Rodriguez, bola kemudian disambar Schneiderlin yang memenangi duel dengan Skrtel dan menaklukkan Brad Jones.

Di menit 10 gawang Liverpool kembali terancam setelah Lambert lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan Jones, sayang sepakannya masih bisa dihadang oleh Jones.

Tujuh menit setelahnya Soton mendapat peluang lagi lewat Rodriguez memanfaatkan sapuan bola yang tak sempurna dari Daniel Agger. Beruntung Jones masih mampu menepisnya.

Di menit 21 Adam Llana mendapat bola di kotak penalti dan melepaskan tembakan yang masih bisa ditepis Jones. Bola rebound jatuh di kaki Rodriguez tapi bola masih melayang di atas mistar. Liverpool benar-benar ditekan oleh tuan rumah.

Lambert! Striker bernomor punggung tujuh itu bikin Liverpool tertinggal 0-2 di menit 33. Berawal dari pelanggaran Skrtel, Soton dapat free kick dan Lambert mengeksekusinya, bola membentur Daniel Sturridge dan bola bergulir ke arah gawang tanpa bisa dihalau Jones.

Di menit 39 Liverpool mendapat peluang bersih pertamanya lewat Coutinho yang lolos dari jebakan offside, tapi tinggal berhadapan dengan Boruc tembakan Coutinho masih lemah dan mudah dihadang.

Liverpool memperkecil ketertinggalan di menit 45 lewat Coutinho. Memanfaatkan kemelut di depan gawang setelah tembakan Sturridge diblok bek Soton, bola liar kemudian disambar Coutinho dan menjebol jala Boruc.

Di menit 57 Lucas memberi umpan lambung ke kotak penalti yang nyaris digapai Suarez namun dengan cepat Boruc mengamankan bola tersebut. Di menit 64 free kick Suarez masih tepat mengarah ke pelukan Boruc.

Di menit 78 Llana nyaris menjebol jala Liverpool setelah tinggal berhadapan dengan Jones tapi kiper Liverpool itu dengan sigap menghadang bola.

Rodriguez menjauhkan lagi keunggulan Southampton di menit 80 lewat gol solo run dari lini tengah yang membelah pertahanan Liverpool dan diakhiri dengan sepakan pelan yang bisa ditepis Jones, bola muntah dengan cepat disontek Rodriguez ke dalam gawang.

Di menit 90 Liverpool mendapat peluang memperkecil skor ketika Jose Enrique mendapat bola di tiang jauh tapi tembakannya menyamping di sisi kanan gawang. Skor 3-1 tak berubah hingga akhir laga untuk kemenangan Southampton.

Susunan Pemain

Southampton: Boruc, Clyne, Yoshida, Hooiveld (Fonte 31'), Shaw, Schneiderlin, Cork, Lallana (Do Prado 84'), Ramirez (Davis 55'), Rodriguez, Lambert

Liverpool: Jones, Johnson, Enrique, Agger, Skrtel, Allen (Lucas 45'), Gerrard, Downing, Coutinho, Sturridge (Henderson 83'), Suarez

( mrp / rin )

Selasa, 04 September 2012

Rodgers: Awal Memang Selalu Sulit

Andi Abdullah Sururi - detikSport
FOTO:REUTERS/Phil Noble
Liverpool - Brendan Rodgers masih belum bisa memberikan kemenangan buat Liverpool di pertandingan Liga Inggris. Tapi dia tetap yakin bahwa tim yang dia arahkan akan membaik.

The Reds menelan kekalahannya yang kedua hari ini, Minggu (29/9/2012), saat ditekuk 0-2 oleh Arsenal. Gawang Pepe Reina dijebol oleh Lukas Podolski dan Santi Cazorla.

Liverpool mengawali musim dengan kekalahan pula, yakni 0-3 dari West Brom, sebelum bermain imbang 2-2 dengan Manchester City di kandang sendiri.

