Tampilkan postingan dengan label Gerrard. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gerrard. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Agustus 2015

Kaka Yakin Coutinho Bisa Gantikan Gerrard

Gelandang asal Brasil, Kaka, meyakini Philippe Coutinho bisa mengisi posisi yang ditinggalkan oleh
Steven Gerrard di Liverpool .
Coutinho dibeli oleh Liverpool dari Inter Milan pada tahun 2013 lalu. Sejak saat itu, secara perlahan performanya mengalami peningkatan. Ia pun kini bisa dikategorikan sebagai salah satu gelandang papan atas di pentas Premier League.
Skuat Liverpool sendiri saat ini sudah ditinggalkan oleh eks skipper mereka, Gerrard. Pemain lain seperti Jordan Henderson maupun James Milner dianggap bisa menggantikan ikon The Reds tersebut. Namun, Kaka juga menyebutkan bahwa Coutinho juga bisa mengisi peran gelandang yang kini membela LA Galaxy tersebut.
"Coutinho adalah pria yang rendah hati. Ia tak akan berbicara bahwa ia mampu menggantikan seorang legenda seperti Gerrard. Jujur saja, tak seorang pun yang akan bisa menggantikan dirinya. Namun setelah kepergian Gerrard, mereka (Liverpool) butuh seseorang untuk menggantikannya, dan ia (Coutinho) bisa melakukan itu," seru Kaka seperti dikutip The Mirror.
Coutinho sendiri saat ini memiliki kemampuan yang sangat identik dengan kemampuan Gerrard saat ia masih muda dahulu. Yakin, Cie mencetak gol dari tendangan-tendangan jarak jauh. (mir/dim)

Senin, 13 Juli 2015

Gerrard Doakan McAllister Sukses di Liverpool

Eks Kapten Liverpool , Steven Gerrard, mendoakan Gary McAllister agar bisa sukses bersama The Reds .
McAllister pernah memperkuat Liverpool pada tahun 2000 hingga tahun 2002 silam. Setelah lama berpisah dengan klub Merseyside tersebut, pria asal Skotlandia itu kembali ke Anfield. Ia kembali ke klub tersebut untuk membantu Brendan Rodgers melatih Jordan Henderson cs.
Gerrard sendiri pernah bermain bersama McAllister. Walau hanya bersama selama dua tahun, namun keduanya bisa bahu-membahu mempersembahkan lima trofi bagi Liverpool. Setelah mengetahui seniornya itu kembali ke Anfield untuk menjadi pelatih, Stevie G pun langsung mendoakan yang bersangkutan agar bisa sukses menjalani karirnya di Anfield.
Had a couple on this pic but could not of been in better company . Good luck to Gary Mc on his new role at LFC #topfella
A photo posted by Steven Gerrard (@stevengerrard) on Jul 10, 2015 at 6:24pm PDT
"Semoga sukses untuk Gary Mc dalam menjalani peran barunya di LFC." Ujar Gerrard dalam akun Instagramnya.
Selama membela Liverpool, McAllister sempat mempersembahkan gelar Piala FA, Piala Liga, Charity Shield, Piala UEFA dan Piala Super Eropa. (insta/dim)

Rabu, 24 Juni 2015

Pernah Ditangani Banyak Manajer, Gerrard Paling Terkesan dengan Benitez

Rossi Finza Noor - detiksport
Liverpool - Steven Gerrard pernah merasakan dilatih oleh banyak manajer di Liverpool. Mulai dari Gerard Houllier hingga Brendan Rodgers. Namun, satu manajer yang paling dikaguminya adalah Rafael Benitez.
Bagi Gerrard, Houllier adalah sosok spesial. Sebab, manajer asal Prancis itulah yang memberikannya kesempatan melakoni debut untuk Liverpool. Selain itu, Houllier jugalah yang memberikan berbagai saran untuk Gerrard demi mengembangkan permainannya.
"Dia seperti figur seorang ayah," ujar Gerrard mengenai Houllier dalam wawancaranya dengan BT Sports . "Dia selalu menjaga saya di dalam dan luar lapangan."
Setelah Houllier, Gerrard ditangani oleh Benitez. Pada awal kedatangannya, Benitez sempat memainkan Gerrard di luar posisi aslinya sebagai gelandang tengah. Selain itu, Benitez juga sempat memberitahu Gerrard bahwa dia terlalu banyak bermain menggunakan passion (hasrat), alih-alih otak.
Kendati Benitez mengritiknya, Gerrard tidak kehilangan respek. Malah, itu membuat Gerrard berusaha sebisa mungkin untuk menjadi pemain yang lebih baik di hadapan Benitez.
Ini, menurut Gerrard, membuat Benitez menjadi sosok spesial buatnya, terlepas dia juga punya hubungan baik dengan Roy Hodgson dan Rodgers.
"Saya sangat nyambung dengan Brendan Rodgers, dia bagus dalam hal menangani individu. Roy Hodgson juga. Tapi, Rafa membuat saya mengeluarkan kemampuan terbaik saya."
"Saya tidak yakin apa pendapatnya soal saya. Apakah dia menyukai saya? Apakah dia puas dengan permainan saya?"
"Jadi, di setiap sesi latihan dan di setiap pertadingan, saya benar-benar berusaha untuk membuatnya terkesan," kata Gerrard.
Benitez sendiri adalah sosok spesial untuk Liverpool. Bersama manajer asal Spanyol itulah The Reds sukses meraih gelar juara Liga Champions pada tahun 2005.
(roz/krs)

