Tampilkan postingan dengan label Luis Suarez. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Luis Suarez. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Juli 2014

Pernyataan Luis Suarez

Luis Suarez pada hari ini memberikan pernyataan resmi kepada klub terkait transfernya.
“Dengan berat hati saya harus meninggalkan Liverpool untuk kehidupan baru saya dan tantangan baru di Spanyol. Baik saya maupun keluarga saya telah jatuh cinta pada klub dan kota ini.
“Tapi lebih dari itu, saya jatuh cinta dengan fans yang luar biasa. Kalian telah mendukung saya dan kami, sebagai
keluarga, tidak akan pernah melupakannya. Kami akan selalu menjadi pendukung Liverpool.
“Saya harap kalian bisa memahami mengapa saya membuat keputusan ini.
Klub ini telah melakukan segalanya untuk membuat saya tetap bertahan, tapi
bermain dan tinggal di Spanyol, dimana keluarga istri saya tinggal, adalah suatu mimpi besar dan ambisi. Saya yakin sekarang adalah saat yang tepat.
“Semoga sukses untuk Brendan Rodgers dan tim di masa akan datang. Klub telah berada di tangan-tangan yang hebat dan saya yakin akan lebih sukses lagi di musim depan.
“Saya sangat bangga pernah menjadi bagian dalam kebangkitan Liverpool menuju tingkat elit di Premier League dan juga kembali ke Liga Champions.
“Sekali lagi terima kasih atas momen-momen dan kenangan yang hebat. You’ll never walk alone.”

Jumat, 16 Mei 2014

Suarez Tepis Soal Rumor Bakal ke Barca atau Madrid

Mohammad Resha Pratama - detiksport

Barcelona - Masa depan Luis Suarez
terus saja dispekulasikan dan kali ini
ia disebut akan pindah ke Real
Madrid atau Barcelona musim depan.
Sudah bosan mendengarnya, Suarez
pun memilih tak mengacuhkan rumor
tersebut.
Musim panas lalu memang Suarez
kencang diisukan akan pindah
karena kasus gigitan kepada
Branislav Ivanovic dan juga Liverpool
yang dinilai tak mumpuni untuk
bersaing di papan atas.
Namun, seiring musim lalu berjalan
akhirnya Liverpool membuktikan
bahwa mereka adalah tim yang tepat
untuk Suarez. Selain lolos ke Liga
Champions, Liverpool juga
menempatkan Suarez sebagai
topskorer Liga Inggris, serta meraih
predikat pemain terbaik versi jurnalis,
pemain, dan Barclays sebagai
sponsor resmi kompetisi.
Bahkan di pertengahan musim lalu
klub asal Merseyside itu memberikan
kontrak baru berdurasi 4,5 tahun
untuk penyerang asal Uruguay. Tapi
tetap saja spekulasi soal masa depan
Suarez belum juga berhenti.
Dua raksasa La Liga Barca dan
Madrid disebut-sebut masih
meminati dirinya. Soal hal ini, Suarez
tegas membantah.
"Saya tidak ingin menjawab itu. Saya
selalu coba menghindari isu-isu di
media," ujar Suarez seperti dikutip
Sky Sports.
"Saya tahu apa yang mau dan apa
yang agen saya katakan adalah baik-
baik untuk saya, tapi saya tidak ingin
berkomentar atas isu itu,"
sambungnya.
"Saya tidak meneken kontrak
apapun dengan klausa yang
menyebutkan tim tertentu," demikian
dia.

Kamis, 08 Mei 2014

Luis Suarez Sapu Bersih Tiga Penghargaan Liverpool

Kamis, 8 Mei 2014 08:10 WIB

TRIBUNNEWS.COM - Luis suarez
benar-benar menguasai LIverpool.
Kemarin ia menyebut tiga
penghargaan sekaligus dari klubnya.
Striker Timnas Uruguay ini terpilih
sebagai Pemain Terbaik Liverpool ,
Pemain Pilihan Suporter, dan meraih
penghargaan gol terbaik musim ini.
Gol yan terpilih adalah gol yang
dicetak ke gawang Norwich City dari
jarak jauh.
Sebelumnya Suarez dinobatkan
sebagai pemain terbaik Liga Inggris
oleh asosiasi pemain profesional
(PFA) dan asosiasi penulis sepak bola
(FWA).
"Luis Suarez menyapu bersih semua
penghargaan klub musim ini dan kami
sangat beruntung punya pemain
dengan bakat kelas dunia. Ia
menjadi bagian dari sukses tim ini,"
kata kapten Reds Steven Gerrard.
Musim ini Suarez mencetak 31 gol
dan menjadi kandidat terkuat peraih
sepatu emas. Ia mengantar
Liverpool setidaknya finis di
peringkat kedua musim ini.
"Bukan berarti saya mengabaikan
pemain lain, tapi Suarez adalah
pemain paling berbakat untuk klub
dan negaranya. Banyak pemain hebat
tapi Suarez adalah pemain yang
berbeda. Saya tidak perlu
menjelaskan bagaimana berbakatnya
dia, karena Anda sudah melihatnya
sendiri," imbuh Gerrard.
Liverpool musim ini hanya
menargetkan masuk posisi empat
besar. Namun dalam perjalanannya
Liverpool mampu mempuncaki
klasemen Liga Inggris. Bahkan
ketika masih menyisakan satu
pertandingan, Reds masih punya
peluang menjadi juara, meski tidak
sebesar Manchrster city.

