Tampilkan postingan dengan label Gigit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gigit. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Juni 2014

Liverpool Adakan Pertemuan Khusus Bahas Ulah Suarez?


Rabu, 25 Juni 2014 12:53 WIB
Luis Suarez. (c) AFP
Bola.net - Liverpool dilaporkan akan
segera mengadakan rapat khusus, di mana
mereka akan memutuskan sikap apa yang
harus diambil untuk menyikapi aksi gigitan
Luis Suarez terhadap Giorgio Chiellini di
Piala Dunia 2014.
Aksi tersebut membuat Suarez kini tengah
berada di bawah investigasi FIFA. Meski
Uruguay lolos ke babak 16 besar, sang
pemain mungkin tak bakal bisa beraksi di
fase berikutnya. Berbagai klaim menyebut
ia terancam sanksi 2 tahun di kancah
Internasional.
Jajaran pelatih di Liverpool memahami
bahwa hukuman tersebut tidak akan
berpengaruh pada status Suarez di level
klub, namun menurut laporan yang
diturunkan oleh The Mirror , pihak
manajemen mungkin sudah kehabisan
kesabaran untuk meladeni sikap pemainnya
itu.
Namun demikian Liverpool menolak untuk
mengeluarkan pernyataan resmi sebelum
mereka mendapatkan laporan lengkap dari
Brasil, dan akan berbicara dengan manajer
Brendan Rodgers sebelum menentukan
sikap. (mir/rer)

Jumat, 26 April 2013

Adilkah Hukuman 10 Laga Untuk Suarez?


Adilkah Hukuman 10 Laga Untuk Suarez?
Bola.net - Striker Liverpool Luis Suarez telah dijatuhi hukuman 10 laga oleh FA karena menggigit lengan bek Chelsea Branislav Ivanovic. Kubu The Reds terkejut dengan beratnya hukuman untuk sang striker.

Beberapa pihak menilai FA berlebihan dan tidak adil. Benarkah FA 'memusuhi' Suarez? Jika melihat beberapa kasus sebelumnya, sepertinya ada indikasi ke arah itu.

Sejumlah suara dari dunia maya membandingkan hukuman Suarez dengan pemain-pemain lain yang pernah melakukan tindakan tidak terpuji di persepakbolaan Inggris. Berikut beberapa di antaranya.

1. Suarez : Taylor
   
Suarez : Taylor
Pada 23 Februari 2008 silam, pemain Birmingham Martin Taylor melakukan pelanggaran yang membuat kaki striker Arsenal Eduardo da Silva patah.

Setelah laga, Arsene Wenger meminta Taylor dicekal seumur hidup. Presiden FIFA Sepp Blatter pun mendesak FA untuk menambah hukuman Taylor dari skorsing yang standar sebanyak tiga laga. Namun, FA menolak karena mereka menilai tidak ada niat buruk dari Taylor untuk mencederai Eduardo.

Eduardo sendiri baru bisa bermain lagi setahun setelahnya.


Kasus rasisme juga pernah mewarnai karier Suarez. Namun, dia bukan satu-satunya. Kapten Chelsea John Terry juga sama.

Saat rasisme Suarez terhadap Patrice Evra di musim 2011/12 membuatnya dijatuhi hukuman delapan laga, Terry hanya diskors empat laga akibat perkataannya pada Anton Ferdinand.

Untuk urusan gigit-menggigit, striker Tottenham Jermain Defoe juga pernah. Pada musim 2006/07 silam, Defoe melakukannya terhadap Javier Mascherano yang saat itu masih memperkuat West Ham. FA tidak mengambil tindakan lebih lanjut karena wasit Steve Bennertt sudah mengganjar Defoe dengan kartu kuning.


 (tel/101/gia)

Suarez Didenda Liverpool atas Tindakannya Gigit Ivanovic

Kris Fathoni W - detikSport
Senin, 22/04/2013 18:13 WIB
Getty Images/Michael Regan
Liverpool - Atas tindakannya menggigit pemain lawan, Luis Suarez telah dijatuhi denda oleh Liverpool, yang kini juga akan berusaha membantu pemainnya itu untuk meredam perilaku kontroversialnya.

Dalam pertandingan Liverpool kontra Chelsea, Minggu (21/4/2013), Suarez melakukan aksi kontroversial setelah menggigit lengan dari Branislav Ivanovic. Kendatipun sudah langsung minta maaf, tindakan Suarez tersebut dinilai layak mendapatkan sanksi, baik dari Liverpool maupun FA--terlebih ini bukan kali pertama ia terlibat kontroversi.

Menurut Managing Director Liverpool Ian Ayre, insiden itu telah langsung dibahas dengan Suarez, yang juga sudah meminta maaf atas tindakannya tersebut. Denda finansial pun dijatuhkan pihak klub, meski tidak disebutkan secara rinci nilainya.

"Kami sudah mengambil tindakan dengan menjatuhi denda untuk Luis atas tindakannya. (Manajer Liverpool) Brendan (Rodgers) akan terus bekerja sama dengannya menyoal kedisplinannya," kata Ayre di situs Liverpool.

