Tampilkan postingan dengan label torres. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label torres. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Mei 2014

Curhat Torres, Beda di Anfield dan Stamford Bridge


Femidiah - detiksport

London - Fernando Torres
menyimpan ekspektasi tinggi saat
meninggalkan Liverpool dan
bergabung dengan Chelsea. Namun,
sudah menyakiti Steven Gerard,
penampilannya bersama Chelsea juga
tak maksimal.
Torres diikat Chelsea dengan nilai
transfer 50 juta poundsterling pada
transfer musim dingin 2011. Uang
penjualan dirinya kemudian dipakai
Liverpool untuk membeli Andy Carrol
dari Newcastle dengan nilai 35 juta
poundsterling.
Namun penampilan Torres bersama
The Blues tak pernah gemilang. Dia
hanya membuat 20 gol dalam 110
pertandingan. Produktivitas itu jauh di
bawah ketika ia membelaThe Reds:
yaitu 81 gol dari 142 pertandingan.
"Suatu hari, Steven Gerard
mendatangi saya dan bilang,
'Fernando, sekarang, kamu harus
memikirkan dirimu. Lakukan apa
yang harus kamu lakukan'," kata
Torres kepada majalah terbitan
Prancis So Foot dan dikutip Daily
Mail.
"Tapi ketika saya mengatakan
kepadanya kalau saya menerima
tawaran Chelsea, itu menghancurkan
dia. Menyampaikan kepergian saya
dari Liverpool kepada Gerrard
menjadi momen terberat dalam karier
saya.
"Dia rekan terbaik dalam satu tim
dan saya tak yakin bisa menemukan
orang seperti dia di masa datang.
Kami saling berkontribusi satu sama
lain," ucap penyerang 30 tahun itu.
Tapi ada pertimbangan lebih besar
yang membuat Torres bersikukuh
meninggalkan Anfield. Torres ingin
mencicipi turnamen lebih besar yang
dirasa akan sulit didapatkan jika dia
tetap bersama Liverpool.
"Di Liverpool saya hampir
mendapatkan semuanya, kecuali titel
juara. Makanya saya seperti seorang
raja dengan tim yang terjun bebas.
"Kemudian direktur melego (Javier)
Mascherano ke Barca, kemudian
Xabi Alonso ke Real Madrid tanpa
menginvestasikan uang sebagai
kompensasi untuk mendatangkan
dua pemain kunci.
"Waktu itu usia saya 27 tahun, saya
ingin tahu bagaimana rasanya tampil
di Liga Champions dan perasaan
saya bilang kalau saya tak akan
mendapatkan itu jika tetap di
Liverpool.
Ironisnya, meskipun Torres bisa
merealisasikan mimpi itu bersama
Chelsea, tapi tidak benar-benar
sempurna. Dia menjalani kariernya
bersama "Si Biru" dengan keluar-
masuk tim, atau bukan sebagai
starter reguler, baik saat di bawah
manajer Carlo Ancelotti, Andre Villas-
Boas, Roberto Di Matteo, dan juga
Jose Mourinho.
"Tapi kondisinya tetap sama. Saya
tampil di satu pertandingan tapi tidak
di laga berikutnya," lirihnya.

Sabtu, 17 November 2012

Mau The Reds Berjaya, Bawa Pulang Torres


A. Firdaus - Okezone
Kamis, 15 November 2012 13:49 wib
Fernando Torres (foto:Ist)
Fernando Torres (foto:Ist)
LIVERPOOL – Peraih 18 gelar Premier League, Liverpool saat ini tengah terpuruk dengan hanya menghuni posisi ke-13 klasemen sementara. Mantan punggawa The Reds, Dietmar Hamann berharap mantan klubnya itu bisa membawa pulang Torres, jika ingin kembali berjaya.

Hamann mengkritisi Liverpool yang melakukan start buruk pada awal kompetisi musim ini. Pertandingan demi pertandingan mereka lewati dengan penampilan inkonsisten. Andai saja dia berposisi sebagai pelatih Brendan Rodgres, Hamann bakal mengambil kembali Torres, yang saat ini membela Chelsea.

“Saya akan membawa Torres pulang besok,” ujar Hamann jika dia berandai menjadi pelatih The Reds saat ini. “Alasan lain, dia bakal kembali ke bentuk permainan terbaiknya, jika dia berseragam The Reds,”" sambung Hamann, seperti disitat Goal, Kamis (15/11/2012).

Pemain berjuluk El Nino itu diboyong The Blues pada Januari 2011 silam, namun permainannya tak setajam saat dia membela Liverpool. Tercatat pada 57 laga berseragam London Biru, Torres hanya mengemas 11 gol saja.

“Saya tidak tahu apa yang sebetulnya menimpa Torres, soal penampilan buruknya bersama Chelsea. Tapi Liverpool juga beruntung, karena dengan kehadiran Luis Suarez, kami jadi memiliki salah satu striker terbaik dunia,” tutur Hamann.
(fir)

Senin, 07 Mei 2012

Reina: Chelsea Tak Peduli Pada Torres

Reina: Chelsea Tak Peduli Pada Torres!Bola.net - Pepe Reina meyakini bahwa alasan Fernando Torres melalui performa buruk sedemikian lama adalah karena Chelsea tak memberikan dukungan padanya sebagaimana Liverpool.

Torres banyak dikecam dan dikritik saat melalui paceklik panjang awal musim ini, dan itu dirasakan betul oleh Reina yang merupakan kompatriot sekaligus rekan dekatnya.

Reina yang juga mengalami masa sulit musim ini, merasa mendapat dukungan penuh di Anfield, dan ia tak yakin Torres mendapatkan dukungan serupa di Stamford Bridge sehingga ia kesulitan menjebol gawang lawan di pentas domestik hampir selama enam bulan!

"Fernando harus berganti kota, rekan setim dan mentalitas. Itu perubahan yang sangat, sangat besar," ucap kiper asal Spanyol itu.

"Ia juga harus terus bermain bagus serta ekspektasi saat sebuah tim menghabiskan 50 juta pound untuk seorang pemain amatlah tinggi. Tapi saya tak merasa semua itu salah Fernando. Saya tak merasa Chelsea adalah klub yang dikirim untuknya."