Hanya satu poin dari tiga laga musim adalah catatan terburuk mereka sejak 1962/1963. Dan Rodgers, manajer baru yang direkrut di musim panas, ini menuturkan dalih-dalihnya.

"Ini soal membuat keputusan. Gol-gol yang bersarang di gawang kami tak ada hubungannya dengan gaya main kami, dengan sistem-sistem maupun elemen taktis di permainan ini. Kami kehilangan bola dan kemudian tak cukup baik untuk menghentikan tembakan (Podolski itu)," paparnya.

"Soal gol kedua, sebenarnya kami sudah menempatkan banyak pemain di belakang bola untuk pertahanan, dan kami menciptakan cukup banyak peluang. Tapi kami tidak cukup piawai untuk menuntaskannya.

"Banyak kebaikan yang datang dari pertandingan ini, tapi kami kalah dan kami harus meningkatkan performa. Kami akan lebih baik, musim kami akan mengalami perbaikan. Awal itu memang selalu sulit," tukasnya.



( a2s / nds )

Sabtu, 18 Agustus 2012

WBA Bungkam 10 Pemain Liverpool 3-0

West Bromwich - Liverpool mengawali musim 2012/2013 dengan hasil mengecewakan. Melawan West Bromwich Albion, The Reds yang minus satu pemain kalah tiga gol tanpa balas di akhir laga.

Dalam laga yang dihelat di The Hawthorne, Sabtu (18/8) malam WIB, Zoltan Gera membawa WBA unggul di babak pertama. Kemudian di babak kedua tuan rumah menambah gol lewat penalti Peter Odemwingie dan Romelu Lukaku.

Liverpool sendiri harus kehilangan Daniel Agger di pertengahan laga akibat menerima kartu merah. Kekalahan ini tentunya bukan debut yang bagus bagi Brendan Rodgers di Liga Inggris bersama tim barunya.

Sementara itu Steve Clarke yang musim ini baru menjabat manajer WBA sukses memberikan kesan pertama yang manis bagi fans The Baggies.

Jalannya pertandingan

Luis Suarez menciptakan peluang pertama berbahaya untuk Liverpool di menit ke-9. Usai mengecoh Gareth McAuley, Suarez kemudian melepaskan sepakan ke arah gawang yang masih bisa ditepis Ben Foster.

Di menit ke-13 Steven Gerrard coba memberi ancaman bagi gawang Foster, tapi bola hasil sepakannya dengan cepat dihalau McAuley.

Pada menit 16 Suarez kembali meliuk-liuk menerobos pertahanan WBA namun sayang sepakannya masih terlalu lemah dan mengarah tepat ke pelukan Foster.

Suarez! Penyerang asal Uruguay ini kembali membuang peluang di menit 29. Crossing Glen Johnson dari sayap kiri menemui Suarez di depan gawang, tapi sayang tandukannya malah mengarahkan bola ke atas mistar.

Lebih banyak diserang justru WBA mampu unggul lebih dulu di menit 42 dan itu adalah shot on goal pertama mereka di laga ini. Pencetak golnya adalah Gera yang melepaskan tendangan voli dari luar kotak penalti tanpa bisa dihalau Pepe Reina.

Tiga menit setelah turun minum Liverpoo coba mencari gol penyama kedudukan namun tembakan bebas Suarez dari dekat kotak penalti masih melebar dari sasaran.

WBA mendapat hadiah penalti di menit 59 menyusul dijatuhkannya Shane Long oleh Daniel Agger saat punya peluang bersih mencetak gol. Agger dikartu merah tapi Long gagal mengeksusinya setelah bola berhasil dihadang Reina.

Tuan rumah kembali mendapat hadiah penalti di menit 64 ketika Long kembali terjatuh di kotak penalti dan kali ini Martin Skrtel yang melakukannya. Odemwingie kali ini yang jadi eksekutor dan sukses membawa WBA unggul 2-0.