"Saat bicara dengannya, dapat dilihat bahwa ia amat menyesali tindakan itu dan ia sudah pasti memperlihatkan rasa penyesalan besar ke arah kami--dan terkait hal itu, ia juga meminta kami untuk menyumbangkan hasil denda terhadapnya ke Hillsborough Family Support Group."

"Saya pikir ia merasa sudah banyak mengecewakan banyak orang kemarin. Kami--khususnya Brendan-- akan bekerja sama dengan Luis mengenai karakter tertentu dalam permainannya," paparnya.

Sanksi berupa denda finansial itu juga dikonfirmasi Suarez melalui akun Twitter-nya, sebagaimana dikutip oleh Sky Sports. "Atas tindakanku yang tidak dapat diterima, klub sudah mendendaku."

"Atas ketidaknyamanan yang sudah aku timbulkan untuk suporter Liverpool dan Ivanovic, aku sudah meminta klub untuk menyumbangkan uangnya ke Hillsborough Family Support Group," tulis Suarez.




(krs/rin)

Suarez Diolok-olok di Dunia Maya, Di-follow Tyson di Twitter


Kris Fathoni W - detikSport
Senin, 22/04/2013 14:26 WIB
Jakarta - Aksi gigit teranyar dari Luis Suarez mungkin sudah membuatnya kehilangan follower di Twitter. Tetapi karena kontroversi itu pula Suarez mulai di-follow oleh Mike Tyson.

Suarez, yang bermain untuk Liverpool, terlibat kontroversi setelah menggigit lengan pemain Chelsea Branislav Ivanovic ketika kedua tim berimbang 2-2, Minggu (21/4/2013).

Tindakan Suarez itu lantas memicu gelombang reaksi baik di dunia nyata maupun dunia maya, di mana umumnya menyayangkan dan mengkritik tindakan penyerang asal Uruguay tersebut.

Yang menarik, seperti dilaporkan Metro.co.uk, segera setelah kontroversi itu Suarez justru mendapat follower baru di Twitter. Ia adalah Tyson.

Pada tahun 1997 silam, Tyson pernah terlibat kontroversi serupa usai mengggigit telinga Evander Holyfield yang sedang ia hadapi di atas ring. Atas tindakannya saat itu lisensi tanding Tyson sempat dicabut.

Entah apakah tindakan Tyson mem-follow Suarez saat ini adalah karena ingin memberi dukungan moril untuk si pesepakbola, atau malah cuma penasaran saja dengan nasib Suarez nanti.

Joey Barton Bela Suarez Pasca Gigit Ivanovic

Okdwitya Karina Sari - detikSport
Senin, 22/04/2013 11:34 WIB
Andrew Yates/AFP
London - Striker Liverpool, Luis Suarez, tidak selamanya mendapat kecaman atas aksinya menggigit lengan bek Chelsea, Branislav Ivanovic. Aksi Suarez itu mendapat pembelaan dari Joey Barton.

Suarez memang sudah mengaku salah dan meminta maaf terhadap Ivanovic yang diumumkan melalui Twitter pribadinya. Meski begitu, penyerang internasional Uruguay ini diyakini tidak akan lolos dari hukuman.

Kejadian itu memperpanjang daftar kontroversi yang dilakukan Suarez sepanjang kariernya. Sedangkan soal menggigit lawan, pesepakbola yang lahir pada 24 Januari 1987 itu pernah melakukannya pada 2010 ketika masih berseragam Ajax Amsterdam sehingga dijatuhi skorsing sepanjang tujuh laga.

Di saat berbagai reaksi keras mengarah kepad Suarez, Barton justru melontarkan dukungan. Pemain Inggris yang juga sarat kontroversi itu menilai itu Suarez hanya bermain dengan penuh risiko.

"Suarez adalah seorang pemain bagus di dunia sepakbola. Ya, dia memang sudah mengacau dan seharusnya dia tidak menggigit pemain lain tapi seorang pemain seperti dia harus bermain penuh risiko," tulis Barton di akun Twitternya @Joey7Barton, yang diwartakan Daily Mail.

"Tanpa hal itu dia tidak akan menjadi seornag pemain seperti sekarang. LFC (Liverpool FC) sudah gila jika tidak mendukung dia, menurut pendapatku.. jika mereka tidak (mendukung dia) aku yakin akan ada banyak klub-klub yang bermain di Liga Champions akan mengantre untuk mendapatkan dia."

Barton, yang kini dipinjamkan QPR ke Marseille, kemudian membandingkan insiden ini dengan tendangan kung-fu yang dilakukan legenda Manchester United Eric Cantona terhadap seorang pendukung Crystal Palace pada 1995.

"...apa yang Fergie lakukan dengan Cantona untuk mengetahui betapa berharganya Suarez. Dia memang begitu bagus. Setiap pendukung sepakbola ingin memiliki Suarez di tim mereka. Siapapun yang berkata sebaliknya itu omong kosong," tulis dia lagi.

Tidak lama kemudian, Barton mengklarifikasi ucapan sebelumnya. Namun begitu, menurut dia, kejadian Suarez ini tidak perlu dibesar-besarkan.

