Tampilkan postingan dengan label Daniel Sturridge. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daniel Sturridge. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 November 2014

Jelang Madrid vs Liverpool Tentang Sturridge dan Lini Depan The Reds yang Tak Impresif

Kris Fathoni W - detiksport
Getty Images/Laurence Griffiths
Jakarta - Daniel Sturridge masuk dalam rombongan Liverpool yang melawat ke markas Real Madrid kendatipun disebut belum bisa tampil. Kehadirannya dinyatakan sebagai tanda kekompakan, kendatipun boleh jadi ia juga diharapkan bisa tiba-tiba fit untuk menajamkan lini depan The Reds.
Liverpool akan menyambangi
Santiago Bernabeu pada tengah
pekan, Rabu (5/11/2014) dinihari WIB, untuk bertarung dengan tuan rumah Madrid di matchday 4 Liga Champions. 'Si Merah' sendiri saat ini masih menempati posisi tiga klasemen Grup B dengan 3 poin hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan, di mana mereka juga cuma bisa membuat dua gol saja dan sebaliknya kebobolan lima gol.
Menjelang lawatan ke markas Madrid, Sky Sports pun menyoroti buruknya catatan produktivitas Liverpool minus Sturridge yang masih menepi--dengan tolok ukur di kompetisi Premier League.
Disebutkan bahwa trio Mario Balotelli, Rickie Lambert, dan Fabio Borini yang bermain total 888 menit di Premier League tidak
menghasilkan satu gol pun dari 32 percobaan, dengan 16 tembakan yang tepat sasaran.

Here's a look at @LFC 's
striking options ahead of their trip to @realmadrid : http://t.co/mJodBbPomp #MNF pic.twitter.com/6CoRnrjBME
— Sky Sports MNF (@SkySportsMNF) November 3,
2014�
"Liverpool sudah kesulitan bikin gol musim ini setelah kehilangan Daniel Sturridge karena cedera, dan statistik tersebut memperlihatkan betapa buruknya performa pemain-pemain yang menggantikannya," tegas Metro.
Atas catatan tak impresif tersebut, plus ekspektasi kepada Balotelli yang awalnya digadang-gadang bisa menggantikan peran Luis Suarez di Anfield, Rodgers tentu telah menegaskan berulangkali keyakinannya kepada skuat dan secara khusus kepada si penyerang asal Italia.
"Mario sedang bekerja amat keras. Saat ini ia sedang melakukan yang terbaik. Ia belum bikin gol-gol yang ia, dan kami, inginkan. Ia cuma harus tetap fokus dan tampil sebaik mungkin di
apangan. Kami cuma minta itu."
Namun demikian, juga ada dugaan bahwa Rodgers kini benar-benar berharap Sturridge segera bugar dan bisa tampil lagi demi membuat lini depan tim tajam lagi. Itu mengapa ia pun turut membawanya ke Bernabeu kendatipun menyatakan langkah itu sebagai bentuk kekompakan.
Berhembus spekulasi bahwa tidak tertutup kans, sekecil apapun itu jika memang memungkinkan, Sturridge akan coba diturunkan lawan Madrid.
"Saya membawa semua pemain bersama kami. Pertandingan ini dan pertandingan pada akhir pekan nanti (lawan Chelsea) sangatlah penting buat kami, dan ini merupakan tanda bahwa kami semua amat kompak," tutur Rodgers di situs Liverpool.
"Semua pemain sudah ikut serta, cedera atau bugar, dan kami akan berlatih di sini selama dua hari mendatang. Dengan Daniel, kami akan lihat bagaimana ia merespons, tapi sangat kecil kemungkinan ia akan bugar (untuk bisa bermain lawan Madrid)," lanjutnya.
Di fase grup Liga Champions musim ini, Liverpool baru membuat dua gol dari tiga pertandingan. Sepasang gol tersebut, atas nama Balotelli dan Steven Gerrard, lahir di satu pertandingan yakni ketika menang 2-1 atas Ludogorets Razgrad di matchday 1.

Rabu, 28 Agustus 2013

'Chelsea dan Manchester City Pasti Menyesal Jual Sturridge'


27-08-2013 13:50

 | Daniel Sturridge

'Chelsea dan Manchester City Pasti Menyesal Jual Sturridge'
Daniel Sturridge. © AFP

Bola.net - Eks striker Chelsea di era 90-an, Tony Cascarino, menganggap bahwa The Blues melakukan kesalahan saat mereka memutuskan untuk menjual Daniel Sturridge.

Penyerang berusia 23 tahun tersebut dilepas ke Liverpool awal tahun ini dan justru tampil sangat tajam bersama tim asuhan Brendan Rodgers.

"Sayang sekali kita tidak lebih sering melihatnya bermain sebagai penyerang tengah saat masih membela Chelsea. Beberapa gol yang dia buat bukan hanya tipikal seorang predator, tapi juga menunjukkan kelasnya sebagai seorang striker," ungkap Cascarino kepada Talksport.

Tidak hanya Chelsea, tapi Cascarino juga menganggap Manchester City juga seharusnya menyesal telah melepas Sturridge. Sebelum hengkang ke Stamford Bridge, pemain kelahiran Birmingham ini mengawali karir profesionalnya bersama The Citizens.

"Bukan cuma fans Chelsea berpikir bahwa akan lebih baik jika Sturridge bertahan, namun juga fans Machester City."