Ini Momen yang Mantapkan Keputusan Gerrard Pergi dari Liverpool

Novitasari Dewi Salusi - detiksport

Liverpool - Steven Gerrard bicara terbuka soal keputusannya meninggalkan Liverpool. Salah satu momen yang akhirnya benar-benar mendorongnya membuat keputusan tersebut adalah saat dicadangkan melawan Real Madrid.
Gerrard yang sejak awal karier profesionalnya merumput di Liverpool itu akhirnya memutuskan untuk hengkang. Setelah membela The Reds sejak 1998, Gerrard akan bermain untuk LA Galaxy mulai Juli 2015. Keputusan tersebut diumumkan Gerrard di bulan Januari 2015 lalu.
Dalam perbincangannya dengan Rio Ferdinand di acara ' Rio Meets Steven Gerrard ' di BT Sport , Gerrard mengungkapkan alasannya. Dia menyatakan bahwa pertandingan melawan Madrid di bulan November lalu menjadi titik balik.
Liverpool melawat ke Santiago Bernabeu di lanjutan fase grup Liga Champions. Tapi di laga tersebut, Gerrard tidak masuk ke dalam starting XI Liverpool. Gelandang berusia 35 tahun itu hanya menjadi pemain cadangan dan baru masuk di 20 menit terakhir pertandingan. Liverpool sendiri akhirnya kalah 0-1 di laga tersebut.
Situasi itulah yang disebut Gerrard telah membuatnya berpikir bahwa kariernya di Liverpool sudah habis. Oleh karena itu, Gerrard yang saat itu juga sudah mulai berpikir soal masa depannya kemudian merasa mantap untuk pergi.
"Ini adalah saat saya banyak berpikir soal apa selanjutnya untuk saya karena saya beberapa kali berbincang dengan Brendan, dia bilang 'Saya akan mulai mengatur pertandinganmu dan saya harus menjagamu dan saya ingin kamu bugar dan saya tidak ingin kamu bermain tiga pertandingan dalam sepekan karena kamu mungkin lelah' dan hal-hal seperti itu," ujar Gerrard.
"Tapi situasi ini sedikit unik karena ini adalah Real Madrid dan saya ingin bermain. Ketika saya diberi tahu saya tidak bermain untuk kebaikan tim dan skuat dan hubungan saya dengan Brendan, saya menerimanya."
"Tapi saya duduk di bangku cadangan dengan perasaan hancur karena saya ingin bermain, jadi itu adalah salah satu situasinya. Itu semacam mendorong saya untuk membuat keputusan untuk pindah dan mencoba sesuatu yang baru," katanya.
Bersama LA Galaxy, Gerrard menandatangani kontrak yang berdurasi 18 bulan.
(nds/raw)

Sabtu, 03 Januari 2015

Ini Janji Gerrard Sebelum Tinggalkan Liverpool

Liverpool dan Steven Gerrard putus hubungan di akhir musim nanti.
Sang pemain memilih tidak memperpanjangvkontraknya yang berakhir Juni 2015 mendatang.
Gerrard sendiri mengaku berat meninggalkan skuat The Anfield Gank. Namun ia tetap harus meninggalkan Liverpool karena ingin sesuatu yang baru dalam kariernya sebelum pensiun darivsepak bola.
"Keputusan ini dibuat agar saya bisa mengalamivsesuatu yang berbeda dalam karier dan hidupbsaya. Saya ingin berterima kasih pada semuabrekan tim dan seluruh staf atas bantuanbmereka. Di sini adalah tempat yang istimewa.
Harapan saya, semoga di masa depan nantibdapat kembali untuk melayani Liverpool lagi," ucapnya yang dilansir dari situs resmi Liverpool.
Sebelum berpisah, Gerrard ingin memberikan penampilan terbaiknya untuk The Reds. Iabberjanji bakal tampil habis-habisan di bawah asuhan Brendan Rodgers.
"Saya ingin memberikan segalanya hingga tendangan terakhir di akhir pertandingan musim ini. Saya akan berkomitmen dan memberikan semua yang saya miliki untuk membantu Liverpool meraih kemenangan," janjinya.

Jumat, 02 Januari 2015

Goodbye Steven Gerrard!