"Anda tidak bisa membela gigitan Suarez. Itu tidak patut mendapat belaan. Bagaimanapun Anda tetap bisa membela Suarez sebagai manusia, sebagai pemain."

"Orang-orang berlaku seakan-akan dia benar-benar memakan seseorang. Tidak ada seorangpun yang mati. Banyak hal yang lebih buruk terjadi setiap hari di setiap pekan. Lagipula dia sudah minta maaf. Dia akan mendapat denda dari klubnya Dia adalah seorang manusia, manusia mana yang tidak membuat kesalahan?'," pungkas Barton.

(rin/krs)

Akui Salah Gigit Ivanovic, Suarez pun Minta Maaf


Mohammad Resha Pratama - detikSport
Senin, 22/04/2013 03:32 WIB
Getty Images/Michael Regan
Liverpool - Luis Suarez tahu dirinya bersalah atas insiden gigitannya pada Branislav Ivanovic. Untuk itu dia sudah meminta maaf kepada bek internasional Serbia itu dan menyesali tindakannya tersebut.

Suarez jadi sorotan di laga Liverpool kontra Chelsea di Anfield, Minggu (21/4/2013) malam WIB. Selain tampil bagus dengan cetak satu assist dan satu gol yang menyelamatkan Liverpool dari kekalahan dan bikin skor akhir jadi 2-2.

Tapi di satu sisi penyerang timnas Uruguay itu juga terlibat dalam insiden kontroversial dengan Ivanovic saat keduanya berduel di kotak penalti di menit 66. Suarez yang dijaga ketat oleh bek 28 tahun itu tiba-tiba menggigit lengan kanan Ivanovic dan kontan lawannya itu langsung berteriak serta sempat terjadi perdebatan di antara keduanya.

Kejadian itu lolos dari pengamatan wasit Kevin Friend dan Suarez lolos dari hukuman di lapangan. Namun karena insiden itu terekam kamera televisi maka bukan tak mungkin Suarez akan mendapat sanksi dari FA.

Namun sebelum kasus ini menjadi melebar maka Suarez pun langsung meminta maaf kepada Ivanovic atas sikapnya dan juga pada penonton yang menyaksikan tindakan "brutalnya" itu.

"Aku sangat sedih atas apa yang terjadi sore ini. Aku meminta maaf kepada Ivanovic dan juga dunia sepakbola atas tindakanku yang keterlaluan ini. Aku sangat menyesal soal kejadian ini," demikian Suarez lewat akun twitter-nya

Luis Suarez: Assist, Handball, Gigit, Bikin Gol


Rossi Finza Noor - detikSport
Liverpool FC via Getty Images/John Powell
Liverpool - Luis Suarez bisa jadi layak dilabeli sebagai "man of the match" dalam laga Liverpool vs Chelsea. Bukan hanya karena menyelamatkan Liverpool dari kekalahan, tetapi juga membuat cerita lainnya.

Mari dimulai dengan catatan Suarez pada laga tersebut. Secara kasat mata, penyerang asal Uruguay itu membuat satu assist dan satu gol, sama seperti rekan setimnya, Daniel Sturridge.

Kebetulan, assist Suarez tercipta untuk gol Sturridge dan begitu juga sebaliknya.

Seperti dilansir oleh Soccernet, Suarez juga tampil apik. Dia melepaskan enam attempts sepanjang pertandingan, di mana lima di antaranya tepat sasaran. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di antara pemain-pemain lainnya.

Gol ke gawang Petr Cech itu juga mengakhiri puasa golnya. Sebelum ini, Suarez gagal mencetak gol dalam empat pertandingan di Premier League.

Selain cerita heroiknya untuk Liverpool eks pemain Ajax Amsterdam itu juga punya cerita lain yang tidak kalah unik. Beberapa saat sebelumnya, Suarez juga menyebabkan Chelsea mendapatkan tendangan penalti.

Handball Suarez membuat wasit langsung menunjuk titik putih dan penalti tersebut dikonversi dengan baik oleh Eden Hazard.

Cerita lainnya? Tidak lain dan tidak bukan ketika dia tertangkap kamera menggigit lengan Branislav Ivanovic. Insiden tersebut terjadi pada menit ketika Ivanovic tengah menjaganya dan karuan saja bek Chelsea itu berteriak karenanya.

Wasit tidak mengambil tindakan, tapi kabar yang beredar menyebutkan bahwa FA bisa jadi akan menyelidikinya. Jika terbukti bersalah, bukan tidak mungkin Suarez akan mendapatkan larangan bertanding.

Brendan Rodgers sendiri belum berkomentar banyak soal insiden itu. "Saya diberitahu insiden itu tapi saya tidak bisa berkata apapun lagi sampai saya melihat ulang sendiri. Kami akan me-review nanti," ungkap Rodgers di BBC.

Ini bukan pertama kalinya Suarez menggigit pemain lawan. Ketika masih membela Ajax, dia menggigit pundak Otman Bakkal. Akibatnya, dia dihukum tujuh pertandingan serta mendapatkan denda dari Ajax.


(roz/mfi)