KOMPAS.com - Direktur Pelaksana
Liverpool, Ian Ayre, mengisyaratkan timnya akan
melakukan perubahan signifikan pada bursa transfer
musim panas 2014. Menurutnya, hal itu tak lepas dari
keberhasilan Liverpool memastikan diri tampil di Liga
Champions 2014-2015.
Liverpool saat ini menguasai klasemen sementara
dengan nilai 80 atau unggul sepuluh angka dari Arsenal
di peringkat keempat. Dengan begitu, mereka pasti finis
di peringkat tiga besar karena Arsenal hanya memiliki
tiga pertandingan sisa.
Ayre mengatakan, dengan kepastian tampil di Liga
Champions, Liverpool bisa menarik banyak pemain top.
Dengan bertambahnya kompetisi yang diikuti Liverpool,
lanjut Ayre, Liverpool perlu membeli pemain baru untuk
menjaga daya saing di berbagai ajang yang mereka ikuti.
"Jelas kami selalu memperkirakan bahwa skuad yang
kami butuhkan musim depan akan sangat berbeda dari
skuad yang kami butuhkan tahun ini, di mana kami tak
bermain di Eropa," ujar Ayre.
"Kami siap mengeluarkan biaya yang dibutuhkan ketika
kami memutuskan siapa yang manajer ingin datangkan.
Itu selalu ada di agenda kami. Jelas kami merancang itu
dengan ambisi masuk ke Liga Champions."
"Selalu sulit melakukan aktivitas transfer ketika Anda tak
berkompetisi di level tertinggi. Kami punya masalah soal
itu dengan Luis Suarez pada musim panas lalu karena ia
ingin bermain di kompetisi terbaik melawan pemain-
pemain terbaik. Itu selalu menjadi masalah."
"Kami selalu beruntung bisa merekrut pemain hebat,
tetapi tentu saja (keberhasilan masuk Liga Champions)
membuat beberapa pintu terbuka bagi kami dan itu
membuat ini menjadi sedikit lebih mudah," tuturnya.
Tampilkan postingan dengan label the reds. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label the reds. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 April 2014
Ian Ayre isyaratkan bakal sibuk belanja pemain
Minggu, 03 Maret 2013
'Liverpool dan Suarez Sama-sama Luar Biasa'
Mohammad Resha Pratama - detikSport
Minggu, 03/03/2013 03:57 WIB
FOTO:Getty Images via Liverpool FC/John Powell
Bertandang ke DW Stadium, Minggu (3/3/2013) dinihari WIB, Liverpool punya rekor buruk lawan Wigan di mana mereka cuma bisa sekali mengalahkan The Latics di tujuh pertemuan terakhir. Sudah begitu dalam dua laga away terakhir Liverpool selalu mereih hasil imbang dan dalam enam dari tujuh laga terakhir di stadion itu, rataan gol di bawah 2,5 gol per laga.
Namun selepas 90 menit laga berjalan ternyata Liverpool mampu memutus tabu itu dengan menggelontorkan empat gol tanpa balas di mana Luis Suarez mencetak hat-trick dan Stewart Downing membuka pesta gol Liverpool tersebut.
Statistik mencatat Liverpool bikin delapan tembakan dengan enam on goal meskipun Wigan mampu bikin 14 tembakan dengan enam mengarah ke gawang. Kemenangan dengan skor besar itu melanjutkan tren Liverpool di lima kemenangan sebelumnya di liga di mana selalu mencetak minimal tiga gol, yakni 4-0, 3-0, 3-0, 5-0 dan 5-0.
"Kami tampil sangat brilian hari ini, performa yang luar biasa. Kerja keras kami, intensitas dan gol-gol kami benar-benar berkelas," sahut Rodgers di BBC.
Tak hanya penampilan Liverpool, Rodgers juga menggaris bawahi performa Suarez yang luar biasa dengan mencetak tiga gol sekaligus menempatkannya kini di posisi puncak daftar topskorer dengan 21 gol.