02-01-2015 08:26
Steven Gerrard (c) AFP
Bola.net - Kapten sekaligus ikon Liverpool , Steven Gerrard dipastikan tidak akan mengenakan jersey merah lagi musim depan.
Sang skipper telah menolak proposal perpanjangan kontrak yang diberikan oleh klub, yang artinya ia bakal meninggalkan Anfield musim depan.
Namun berbeda dengan Frank Lampard yang memilih bergabung dengan klub Premier League usai didepak oleh Chelsea , Gerrard memberi garansi kalau dirinya tidak akan bergabung ke klub Premier League manapun yang nantinya bisa membuat Stevie G berhadapan dengan klub yang sangat dicintainya, Liverpool.
Gerrard yang kini berusia 34 tahun memiliki karir yang cemerlang bersama The Reds. Ia total sudah melakoni 695 pertandingan dan mencetak 177 gol. Sang kapten bakal meninggalkan klub yang sudah dibantunya menjuarai Liga Champions, FA Cup, Piala Liga, UEFA Cup, UEFA Super Cup, dan Comunity Shield.
Dilansir oleh daily mail , Steven Gerrard diperkirakan bakal mengumumkan akhir 26 tahun kebersamaannya dengan Liverpool pada hari Jumat waktu setempat.
Goodbye Steven Gerrard! (dly/jrc)

Selasa, 04 November 2014

Jelang Madrid vs Liverpool Gerrard Mungkin Tak Dimainkan di Bernabeu

Kris Fathoni W - detiksport
Madrid - Ada kemungkinan Steven
Gerrard tidak bermain ketika Liverpool menghadapi Real Madrid di matchday 4 Liga Champions pada tengah pekan. Hal itu berkaitan erat dengan fakta bahwa setelah laga itu sudah ada Chelsea yang menanti di akhir pekan.
Liverpool, yang kini menempati
peringkat tiga klasemen Grup B Liga Champions, akan melawat ke markas Madrid di Santiago Bernabeu, Rabu (5/11/2014) dinihari WIB. Beberapa hari setelah itu, Sabtu (8/11), The Reds bakal kedatangan Chelsea di partai Premier League.
Memberi indikasi bahwa 'Si Merah' sedikit lebih memprioritaskan Premier League ketimbang Liga Champions, Manajer Liverpool Brendan Rodgers pun menyatakan bahwa ada kemungkinan dirinya bakal menyimpan Gerrard buat melawan Chelsea.
"Itu adalah sesuatu yang perlu saya pertimbangkan. Ia dan saya juga sudah membicarakannya," aku Rodgers di Liverpool Echo, ketika ditanya mengenai kemungkinan tersebut.
"Ada tiga partai besar--Newcastle, Madrid, dan kemudian Chelsea. Dalam kasus Steven, jika ia akan bermain pada hari Sabtu maka saya mesti melihat apa prioritas buat dirinya dan kami. Tapi tak diragukan prioritas kami adalah Premier League dan Liga Champions. Secara berurutan.
"Jika kami ingin berkembang, kami harus memastikan kami ada di empat besar (Premier League) tapi kami juga ingin lolos dari grup (Liga Champions) ini," tegas Rodgers.
Jika Gerrard memang akan ditepikan lawan Madrid maka Jordan Henderson akan mengapteni Liverpool dalam usaha menjaga asa lolos dari fase grup. Selain dirinya, Rodgers mungkin juga akan menurunkan Lazar Markovic dan Adam Lallana yang tak tampil lawan Newcastle lalu.
"Saya tak melihatnya sebagai sebuah pertaruhan. Saya melihat pekan ini dan partai-partai melawan tim seperti Real madrid sebagai sebuah kesempatan bagus buat skuat. Anda mesti memainkan mereka dan Anda menaruh kepercayaan pada mereka untuk tampil," ucapnya.
"Saya juga menghargai kenyataan bahwa untuk alasan tertentu mungkin kami punya pemain-pemain yang tidak bisa bermain di tiga pertandingan level atas dalam satu pekan. Saya harus turut mempertimbangkan itu untuk persiapan buat akhir pekan," papar Rodgers.

Henderson Berharap Gerrard Tak Tinggalkan Liverpool

Bola.net - Gelandang Liverpool,
Jordan Henderson , berharap Steven Gerrard akan terus bertahan di Anfield untuk bertahun-tahun lamanya.
Kapten The Reds itu belum lama
ini mengakui bahwa ia punya kemungkinan meninggalkan klub yang sudah ia bela semenjak kecil, di akhir musim nanti, andai tidak mendapat tawaran kontrak baru.
"Stevie adalah pemain yang amat penting untuk kami," tutur Henderson menurut laporan Sky Sports News.
"Ia adalah kapten kami, pemimpin kami, seorang panutan yang hebat untuk para pemain muda. Saya harap ia akan terus menjadi pemain yang besar untuk kami selama bertahun-tahun lamanya," pungkasnya.
Gerrard sudah bergabung dengan
Liverpool semenjak ia berusia
sembilan tahun. (sky/rer)