Di menit 72 Romelu Lukaku memberikan umpan kepada James Morisson yang berdiri bebas di depan gawang, tapi sayang bola hasil sepakannya malah melayang di atas mistar.

Lukaku! Pemain pinjaman dari Chelsea ini membuat skor menjadi 3-0 di menit 77 ketika umpan silang Liam Ridgwell dari sisi kiri dengan mudah ditanduk Lukaku ke gawang Reina.

WBA beberapa kali melakukan serangan namun Reina berhasil menghadangnya. Hingga laga berakhir skor 3-0 tetap bertahan.

Susunan pemain

West Brom: Foster, Reid, McAuley, Olsson, Ridgewell, Mulumbu, Yacob, Morrison (Brunt 81'), Gera (Fortune 69'), Long (Lukaku 68'), Odemwingie

Liverpool: Reina, Johnson, Kelly, Agger, Skrtel, Lucas (Joe Cole 69') (Carroll 78'), Allen, Gerrard, Downing (Carragher 60'), Borini, Suarez

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Sabtu, 18/08/2012 22:59 WIB

( mrp / mfi )

Minggu, 25 Maret 2012

The Reds Terjungkal di Kandang Sendiri

Auzan Julikar Sutedjo - Okezone

Penalti Shaun Maloney yang mengawali bencana bagi Liverpool/Reuters
LIVERPOOL – Liverpool secara mengejutkan kalah 1-2 dari Wigan di Stadion Anfield. Ini merupakan kekalahan kedua The Reds di kandang sendiri setelah ditaklukan Arsenal di awal bulan ini.

Kemenangan ini membuat Wigan memelihara peluangnya lolos dari jeratan degradasi. The Latics kini memang masih berada di peringkat ke-19 dengan mengoleksi 25 poin dan hanya tertinggal satu poin dari Bolton yang berada di peringkat ke-17. Sementara bagi Liverpool lekalahan ini membuat mereka tak beranjak dari peringkat ketujuh dengan 42 poin.

Turun dengan nyaris seluruh kekuatan terbaiknya, tuan rumah mendapat peluang pertamanya pada menit kedelapan melalui Martin Skrtel. Namun, sundulan bek asal Slovakia itu memanfaatkan umpan silang Steven Gerrard masih bisa dihalau bek Wigan Emerson Boyce.

Liverpool kembali mendapat peluang pada menit ke-25 saat tendangan voli Stewart Downing masih tipis di samping kiper Wigan Ali Al-Habsi. Berselang semenit kemudian, bencana menghampiri The Reds.

Wigan mendapat hadiah penalti dari wasit Gary Mason karena bek Liverpool Jamie Carragher menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak 16 meter. Shaun Maloney yang menjadi algojo bagi Wigan sukses menjalankan tugasnya. Wigan pun memimpin 1-0 hingga turun minum.

Pada babak kedua, Liverpool langsung menyamakan kedudukan. Tendangan Luis Suarez dari jarak dekat pada menit ke-48 mampu menjebol gawang The Latics. Liverpool 1 – Wigan 1.

Pada menit ke-53, tuan rumah sebenarnya mampu mencetak gol tetapi gol Suarez memanfaatkan bola muntah sundulan Skrtel yang membentur tiang dibatalkan wasit Mason.

Wigan kembali membuat publik Anfield terdiam saat tendangan Gary Caldwell dari dalam kotak penalti memanfaatkan tendangan bebas berhasil menjebol gawang Pepe Reina. Wigan pun kembali unggul 2-1.

The Latics nyaris memperbesar keunggulan pada menit ke-86 saat tendangan Ben Watson masih bisa diblok oleh Skrtel. Liverpool yang enggan malu di kandang hampir mencetak gol akhir pertandingan, tetapi sayang tendangan Suarez dari jarak dekat mengarah tepat ke pelukan Al-Habsi.

