Tampilkan postingan dengan label rafael benitez. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rafael benitez. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 April 2012

Benitez: Liverpool Pelit Beli Pemain


VIVAbola - Pelatih asal Spanyol, Rafael Benitez, mengkritik manajemen Liverpool yang tidak mendukungnya dalam pembelian pemain ketika masih melatih di Anfield.

Benitez, yang mengantarkan Liverpool juara Liga Champions pada 2005, meninggalkan Liverpool pada 2010 setelah hanya mampu mengantarkan The Reds menduduki peringkat ketujuh Premier League.

Benitez menilai dirinya bisa lebih lama melatih Liverpool andai manajemen klub memenuhi keinginannya dalam pembelian pemain. Pada 2008, permintaan Benitez untuk membeli Daniel Alves dari Sevilla ditolak Liverpool. Alves kemudian hengkang ke Barcelona.

"Daniel Alves adalah pilihan utama kami di sisi kanan saat itu. Masalahnya adalah saat itu kami hanya punya uang untuk membeli seorang striker atau winger/fullback," ujar Benitez kepada Sports Illustrated.

"Kemudian kami membeli striker, dan striker itu adalah (Dirk) Kuyt, yang secara jujur memberikan kontribusi luar biasa untuk klub," sambung Benitez.

Setahun kemudian, Benitez juga tidak mendapat dukungan dari Liverpool untuk membeli striker Fiorentina, Stevan Jovetic, pada 2009. Benitez menegaskan saat itu The Reds tidak punya uang.

"Jovetic adalah target kami, tapi kami tidak punya uang. Rencana saya adalah memainkan dua di antara (Javier) Mascherano, Lucas Leiva, (Steven) Gerrard, (Alberto) Aquilani, untuk tampil di tengah dengan Jovetic di depannya. Tapi, kami tidak punya uang," papar Benitez.

Setelah meninggalkan Liverpool, Benitez kemudian hengkang ke Inter Milan sebagai pengganti Jose Mourinho. Di Giuseppe Meazza, Benitez hanya bertahan satu musim. (hp).
• VIVAbola

Jumat, 30 Maret 2012

Benitez Sibak Kans Tangani Liverpool Lagi


Kris Fathoni W - detikSport
Manchester - Sedang mencari pekerjaan melatih klub Inggris, Rafael Benitez tidak menutup kemungkinan kembali menangani Liverpool. Bahkan jika posisi manajer di Liverpool baru lowong 10 tahun lagi, Benitez siap mengisinya jika ia memang sedang menganggur.

Benitez sudah tak lagi menangani klub selama sekitar 15 bulan, setelah ia berpisah dengan Inter Milan. Ia kini mengisyaratkan ingin kembali melatih, meski klub Inggris jadi prioritas utamanya.

Seiring dengan pernyataan tersebut, Benitez pun ditanyakan mengenai kemungkinan balik ke Liverpool yang ia besut pada periode 2004-2010 lalu.

Pria Spanyol yang mengantar Liverpool menjuarai Liga Champions 2004-05, Piala FA 2005-06, dan Piala Super Eropa tahun 2005 itu kemudian mengaku masik tertarik balik ke Liverpool, kendati tahu ia belum bisa melakukannya saat ini karena ada Kenny Dalglish.

"Tak perlu buru-buru dan jika Kenny pensiun dalam kurun waktu 10 tahun dan saya lowong, saya akan sangat senang," kata Benitez dalam acara SoccerEx yang dikutip Click Liverpool.

"Tidak sekarang karena mereka memiliki seorang manajer yang didukung penuh oleh para pemilik," lanjutnya.

Semenjak ditingal Benitez, Liverpool belum bisa memperlihatkan kilaunya lagi. Posisi Dalglish saat ini bahkan mulai diusik meskipun bulan lalu baru mengantar Anfield Gang menjuarai Piaa Liga Inggris.




( krs / mfi )

Jumat, 14 Oktober 2011

Rafa Benitez: United Sukses KarenaUang



Bola.net - Mantan pelatih Liverpool, Rafa
Benitez, melontarkan komentar pedas pada
Manchester United jelang pertandingan
bigmatch antara mantan timnya dengan juara
bertahan Premier League itu di Anfield, Sabtu
(15/10).
Menurut Benitez, sukses Manchester United
dalam beberapa tahun terakhir bukan semata
ditentukan oleh Sir Alex Ferguson, tetapi juga
karena uang.
Bukan kali ini saja Benitez dan Ferguson terlibat
perang komentar, bahkan ketika Benitez tak lagi
melatih Liverpool pun keduanya masih sering adu
psy war.
"(Sukses United) bukan (karena Sir Alex), tapi
menurut saya itu karena uang yang mereka
belanjakan untuk beli pemain," kata Benitez
kepada BBC Radio Merseyside.
"Bila anda menganalisa sejarah transfer mereka,
lihatlah Rooney, atau contoh lain Ferdinand, ia
mengeluarkan 30 juta pound untuk bek muda,"
"Setiap tahun mereka berjalan dengan baik, itu
bukan hanya karena interview saat konferensi
pers, tapi juga karena mereka punya uang,"
"Jujur, saya tak suka ketika media mengatakan
sesuatu tentang psy war karena saya (saat masih
melatih Liverpool) hanya fokus pada tim saya,
dan strategi yang kami lakukan untuk
menghadapi mereka," (bbc/zul)