Pellegrini Akui Tertarik Datangkan Steven Gerrard

Bola.net - Pelatih Manchester City, Manuel Pellegrini mengakui bahwa dirinya tertarik untuk mendatangkan kapten Liverpool, Steven Gerrard andai yang bersangkutan memutuskan hengkang dari Anfield akhir musim ini.
Sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan Telegraph Sport, kapten Liverpool tersebut mengungkapkan bahwa dia belum melakukan pembicaraan kontrak baru dengan para petinggi The Reds. Gerrard pun menolak untuk pensiun setelah kontraknya berakhir musim ini.
Seakan ikut memanaskan situasi, Pellegrini mengaku bahwa dirinya akan sangat senang untuk mendatangkan Gerrard ke Etihad Stadium andai pemain 34 tahun itu tak menemui kesepakatan dengan pihak klub.
"Saya tak pernah menilai pemain dari usia mereka. Itu tergantung pada uang yang dibayarkan dan berapa tahun mereka bisa bermain," ujarnya.
"Seperti Frank Lampard, Steven Gerrard adalah pemain top dan dia dapat terus bermain di level tinggi untuk beberapa tahun lagi," tandasnya. (tlg/dzi)

Eks Liverpool Ini Yakin Gerrard Tolak City Dan Bertahan di Anfield

Bola.net - Mantan defender Liverpool Steve Nicol merasa sangat yakin bila Steven Gerrard bakal menolak tawaran Manchester City dan memilih memperpanjang kontraknya di Anfield.
Gerrard sampai saat ini tak kunjung disodori kontrak baru meski kontraknya akan berakhir pada akhir musim ini. Kapten The Reds itu mengakui bahwa dirinya bisa saja memilih opsi hengkang dengan status bebas transfer.
Selain itu manajer The Citizens
Manuel Pellegrini sudah menyatakan minatnya untuk menampung Gerrard di Etihad Stadium. Namun Nicol mengklaim bahwa pemain berusia 34 tahun itu akan tetap bertahan di Liverpool dan tidak semudah itu menerima tawaran dari City.
"Saya pikir Steven Gerrard sudah berada di rumahnya. Saya rasa dia tidak akan ke mana-mana. Saya pikir Liverpool akan memperpanjang kontraknya dan nantinya dia akan menjadi bagian staf klub," ucap Nicol kepada talkSPORT.
"Steven Gerrard tidak akan ke Manchester City ataupun klub lainnya, jelas bukan di Inggris, dan saya rasa dia tidak akan pergi ke luar Inggris juga. Hatinya berada di Liverpool dan dia akan bertahan." (ts/ada)

Rodgers Yakin Gerrard Bertahan

Bola.net - Brendan Rodgers percaya diri Steven Gerrard akan terus bertahan di Liverpool, meski kontrak sang gelandang akan berakhir di musim panas mendatang.
Pria yang tidak pernah membela
klub lain semenjak mencatat debut di tahun 1988 tersebut sempat mengindikasikan bahwa ia mungkin meninggalkan Anfield di akhir musim ini, mengingat ia masih belum berniat untuk pensiun.
"Saya sudah bertemu dengan agen Steven pekan lalu. Saya ingin ia ada di klub dan menjadi bagian dari semua yang coba ingin kami lakukan. Saya memberi tahu informasi tersebut pada manajemen dan saya yakin
mereka akan mengurus semuanya," tutur Rodgers pada
reporter.

Terungkap, Alasan Mandeknya Negosiasi Gerrard dengan Liverpool

4 Nov 2014 03:02
Liputan6.com, Liverpool - Masih
belum jelasnya masa depan Steven Gerrard di Anfield terungkap sudah.
Rupanya, pihak klub dan Gerrard
masih alot dalam negosiasi gaji
pemain berusia 34 tahun itu.
Dilansir Daily Star, pihak klub ternyata tak mau menggaji Gerrard sebesar 180 ribu pound atau Rp 3,4 miliar per pekan dalam kontrak barunya. Mereka hanya ingin menggaji kapten The Reds itu sebesar 90 ribu pound atau setengah dari gaji Gerrard sekarang.
Klub beralasan usia Gerrard yang
sudah tak produktif membuat mereka harus menurunkan gajinya. Bahkan pada tahun terakhir pada masa kontraknya nanti, klub hanya bersedia membayar Gerrard 60 ribu pound per pekan.
Hal itulah yang membuat negosiasi
kontrak kedua pihak mandek.
Kabarnya, Gerrard tak ingin gajinya dipotong hingga separuh pada kontrak barunya nanti.
Meski demikian bukan berarti klub
menyerah untuk mempertahankan
Gerrard. Mereka menyiapkan bonus bagi Gerrard agar mau bertahan. Selain itu Gerrard diberi tugas sebagai duta klub jika memutuskan gantung sepatu di akhir kontraknya nanti.

Jumat, 31 Oktober 2014

Musim Depan, Gerrard Tinggalkan Liverpool?

