Tampilkan postingan dengan label Jelang Lawan MU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jelang Lawan MU. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 September 2012

Perbandingan Prestasi Liverpool Kontra United

Jelang Laga Liverpool vs Manchester United

Wisnu Nova Wistowo
Jumat, 21/09/2012 17:29:44 WIB   |   Read : 661


Liverpool dan Manchester United merupakan dua klub Premier League dengan prestasi terbanyak sepanjang sejarah sepak bola di Inggris. Apabila digabungkan ada 119 trofi yang dikoleksi kedua klub tersebut.
Manchester United hanya unggul satu trofi baik secara keseluruhan maupun trofi di ajang paling bergengsi di tanah Inggris. Liverpool merupakan klub yang paling berjaya dalam dua dekade pada awal 70-an hingga akhir 80-an. Sementara United merupakan penguasa dua dekade berikutnya, yakni sejak awal 1990-an hingga saat ini.
The Reds langsung mencatatkan sebagai klub dengan trofi Premier League terbanyak sejumlah 18 piala, namun prestasi mereka terhenti pada musim 1989/90. Setelah itu, Setan Merah yang baru mengoleksi tujuh trofi mulai berjaya dan sanggup menambah 12 gelar Premier League dalam jangka waktu 19 tahun sejak kembali menjadi yang terbaik di Inggris pada musim 1992/93. Sehingga pada musim 2010/11 United menjadi klub pertama yang berhasil melewati perolehan trofi Liverpool di Premier League dengan 19 trofi.
Sementara itu secara keseluruhan memiliki 59 piala dengan rincian 18 dari Premier League, 7 Piala FA, 8 Piala Liga, 5 Liga Champion, 3 Piala UEFA, 15 Community Shield, dan 3 Piala Super Eropa. United lebih banyak satu piala yang berjumlah 60 dari 19 Premier League, 11 Piala FA, 4 Piala Liga, 3 Liga Champion, 1 Piala Winners, 19 Community Shield, 1 Piala Super Eropa, 1 Piala Intercontinental, dan 1 Piala Dunia Klub.

Liverpool dan United Bersatu Peringati Tragedi Hillsborough

19-09-2012 21:00

 | Steven Gerrard

Liverpool dan United Bersatu Peringati Tragedi Hillsborough
Gerrard akan pimpin peringatan tragedi Hillsborough. © AFP

Bola.net - Tragedi Hilssborough masih sangat membekas di ingatan setiap pendukung Liverpool. Bukan saja karena mereka kehilangan puluhan rekan sesama Liverpudlian dalam tragedi itu, tapi mereka juga dijadikan kambing hitam oleh pihak berwenang.

Sebanyak 96 fans Liverpool tewas karena berdesakan di tribun Lepping Lane End stadion Hillsborough. Tanggal 15 April 1989 akan selalu dikenang sebagai salah satu hari paling kelam dalam sejarah The Reds.

Nama pendukung Liverpool dibersihkan oleh penyelidikan independen. Hasil penyelidikan itu mengungkapkan bahwa yang paling bersalah dalam tragedi itu adalah pihak keamanan. Perdana Menteri Inggris dan FA sudah mengucapkan permintaan maaf segera setelah hasil penyelidikan itu diungkapkan ke publik.

Hal itu memang menggembirakan, namun juga bukan sesuatu yang patut dirayakan bagi Liverpool. Mereka berencana melakukan penghormatan kepada para korban tragedi sebelum laga melawan Manchester United di Anfield akhir pekan nanti.

Dua kapten kesebelasan, Steven Gerrard dan Nemanja Vidic, rencananya akan melepas 96 balon berwarna merah. Liverpool dan United rencananya akan berdiri berdampingan untuk mengenang korban Hillsborough. (exp/hsw)

Menanti Jabat Tangan Suarez-Evra di Anfield

21-09-2012 14:55

Menanti Jabat Tangan Suarez-Evra di Anfield
Evra dan Suarez saat laga di Old Trafford. © AFP

Bola.net - Luis Suarez dan Patrice Evra diyakini akan kembali berjabat tangan, saat dua tim dari masing-masing pemain, Liverpool dan Manchester United bertemu akhir pekan ini di Anfield.

Kedua pemain diketahui memiliki sejarah pertikaian terkait ucapan Suarez kepada Evra, yang dianggap berbau rasial, dan mengakibatkan Il Pistolero mendapat sanksi larangan bertanding di delapan laga.

Pertikaian kembali terulang ketika Suarez terlepas dari hukuman, di mana ketika pertandingan di Old Trafford ia disinyalir tidak mau berjabat tangan dengan Evra sebelum pertandingan.

Namun keyakinan mengenai membaiknya hubungan kedua pemain mulai mencuat, ketika pelatih United, Alex Ferguson secara terbuka mengaku akan mendukung Liverpool dari segi apa pun, perihal terkuaknya dokumen fakta tragedi Hillsborough.