"Kami membangun tim untuknya. Bersama Steven Gerrard, ia adalah pemain bintang kami. Kami tak ada masalah dengan itu, ia layak mendapatkannya dan ia berusaha meraih penghargaan itu, tapi saya yakin tak seperti itu di Chelsea," lanjut Reina.

"Perbedaan antara Fernando dan saya adalah saya selalu mendapat keyakinan orang-orang di klub saya. Saya tak merasa kasusnya seperti itu di Chelsea."

"Lebih mudah melupakan kesalahan Anda ketika Anda tahu Anda mendapat kepercayaan manajer dan rekan setim Anda. Bersama Andre Villas-Boas, saya tak yakin Fernando merasakan itu," tandasnya. (sun/row)Bola.net - Pepe Reina meyakini bahwa alasan Fernando Torres melalui performa buruk sedemikian lama adalah karena Chelsea tak memberikan dukungan padanya sebagaimana Liverpool.

Torres banyak dikecam dan dikritik saat melalui paceklik panjang awal musim ini, dan itu dirasakan betul oleh Reina yang merupakan kompatriot sekaligus rekan dekatnya.

Reina yang juga mengalami masa sulit musim ini, merasa mendapat dukungan penuh di Anfield, dan ia tak yakin Torres mendapatkan dukungan serupa di Stamford Bridge sehingga ia kesulitan menjebol gawang lawan di pentas domestik hampir selama enam bulan!

"Fernando harus berganti kota, rekan setim dan mentalitas. Itu perubahan yang sangat, sangat besar," ucap kiper asal Spanyol itu.

"Ia juga harus terus bermain bagus serta ekspektasi saat sebuah tim menghabiskan 50 juta pound untuk seorang pemain amatlah tinggi. Tapi saya tak merasa semua itu salah Fernando. Saya tak merasa Chelsea adalah klub yang dikirim untuknya."

"Kami membangun tim untuknya. Bersama Steven Gerrard, ia adalah pemain bintang kami. Kami tak ada masalah dengan itu, ia layak mendapatkannya dan ia berusaha meraih penghargaan itu, tapi saya yakin tak seperti itu di Chelsea," lanjut Reina.

"Perbedaan antara Fernando dan saya adalah saya selalu mendapat keyakinan orang-orang di klub saya. Saya tak merasa kasusnya seperti itu di Chelsea."

"Lebih mudah melupakan kesalahan Anda ketika Anda tahu Anda mendapat kepercayaan manajer dan rekan setim Anda. Bersama Andre Villas-Boas, saya tak yakin Fernando merasakan itu," tandasnya. (sun/row)

Kamis, 01 Desember 2011

Pepe Reina: Torres Merasa DikhianatiLiverpool

Bola.net - Kiper Liverpool Pepe Reina
mengungkapkan alasan kepindahan
Fernando Torres dari Anfield ke Stamford
Bridge bulan Januari lalu.
Menurut Reina, Torres merasa dikhianati oleh
pemilik Liverpool saat itu, Hicks dan Gillet,
sehingga striker timnas Spanyol itu
"terpaksa" menerima tawaran Chelsea.
"Sama halnya seperti suporter yang merasa
terluka melihat dia (Torres) pergi, saya pun
berusaha untuk memahami alasan ia pergi,"
kata Reina seperti dilansir Footylatest.
"Ketika Fernando merasa bahwa Liverpool tak
kompetitif lagi, ia menerima tawaran Chelsea.
Saya tak tahu ternyata Fernando sangat
marah karena ia merasa dikhianati sebelum
pergi meninggalkan Liverpool,"
"Ada banyak kebohongan, banyak janji-janji
yang tak terealisasi. Dan memang benar
bahwa saat itu kami bukan lagi Liverpool
yang sama ketika bergabung dengan tim ini,"
Reina menambahkan, ia pun sempat
merasakan hal yang sama dan hampir keluar
dari Anfield, namun saat itu tawaran dari
Arsenal ditolak Liverpool.
"Yang bisa anda lakukan adalah menerima
bahwa klub tak ingin anda pergi. Tapi di satu
sisi klub juga harus membuktikan bahwa
anda layak untuk tak dilepas ke klub lain,"
"Fernando tak pernah merasakan seperti ini.
Pada akhirnya ia memutuskan untuk bermain
di level yang lebih tinggi yang tak ia dapatkan
lagi di Liverpool,"
"Saya sedih dengan semua yang terjadi
padanya. Dia tak pernah mendapat ucapan
selamat tinggal yang pantas ia dapatkan dari
fans Liverpool. Ini sebuah akhir yang
menyedihkan," (fl/zul)