Luzman Rifqi Karami
Jum'at, 31 Oktober 2014,
VIVAbola - Kontrak Steven Gerrard
bersama Liverpool akan habis akhir musim ini. Hingga saat ini, belum ada pembicaraan mengenai kontrak baru. Ini membuka peluang Gerrard meninggalkan klub yang dibelanya sejak 1998-1999.
Gerrard sempat mengisyaratkan ingin mengikuti jejak Frank Lampard yang menandatangani kontrak dengan klub Major League Soccer (MLS). Jika Liverpool tidak menawari perpanjangan kontrak, bukan tak mungkin Gerrard akan hengkang.

"Saya khawatir mengenai musim ini, karena saya hanya dikontrak hingga Mei. Saat ini, saya ingin ada di sini hingga akhir musim dan ingin mewujudkannya. Saya pasti tak akan pensiun akhir musim ini. Saya masih ingin bermain di luar musim ini," ujar Gerrard pada Daily Mail.

"Kami akan menunggu dan melihat apakah saya akan bertahan di Liverpool atau pergi ke tempat lain. Itu akan menjadi keputusan Liverpool. Jika kontrak tak datang, maka saya akan melihat tawaran di luar," tegas pemain 34 tahun ini.

Liverpool merupakan satu-satunya
klub yang dibela Gerrard sejak
mengawali karier profesional pada
1998. Total, pemain asal Inggris ini
sudah tampil dalam 678 pertandingan dan mencetak 176 gol. (art)

Sabtu, 12 Juli 2014

Salam Perpisahan Gerrard untuk Suarez

Okdwitya Karina Sari - detiksport
Liverpool FC via Getty Images/John Powell
Liverpool - Setelah lebih dari tiga musim bahu membahu di Liverpool, Steven Gerrard dan Luis Suarez kini harus berpisah. Gerrard pun tak ketinggalan mengucap selamat tinggal kepada mantan rekan setimnya itu.
Hari ini, Jumat (11/7/2014), Suarez resmi menjadi pemain Barcelona. Liverpool telah mengumumkan penjualan striker Uruguay itu dengan tebusan yang kabarnya mencapai 75 juta poundsterling.
Terlepas dari sisi kontroversialnya, Suarez tentu menjadi kehilangan besar bagi 'The Reds' . Penyerang berusia 27 tahun itu selama ini menjadi ujung tombak Liverpool dan 31 golnya di musim lalu mengantar timnya kembali finis di empat besar sejak 2009.
Gerrard mengirim salam perpisahan
untuk Suarez yang dimuat dalam akun Instagram , yang disertai dengan
sebuah foto di mana keduanya sedang merayakan gol.
"Di hari emosional bagiku, aku ingin mengatakan betapa menyenangkannya bermain dengan seorang pemain dengan bakat luar biasa seperti Luis."
"Aku ingin berterima kasih kepada dia atas kontribusi luar biasa dia di atas lapangan selama menjadi pemain Liverpool dan mengharapkan segala yang terbaik bagi dia serta keluarganya untuk petualangan baru di Spanyol. #lfclegend."

Sabtu, 07 Juni 2014

Suarez: Gerrard Adalah Rekan Setim Terbaik Saya

06-06-2014 23:21
Gerrard dan Suarez. (c) afp
Bola.net - Luis Suarez melontarkan
pujian pada Steven Gerrard dengan
mengatakan bahwa di adalah pemain
terbaik yang pernah berada satu tim
dengannya.
Suarez dan Gerrard musim ini tampil apik
bagi Liverpool . Keduanya pun sukses
membawa The Reds menempati posisi
kedua klasemen Liga Inggris.
Ketika ditanya tentang siapakah pemain
terbaik yang pernah bermain dengannya,
Il Pistolero pun menunjuk Gerrard. "Ini
pertanyaan sulit. Saya memiliki banyak
rekan setim yang hebat yang merupakan
pemain-pemain bagus," ujarnya seperti
dilansir The Express.
"Sebagai seorang pemain, saat ini, saya
akan menjawab Gerrard karena
pengaruhnya pada karir saya. Tak hanya
sebagai seorang teman dalam hidup saya,
namun juga sebagai pemain di atas
lapangan, karena caranya berbicara pada
saya, karena dia selalu ada saat saya
mengalami masa-masa sulit. Dan saya
menghargai itu semua," beber bomber
asal Uruguay ini. (exp/dim)

Gerrard: Rodgers Pelatih Fenomenal!