Minggu, 27 April 2014

Suarez Resmi Raih Penghargaan Pemain Terbaik BPL?

27-04-2014 12:16

Bola.net - Bomber Liverpool , Luis Suarez, sudah
resmi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Premier
League versi PFA alias PFA Player of the Year untuk
musim ini. Hal tersebut diungkapkan oleh kolumnis
Sunday People, Steve Bates.
Dalam tulisannya tersebut, Bates mengatakan bahwa
kendati Suarez sudah dinobatkan menjadi pemain
terbaik musim ini, namun masih belum ada
pengumuman resmi dari pihak-pihak yang terkait.
Bates juga mengungkapkan bahwa seluruh penggawa
skuat Liverpool bakal hadir pada acara malam
penghargaan tersebut yang akan dilangsungkan di
London, pada Minggu malam nanti.
Semua penggawa Liverpool tersebut, beserta
pasangannya masing-masing, bakal langsung
bertolak menuju London dengan menggunakan
pesawat pribadi usai melakoni laga kontra Chelsea di
Anfield.
Suarez sebelumnya masuk dalam nominasi pemain
terbaik musim ini bersama Steven Gerrard, Daniel
Sturridge, Adam Lallana, Eden Hazard , dan Yaya
Toure. Musim ini, ia tampil trengginas bersama
Liverpool dengan mencetak 30 gol dari 30 laga, plus
menyumbangkan 12 assist. (mrr/dim)

Rabu, 09 Oktober 2013

Liverpool Ingin Lolos ke Liga Champions Bersama asuarez

Liverpool sangat menghormati keinginan Luis
Suarez untuk tampil di ajang Liga Champions. Akan
tetapi, The Reds ingin Suarez memenuhi keinginan
tersebut bersama mereka, bukan klub lain.
Pada musim panas lalu, Suarez secara terang-terangan
menyatakan ingin hengkang dari Anfield. Ada banyak
faktor yang mendorong munculnya keinginan tersebut,
salah satunya adalah hasrat Suarez untuk tampil di Liga
Champions.
Arsenal yang melihat peluang untuk membajak Suarez
lantas mengajukan tawaran kepada Liverpool. Tapi,
Liverpool langsung menolaknya dan ngotot
mempertahankan penyerang asal Uruguay itu.
Suarez pada akhirnya tetap bertahan di Liverpool. Dia
memutuskan untuk tetap tinggal dan mengurungkan
niatnya untuk pergi dari klub yang sudah dia bela sejak
awal 2011 itu.
"Ada ketertarikan kepada dia dari berbagai klub pada
musim panas, tapi penting bagi kami untuk mencoba
mempertahankannya," tutur chairman Liverpool, Tom
Werner, kepada Daily Mirror.
"Dia adalah salah satu pemain terhebat di dunia dan kami
merasa bahwa kami akan menjadi klub yang lebih kuat
bersamanya daripada tanpa dia," tambahnya.
"Itu bukan berarti saya tidak menghargai hasrat besarnya
untuk bermain di Liga Champions. Namun, akan sangat
menyenangkan kalau pada Mei tahun depan kami lolos ke
Liga Champions dengan finis empat besar dan dia
menjadi bagian dari itu," jelas Werner.
"Keinginan kami adalah untuk mempertahankannya.
Keinginan kami adalah untuk membangun sebuah klub
pemenang dan dia menjadi bagian integral dari itu. Yang
lalu biarlah berlalu dan secara pribadi saya sangat
menyayanginya," katanya.

Kamis, 02 Mei 2013

Suarez Selalu Dicereweti Istri untuk Jaga Sikap

Kris Fathoni W - detikSport
Kamis, 02/05/2013 18:05 WIB
Getty Images/Alex Livesey
Liverpool - Luis Suarez rupanya punya istri yang rajin menasihati agar ia selalu bertindak sepatutnya. Suarez pun mengaku senantiasa berusaha menuruti nasihat itu agar tak mengecewakan istri tercinta.

Suarez, yang bermain untuk Liverpool, sudah mendapatkan skors selama 10 pertandingan menyusul tindakannya menggigit lengan bek Chelsea Branislav Ivanovic. Sebelum itu ia juga sempat menjalani masa hukuman panjang akibat kasus rasialisme terkait dengan bek Manchester United Patrice Evra.

Dikenal kontroversial, Suarez sebenarnya punya istri yang juga telaten memberitahunya agar fokus ke permainan sepakbolanya dan tidak usah membuat masalah, baik dengan ofisial maupun pemain lawan.

"Istriku selalu membuat pengamatan-pengamatan seperti, 'Kamu terlalu banyak berdebat dengan wasit dan pemain bertahan; kamu tidak terlihat bersemangat; sekalian saja kamu tak usah ada di lapangan'," kata Suarez seperti dikutip Sky Sports.

"Aku beranjak, memikirkannya, dan menyadari ia benar. Ia bilang orang terkadang harus mengambil jarak dan berpikir, itulah yang aku lakukan di luar lapangan meskipun aku biasanya rileks dan santai."

"Memiliki istri yang tekun menyaksikan pertandingan itu bagus. Ia mengenalku lebih baik dari siapapun dan aku ingin pengamatannya membantuku bermain lebih baik dan menjadi orang yang lebih baik," paparnya.