Senin, 21 November 2011

Torres vs Carroll, Pembuktian Dua Penyerang Mahal



Lucas Aditya : Sepakbola
detikcom -
Jakarta, Laga
antara Chelsea
lawan Liverpool
di Stadion
Stamford Bridge
akan jadi ajang
pembuktian
bagi dua
penyerang
mahal.
Fernando Tores
di pihak The
Blues, dan Andy
Carroll di sisi
The Reds.
Sebuah pembelian mengejutkan terjadi pada
bursa transfer Januari lalu. 'Si Biru' memboyong
Torres seharga 50 juta, dan sebagai gantinya 'Si
Merah' memboyong Carroll seharga 35 juta
poundsterling.
Alih-alih jadi andalan lini depan Chelsea, 'El Nino'
justru tampil penuh beban dengan pemain
berbanderol mahal. Hasilnya, hingga kini pemain
timnas Spanyol itupun baru bisa mencetak tiga
gol dari 22 penampilannya bersama tim asal kota
London itu.
Memiliki predikat sebagai pelatih yang memiliki
nilai kontrak mahal, Villas Boas begitu paham atas
situasi penuh tekanan yang dirasakan Torres.
Pelatih 34 tahun yang didatangkan Chelsea
seharga 13 juta poundsterling dari FC Porto di
awal musim itu sadar akan harapan lebih dengan
harga tinggi yang diterimanya dalam kontrak.
Merasa senasib dengan Torres, Villas Boas lantas
memintanya untuk mengacuhkan label harga
sebagai pemain termahal agar bisa tampil
maksimal.
"Apakah dia butuh memiliki karakter yang kuat?
Saya Pikir begitu, namun anda harus bertanya
pada pemain itu sekarang bagaimana perasaanya
dengan label harga tertentu," kata Villas Boas.
"Aku memiliki banderol paling mahal sebagai
manajer dan aku bersikap acuh tak acuh
berkenaan dengan hal itu," yakin pelatih berusia
34 tahun ini.
Setali tiga uang dengan Torres, Carroll yang
diproyeksikan sebagai penyerang andalan
Liverpool yang baru juga tampil melempem. Dari
total 16 penampilannya bersama 'The Reds',
pemain bertinggi 191 sentimeter itu baru
menyumbang empat gol.
Atas raihan Carrol ini Kenny Dalglish tak ambil
pusing dengan pendapat yang menganggapnya
sebagai pembelian yang terlalu mahal.
"Harga yang kami bayar untuk Carroll terlihat jadi
masalah untuk banyak orang, tapi tidak untuk
kami," tegas pelatih yang menggantikan Roy
Hodgson tengah musim lalu.
"Kami melihat itu dari sudut pandang bahwa dia
beharga lebih murah untuk kami 15 juta
poundsterling. Ini adalah argumen bagus untuk
melawan orang yang mengatakan dia pengganti
penyerang berharga 50 juta poundsterling,"
tambah Dalglish.
Senanda dengan Vilas-Boas, pelatih Liverpool itu
juga mengabaikan label harga yang tersemat
pada nilai transfer pemainnya.
"Kami tidak melihat pada label harga siapapun.
Jika seseorang datang ke sini dengan gratis kami
tidak melihat mereka akan jadi lebih baik
dibandingkan dengan seseorang yang berharga
20 juta poundsterling untuk kami dan begitu juga
sebaliknya," tutupnya.

Minggu, 20 November 2011

Torres: Liverpudlian Spesial Bagiku

Ferril Dennys | Hery Prasetyo |
LONDON, KOMPAS.com — Penyerang Fernando Torres
mengungkapkan,
pendukung Liverpool
(Liverpudlian) tidak
mengetahui sepenuhnya
cerita di balik keputusan dia untuk hijrah ke Chelsea.
Terlepas dari itu, Torres
menyatakan, Liverpudlian
sangat spesial baginya. Setelah membela Liverpool
lebih kurang selama tiga
musim, Torres memutuskan
hengkang ke Chelsea
dengan banderol 50 juta
poundsterling (Rp 729 miliar) pada Januari lalu.
Tak pelak, Torres dikecam
publik Anfield. Para pendukung Liverpool
melontarkan
kekecewaannya dengan
menuliskan "Judas Scam"
pada sebuah poster Torres
di sebuah pertokoan. Tidak hanya itu, mereka juga
membakar kaus yang
bertuliskan nama Torres. Baru-baru ini, Torres
kembali mendapatkan
kencaman saat tampil
membela tim nasional
Spanyol dalam laga
persahabatan melawan Inggris pada akhir pekan
lalu. Torres kemungkinan
kembali menjadi sasaran
cemoohan dari Liverpudlian
saat menjamu Liverpool
pada akhir pekan ini. "Aku tidak ragu bahwa
kecaman akan lebih buruk
pada Minggu nanti.
Pendukung Liverpool hanya
memerhatikan apa yang
telah diputuskan klub. Namun, mereka tidak
mengetahui hal sebenarnya
tentang transferku ke
Chelsea. Itu sebabnya aku
tidak dendam. Mereka selalu
spesial bagiku," beber Torres. Selama tiga musim di
Anfield, Torres adalah idola
bagi Liverpudlian. Total, dia
telah mencetak 56 gol dari
79 penampilan di Premier
League. Kehadiran Torres ke Liverpool tak lepas dari
peran pelatih klub itu
sebelumnya, Rafael Benitez. "Tidak ada seorang pun
yang mengerti diriku
seperti Rafa Benitez. Aku
berutang banyak
kepadanya. Dia adalah
pelatih fantastis. Tim hanya datang ke lapangan dengan
satu tujuan, yakni
bersaing," kenang Torres. (SPTL)

Pepe Reina: Torres Tak Sehebat Luis Suarez

Bola.net - Jelang big match lawan Chelsea, kiper Liverpool Pepe Reina mengatakan bahwa timnya tak pernah merasa
kehilangan Fernando Torres. Torres pindah ke Chelsea bulan
Januari lalu dengan rekor
transfer termahal Inggris, namun
pemain asal Spanyol itu gagal
bersinar dan kesulitan
menemukan permainan terbaiknya sejak berkostum The
Blues. Menurut Reina, kepergian Torres
telah tertutupi oleh kehadiran
pemain asal Uruguay, Luis Suarez, yang didatangkan Liverpool dari Ajax Amsterdam. Reina menilai Suarez datang di
saat yang tepat dan telah
membuktikan kapasitasnya
sebagai pemain yang lebih
bagus dibandingkan Torres. "Fernando (Torres) adalah
pemain kelas atas, tapi Luis
(Suarez) juga bagus, bahkan ia
lebih bagus dari Fernando," kata
Reina saat peluncuran bukunya
'Pepe, My Autobiography'. "Keduanya pemain yang benar-
benar spesial, anda tak akan
sering menemukan pemain
seperti itu," "Klub telah melakukan
pekerjaan yang bagus dengan
mendatangkan Luis dan saya
harap dia bisa bersama kami
dalam beberapa tahun ke depan
serta mencetak banyak gol seperti yang pernah dilakukan
Fernando," pungkas kiper asal
Spanyol tersebut. (sky/zul)