06-06-2014 20:26
Bola.net - Skipper Liverpool, Steven Gerrard , memuji Brendan Rodgers sebagai sosok Manajer yang fenomenal.
Rodgers datang ke Liverpool pada tahun 2012 lalu. Ia menggantikan legenda The Reds, Kenny Dalglish. Di musim pertamanya di Anfield, pria asal Irlandia Utara itu masih tak bisa menunjukkan kehebatannya dalam memoles Gerrard cs.
Namun, semuanya berubah pada musim 2013-2014 ini. Liverpool dibawanya terbang tinggi dan nyaris meraih trofi Premier League untuk pertama kalinya sejak dua dekade lalu. Gerrard pun sangat mengapresiasi kinerja sang Manajer.
"Anda harus memberikan pujian yang sangat besar kepada sang Manajer," seru Gerrard pada situs PFA .
"Dia datang ke klub ini, seorang Manajer muda yang mengambil pekerjaan berat. Dan bisa mendapatkan hasil yang sukses diraihnya di waktu yang singkat sangatlah fenomenal," puji skipper berusia 34 tahun tersebut. (tsr/dim)

Selasa, 20 Mei 2014

Rodgers Minta Gerrard \'Lupakan\' Liverpool

19-05-2014 09:28

Bola.net - Manajer Liverpool, Brendan
Rodgers mengungkapkan keyakinan
bahwa sang skipper Steven Gerrard akan
segera bangkit dari keterpurukan. Musim
ini memang menjadi salah satu periode
paling menyakitkan bagi Gerrard
menyusul gagalnya The Reds meraih gelar juara yang sebenarnya sudah benar-benar di depan mata.
Yang lebih menyakitkan lagi adalah
kenyataan bahwa Gerrard menjadi salah
satu kambing hitam atas kegagalan
tersebut. Pemain 33 tahun ini melakukan
kesalahan fatal dalam laga krusial
melawan Chelsea yang berujung pada
kekalahan timnya.
Hasil buruk tersebut menjadi titik balik
bagi Liverpool di akhir musim dan
Manchester City mampu mengambil alih
kendali hingga keluar sebagai juara.
"Steven adalah pria yang penuh
semangat dan mencintai Liverpool.
Musim ini sangat berat untuk dia, namun
Steven menerima semua kritik yang
dialamatkan kepadanya dan bersiap
untuk menghadapi perebutan gelar lebih
baik lagi musim depan," ungkap pria asal
Irlandia Utara ini seperti dilansir Sky
Sports .
"Dia akan membawa kepercayaan diri
tersebut ke Piala Dunia. Saya sudah
mengatakan kepada para pemain agar
melupakan Liverpool saat sedang
bersama timnas. Pikirkan negara dan tim
yang bermain bersamamu saat itu."
Gerrard sendiri akan memegang peranan
krusial bagi Inggris di Piala Dunia 2014
mendatang. Ia merupakan gelandang
tengah utama sekaligus kapten bagi The
Three Lions. (sky/mri)

Jumat, 16 Mei 2014

Rodgers: Gerrard Mungkin Harus Pertimbangkan Masa Depannya di Timnas

Doni Wahyudi - detiksport
Getty Images
Dublin - Dengan usia yang terus
bertambah, Steven Gerrard harus
mulai menentukan prioritas antara
membela Inggris dan memenuhi
kewajiban sebagai kapten di
Liverpool. Setelah Piala Dunia,
Gerrard disarankan
mempertimbangkan masa depannya
di timnas.
Demikian diungkapkan Brendan
Rodgers. Karena Liverpool akan
berlaga di Liga Champions musim
depan, tuntutan agar sang kapten
selalu berada dalam kondisi fit akan
semakin besar. Dari situlah Rodgers
menilai kalau Gerrard mungkin harus
memikirkan opsi-opsi yang tersedia di
The Three Lions .
"Saya hanya berpikir dia perlu
menuntaskan beberapa hal setelah
Brasil (Piala Dunia 2014). Dia kaptan
yang brilian buat saya, pemimpin
yang hebat, sosok yang brilian. Dia
akan main di Liga Champions musim
depan sebagai salah satu playmaker
dalam turnamen itu," sahut Rodgers.
Gerrard akan berusia 34 di tahun
depan. Karena kontribusinya untuk
The Reds masih sangat besar -
tampil di 31 pertandingan musim ini -
Rodgers jelas berharap kondisi
kaptennya itu bakal selalu fit
sepanjang musim.
"Kondisinya luar biasa. Dia masih
bekerja dengan keras setiap harinya,
dia makan makanan yang tepat,
punya bobot yang ideal. Musim
depan akan ada tuntutan besar. Jika
dia datang pada saya, saya akan
memberinya masukan soal itu. Tapi
saya pikir keputusan itu ada di
tangannya sendiri."
"Dia punya pandangan yang pasti
soal sepakbola, dan apa yang dia
inginkan bersama Liverpool. Dia
menyukai bermain untuk Inggris. Dia
akan begitu dan penuh konsentrasi
pada Inggris (di Piala Dunia). Kita
lihat saja bagaimana setelahnya,"
tuntas Rodgers.
Bersama The Reds Gerrard masih
punya impian besar untuk meraih
titel Premier League . Tahun ini dia
sempat sangat dekat untuk bisa
mewujudkannya, namun kemudian
gagal di pekan-pekan terakhir.