"Sturridge memiliki kecepatan yang mengagumkan. Hanya dengan melihat permainannya, anda tahu bahwa dia terus berkembang menjadi lebih baik," ungkap pria asal Republik Irlandia tersebut.

Torehan gol Sturridge bersama Liverpool memang sangat mengagumkan dengan catatan 12 gol dalam 16 laga Premier League.

Musim ini Sturridge telah dua kali menjadi penentu tiga poin bagi The Reds dalam kemenangan 1-0 atas Stoke City dan Aston Villa. (tsp/mri)

Kamis, 25 April 2013

Suarez Kecewakan Chelsea dan Benitez


Review: Suarez Kecewakan Chelsea dan Benitez
Luis Suarez mencetak gol penyama kedudukan untuk Liverpool. © AFP

Bola.net - Luis Suarez menjadi aktor utama dalam bentrokan Liverpool kontra Chelsea yang berkesudahan imbang 2-2. Striker Liverpool itu tampil brilian sekaligus kontroversial.

Dalam lanjutan kompetisi Premier League 2012/13 di Anfield, Minggu (21/4), yang juga menandai kembalinya Rafael Benitez ke rumah lamanya, Chelsea dua kali unggul lewat Oscar dan penalti Eden Hazard. Namun, Liverpool membalas lewat gol pemain pengganti Daniel Sturridge dan aksi Suarez di penghujung laga.

Liverpool, yang tak pernah kalah dari Chelsea dalam lima bentrokan terakhir sebelum ini, sukses meneruskan catatan positif tersebut sekaligus mengumpulkan total 51 poin di peringkat tujuh klasemen sementara. The Blues gagal meraup poin penuh, tapi masih bertengger di tangga ke-4 dengan keunggulan satu poin atas Tottenham.

Perhatian utama mau tak mau tertuju pada Suarez. Striker Liverpool itu melakukan segalanya dalam laga ini. Dia merancang satu assist, menjadi penyebab penalti, menciptakan kontroversi dengan menggigit Branislav Ivanovic di babak kedua, dan menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.

Laga ini sendiri berjalan cukup sengit. Liverpool unggul penguasaan bola maupun jumlah tembakan, tapi Chelsea lebih efektif dalam memaksimalkan peluang.

Chelsea menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 lewat sundulan Oscar memanfaatkan corner Juan Mata pada menit 26.

Akan tetapi, keunggulan pasukan Benitez musnah pada menit 52 oleh mantan pemain mereka sendiri, yakni Sturridge, yang sukses menuntaskan assist Suarez hanya tujuh menit sejak masuk menggantikan Philippe Coutinho di awal babak kedua.

Suarez, yang tidak mencetak gol dalam empat penampilan terakhirnya, berniat mengakhiri kekeringan itu di laga ini. Namun, bukan gol yang dia dapat, melainkan justru menjadi penyebab penalti untuk timnya akibat handball di area terlarang pada menit 57. Hazard yang bertidak sebagai algojo berhasil menaklukkan Pepe Reina di bawah mistar.

Kesulitan menembus barisan pertahanan Chelsea yang dikawal David Luiz dan Ivanovic, Brendan Rodgers pun memasukkan Jonjo Shelvey untuk menggantikan Stewart Downing sepuluh menit jelang bubaran. Shelvey nyaris saja menyamakan kedudukan dengan tembakan pertamanya, tapi masih melebar di samping gawang Petr Cech.

Ketika laga memasuki menit terakhir injury time, Chelsea sepertinya bakal pulang dengan tiga angka. Namun, semua belum berakhir selama peluit panjang belum dibunyikan. Suarez membuktikannya. Striker Uruguay itu menyundul masuk crossing Sturridge, membatalkan kemenangan Chelsea, dan membuat Anfield bergemuruh dengan last action dalam laga tersebut.

Suarez sukses mengakhiri puasa golnya, meneruskan catatan manis Liverpool atas Chelsea, dan menandai kembalinya Benitez ke Anfield dengan kekecewaan.

Suarez kini mengoleksi 23 gol di puncak daftar top scorer sementara Premier League dengan keunggulan dua atas Robin van Persie dan lima atas Gareth Bale. Namun, gigitannya terhadap Ivanovic di babak kedua yang luput dari pengamatan wasit Kevin Friend sepertinya bakal berbuntut panjang.

Sementara itu, Fernando Torres terpaksa harus mencari gol liga pertamanya di tahun 2013 pada lain kesempatan.

Susunan pemain Liverpool: Reina, Johnson, Agger, Carragher (kuning 64'), Enrique; Lucas (kuning 54'), Gerrard, Henderson (kuning 29'); Downing (Shelvey 80'), Coutinho (Sturridge 46'), Suarez (kuning 56').
Cadangan: Jones, Skrtel, Coates, Shelvey, Coady, Assaidi, Sturridge.

Susunan pemain Chelsea: Cech, Azpilicueta (kuning 53'), Ivanovic, Luiz, Bertrand, Ramires, Mikel, Hazard (Benayoun 78'), Mata (Lampard 90'), Oscar (Moses 83'), Torres (kuning 37').
Cadangan: Turnbull, Ferreira, Terry, Lampard, Benayoun, Moses, Ba.

Statistik  Liverpool - Chelsea (via WhoScored)
Shots: 21 - 11
Shots on goal: 8 - 5
Penguasaan bola: 57% - 43%
Pelanggaran: 9 - 13
Corner: 8 - 5
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 5 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)