Selasa, 10 Mei 2011

Dalglish: Kami Tak Bergantung Gerrard dan Torres

09-05-2011 17:32
Bola.net - Kenny Dalglish merasa yakin jika
beberapa pekan terakhir Liverpool telah
membuktikan bahwa mereka tak punya
ketergantungan pada sosokFernando Torres
ataupun Steven Gerrard.
Torres meninggalkan Anfield Januari lalu menuju
Chelsea dengan nilai fantastis 50 juta pound,
sementara kapten Gerrard terus berkutat dengan
cedera hampir di sebagian besar musim ini.
Meski begitu, The Reds justru mampu melaju
kencang sejak dipandu Dalglish, dan sang
manajer asal Skotlandia percaya bahwa para
pemainnya telah menemukan spirit dan
menunjukkan jika mereka tak hanya
mengandalkan satu atau dua pemain saja.
"Makin banyak opsi yang Anda miliki, semakin
baik untuk semua orang. Saya tak tahu itu
sebelumnya," kata Dalglish.
"Di tim mana pun Anda akan selalu memiliki
pemain yang lebih bersinar ketimbang lainnya.
Tim yang sukses adalah yang memiliki opsi
terbanyak untuk maju."
"Ini adalah penghargaan untuk mereka dan
kepercayaan serta keyakinan yang mereka miliki
dalam diri mereka. Mereka telah membangunnya
sendiri dengan hasil yang mereka raih."
"Dari mana Anda mendapatkan amunisi tidaklah
penting, namun makin banyak opsi yang Anda
miliki, makin kuat Anda. Hasil bagus memberi
Anda keyakinan. Jika Anda tak percaya satu sama
lain di lapangan, maka Anda akan memiliki
masalah."
"Setiap orang menyumbang untuk sukses tim.
Orang-orang berbeda mendapatkan kebangkitan
semangat dalam cara yang berbeda, dan tak
setiap orang bisa mencetak gol," pungkasnya.
Dalglish juga memuji sikap para pemain
cadangan - menurutnya tingkah laku positif
mereka di sesi latihan juga memainkan peran
besar dalam mengangkat performa tim.
"Hal terpenting adalah pemain yang tak bermain
dan bagaimana mereka bereaksi," imbuhnya.
"Mudah sekali menikmati latihan jika Anda
bermain tiap pekan dan menikmati hasilnya.
Bagian yang berat adalah mereka yang tak
bermain sesering jika mereka ada di klub lain.
Saat mereka datang dengan sikap positif, itu
mengangkat keseluruhan tim."(espn/row)

Kamis, 24 Maret 2011

'Mendung di Atas Anfield Hilang usai Torres Hengkang'


Kamis, 24/03/2011 02:51 WIB
Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom -
Liverpool,
Kepindahan Fernando
Torres ke Chelsea
dinilai sudah
berimplikasi positif
untuk Liverpool.
Hijrahnya Torres
disebut sekaligus
membawa pergi
awan mendung yang
menaungi 'Si Merah'.
Opini itu dilontarkan oleh Damien Comolli yang baru ditunjuk
memangku jabatan sebagai direktur sepakbola di Anfield, merujuk
kepada kepergian Torres ke Chelsea di bursa transfer musim
dingin.
Sebelum resmi pindah, Torres memang acap dinilai sudah kurang
antusias berseragam Liverpool. Puncaknya, ia benar-benar minta
pergi dari Anfield menjelang penutupan transfer.
Tidak butuh proses berbelit-belit sebelum akhirnya Liverpool
merelakan penyerang Spanyol itu pergi ke Chelsea yang
menebusnya dengan uang sebesar 50 juta poundsterling.
Dengan uang tersebut, Liverpool kemudian merekrut dua pemain
depan pengganti, Luis Suarez dan Andy Carroll, dengan nama
pertama sudah mulai mencuri perhatian.
Kendatipun kini Liverpool relatif belum menunjukkan hasil
signifikan, tapi tanda-tanda perbaikan dinilai sudah terlihat seiring
dengan diusungnya optimisme berbalut semangat baru.
"Mendapatkan dua pemain memicu fakta bahwa kami bisa menjual
satu pemain yang tidak ingin berada di sini dan mendapatkan dua
pemain yang ingin berada di sini. Saat Anda punya seseorang
yang tidak ingin berada di sini dan menukarnya dengan pemain
yang ingin berada di sini, atmosfernya berubah," kata Comolli di
ESPN F1.
"Seperti jadi ada langit cerah baru tanpa ada awan di atas kepala
kami. Jadi ini positif. Ada sebuah kelegaan untuk alasan-alasan
tersebut," lanjutnya.

Selasa, 15 Februari 2011

'Tanpa Torres, Liverpool Lebih Komplet'

Meylan Fredy Ismawan : Sepakbola
detikcom -
Liverpool, Ian Rush
memuji kebijakan
Kenny Dalglish terkait
transfer Fernando
Torres. Legenda
Liverpool itu juga
meyakini The Reds
akan lebih komplet
sepeninggal Torres.
Rush kagum dengan
langkah Dalglish yang langsung menggaet Andy Carroll dan Luis
Suarez setelah Torres dilego ke Chelsea. Menurut Rush, hal itu telah
menunjukkan kapabilitas Dalglish sebagai manajer.
"Fernando Torres adalah pemain fantastis, tapi kalau dia minta
dijual dan bilang tak ingin lagi bermain untuk Liverpool, maka dia
harus dibiarkan pergi," sahut Rush di situs resmi Liverpool.
"Cara Kenny Dalglish menangani situasi ini benar-benar fantastis.
Dia punya dua pemain cemerlang untuk menggantikan Torres dan
kami akan menjadi tim yang lebih baik untuk itu," lanjut mantan
rekan setim Dalglish itu.
Menurut Rush, Torres tak menghargai perasaan fans Liverpool
dengan memutuskan untuk hengkang ke Chelsea.
"Sebagus-bagusnya Torres, dia hanya satu pemain. Saya harap
Fernando sukses dengan apa yang dia lakukan di masa depan.
Tapi hal yang tak bisa saya singkirkan dari kepala saya adalah cara
dia mengecewakan fans," imbuh pria 49 tahun itu.
"Saya pikir para fans merasa kecewa kepadanya. Mereka benar-
benar mencintai Fernando Torres dan memberinya segala sesuatu
yang mereka bisa dalam hal dukungan. Dia diidolakan oleh The Kop dan mereka berpikir dia akan membayar dukungan mereka
dengan tinggal di klub dalam waktu yang lama. Tapi dia punya ide
lain dan sekarang kita harus maju dan saya pikir kami sudah
mendapat kesepakatan yang lebih baik."
Rush mencoba mengambil hikmah di balik kepergian Torres.
Menurutnya, kehadiran Carroll dan Suarez justru membuat
Liverpool menjadi tim yang lebih komplet.
"Fernando Torres fantastis untuk Liverpool, rasio golnya di Anfield
membuktikan hal itu. Tapi saya pikir, dengan Suarez dan Carroll,
kami adalah tim yang lebih komplet dengan lebih banyak pilihan di
tim," pungkas Rush.