Rabu, 14 Mei 2014

Liverpool Musim Ini: Garang di Depan, Loyo di Belakang

Mohammad Resha Pratama - detiksport
AFP/PAUL ELLIS
Liverpool -
Liverpool punya
lini serang yang
amat garang
musim ini.
Namun
berbanding 180
derajat dengan
lini belakang mereka yang sangat
rapuh, dan boleh jadi The Reds akan
mengutuki ini atas kegagalan mereka
jadi juara.
Cuma Manchester City dengan 102
gol yang mencetak lebih banyak dari
Liverpool musim ini yang membuat
101 gol di 38 pekan berjalan. Duet
penyerang mereka, Luis Suarez dan
Daniel Sturridge, juga jadi yang
tertajam dengan total 52 gol.
Suarez jadi topskorer Liga Inggris
dengan 31 gol - setelah melewatkan
lima pekan awal karena skorsing -.
Sementara sang kapten Steven
Gerrard jadi pemain dengan jumlah
assist terbanyak yakni 13 musim ini.
Liverpool musim ini jadi tim paling
tajam di babak pertama setelah
mereka bikin 59 gol di fase ini, lebih
banyak dari 14 klub Premier League
lainnya.
Punya dua striker tajam serta
gelandang yang produktif nyatanya
tak cukup mengantarkan Liverpool
menjadi juara, setelah mereka harus
mengakui keunggulan City di akhir
musim.
Meski punya lini depan yang sama-
sama oke, ternyata Liverpool masih
kalah tangguh di lini belakang
dibanding City. Jika City hanya
kebobolam 37, maka 'Si Merah'
harus rela melihat gawang Simon
Mignolet dibobol 50 kali, terburuk di
kompetisi kasta teratas sejak
1914-1915.
Rekor ini hanya lebih baik dari
Tottenham Hotspur (51), Stoke City
(52) dan Newcastle United (59) di
barisan 10 klasemen. Bahkan Crystal
Palace yang finis di posisi ke-11 pun
"hanya" kebobolan 48 gol.
Manajer Liverpool Brendan Rodgers
tahu bahwa masalah terbesar timnya
adalah di lini belakang dan ini yang
memang jadi PR berat untuknya
musim depan. Musim ini saja
Rodgers harus mengotak-atik
komposisi pemain di depan Mignolet
sampai lebih dari 10 kali.
Jika ada yang harus disalahkan atas
kegagalan Liverpool jadi juara, salah
satunya adalah bobroknya lini
belakang mereka sebagai salah satu
penghuni empat besar. Bahkan
jumlah clean sheet Mignolet pun tak
sampai 10 sepanjang musim ini.
Karena dari statistik selama 14
musim terakhir atau sejak pergantian
millenium (tahun 2000-an), minimal
tim juara tersebut harus punya
kekuatan seimbang di lini depan dan
belakang.
Paling jelek statistiknya adalah saat
MU jadi juara di musim 2011/2012 di
mana mereka jadi tim terproduktif
dengan 97 gol, tapi pertahanan
hanya ada di posisi kelima karena
kemasukan 45 gol (musim ini
Liverpool di posisi 8). Di 13 musim
lainnya, tim yang jadi juara sebagian
besar punya rekor masuk dan
kemasukan terbaik di liga.
Berikut catatan gol-kebobolan tim
juara Premier League sejak
1999/2000.
Manchester United 1999/2000: Gol:
97 (1), Kemasukan: 45 (5)
Manchester United 2000/2001: Gol:
79 (1), Kemasukan: 31(1)
Arsenal 2001/2002: Gol: 79 (1),
Kemasukan: 36(2)
Manchester United 2002/2003: Gol:
74 (2),Kemasukan: 34 (1)
Arsenal 2003/2004: Gol: 73 (1),
Kemasukan: 26 (1)
Chelsea 2004/2005: Gol: 72 (2),
Kemasukan: 15 (1)
Chelsea 2005/2006: Gol: 72 (1),
Kemasukan: 22(1)
MU 2006/2007: Gol: 83 (1),
Kemasukan: 27 (2)
MU 2007/2008: Gol: 80 (1),
Kemasukan: 22 (1)
MU 2008/2009: Gol:68 (2),
Kemasukan: 24 (1)
Chelsea 2009/2010: Gol: 103 (1),
Kemasukan: 32 (2)
MU 2010/2011: Gol: 78 (1),
Kemasukan: 37 (2)
Man City 2011/2012: Gol: 93 (1),
Kemasukan: 29 (1)
MU 2012/2013: Gol: 86 (1),
Kemasukan: 43 (4)
City 2013/2014: Gol: 102 (1),
Kemasukan 37 (2)
* () = peringkat dalam hal
produktivitas dan kebobolan.