Istri Suarez, Sofia, ternyata sebelum ini juga sudah acapkali memberi nasihat, sebagaimana pengakuan si pesepakbola Uruguay dalam wawancara dengan The Sunday Times, yang dipublikasikan pada hari Minggu pagi atau sebelum insiden dengan Ivanovic.

"Ia adalah pengkritik terbesarku, ia selalu datang dan menyaksikan pertandinganku," katanya ketika itu.

"Ia menegurku, apa yang aku aku lakukan, kenapa aku berdebat dengan wasit. 'Yang kamu lakukan hari ini cuma datang dan meneriaki orang-orang, kenapa kamu tidak berkonsentrasi main sepakbola saja?'"

"Jika aku tidak menurutinya, mereka (Sofia dan putri mereka, Delfina) tidak lagi mau menyaksikanku bermain. Inilah yang diperhatikan istriku dan juga oleh semua orang lain, jadi itu sudah membuatku berpikir," tutur Suarez saat itu.


(krs/mrp)

Rabu, 01 Mei 2013

'Terkadang Suarez Punya Mental Kekanak-Kanakan'


01-05-2013 11:55

 | Luis Suarez

'Terkadang Suarez Punya Mental Kekanak-Kanakan'
Luis Suarez, dianggap memiliki mentalitas anak-anak. © AFP

Bola.net - Direktur olahraga FC Groningen, Henk Veldmate menilai bahwa sosok striker Liverpool, Luis Suarez terkadang memang mempunyai mentalitas seperti anak kecil

Veldmate merupakan orang yang bertanggung jawab, atas dimulainya karier Suarez di sepakbola Eropa. Ia merekrut Il Pistolero dan membawanya ke Belanda pada 2006, usai menyaksikannya tampil membela Uruguay.

Komentar tersebut diutarakannya, menyusul kasus gigitan Suarez kepada Branislav Ivanovic, yang ternyata tak membuat Veldmate terkejut. Menurutnya, segala kontroversi Suarez berasal dari sang pemain sendiri.

"Suarez tumbuh sebagai personal, namun dalam hal kesukaannya pada sepakbola, ia terkadang mempunyai mentalitas seperti anak kecil,"

"Itulah caranya menikmati permainan. Untuk melakukan yang terbaik bagi keluarga anda. Ini adalah sebuah jalan hidup, dan sebuah cara untuk bertahan hidup." (sun/atg)

Dalglish Kecam Perlakuan FA Pada Suarez

Dalglish Kecam Perlakuan FA Pada Suarez
Suarez harus menerima hukuman larangan bertanding di 10 laga. © AFP

Bola.net - Eks manajer Liverpool, Kenny Dalglish mengecam tindakan Football Association (FA), terkait sanksi larangan bertanding 10 laga kepada Luis Suarez.

Il Pistolero dikenai hukuman oleh federasi sepakbola Inggris, usai menggigit lengan bek Chelsea, Branislav Ivanovic. Akibatnya, striker yang dibeli Dalglish dari Ajax Amsterdam itu bakal absen membela The Reds hingga Oktober.

Terkait hukuman tersebut, Dalglish menilai bahwa dasar penilaian yang dilakukan FA sedikit tidak adil. Ia bahkan menilai mereka perlu mengadakan perbaikan, serta komisi regulasi dinilainya harus lebih independen.

"Intinya adalah bahwa struktur sebuah prosedur kedisiplinan FA seperti ini pada dasarnya tidaklah adil. Mereka berkedok alasan apakah wasit melihatnya atau tidak dan menghukumnya atau tidak," kecam King Kenny.

"FA membutuhkan reformasi secara luas sejak lama. Kebutuhan ini kian mendesak. Komisi regulasi ini harus lebih independen daripada sekedar namanya." (dm/atg)

Lucas Leiva: Kami Semua Berharap Suarez Bertahan di Liverpool

Kris Fathoni W - detikSport
Selasa, 30/04/2013 18:05 WIB
Getty Images
Liverpool - Lucas Leiva berharap besarnya dukungan dari rekan-rekannya di Liverpool dan juga dari Liverpudlians akan membuat Luis Suarez tetap berseragam 'Si Merah' musim depan.

Suarez sedang menjalani skors 10 laga setelah menggigit lengan bek Chelsea Branislav Ivanovic. Setelah kejadian itu, kata Lucas yang berkawan cukup dekat dengan Suarez, penyerang asal Uruguay ity bertekad jadi pemain dan orang yang lebih baik usai menjalani hukuman nanti.

"Aku sudah bersama-sama Luis nyaris setiap harinya sejak kejadian itu. Ia kini baik-baik saja. Ia tahu ia harus absen di sejumlah pertandingan, tapi ia akan kembali lebih tangguh lagi," katanya di Liverpool Echo.

"Ia akan berusaha untuk kembali sebagai pesepakbola yang lebih baik jika memungkinkan dan juga menjadi orang yang lebih baik."

"Kami harap ia kini bisa rileks dan kembali mengerjakan apa yang ia pikir bisa dibenahi. Sebagai pemain, kami semua ada di belakangnya. Ia adalah pemain penting buat klub ini dan ia juga seseorang yang harus kami bantu," imbuhnya memaparkan.