Sabtu, 12 Februari 2011

"King Kenny" Rusak Debut Torres


LONDON, SENIN - Liverpool terus mengalami pencerahan di
bawah Kenny Dalglish, bahkan seusai ditinggal Fernando Torres.
Tanpa Luis Suarez-Andy Carroll, ”King Kenny” mempermalukan
Chelsea, 1-0, di Liga Inggris dan merusak debut Torres bersama
klub barunya di Stamford Bridge, Minggu (6/2).
Tidak seperti perkiraan beberapa kalangan, debut Torres bersama
Chelsea mengecewakan dan pantas untuk dilupakan. Striker
Spanyol seharga 50 juta poundsterling itu turun sejak menit
awal. Dia mendapat bola pertama dari salah umpan Maxi
Rodriguez dan ditarik keluar setelah tampil 66 menit.
Tiga menit setelah Torres keluar, gelandang Raul Meireles
membobol gawang Chelsea, hasil umpan silang kapten Steven
Gerrard. Meireles, pemain yang dibeli dari FC Porto 18 juta
poundsterling, atau kurang dari separuh harga transfer Torres ke
Chelsea, tampil menawan.
Bahkan, itu gol keempat Meireles (27) dalam lima penampilan
terakhir di Liga Inggris.
Mantan bintang Liverpool yang kini menjadi pengulas sepak bola
di televisi BBC, Alan Hansen, menyebut gelandang asal Portugal
itu sebagai sosok vital untuk menerjemahkan gagasan-gagasan
Dalglish di lapangan.
”Begitu Kenny tiba, dia ingin tim Liverpool-nya lebih banyak
bergerak,” ujar Hansen, menjelaskan ide permainan Dalglish. ”Dia
menyampaikan kepada Steve Clarke (pelatih tim utama dan
asisten Dalglish) apa keinginannya, yakni kembali ke passing-
passing lama dan beralih pada nilai-nilai Liverpool. ”
”Dulu selalu ditekankan kepada kami, ketika salah satu pemain
sedang menguasai bola, jika para rekannya terus bergerak,
mudah bagi pemain itu memberi umpan. Ini yang sempat hilang
dari permainan Liverpool dan dicoba diperbaiki Kenny, ” kata
Hansen pada majalah mingguan Liverpool FC dan dikutip situs
resmi Liverpool (www.liverpoolfc.tv).
Penyebab Torres mandul
Demi menjinakkan Torres yang ditandemkan dengan Didier
Drogba dan ditopang Nicolas Anelka sebagai penyerang lubang,
Dalglish —akrab dijuluki ”King Kenny”—memasang tiga bek
tengah di lini pertahanan. Mereka adalah Jamie Carragher, Martin
Skrtel, dan Daniel Agger. Taktik ini jitu. Peluang Torres
mengeksekusi tembakan ke gawang kandas diblok Carragher.
Setiap mendapat bola, Torres kerap menerima cemoohan
suporter Liverpool. ”He Who Betrays Will Always Walk Alone
(Orang yang berkhianat akan selalu berjalan seorang diri)”, begitu
salah satu poster suporter Liverpool dengan memelesetkan lagu
kebanggaan mereka, ”You’ll Never Walk Alone”.
Torres mengungkapkan, taktik Dalglish memainkan tiga bek
tengah membuatnya tidak berkutik. ”Laga ini sangat sulit,
Liverpool tampil bagus dengan tiga pemain bek (tengah). Kami
tidak menduganya. Mungkin mereka memetik untung dari itu, ”
kata Torres kepada Chelsea TV.
Hal senada mengemuka dari Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti.
” Mereka menempatkan tiga bek di tengah dan kami tidak mampu
menyerang mereka,” katanya.
Namun, dia yakin, Torres bakal segera menemukan irama
permainan bersama pemain Chelsea lainnya. ”Jelas dia berusaha
dalam sesi-sesi latihan untuk bermain padu dengan striker-striker
lainnya. Ini normal,”ujar Ancelotti. ”Persoalannya bukan pada
pasangan itu (Torres-Drogba). Saya akan berusaha melakukan
apa saja untuk memadukan keduanya. ”
Pada laga itu, lini belakang Chelsea masih belum kompak. Kiper
Petr Cech bersitegang dengan bek rekan sesama tim, Branislav
Ivanovic, kala mereka salah paham mengantisipasi bola.
Bagi Chelsea, yang tetap di peringkat keempat klasemen,
kekalahan itu membuat mereka terpaut 10 poin di bawah
pemuncak Manchester United.
Dalglish pahlawan

Kekalahan ini kian menyulitkan Chelsea dalam pertarungan
perebutan gelar juara. Sebaliknya, Liverpool mengalami
kemajuan signifikan. Di bawah Dalglish, Gerrard dan kawan-
kawan melonjak dari peringkat ke-12 — dan sempat berjuang dari
zona degradasi—menjadi penghuni peringkat keenam dengan
nilai 38 dan terpaut enam poin lagi dari zona Liga Champions.
Bukan tidak mungkin, jika terus konsisten bermain seperti
belakangan ini, Liverpool bakal mendapat tiket Liga Champions
dengan menggusur Chelsea. Sekaligus memadamkan mimpi
Torres yang hijrah ke Stamford Bridge untuk berpentas di Liga
Champions.
”Saya di sini bukan untuk membicarakan pemain tim lain. Saya di
sini untuk membicarakan pemain kami sendiri,” kata Dalglish. Dia
kecewa betul dengan keputusan Torres untuk meninggalkan
dirinya membenahi Liverpool.
Dalam empat laga terakhir, ”The Reds” menang tanpa pernah
kebobolan gol. Para pemain pun kian percaya kepada Dalglish
dan menganggapnya pahlawan.
Carragher menyarankan agar Dalglish segera dikontrak
permanen. ”Segalanya membaik saat ini dan kehadiran Kenny
diterima semua pihak. Bukan keputusan kami soal dia mendapat
pekerjaan. Itu tergantung dari pemilik klub. Namun, bagi semua
pemain, termasuk saya dan Stevie (Gerrard), dia adalah pahlawan
kami, ” ujar Carragher.(AP/AFP/REUTERS/SAM)

Agger: Torres Itu Pengkhianat!