Laga Minggu malam nanti akan menjadi laga pertama Liverpool di Anfield, pasca dirilisnya dokumen tersebut. Rencananya, sebelum pertandingan akan diadakan semacam upacara untuk mengenang korban Hillsborough, dengan melepaskan 96 balon yang akan dilakukan secara simbolis oleh kedua kapten tim, Steven Gerrard dan Nemanja Vidic. (mtr/atg)

Anfield Angker untuk 'Setan Merah'


Kris Fathoni W - detikSport
Kamis, 20/09/2012 14:27 WIB

FOTO:
Jakarta - Akhir pekan ini Anfield akan mengetengahkan pertandingan sengit saat tuan rumah Liverpool menjamu Manchester United. Untuk laga ini 'Si Merah' juga akan bermodal tuah Anfield yang sedang tak bersahabat untuk MU.

Liverpool, yang baru mencatat dua hasil imbang dan dua kekalahan di Liga Primer Inggris dan duduk di posisi 17 klasemen sementara, akan kembali berusaha meraih kemenangan pertamanya, Minggu (23/9/2012).

Meski Liverpool tampil di kandang, laga ini takkan berjalan gampang untuk tuan rumah karena yang dihadapi adalah rival beratnya sekaligus penghuni posisi dua klasemen, MU, yang sedang dalam tren positif menyusul empat kemenangan beruntun--tiga di liga dan satu di Liga Champions.

Yang menarik, Liverpool tercatat belum pernah kalah dari MU dalam beberapa laga terakhir di Anfield--dari lima laga The Reds tercatat menang 4 kali dan seri 1 kali.

Berikut data dan fakta dari kedua kubu untuk laga itu seperti dikutip Eurosport.

- Nemanja Vidic selalu dapat kartu merah dalam dua penampilan terakhirnya di Anfield. Tiga dari empat kartu merahnya di Liga Primer ia dapat saat melawan Liverpool.

- Dari lima terakhir saat menjamu MU di seluruh kompetisi, Liverpool belum pernah kalah dengan empat laga di antaranya pun sukses dimenangi.

- Dari dua penampilan terakhirnya di Anfield dalam laga Liga Primer, Javier Hernandez selalu mampu bikin gol.

- Robin van Persie mencetak dua gol untuk Arsenal dalam kemenangan 2-1 atas Liverpool di Anfield musim lalu. Van Persie total sudah mengemas empat gol dari lima pertandingan terakhirnya lawan Liverpool.

- Dalam sejarah Liga Primer Inggris, cuma partai Liverpool vs Everton (20) yang menghasilkan kartu merah lebih banyak dibandingkan laga Liverpool vs Man Utd (13).

- Liverpool baru bisa memenangi dua dari 11 laga Liga Primernya di Anfield pada tahun 2012 (2 kali menang, 4 kali imbang, 5 kali kalah).

- Jika telah bikin gol lebih dulu, MU belum pernah lagi kalah di sebuah laga tandang Liga Primer sejak ditundukkan Liverpool 1-3 pada Maret 2011.

- Liverpool mencatatkan akurasi tembakan paling buruk dibandingkan dengan tim lain di Liga Primer; cuma 27 persen mengenai sasaran.




( krs / a2s )

Minggu, 06 Maret 2011

Jelang Lawan MU, Suarez Tenang

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Striker
Liverpool, Luis Suarez, mengaku tenang
menjelang bigmatch melawan Manchester
United, Minggu (6/3/2011). Menurutnya, ia
sudah sering menghadapi laga besar seperti
ini di Belanda dan juga Uruguay. Malah ia
sudah menantikan pertandingan besar yang
melibatkan dua tim penuh sejarah tersebut.
"Aku banyak bermain di laga derbi di Belanda, Uruguay, dan
untuk tim nasional melawan Argentina dan Brasil. Jadi, aku
tenang saja. Aku siap bermain untuk laga derbi. Ini adalah kelas
permainan yang ingin Anda mainkan. Sebuah derbi antara dua
tim besar yang ingin pergi untuk tempat di Eropa. Itulah
sebabnya aku datang ke sini," jelasnya dalam situs resmi klub.
Suarez menegaskan, dirinya sudah mendapat gambaran
bagaimana panasnya tensi pertandingan dari rekan senegeranya,
Diego Forlan. Forlan memang sempat merasakan sengitnya
persaingan MU dengan Liverpool saat pernah membela "Red
Devils" dari tahun 2002 hingga tahun 2004.
"Diego mengatakan kepadaku bahwa ini pertandingan paling
penting tahun ini untuk mereka. Aku tahu ini pertandingan yang
ingin dimenangkan oleh kedua tim," jelasnya.
Meski berambisi mencetak gol, Suarez mengaku lebih fokus
membantu Liverpool meraih tiga poin dalam laga ini.
"Untuk mencetak gol dalam pertandingan seperti ini dan
membantu tim menang adalah mimpi seorang pemain. Tapi,
tujuanku adalah, tim tetap mendapatkan poin," kata pemain yang
didatangkan dari Ajax Amsterdam ini.
Penulis: Wirawan Kusuma Editor: Hery Prasetyo