Masa depan Suarez sendiri sedang jadi spekulasi. Meski tak pernah membahas mengenai hal tersebut dengan Suarez, Lucas amat berharap ia bakal bertahan.

"Aku belum membahas masa depannya dengan dirinya. Kami tidak bicara mengenai hal itu karena itu adalah urusan pribadi."

"Aku tak bisa bilang apa yang ia pikirkan tapi ia masih punya kontrak dan aku pikir semua pemain di sini sudah amat menantikan musim depan."

"Fakta bahwa suporter sering menyanyikan namanya di St James' Park (di laga lalu) menunjukkan betapa mereka mencintai Luis. Sudah pasti ia juga cinta klub ini. Kami semua berharap ia masih akan jadi pemain Liverpool musim depan," lugasnya.




(krs/nds)

Jumat, 26 April 2013

Suarez Diklaim Pertimbangkan Masa Depannya di Liverpool

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Kamis, 25/04/2013 11:12 WIB
Andrew Cowie/AFP/Getty Images
Liverpool - Skorsing 10 pertandingan membuat bomber Liverpool, Luis Suarez terpukul. Penyerang internasional Uruguay itupun kencang dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk hengkang dari Premier League.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Suarez dijatuhi hukuman berat itu setelah terbukti bersalah menggigit lengan bek Chelsea, Branislav Ivanovic dalam pertandingan yang berakhir 2-2 di Anfield akhir pekan lalu.

Atas insiden ini, pesepakbola berusia 26 tahun itu sudah meminta maaf kepada Ivanovic dan mendapat sanksi berupa denda dari klubnya. Namun rupanya, hal itu tetap tidak dapat menghindarkan Suarez dari sanksi berat dari FA.

Dengan skorsing ini, Suarez tidak akan tampil di empat laga sisa Liverpool musim ini dan tidak akan kembali sampai September nanti. Ia masih akan menjalani skorsing enam laga tambahan jika hengkang ke luar negeri seperti yang terjadi pada Joey Barton ketika pindah ke Marseille saat menjalani skorsing 12 pertandingan di QPR.

Menurut Guardian, Suarez kini tengah mempertimbangkan mengenai masa depannya bersama Liverpool. Pihak klub memang berkali-kali mengatakan tidak berniat menjual mantan pemain Ajax Amsterdam ini.

Akan tetapi, Liverpool diyakini khawatir setelah hukuman larangan bertanding ini, Suarez akan merasa dirinya diperlakukan dengan kejam oleh otoritas sepakbola Inggris sehingga mulai membuka tawaran dari tim-tim Eropa lainnya.

Hukuman Suarez ini memicu kritik terhadap FA sendiri karena tidak konsisten. FA tidak menjatuhi hukuman serupa terhadap Jermaine Defoe karena menggigit Javier Mascherano pada 2006 dengan alasan Defoe sudah mendapat kartu kuning di laga tersebut.

Skorsing ini juga lebih lama dari skorsing kasus rasisme Suarez terhadap Patrice Evra dan mendapat perlakuan berbeda dari FA dari John Terry yang terjerat kasus serupa.

Dan apabila Suarez akhirnya meninggalkan Liverpool sejumlah klub top Eropa siap menampungnya. Juara Italia, Juventus dipercaya masih tertarik kepada Suarez sejak musim lalu sedangkan Bayern Munich juga tak kalah kencang dikabarkan berminat mendapatkan permain begigi kelinci itu.

Adapula Atletico Madrid membidik Suarez untuk mengisi posisi Radamel Falcao yang belakangan ini santer disebutkan akan pergi di musim panas.

(rin/cas)

Liverpool & Suarez Kecewa dengan Keputusan FA

Kris Fathoni W - detikSport
Rabu, 24/04/2013 21:49 WIB
AFP/Andrew Yates
Liverpool - Pihak klub Liverpool mengomentari keputusan dari Federasi sepakbola Inggris (FA) terhadap kasus yang melibatkan Luis Suarez. 'Si Merah' dan pemainnya itu disebut terkejut dan kecewa.

"Baik klub maupun pemain terkejut dan kecewa dengan beratnya keputusan Komisi Regulator Independen pada hari ini," kata Managing Director Liverpool Ian Ayre di situs resmi klub itu.

"Kami akan menunggu alasan tertulisnya keesokan hari, sebelum membuat komentar lebih lanjut," imbuh Ayre.

Seperti diberitakan sebelumnya, FA menjatuhkan hukuman larangan bertanding sebanyak 10 pertandingan untuk Suarez, setelah penyerang asal Uruguay tersebut kedapatan menggigit bek Chelsea Branislav Ivanovic dalam laga Liverpool kontra Chelsea akhir pekan lalu.

Kejadian itu lolos dari pengamatan wasit Kevin Friend dan Suarez lolos dari hukuman di atas lapangan. Namun, rekaman kamera televisi menjadi landasan yang cukup kuat bagi FA untuk bertindak.

Sebelum mengeluarkan keputusannya, FA mendakwa Suarez atas tindak kekerasan. Suarez memilih menerima dakwaan tersebut, kendati juga menyangkal klaim FA bahwa hukuman standar berupa hukuman larangan bertanding tiga laga tidak cukup untuk pelanggaran itu.

Menyusul jatuhnya vonis dari FA, Suarez kini memiliki waktu sampai hari Jumat (26/4/2013) untuk melakukan banding.