LONDON, KOMPAS.com — Kepergian
Fernando Torres ke Chelsea masih
menimbulkan luka di kubu Liverpool.
Defender "The Reds", Daniel Agger, menuduh
Torres sebagai pengkhianat klubnya.
Seperti kita ketahui, Torres memutuskan
pindah ke Chelsea pada akhir bursa transfer lalu. Meski sudah
ditahan-tahan, pada akhirnya "The Anfield Gang" tak sanggup
menghentikan laju kepindahan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Yang membuat Agger kesal adalah kenapa Torres harus pindah
ke Chelsea, yang notabene merupakan salah satu musuh utama
Liverpool dalam beberapa tahun terakhir.
"Aku rasa tindakan yang dilakukan Torres tidak dapat diterima
karena ia memutuskan untuk bergabung dengan salah satu rival
Liverpool," seru Agger kepada The Telegraph.
"Bagi orang Denmark, kami harus selalu menghormati klub
tempat kami bernaung selama ini. Aku bangga dapat
mengenakan seragam Liverpool dan aku tidak akan pernah
memutuskan untuk pindah ke klub lain di tanah Inggris," papar
Agger.
Torres sendiri pindah dengan transfer sebesar 50 juta euro atau
sekitar Rp 728 miliar. Ini adalah transfer terbesar dalam sejarah
Premier League. Banyak yang menduga pemain berjuluk "El
Nino" itu pindah karena ingin mendapat gaji yang lebih besar.
Namun, baru-baru ini Torres membantahnya. Ia mengatakan
alasan ia pindah adalah karena ingin meraih trofi yang tak pernah
ia dapatkan selama 3,5 tahun di Liverpool.
Penulis: Jonathan Pandapotan Editor: Hery P

Agger: Torres Itu Pengkhianat!

LONDON, KOMPAS.com — Kepergian
Fernando Torres ke Chelsea masih
menimbulkan luka di kubu Liverpool.
Defender "The Reds", Daniel Agger, menuduh
Torres sebagai pengkhianat klubnya.
Seperti kita ketahui, Torres memutuskan
pindah ke Chelsea pada akhir bursa transfer lalu. Meski sudah
ditahan-tahan, pada akhirnya "The Anfield Gang" tak sanggup
menghentikan laju kepindahan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Yang membuat Agger kesal adalah kenapa Torres harus pindah
ke Chelsea, yang notabene merupakan salah satu musuh utama
Liverpool dalam beberapa tahun terakhir.
"Aku rasa tindakan yang dilakukan Torres tidak dapat diterima
karena ia memutuskan untuk bergabung dengan salah satu rival
Liverpool," seru Agger kepada The Telegraph.
"Bagi orang Denmark, kami harus selalu menghormati klub
tempat kami bernaung selama ini. Aku bangga dapat
mengenakan seragam Liverpool dan aku tidak akan pernah
memutuskan untuk pindah ke klub lain di tanah Inggris," papar
Agger.
Torres sendiri pindah dengan transfer sebesar 50 juta euro atau
sekitar Rp 728 miliar. Ini adalah transfer terbesar dalam sejarah
Premier League. Banyak yang menduga pemain berjuluk "El
Nino" itu pindah karena ingin mendapat gaji yang lebih besar.
Namun, baru-baru ini Torres membantahnya. Ia mengatakan
alasan ia pindah adalah karena ingin meraih trofi yang tak pernah
ia dapatkan selama 3,5 tahun di Liverpool.
Penulis: Jonathan Pandapotan Editor: Hery P

Jumat, 11 Februari 2011

'Pindah ke Chelsea, Torres Tak Merespek Liverpool'


Jumat, 11/02/2011 10:30 WIB
'Pindah ke Chelsea, Torres Tak Merespek Liverpool'
Mohammad Resha Pratama : Sepakbola
detikcom -
Liverpool, Fernando
Torres pernah
berjanji tak akan
pindah ke klub rival
Liverpool di Liga
Inggris. Jika akhirnya
Torres berbaju
Chelsea, itu
menandakan si
pemain tak punya
respek kepada 'Si Merah'.
Sekitar tahun lalu Torres mengungkapkan janjinya tersebut ketika
ramai diberitakan ia akan pindah dari Anfield. Maka jika ia menepati
omongannya itu, Torres seharusnya sekarang ada di Liga Italia
atau Liga Spanyol.
Kenyataan berbicara lain di mana Torres sekarang sudah resmi jadi
pemain Chelsea. Maka El Nino yang dulu dianggap pahlawan
seketika dicap pengkhianat oleh Liverpudlian.
Konflik yang terjadi semenjak kepergian Torres mengundang
komentar Daniel Agger. Menurut bek asal Denmark itu Torres telah
menunjukkan sikap tak respek pada klub berlambang burung Liver
tersebut. Padahal Chelsea adalah rival The Reds di kompetisi liga.
"Tidak bisa diterima jika bermain untuk salah satu rival Liverpool.
Bagi orang denmark, ini soal respek kepada klub di mana Anda
bermain," ujar Agger seperti dilansir ESPN Star.
"Aku bangga mengenakan seragam Liverpool dan tidak akan
pernah pergi ke klub lain di Inggris," sambungnya.
"Aku tidak akan pernah pindah ke Manchester United atau Everton.
Ini soal respek kepada klub," tuntasnya.