Susunan pemain:
Liverpool (4-4-2): 25-Pepe Reina: 38-Flanagan, 23-Carragher, 37-Skrtel, 3-Enrique; 14-Henderson (9-Carroll 46’), 8-Gerrard, 20-Spearing, 19-Downing (33-Shelvey 74’); 18-Kuyt (31-Sterling 85’), 7-Suarez.
Cadangan: 32-Doni, 16-Coates, 6-Aurelio, 36-Eccleston.

Wigan (4-3-3): 26-Al-Habsi; 17-Boyce, 3-Alcaraz, 5-Caldwell, 31-Figueroa; 16-McArthur, 4-McCarthy, 10-Maloney; 11-Moses (7-Crusat 42’), 9-Di Santo (18-Sammon 82’), 22-Beausejeour (8-Watson 63’).
Cadangan: 1-Kirkland, 23-Stam, 6-Thomas, 14-Gomez.
(auz)

Selasa, 06 Desember 2011

Review: Dempsey Hentikan Ambisi 10 Pemain Reds

Bola.net - Ambisi Liverpool untuk mendekati
lima besar harus dihentikan oleh Fulham
ketika mereka bertandang ke Craven Cottage
Selasa (06/12). The Reds yang hanya bermain
10 orang saja sejak menit ke-75 akhirnya
harus menyerah kalah tipis 1-0 berkat gol
tunggal tuan rumah yang dicetak Clint
Dempsey.
The Reds langsung mencoba menekan di
awal babak pertama. Mereka langsung
mendominasi jalannya pertandingan, akan
tetapi justru The Cottagers lah yang
emndapatkan peluang emas mereka melalui
Moussa Dembele. Namun tendangannya
masih mampu ditahan oleh Pepe Reina yang
sigap menyelamatkan gawangnya.
Peluang emas Liverpool mereka dapatkan
pada menit ke-28 melalui tendangan Jordan
Henderson dari dalam kotak penalti. Namun,
mistar gawang Fulham lah yang kemudian
menggagalkannya. Hingga babak pertama
usai skor tanpa gol tetap bertahan.
Liverpool masih mendominasi jalannya laga di
babak kedua. Bahkan mereka mampu
mendapatkan gol melalui gol cantik Luis
Suarez di menit ke-65. Sebuah gol yang
hampir sama dengan gol Lionel Messi yang
masuk nominasi Puskas Award 2011.
Didahului dengan mencongkel bola ke atas
untuk mengelabui Mark Schwarzer, striker
Uruguay ini kemudian menceploskan bola ke
gawang Fulham. Akan tetapi, belum sempat
Liverpool melakukan selebrasi, wasit K.Friend
langsung meniup peluit tanda gol dianulir.
Sebab, sebelum menerima bola, striker
Uruguay itu sudah berada dalam posisi
offside, meski terlihat sangat tipis.
Akhir petualangan The Reds terjadi pada
menit ke-75 kala mereka harus bermain 10
orang saja usai Jay Spearing diusir wasit
Friend. Ia langsung diusir karena tekel
kerasnya pada Moussa Dembele terlihat
sangat berbahaya.
Keadaan pun berbalik. Keunggulan jumlah
pemain benar-benar dimanfaatkan oleh
Fulham. Tak lama usai tendangannya
membentur mistar, Clint Dempsey akhirnya
mencetak gol kemenangan bagi Fulham.
Right man on the right place! Dempsey
mampu menyambar bola muntah
memanfaatkan kesalahan Pepe Reina dalam
menangkap tendangan Danny Murphy. Gol
yang terjadi di menit ke-85 ini pun
menyudahi perjuangan Liverpool di laga ini.
Skor 1-0 menutup jalannya pertandingan.
Kekalahan ini membuat posisi tim asuhan
Kenny Dalglish itu melorot satu peringkat ke
peringkat tujuh. Sementara bagi Fulham,
mereka naik satu peringkat ke posisi
13. (bola/mxm)