(krs/roz)

Luis Suarez Diskors 10 Laga

Rossi Finza Noor - detikSport
Rabu, 24/04/2013 21:25 WIB
AFP/Andrew Yates
London - Federasi sepakbola Inggris (FA) akhirnya menjatuhkan hukuman terhadap Luis Suarez. Penyerang Liverpool itu dijatuhi skors 10 pertandingan, yang artinya musimnya sudah selesai.

"Luis Suarez diskors 10 pertandingan setelah Komisi Regulator Independen menyatakan bersalah atas tindak kekerasan hari ini," demikian pernyataan yang ditulis di situs resmi FA.

"Tiga orang yang berada dalam Komisi Regulator Independen menegaskan pernyataan FA bahwa skors tiga pertandingan tidak cukup dan sang pemain akan mendapatkan tambahan skors tujuh pertandingan, sebagai tambahan dari skors standar tiga pertandingan."

"Hukuman tersebut berlaku secepatnya," lanjut pernyataan itu.

Suarez jadi sorotan dalam laga Liverpool kontra Chelsea di Anfield, Minggu (21/4/2013) malam WIB. Penyerang berkebangsaan Uruguay itu memang mencetak satu gol dan satu assist, tapi aksinya menggigit tangan Ivanovic membuatnya banjir kecaman.

Kejadian itu lolos dari pengamatan wasit Kevin Friend dan Suarez lolos dari hukuman di lapangan. Namun, rekaman kamera televisi menjadi landasan yang cukup kuat bagi FA untuk bertindak.

FA mendakwa Suarez telah melakukan tindakan kekerasan. Mereka pun memberi waktu kepada Suarez untuk menanggapi dakwaan tersebut dan ternyata Suarez memilih untuk menerimanya.

"Luis Suarez telah menerima dakwaan tindakan kekerasan menyusul insiden dengan pemain Chelsea Branislav Ivanovic dalam laga hari Minggu di Anfield," demikian keterangan di situs resmi FA.

"Namun, Suarez menyangkal klaim FA bahwa hukuman standar berupa skorsing tiga laga tidak cukup untuk pelanggaran ini."


(roz/krs)

Luis Suarez: Assist, Handball, Gigit, Bikin Gol


Rossi Finza Noor - detikSport
Liverpool FC via Getty Images/John Powell
Liverpool - Luis Suarez bisa jadi layak dilabeli sebagai "man of the match" dalam laga Liverpool vs Chelsea. Bukan hanya karena menyelamatkan Liverpool dari kekalahan, tetapi juga membuat cerita lainnya.

Mari dimulai dengan catatan Suarez pada laga tersebut. Secara kasat mata, penyerang asal Uruguay itu membuat satu assist dan satu gol, sama seperti rekan setimnya, Daniel Sturridge.

Kebetulan, assist Suarez tercipta untuk gol Sturridge dan begitu juga sebaliknya.

Seperti dilansir oleh Soccernet, Suarez juga tampil apik. Dia melepaskan enam attempts sepanjang pertandingan, di mana lima di antaranya tepat sasaran. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di antara pemain-pemain lainnya.

Gol ke gawang Petr Cech itu juga mengakhiri puasa golnya. Sebelum ini, Suarez gagal mencetak gol dalam empat pertandingan di Premier League.

Selain cerita heroiknya untuk Liverpool eks pemain Ajax Amsterdam itu juga punya cerita lain yang tidak kalah unik. Beberapa saat sebelumnya, Suarez juga menyebabkan Chelsea mendapatkan tendangan penalti.

Handball Suarez membuat wasit langsung menunjuk titik putih dan penalti tersebut dikonversi dengan baik oleh Eden Hazard.

Cerita lainnya? Tidak lain dan tidak bukan ketika dia tertangkap kamera menggigit lengan Branislav Ivanovic. Insiden tersebut terjadi pada menit ketika Ivanovic tengah menjaganya dan karuan saja bek Chelsea itu berteriak karenanya.

Wasit tidak mengambil tindakan, tapi kabar yang beredar menyebutkan bahwa FA bisa jadi akan menyelidikinya. Jika terbukti bersalah, bukan tidak mungkin Suarez akan mendapatkan larangan bertanding.

Brendan Rodgers sendiri belum berkomentar banyak soal insiden itu. "Saya diberitahu insiden itu tapi saya tidak bisa berkata apapun lagi sampai saya melihat ulang sendiri. Kami akan me-review nanti," ungkap Rodgers di BBC.

Ini bukan pertama kalinya Suarez menggigit pemain lawan. Ketika masih membela Ajax, dia menggigit pundak Otman Bakkal. Akibatnya, dia dihukum tujuh pertandingan serta mendapatkan denda dari Ajax.


(roz/mfi)

Kamis, 25 April 2013

Suarez Kecewakan Chelsea dan Benitez


Review: Suarez Kecewakan Chelsea dan Benitez
Luis Suarez mencetak gol penyama kedudukan untuk Liverpool. © AFP

Bola.net - Luis Suarez menjadi aktor utama dalam bentrokan Liverpool kontra Chelsea yang berkesudahan imbang 2-2. Striker Liverpool itu tampil brilian sekaligus kontroversial.