Selasa, 08 Februari 2011

Torres 'Diserang', Chelsea dan Liverpool Terancam Sanksi

Selasa, 08/02/2011 12:36 WIB
Torres 'Diserang', Chelsea & Liverpool Terancam Sanksi
Narayana Mahendra Prastya : Sepakbola
detikcom - Jakarta,
Aksi pelemparan
yang ditujukan
kepada Fernando
Torres terjadi dalam
laga Chelsea kontra
Liverpool. Situasi ini
membuat kedua klub
terancam hukuman
dari FA.
Kejadian tersebut berlangsung dalam laga di Stamford Bridge yang
berlangsung akhir pekan kemarin. Sosok Torres menjadi pusat
perhatian di pertandingan melawan mantan klub-nya ini.
Tensi panas itu memuncak di menit ke-36. Sebuah benda terlihat
meluncur ke lapangan dari arah tempat duduk suporter tamu,
dalam situasi sepak pojok untuk Chelsea. Benda tersebut
mengarah ke El Nino.
Benda tersebut kemudian diambil oleh gelandang Chelsea Michael
Essien dan diserahkan kepada wasit Andrew Marriner.
Situasi ini membuat kedua klub terancam tindakan dari FA. "Kami
sangat memberikan perhatian untuk insiden tersebut dan kami
menanti konfirmasi dari laporan wasit," demikian juru bicara
Chelsea seperti dikutip dari The Sun.
Di waktu lalu, Chelsea pernah terkena hukuman 30 ribu
poundsterling usai pemain The Blues Mateja Kezman terkena
lemparan dari suporter West Ham.
Dua tahun silam, Didier Drogba dikenai sanksi larangan bermain
tiga pertandingan usai melemparkan balik koin yang dilempar oleh
suporter Burnley.

Sikut Torres, Agger Dipuji Liverpudlian


Zika Zakiya | Senin, 7 Februari 2011, 15:47 WIB
VIVAnews - Dendam kesumat kepindahan Fernando Torres dari
Liverpool ke Chelsea terasa kental di laga pertemuan kedua tim,
Minggu 6 Februari 2011. Torres yang masuk sebagai starter,
menjadi 'sasaran' mantan rekan-rekan setimnya di Liverpool.
Salah satunya adalah Daniel Agger, bek Liverpool yang bertugas
menghalau Torres selama pertandingan. Di menit ke 25 babak
pertama, tangan kanan Agger menyikut hidung Torres hingga
terjatuh.
Tak ada reaksi berlebih dari Torres atas perlakuan Agger. Dia hanya
tertelungkup sambil memegangi hidungnya lalu kembali bangkit
dan bermain. Malah manajer Chelsea, Carlo Ancelotti, yang protes
atas perlakukan Agger pada wasit.
Namun, tak ada ganjaran yang dijatuhkan pada Agger. Pemain
yang berasal dari Denmark ini malah mendapat pujian dari para
Liverpudlian -suporter The Reds- setelah video insiden itu tersebar.
"Surely you walk alone this time," ujar Herowono, salah satu fans
Liverpool di situs jejaring sosial Facebook.
Ini merupakan sindirian dan tagline The Reds selama ini,'You'll
never walk alone'. Tapi bedanya kali ini, Torres diibaratkan berjalan
sendiri tanpa bantuan siapa pun.

"Thanks Agger, for doing the thing all of us wants to do. [Terima
kasih Agger untuk melakukan sesuatu yang ingin kami lakukan],"
kata Prihatmono menimpali aksi Agger itu.
Di laga itu sendiri Torres tidak berperan vital dan cuma
menghasilkan satu ancaman ke jala mantan klubnya. Torres cs
akhirnya harus menyerah 0-1 di Stamford Bridge setelah Liverpool
berhasil menyarangkan gol kemenangan lewat Raul Meireles di
menit 69.

Dalglish Ejek Debut Gagal Torres


Selasa, 08/02/2011 09:06 WIB
Dalglish Ejek Debut Gagal Torres
Meylan Fredy Ismawan : Sepakbola
detikcom -
Liverpool, Debut tak
sukses Fernando
Torres bersama
Chelsea mendapatkan
cibiran dari Kenny
Dalglish. Manajer
Liverpool itu juga
membela fans The
Reds yang
mengolok-olok
Torres di sepanjang
laga.
Torres tak berdaya
menghadapi kawalan
Martin Skrtel, Daniel
Agger, dan Jamie
Carragher dalam laga
yang berakhir 0-1
untuk kemenangan
Liverpool, Minggu
(6/2/2011). Penyerang timnas Spanyol itu pun ditarik keluar di
babak kedua.
Dalglish ternyata tak tahan juga untuk 'menertawakan' performa
buruk mantan anak buahnya.
"Saya tak berpikir satu pun penyerang mereka (Chelsea) senang
dengan penampilan mereka," cetus Dalglish di The Sun.
"Kiper kami tak terlalu banyak bekerja karena para pemain di
depannya bertahan dengan brilian."
Saat Torres diganti, fans Liverpool berteriak 'Kamu seharusnya
tinggal bersama sebuah klub besar' kepada pemain 26 tahun itu.
Terkait aksi ini, Dalglish memberi pembelaan.
"Suporter kami berhak untuk mengungkapkan pendapat mereka
dan tahu di mana kebohongan loyalitas pemain. Mereka harus
menunjukkan rasa hormat kepada klub ini," tegas manajer 59
tahun ini.
"Orang-orang yang paling penting adalah orang-orang yang
masih di Liverpool dan mereka akan selalu di sana. Apa pun yang
orang lain ingin lakukan dengan hidup mereka, itu pilihan mereka."
"Personel lawan tak penting buat saya. Jika Carlo Ancelotti bermain
di lini depan Chelsea, saya tetap menginginkan tiga poin,"
selorohnya.

Senin, 07 Februari 2011

Carra: Liverpool Fokus Tiga Angka, Bukan Torres


Senin, 07/02/2011 02:19 WIB
Carra: Liverpool Fokus Tiga Angka, Bukan Torres
Doni Wahyudi : Sepakbola
detikcom - London,
Fernando Torres menambah bumbu yang memanasakan laga Chelsea vs
Liverpool di Stamford
Bridge. Kalau
kemudian The Reds
bisa menjinakkan The
Blues dan El Nino, itu
karena mereka fokus
pada kemenangan.
Demikian diungkapkan palang pintu senior Liverpool, Jamie
Carragher usai pertandingan. Meski media ramai memberitakan
soal laga pertama Torres menghadapi mantan rekannya di The
Kop, skuad Liverpool tak ambil pusing dengan hal tersebut.

