Tampilkan postingan dengan label Sanksi untuk Suarez. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sanksi untuk Suarez. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 April 2013

Adilkah Hukuman 10 Laga Untuk Suarez?


Adilkah Hukuman 10 Laga Untuk Suarez?
Bola.net - Striker Liverpool Luis Suarez telah dijatuhi hukuman 10 laga oleh FA karena menggigit lengan bek Chelsea Branislav Ivanovic. Kubu The Reds terkejut dengan beratnya hukuman untuk sang striker.

Beberapa pihak menilai FA berlebihan dan tidak adil. Benarkah FA 'memusuhi' Suarez? Jika melihat beberapa kasus sebelumnya, sepertinya ada indikasi ke arah itu.

Sejumlah suara dari dunia maya membandingkan hukuman Suarez dengan pemain-pemain lain yang pernah melakukan tindakan tidak terpuji di persepakbolaan Inggris. Berikut beberapa di antaranya.

1. Suarez : Taylor
   
Suarez : Taylor
Pada 23 Februari 2008 silam, pemain Birmingham Martin Taylor melakukan pelanggaran yang membuat kaki striker Arsenal Eduardo da Silva patah.

Setelah laga, Arsene Wenger meminta Taylor dicekal seumur hidup. Presiden FIFA Sepp Blatter pun mendesak FA untuk menambah hukuman Taylor dari skorsing yang standar sebanyak tiga laga. Namun, FA menolak karena mereka menilai tidak ada niat buruk dari Taylor untuk mencederai Eduardo.

Eduardo sendiri baru bisa bermain lagi setahun setelahnya.


Kasus rasisme juga pernah mewarnai karier Suarez. Namun, dia bukan satu-satunya. Kapten Chelsea John Terry juga sama.

Saat rasisme Suarez terhadap Patrice Evra di musim 2011/12 membuatnya dijatuhi hukuman delapan laga, Terry hanya diskors empat laga akibat perkataannya pada Anton Ferdinand.

Untuk urusan gigit-menggigit, striker Tottenham Jermain Defoe juga pernah. Pada musim 2006/07 silam, Defoe melakukannya terhadap Javier Mascherano yang saat itu masih memperkuat West Ham. FA tidak mengambil tindakan lebih lanjut karena wasit Steve Bennertt sudah mengganjar Defoe dengan kartu kuning.


 (tel/101/gia)

Terkait Sanksi untuk Suarez, Rodgers Kritik FA

Kris Fathoni W - detikSport
Kamis, 25/04/2013 22:02 WIB
Getty Images
Liverpool - Manajer Liverpool Brendan Rodgers melontarkan kritik atas keputusan FA dalam menjatuhkan sanksi skors 10 pertandingan untuk Luis Suarez. Menurutnya, sanksi itu kurang adil.

Rodgers menilai, Federasi Sepakbola Inggris (FA) sudah menjatuhkan hukuman lebih kepada individunya dan bukan kepada insiden terkait, menyusul hukuman untuk Suarez atas tindakannya menggigit bek Chelsea Branislav Ivanovic.

"Hukuman itu lebih kepada orangnya ketimbang insidennya. Kami dijatuhi hukuman tanpa niatan membantu rehabilitasi (Suarez)," kritik Rodgers seperti dikutip BBC.

Atas hukuman tersebut, Suarez dan Liverpool memiliki waktu sampai dengan hari Jumat (26/4/2013) waktu lokal untuk melakukan banding. Tetapi jika keputusan FA bertahan, 'Si Merah' akan kehilangan Suarez sampai sekitar September depan.

"Kami terkejut dan amat kecewa. Adalah kadar kerasnya sanksi itu yang paling melukai. Itu adalah sesuatu yang membuat kami sangat kecewa."

"Saya cuma bisa membandingkan dengan insiden lain yang pernah ada. Kita melihat dua insiden lain dari tipe skenario ini, keduanya pada 2006," ujar Rodgers.

Tampak membandingkan dengan keputusan FA untuk tidak mendakwa pemain Tottenham Hotspur Jermain Defoe yang terlihat menggigit Javier Mascherano, saat itu membela West Ham, Rodgers mengatakan, "Satu pemain tidak menerima hukuman dan terus dipilih FA sebagai bagian timnas Inggris."

"Pemain kedua menerima sanksi lima pertandingan. Maka Anda bisa bayangkan ketika Luis Suarez menerima skors 10 pertandingan, amat sangat sulit buat kami untuk memahaminya dan lebih sulit lagi untuknya."

"Jika saya memilki lebih banyak pemain dengan mentalitas serupa kami akan berada di posisi berbeda. Ia tidak mengecewakan saya sedikit pun."

"Standar ditentukan oleh klub--ia jatuh jauh di bawah itu akhir pekan lalu. Tapi itu bukan berarti ia harus dicampakkan ke tempat sampah, yang mana itulah yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini," nilai Rodgers.

(krs/mfi)