Dalam lanjutan kompetisi Premier League 2012/13 di Anfield, Minggu (21/4), yang juga menandai kembalinya Rafael Benitez ke rumah lamanya, Chelsea dua kali unggul lewat Oscar dan penalti Eden Hazard. Namun, Liverpool membalas lewat gol pemain pengganti Daniel Sturridge dan aksi Suarez di penghujung laga.

Liverpool, yang tak pernah kalah dari Chelsea dalam lima bentrokan terakhir sebelum ini, sukses meneruskan catatan positif tersebut sekaligus mengumpulkan total 51 poin di peringkat tujuh klasemen sementara. The Blues gagal meraup poin penuh, tapi masih bertengger di tangga ke-4 dengan keunggulan satu poin atas Tottenham.

Perhatian utama mau tak mau tertuju pada Suarez. Striker Liverpool itu melakukan segalanya dalam laga ini. Dia merancang satu assist, menjadi penyebab penalti, menciptakan kontroversi dengan menggigit Branislav Ivanovic di babak kedua, dan menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.

Laga ini sendiri berjalan cukup sengit. Liverpool unggul penguasaan bola maupun jumlah tembakan, tapi Chelsea lebih efektif dalam memaksimalkan peluang.

Chelsea menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 lewat sundulan Oscar memanfaatkan corner Juan Mata pada menit 26.

Akan tetapi, keunggulan pasukan Benitez musnah pada menit 52 oleh mantan pemain mereka sendiri, yakni Sturridge, yang sukses menuntaskan assist Suarez hanya tujuh menit sejak masuk menggantikan Philippe Coutinho di awal babak kedua.

Suarez, yang tidak mencetak gol dalam empat penampilan terakhirnya, berniat mengakhiri kekeringan itu di laga ini. Namun, bukan gol yang dia dapat, melainkan justru menjadi penyebab penalti untuk timnya akibat handball di area terlarang pada menit 57. Hazard yang bertidak sebagai algojo berhasil menaklukkan Pepe Reina di bawah mistar.

Kesulitan menembus barisan pertahanan Chelsea yang dikawal David Luiz dan Ivanovic, Brendan Rodgers pun memasukkan Jonjo Shelvey untuk menggantikan Stewart Downing sepuluh menit jelang bubaran. Shelvey nyaris saja menyamakan kedudukan dengan tembakan pertamanya, tapi masih melebar di samping gawang Petr Cech.

Ketika laga memasuki menit terakhir injury time, Chelsea sepertinya bakal pulang dengan tiga angka. Namun, semua belum berakhir selama peluit panjang belum dibunyikan. Suarez membuktikannya. Striker Uruguay itu menyundul masuk crossing Sturridge, membatalkan kemenangan Chelsea, dan membuat Anfield bergemuruh dengan last action dalam laga tersebut.

Suarez sukses mengakhiri puasa golnya, meneruskan catatan manis Liverpool atas Chelsea, dan menandai kembalinya Benitez ke Anfield dengan kekecewaan.

Suarez kini mengoleksi 23 gol di puncak daftar top scorer sementara Premier League dengan keunggulan dua atas Robin van Persie dan lima atas Gareth Bale. Namun, gigitannya terhadap Ivanovic di babak kedua yang luput dari pengamatan wasit Kevin Friend sepertinya bakal berbuntut panjang.

Sementara itu, Fernando Torres terpaksa harus mencari gol liga pertamanya di tahun 2013 pada lain kesempatan.

Susunan pemain Liverpool: Reina, Johnson, Agger, Carragher (kuning 64'), Enrique; Lucas (kuning 54'), Gerrard, Henderson (kuning 29'); Downing (Shelvey 80'), Coutinho (Sturridge 46'), Suarez (kuning 56').
Cadangan: Jones, Skrtel, Coates, Shelvey, Coady, Assaidi, Sturridge.

Susunan pemain Chelsea: Cech, Azpilicueta (kuning 53'), Ivanovic, Luiz, Bertrand, Ramires, Mikel, Hazard (Benayoun 78'), Mata (Lampard 90'), Oscar (Moses 83'), Torres (kuning 37').
Cadangan: Turnbull, Ferreira, Terry, Lampard, Benayoun, Moses, Ba.

Statistik  Liverpool - Chelsea (via WhoScored)
Shots: 21 - 11
Shots on goal: 8 - 5
Penguasaan bola: 57% - 43%
Pelanggaran: 9 - 13
Corner: 8 - 5
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 5 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)

Sabtu, 17 November 2012

Betapa Liverpool Membutuhkan Suarez


Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Senin, 12/11/2012 13:05 WIB

FOTO:(Getty Images/Mike Hewitt)
Jakarta - Liverpool di musim ini masih sangat bergantung pada sosok Luis Suarez. Sumbangan gol serta assist-nya sangat berpengaruh pada posisi The Reds di klasemen saat ini.

Hingga Premier League berjalan 11 pekan, Liverpool masih tertahan di peringkat 13. Mereka baru mengumpulkan 12 poin hasil dari dua kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kali kalah.

Posisi Liverpool di klasemen itu tak lepas dari kontribusi Suarez. Selama 11 pekan, striker asal Uruguay itu sudah menyumbang delapan dari 14 gol Liverpool serta mencatatkan dua assist.

Ada fakta 'mengejutkan' dari catatan itu. Jika semua gol dan assist Suarez itu dihilangkan, maka Liverpool akan terbenam di dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan satu poin dari hasil imbang tanpa gol melawan Stoke City.