"Pemain datang dan pergi. Kami pernah menghadapi Robbie
Fowler saat dia memperkuat Leeds United. Itu bukan sesuatu yang
mudah," seru Carra di situs resmi klubnya.
Torres menjadi headline di media-media Inggris menyusul
kepindahannya dari Liverpool ke Chelsea di awal pekan lalu. Itu
terus berlanjut karena El Nino kemudian dipastikan menjalani debut
menghadapi Liverpool.
Namun tak ada akhir indah didapat Torres di laga pertamanya
dalam seragam biru. Chelsea justru kalah 0-1 melalui gol yang
dibuat Raul Meireles.
"Anda tahu Fernando adalah salah satu striker terbaik dunia dan
saya yakin dia akan membuktikan itu bersama Chelsea. Tapi dia
tidak bersama kami sekarang. Kami harus fokus pada diri sendiri
dan pekerjaan kami sendiri," tuntas bek 33 tahun itu.

Sabtu, 05 Februari 2011

Carragher Syukuri Kepergian Torres

Jumat, 04/02/2011 18:45 WIB
Carragher Syukuri Kepergian Torres
Okdwitya Karina Sari : Sepakbola
detikcom -
Liverpool, Jamie
Carragher meyakini
Fernando Torres
memang berniat
pergi sejak musim
panas lalu. Maka bek
veteran Liverpool itu
pun menilai
hengkangnya Torres
akan berdampak
bagus buat klub.
Torres resmi menjadi milik Chelsea setelah Liverpool setuju
menjualnya seharga 50 juta pounds. Hal ini sontak melukai
Liverpudlian yang sudah kadung menganggapnya sebagai salah
satu ikon di Anfield.
Rumor yang mengaitkan Torres dengan Chelsea bukanlah hal
yang baru lagi. Seperti diketahui, The Blues telah lama mengincar
bintang sepakbola asal Spanyol itu.
"Aku pikir ini sudah terlihat sejak musim panas lalu, kami selalu
merasa di suatu saat atau mungkin akhir musim ini, hal ini akan
terjadi," ujar Carra --sapaan Carragher-- kepada radio talkSport
yang dikutip Sport.co.uk
Carra menilai Torres pada akhirnya jadi cuma main setengah hati
untuk Liverpool. Walhasil kepindahannya itu justru bagus buat
klub. Apalagi kini 'Si Merah' sudah mendapatkan dua striker yang
tak kalah tajam dengan Torres; Luis Suarez dan Andy Carroll.
"Aku pikir ini mungkin akan bagus kalau Fernando pergi, jika dia
memang tidak 100 persen ingin berada di sini atau dia ingin pergi
pada musim panas depan. Dan ini akan baik buat semua orang."
"Kami sudah mendapat dua pemain muda yang lapar yang harus
membuktikan banyak hal buat Liverpool dalam masa mendatang
dan semoga keduanya akan tetap di sini sampai dekade
selanjutnya," pungkas Carra.

Jumat, 04 Februari 2011

Jumat, 04/02/2011 10:25 WIB Liga Inggris Pekan Ini Sosok Torres Panaskan Duel 'Biru' vs 'Merah'


Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom - Jakarta,
Liga Primer Inggris
pekan ini akan
mengetengahkan
duel sengit antara
Chelsea kontra
Liverpool. Sementara
itu, pimpinan
klasemen Manchester
United punya peluang
besar mengokohkan
posisi.
Stamford Bridge, Minggu (6/2/2011), akan menjadi medan
pertarungan antara tuan rumah Chelsea dengan Liverpool. Besar
kemungkinan di laga inilah Fernando Torres akan melakukan
debut untuk 'Si Biru', dengan menghadapi 'Si Merah' yang bekas
timnya sendiri.
Kepindahan Torres yang terjadi pada hari terakhir penutupan bursa
transfer musim dingin sudah menyisakan rasa tidak enak di kubu
Liverpool, karena si pemain pernah sangat diidolakan. Sejumlah
fans bahkan membakar kaus Torres sebagai bentuk kekecewaan.
Inilah yang menjadi bumbu tambahan dalam duel kedua klub
raksasa Inggris tersebut.
Liverpool sendiri tengah berusaha untuk bangkit dari keterpurukan
musim ini. Tiga kemenangan beruntun pun sudah mereka
catatkan. Namun, tentu saja ujian terbesar akan segera Liverpool
hadapi: menghadapi Chelsea yang diperkuat mantan pemainnya.
"Kami hanya akan bermain menghadapi setiap pemain yang
mereka turunkan ke lapangan," tegas Manajer Liverpool Kenny
Dalglish di Reuters, tanpa rasa gentar.
Chelsea kini berada di posisi empat dengan 44 poin, sedangkan
Liverpool menghuni posisi tujuh dengan poin 35 dan satu partai
lebih banyak, 25 partai. Kali terakhir kedua tim berhadapan di
Stamford Bridge pada partai Liga Primer, 4 Oktober 2009 lalu, tuan
rumah menang 2-0.
Di Molineux Stadium markas Wolverhampton Wanderers, tuan
rumah akan kedatangan Manchester United yang tengah berada
dalam optimisme tinggi. 'Setan Merah' kian pede setelah penyerang
andalan yang selama ini belum tokcer, Wayne Rooney, mulai
menunjukkan kebangkitan. Ia menyumbang sepasang gol dalam
kemenangan 3-1 atas Aston Villa tengah pekan ini.
Menilik posisi kedua tim di papan klasemen --MU berada di puncak
sedangkan Wolves jadi juru kunci-- tiga poin niscaya tidak sukar
digapai tim tamu yang tengah memimpin klasemen dengan
keunggulan lima poin dari pengejar terdekatnya, Arsenal.
Sementara itu, Arsenal akan melawat ke markas Newcastle United
di St James' Park. Tuan rumah akan menjalani laga pertamanya
setelah melepas sang penyerang andalan, Andy Carroll, yang
dilepas ke Liverpool.
Pada pertemuan pertama musim ini, Arsenal menyerah 0-1 dari
Newcastle di Emirates, berkat gol tunggal Carroll. Tanpa kehadiran
si penyerang gondrong di kubu Toon Army, The Gunners
memiliki peluang besar melakukan revans seraya memetik tiga
angka.