Senin, 12 Mei 2014

Review: Atasi Newcastle, Liverpool Gagal Juara EPL

11-05-2014 23:01
Sturridge rayakan golnya ke gawang Krul.
(c) afp
Bola.net - Liverpool berhasil mengatasi
perlawanan alot Newcastle dan akhirnya
menang dengan skor 2-1 di Anfield,
Minggu (11/05).
Liverpool seperti biasa mendominasi
permainan. Namun Newcastle yang
bermain bertahan bisa memberikan
perlawanan cukup alot. Sempat
tertinggal melalui gol bunuh diri Martin
Skrtel , The Reds akhirnya bisa meraup
poin penuh melalui gol-gol Daniel Agger
dan Daniel Sturridge .
Liverpool langsung tancap gas di awal
laga untuk mencari gol cepat. Namun,
performa mereka justru kurang greget.
Mereka berulang kali gagal menembus
pertahanan Newcastle yang turun dengan
lima pemain bertahan sekaligus.
Lima menit laga berjalan, justru sang
tamu yang bisa mengancam gawang
Simon Mignolet melalui situasi sepak
pojok. Namun, sundulan Ameobi masih
tak menemui sasaran. Empat menit
kemudian, Gouffran mengancam gawang
The Reds, namun, usahanya masih tak
berhasil juga.
Di menit ke-18, Luis Suarez sempat
mencetak gol. Dia mengeksekusi
tendangan bebas dengan cepat setelah
dilanggar pemain The Magpies . Namun,
gol itu tidak disahkan wasit. Apesnya,
dua menit kemudian, justru Liverpool
yang kebobolan.
Gawang Mignolet bobol setelah Martin
Skrtel tak bisa menyapu umpan silang
Gouffran dengan sempurna dari sisi
kanan pertahanan The Reds . 0-1
Newcastle memimpin.
Liverpool tersentak dengan gol tersebut.
Mereka terus mengepung pertahanan
Newcastle. Namun, tak bisa
membuahkan hasil apa-apa. Bahkan,
mereka sempat terancam melalui skema
serangan balik skuat asuhan Alan Pardew
tersebut di menit ke-27. Untungnya,
Gouffran yang sudah berhadap-hadapan
dengan Mignolet tak bisa
memaksimalkan kesempatan emas
tersebut.
Skor tetap tak berubah hingga wasit
mengakhiri babak pertama. Newcastle
masih memimpin 0-1.
Di babak kedua, Liverpool terus
mengepung pertahanan Newcastle.
Namun, usaha mereka masih tak bisa
membuahkan hasil.
Baru setelah Coutinho masuk di menit
ke-59, keadaan mulai berubah. Hasilnya,
di menit ke-63, Liverpool bisa membobol
gawang Tim Krul. Ia berhasil
memaksimalkan umpan tendangan bebas
Steven Gerrard. Kedudukan imbang 1-1.
Dua menit berselang, skor kembali
berubah. Kali ini yang mencetak gol
adalah Sturridge. Prosesnya mirip dengan
gol Agger. Ia berhasil menerima umpan
tendangan bebas Gerrard di tiang jauh.
2-1 Liverpool memimpin.
Usai gol tersebut, Liverpool cukup
nyaman mengendalikan pertandingan.
Terutama setelah Shola Ameobi dikartu
merah di menit ke-66. Namun, mereka
tak bisa menambah keunggulannya.
Di menit ke 79, Agger nyaris mencetak
gol lagi. Ia berdiri cukup bebas
menyambut umpan crossing dari
rekannya. Sayangnya, tandukannya masih
melebar.
Keadaan makin tak menguntungkan bagi
Newcastle karena satu pemain mereka
mendapatkan kartu merah lagi. Pemain
tersebut adalah Paul Dummel. Ia
melakukan pelanggaran keras pada
Suarez di menit ke-87.
Hingga wasit mengakhiri laga di babak
kedua, tak ada lagi gol yang tercipta.
Liverpool menang dengan skor 2-1.
Dengan hasil tersebut, Liverpool tetap
berada di posisi kedua klasemen dengan
koleksi 84 poin. Mereka gagal juara
karena di saat yang bersamaan,
Manchester City menang 2-0 atas West
Ham. The Citizen mengoleksi dua angka
lebih banyak. Sementara itu, Newcastle
mengahiri musim ini di peringkat ke-10
dengan koleksi 49 poin.
Statistik Liverpool - Newcastle:
Penguasaan bola: 67% - 33%
Shot (on goal): 13 (5) - 8 (2)
Corner: 6 - 2
Pelanggaran: 8 - 16
Offside: 3 - 2
Kartu kuning: 1 - 5
Kartu merah: 0 - 2
Susunan Pemain:
Liverpool: Mignolet; Johnson, Skrtel,
Agger, Flanagan (Cissokho); Allen
(Coutinho), Gerrard, Henderson; Sterling;
Sturridge (Lucas), Suarez.
Cadangan: Jones, Toure, Aspas,
Coutinho, Sakho, Cissokho, Lucas.
Newcastle: Krul; Taylor (De Jong),
Williamson, Coloccini, Haidara; Debuchy,
Anita, Tiote (Dummet), Gouffran
(Ameobi); Sissoko; Shola Ameobi.
Cadangan: Elliot, Santon, Yanga-Mbiwa,
De Jong, Sammy Ameobi, Dummett,
Satka. (bola/dim)