Brendan Rodgers memang tak punya banyak pilihan untuk mengisi lini depannya. Suarez memang satu-satunya penyerang senior yang tersisa di skuat Liverpool saat ini.

Fabio Borini yang didatangkan dari AS Roma di bursa transfer musim panas lalu sedang dibebat cedera dan harus absen selama tiga bulan, terhitung sejak bulan Oktober lalu. Sementara nama-nama lain yang tersisa seperti Dani Pacheco dan Ousama Assaidi dinilai masih terlalu hijau untuk tampil di Premier League.

Terlepas dari hal itu, Suarez memang membuktikan diri sebagai pemain yang penting bagi Liverpool. Tak hanya kerap mencetak gol, Suarez juga sering mengkreasikan peluang.

Dilansir EPL Index, sebelum laga melawan Chelsea akhir pekan lalu, Suarez sudah menciptakan 30 peluang atau 2,4 peluang setiap laga, dengan torehan dua assist. Itu berarti setiap 34 menit, Liverpool punya kemungkinan untuk mencetak gol hanya dari Suarez seorang.

Rodgers sadar betul jika timnya terlalu bergantung pada Suarez. Karena itu, dia berharap bisa mendatangkan tandem untuk Suarez di bursa transfer bulan Januari mendatang.

"Jika kami, mudah-mudahan, bisa mendapatkan satu atau dua pemain di Januari yang bisa membantu kami di daerah penyerangan maka kami bisa mengubah hasil-hasil imbang menjadi kemenangan," sahut Rodgers di situs resmi klub.

"Luis hanya butuh dukungan dari para pemain dengan naluri mencetak gol yang hebat," katanya menambahkan.



( nds / a2s )

Rabu, 14 November 2012

Cech: Suarez Bukan Tukang Diving

Cech: Suarez Bukan Tukang Diving

Aksi Suarez ketika mencetak gol ke gawang Petr Cech. © AFP

Bola.net - Kiper The Blues, Petr Cech mengatakan bahwa advanced-forward Liverpool, Luis Suarez bukan pemain licik yang suka diving.

Kerap menjatuhkan diri tiap berbenturan dengan pemain lain, Suarez dicap sebagai raja diving di Premier League pada musim lalu. Namun, hal ini tidak disepakati oleh kiper Timnas Republik Ceko tersebut.

Selain itu, Cech mengakui dirinya sangat takut ketika berhadapan one-on-one dengan Suarez. Baginya, pemain Timnas Uruguay tersebut sangat menakutkan di kotak penalti.

"Seharusnya kita memberi penghargaan kepada Suarez. Karena ketika kami berhadapan satu lawan satu, dia tidak pernah berusaha untuk menjatuhkan diri atau berbuat curang. Hal itulah yang membuat Suarez tampak menakutkan." ujar Petr Cech seperti dilansir The Sun.

"Kita semua tahu, begitu bahayanya Suarez ketika berada di kotak penalti, dia penyerang berbakat yang cerdas. Hal ini jarang dimiliki oleh pemain lain." tutup Cech.(sun/rdt)

Sabtu, 20 Oktober 2012

"Jangan Selalu Salahkan Suarez"



Rintani Mundari - Okezone
Jum'at, 12 Oktober 2012 12:55 wib
Luas Suarez. (Foto: Reuters)
Luas Suarez. (Foto: Reuters)
LIVERPOOL – Stigma tukang diving kian melekat kuat dalam diri Luis Suarez. Pemain internasional Uruguay itu kembali dihujani kritik tajam ketika gagal mengantar Liverpool mengamankan tiga poin atas Stoke City akhir pekan kemarin.

Pada pertandingan itu juga, Suarez dinilai terlalu banyak ‘menjatuhkan diri’. Mantan pemain Ajax Amsterdam itu pun mengakui bahwa hal tersebut terjadi apabila dirinya dalam keadaan cemas.

Berdasarkan hal itu, Managing Director Liverpool, Ian Ayre menilai bahwa Luis Suarez akan selalu dihantui reputasi buruknya. “Saya pikir reputasi itu akan terus menghantuinya,” kata Ayre, seperti dilansir Sky Sports, Jumat (12/10/2012).

“Saat ini apapun yang dilakukan Luis Suarez akan selalu menjadi sorotan. Namun, apabila Anda ingin memperlakukan pemain karena apa yang mereka lakukan di lapangan, maka Anda harus memperlakukan semua pemain dengan adil,” kata Ayre.

Penyerang 25 tahun itu memang merupakan sosok kontroversial dalam dunia sepakbola saat ini. Bukan hanya aksi diving-nya, Suarez juga pernah terlibat aksi rasisme terhadap bek Manchester United, Patrice Evra. Tampaknya sang pemain sadar akan ulahnya, baru-baru ini Suarez pun berjanji akan mengurangi hal-hal yang mengundang kontroversi.

“Saya tidak secara khusus mengatakan bahwa ada pihak-pihak yang mengincarnya, apa yang saya katakan saat ini apabila kelak terjadi perdebatan, entah media atau lainnya, maka semuanya harus adil dan tidak hanya Suarez yang selalu menjadi masalah,” lanjutnya.