Rabu, 02 Maret 2011

Kalah, Liverpool Diajak Dalglish Tonton Video

LIVERPOOL, KOMPAS.com — Manajer
Liverpool Kenny Dalglish mengatakan akan
mengambil sebagian waktu sesi latihan untuk
bersama pasukannya menyaksikan rekaman
pertandingan mereka melawan West Ham
United dalam lanjutan Premier League,
Minggu (27/2/2011).
Pada laga itu, Liverpool menyerah 1-3. Itu adalah kekalahan
pertama mereka dalam sembilan pertandingan terakhir. Kenny
mengatakan, setelah melihat pertandingan, ia akan menggelar
sesi latihan sepekan penuh untuk memperbaiki diri.
"Kami akan duduk dan para pemain bisa menyimak pertandingan
secara utuh dan memastikan kami belajar dari kesalahan yang
kami buat," ujar Dalglish.
"Kami akan melihat pada bagian mana kami melakukan kesalahan
dan akan berusaha memperbaikinya."
"Secara kolektif, kami akan maju. Namun, bukan mustahil
(kesalahan kembali terjadi). Kami akan bangkit dan latihan sepekan
tak akan merusak kami," tuturnya.
Selain itu, Dalglish juga mengonfirmasi bahwa bek Martin Kelly
mendapat cedera otot paha pada pertandingan versus Fulham itu
dan akan absen selama sebulan. (SUN)
Penulis: Tjatur Wiharyo Editor: Tjatur Wiharyo

Minggu, 27 Februari 2011

Liverpool Dihantam West Ham

Minggu, 27/02/2011 22:23 WIB
Liverpool Dihantam West Ham
Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom - London,
Liverpool harus
mengakui
keunggulan West
Ham. Datang
melawat ke Upton
Park, 'Si Merah' mesti
pulang dengan
hampa angka usai
dihantam 1-3 oleh
tuan rumah.
Scott Parker membuat West Ham unggul duluan dalam menit 22
partai lanjuan Liga Primer, Minggu (27/2/2011) malam WIB. Demba
Ba bikin tuan rumah menutup paruh pertama dengan skor 2-0
lewat golnya sebelum turun minum.
Glen Johnson sempat membuat Liverpool bersemangat usai
menipiskan ketinggalan pada menit 84. Namun, Carlton Cole lantas
memastikan kemenangan West Ham berkat golnya pada menit
injury time.
Hasil tersebut membuat Liverpool terpaku di posisi enam klasemen
dengan poin 39 hasil dari 28 pertandingan. Sementara The
Hammers menguak kans keluar dari zona maut setelah naik ke
posisi 18 dengan poin 28.
Jalannya Pertandingan
West Ham melancarkan serangan pertama lewat Thomas
Hitzlsperger pada menit empat. Dari jarak jauh, ia melepaskan
tembakan voli first time yang masih mengarah tepat ke Pepe
Reina.
Liverpool mendapat peluang pada menit 14. Dari sepak pojok, Glen
Johnson berhasil menanduk bola ke arah gawang, kendati masih
bisa dihalau lawan.
Gol pertama lahir pada menit 22. Scott Parker bekerjasama satu-
dua dengan Hitzlsperger, diakhiri dengan sontekan lambung ke
arah tiang jauh yang tidak bisa dijangkau Reina.
Dua menit kemudian Liverpool coba membalas. Luis Suarez
merancang serangan balik cepat dan mengoper bola ke Dirk Kuyt.
Ia lantas melepaskan tembakan keras yang menghantam sisi luar
gawang.
Enam menit sebelum turun minum, Liverpool menekan
pertahanan West Ham. Martin Kelly menguasai bola dan mencari
ruang untuk menembak. Dengan kaki kiri ia lantas menendang
bola yang arahnya bisa dibaca Robert Green.
West Ham memperbesar keunggulan pada menit 45. Dari
tendangan gawang, Green mengirim bola jauh ke depan.
Tandukan Jamie Carragher justru mengarah ke area pertahanan
sendiri. Gary O'Neill kemudian menguasai bola dan melayangkan
umpan silang untuk ditanduk Demba Ba.
Memasuki paruh kedua, West Ham nyaris menambah keunggulan
pada menit 53. Usai mematahkan aliran bola Liverpool di tengah,
bola dialirkan ke Ba yang lantas mengirim tendangan menyusur
tanah yang arahnya masih sedikit melebar.
Green dipaksa melakukan penyelamatan apik pada menit 61.
Suarez menerima bola dari Gerrard, berputar melewati lawan dan
kemudian melepaskan tembakan keras yang ditepis Green seraya
meregangkan badan.
Lars Jacobsen sukses mendapat ruang tembak setelah tidak ada
pemain Liverpool yang menutup pergerakannya. Sial buat West
Ham, sepakan Jacobsen pada menit 65 itu masih menyisir di atas
mistar gawang.
Steven Gerrard gantian melepaskan tembakan keras pada menit
71. Bola mengarah deras ke gawang West Ham meski Green
berhasil menepisnya.
Reina nyaris saja membuat kesalahan saat mengantisipasi
tembakan jarak jauh Frederic Piquionne pada menit 75. Bola
memang sukses Reina hentikan, tapi tidak lekat ditangkap sehingga
sempat lepas dan bergulir ke arah gawang. Namun dengan cepat
ia kembali menangkap si kulit bundar.
Glen Johnson menipiskan ketinggalan Liverpool pada menit 84.
Diawali aksi Suarez di kotak penalti lawan, bola lantas ia sepak ke
muka gawang untuk diteruskan oleh Johnson.
Asa Liverpool mengejar dipupus oleh Carlton Cole yang masuk
menjadi pemain pengganti pada menit 89. Di menit injury time,
Cole memenangi duel kontra Martin Skrtel, berlari menggiring bola
dan kemudian mengakhiri dengan sepakan keras. 3-1 West Ham.
Susunan Pemain:
WEST HAM: Green; Bridge, Upson, Tomkins, Jacobsen;
Hitzlsperger, Parker, Noble, O'Neil; Ba (Carlton Cole '89), Piquionne
(Spector '82).
LIVERPOOL: Reina; Johnson, Wilson, Skrtel, Carragher, Kelly (Joe
Cole '44); Meireles (N'Gog '49), Lucas, Gerrard; Kuyt, Suarez.

Sabtu, 10 Juli 2010

jelang final

Jumat, 09/07/2010 16:30 WIB
Jelang Final
Van Marwijk Tetap Percaya Van Persie
Reky Herling Kalumata : Piala Dunia
detikcom - Johannesburg,
Robin van Persie tetap mendapatkan
kepercayaan dari Bert van Marwijk. Pelatih Belanda itu yakin bahwa
strikernya tersebut akan mencetak gol saat menghadapi Spanyol di
final.
Van Persie hanya mencetak satu gol di enam pertandingan yang
dilakoninya. Padahal ia sempat dijagokan bakal "subur" di Afrika
Selatan, bahkan termasuk salah satu kandidat top skorer.
Meski demikian, Van Marwijk tidak kehilangan kepercayaannya
sedikit pun pada penyerang klub Arsenal itu. Ia akan tetap menjadi
starter dan penyerang tunggal dalam skema permainan timnya.
"Robin telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa laga terakhir
dan saya masih memiliki banyak kepercayaan padanya. Dia akan
menunjukkan kemampuan sepakbola terbaiknya di laga
mendatang," ujar Van Marwijk seperti dilansir Sky Sport.
Van Persie pun mendapat dukungan dari rekan setimnya, Dirk
Kuyt. "Robin pemain berkualitas. Kita sudah melihat itu saat
melawan Uruguay. Tapi di Piala Dunia sangat sulit buat striker
mencetak gol, mendapat ruang dan membuat peluang.''