“Tapi yang terpenting, semua ini tidak mempengaruhi penampilan Luis. Dia hanya terus tampil setiap pekan dan terus berjuang dan itulah yang kami butuhkan darinya,” tutupnya.
(fit)

Jumat, 19 Oktober 2012

Rodgers Akui Suarez Punya Tugas Berat Bersama The Reds



19-10-2012 12:45

 | Brendan Rodgers

Rodgers Akui Suarez Punya Tugas Berat Bersama The Reds
Luis Suarez, Liverpool. © AFP

Bola.net - Manajer LiverpoolBrendan Rodgers mengakui bahwa penyerang timnya, Luis Suarez memiliki tugas berat di Anfield bersamaThe Reds.

Hal itu dikarenakan saat ini Liverpool tengah mengalami krisis pemain di lini depan, menyusul cedera kaki yang dialami Fabio Borini memaksanya absen hingga tiga bulan ke depan.

Kendati begitu, Rodgers juga tampaknya tidak tertarik memulangkanAndy Carroll yang dipinjamkan ke West Ham, dengan hanya menyisakan nama Suarez di lini depan The Reds.

Menyikapi hal itu, Rodgers menjelaskan bahwa dirinya sudah berusaha untuk menyimpan tenaga Suarez. Akan tetapi sang pemain tampaknya lebih tertarik untuk selalu bermain.

"Saya telah mengistirahatkannya cukup lama setelah mengetahui skuad dan jadwal yang kami punya. Kami memiliki prioritas, tetapi seperti kebanyakan pesepak bola, mereka selalu ingin bermain di setiap pertandingan," ungkap Rodgers.

"Suarez tentu senang jika harus bermain tiga kali seminggu, tetapi saya ingin mencoba menjaganya karena masih ada banyak pertandingan mulai saat ini hingga Januari." (tfb/atg)

Jumat, 28 September 2012

Suarez: Kesalahan Adalah Bagian Dari Pertandingan

28-09-2012 20:15

 | Luis Suarez

Suarez: Kesalahan Adalah Bagian Dari Pertandingan
Luis Suarez. © AFP

Bola.net - Luis Suarez menyikapi segala kontroversi terkait keputusan wasit dengan cukup bijak. Ia menyatakan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari sebuah pertandingan.

Manajer Liverpool Brendan Rodgers memprotes beberapa keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya di sejumlah pertandingan. Bahkan, pelatih The Reds ini sampai menghubungi Mike Riley selaku kepala wasit profesional.

Akan tetapi, sebagai salah satu 'korban' keputusan wasit yang dinilai kurang sportif, Suarez malah tidak terlalu mempermasalahkan hal tersebut. Ia menganggap kesalahan semacam itu sangatlah wajar dilakukan oleh seorang pengadil di lapangan.

"Ada kalanya wasit bertindak benar dan di lain waktu ia bertindak salah, namun semua itu adalah bagian dan parsel dalam sebuah pertandingan," ucap pemain asal Uruguay tersebut.

Penyerang 25 tahun ini hanya berharap kejadian semacam itu tidak akan terulang lagi di pertandingan-pertandingan berikutnya. Terlebih lagi jika harus merugikan salah satu pihak. (set/bgn)

Minggu, 26 Agustus 2012

Suarez Hijrah ke Premier League Karena Tevez

Pemain Liverpool, Luis Suarez, hijrah ke Premier League karena penampilan Carlos Tevez. (Reuters/Phil Noble)
VIVAbola - Bintang Liverpool, Luis Suarez mengungkapkan alasannya hijrah ke Premier League karena Carlos Tevez. Pemain berusia 25 tahun itu ingin mengikuti kesuksesan Tevez yang telah bermain di Inggris sejak 2006.

"Saya menonton aksi Tevez ketika saya masih bermain di Belanda (Ajax). Saya melihat penampilannya sangat baik. Keberhasilannya adalah salah satu hal yang memotivasi saya untuk datang ke sini," ujarnya kepada The Sun.

Keyakinan Suarez berdasarkan latar belakang keduanya yang berasal dari Amerika Selatan. Suarez terlahir sebagai warga Uruguay dan Tevez berkebangsaan Argentina.

Selain itu, keduanya memiliki perawakan yang hampir sama yaitu gempal dan tidak terlalu tinggi. Suarez memiliki tinggi 181 sentimeter, sedangkan Tevez setinggi 173 sentimeter. Kondisi fisik ini dianggap tidak menjadi hambatan untuk menghadapi bek klub Premier League yang rata-rata bertubuh lebih tinggi dari keduanya.

"Saya berpikir jika Tevez bisa melakukannya dengan sangat baik, maka saya juga bisa melakukan. Karena saya memiliki perawakan fisik yang sama dengannya," ucap eks pemain Nacional ini.

Suarez hijrah ke Liverpool setelah meninggalkan Ajax pada 2011 lalu. Saat itu, The Reds harus menebus pemain yang berposisi sebagai striker ini dengan dana senilai £22,8 juta.

Sedangkan Tevez kali pertama merumput di Premier League bersama West Ham United pada musim 2006-07. Semusim kemudian dia hijrah ke Manchester United hingga 2009. Kini, pemain berjuluk Apache itu membela Manchester City.

Kini, Suarez dan Tevez akan saling berhadapan pada pekan kedua lanjutan Premier League. Liverpool akan menjamu ManCity di Anfield Stadium, 26 Agustus 2012.

• VIVAbola