Kini Liverpool bisa berharap banyak pada Suarez untuk bisa mengakhiri musim dengan tiket tampil di kompetisi Eropa musim depan.
"Dia sangat enak untuk diajak kerja sama. Dia yah seperti ini dan mungkin terlihat aneh, dia ingin selalu berlatih setiap hari. Dia sangat lapar dan punya rasa rendah hati," sambungnya.
"Keberadaannya menguntungkan tim. Dia punya kualitas, finishing, kerja keras dan itu yang membuatnya sebagai pemain kelas dunia," demikian Rodgers.
( mrp / din )
Rabu, 05 September 2012
Laporan dari Liverpool
Stadion Anfield, Megahnya Markas 'Si Merah' Liverpool
Liverpool - Sangat berjaya hingga awal tahun 90-an,
Liverpool punya stadion yang jadi kebanggaannya. Megah dan sangat
bersejarah, Anfield menjadi stadion yang jadi tujuan utama wisatawan
saat ke Inggris.
Tak seperti kebanyakan klub besar di Inggris yang mempunyai stadion megah, berukuran besar, yang terletak di tengah atau pinggiran kota. Anfield berada di daerah pemukiman penduduk lokal. Stadion bergaya 'old fashion' itu berdiri megah di tengah pemukiman penduduk, menyimpan beragam benda bersejarah seputar klub Liverpool FC, juga suporter fanatiknya.
Jika Anda traveling ke Liverpool, Inggris, lihatlah betapa deretan rumah dan restoran-restoran kecil mengelilingi Anfield. Maka tak heran wacana untuk perluasan stadion selalu ditentang karena sama dengan menggusur warga di sekitarnya.
Di sebelah Shankly Gate, atau tepatnya di belakang area pakir, ada sebuah tanah kosong luas yang disebut Stanley Park, yang rencananya akan jadi kandang baru bagi 'Si Merah'.
Jika melihatnya dari layar televisi, para pecinta sepakbola mungkin tahu bahwa Anfield relatif bergaya kuno dan memang seperti itulah adanya. Meski dimiliki oleh salah satu klub terbaik di Inggris, namun harus diakui dari segi infrastruktur atau arsitektur Anfield masih kalah dari Emirates Stadium punya Arsenal, Etihad Stadium milik Manchester City, Old Trafford kandangnya Manchester United, atau bahkan Stamford Bridge rumahnya Chelsea.
Meski jadi salah satu stadion angker dan terkenal di dunia, Anfield memang sudah lama tak merias wajahnya. Diawali dengan ukuran press room yang kecil untuk ukuran klub besar, yang tentunya akan terasa penuh jika awak media bertatap dengan muka dengan Brendan Rodgers dan para pemain usai pertandingan.
Namun, tetap saja memasuki Anfield boleh jadi sudah membuat Anda merasa seperti pemain Liverpool yang akan bertanding serta berjibaku di atas lapangan. Menyusuri lorong dan kemudian memasuki locker room untuk persiapan pertandingan.
Locker Room bersejarah itu pun masih saja terasa kuno karena bangku para pemain masih terbuat dari kayu. Baju pemain hanya digantung berdasarkan urutan posisi si pemain, mulai dari kiper hingga penyerang.
Di tengah-tengah ada dua meja tempat para tukang pijat melakukan tugasnya untuk meregangkan otot para pemain atau merawat pemain yang cedera. Ada juga kamar mandi dan satu pintu baru yang merupakan tempat manajer meramu taktik dan sebagainya. Kamar taktik ini baru dibangun pada masa Rafael Benitez menukangi tim di tahun 2004 hingga 2010.
Kurang afdol rasanya jika ke Anfield tak menyentuh tanda terkenal di atas lorong menuju ruang pemain yang bertuliskan: This Is Anfield. Tanda itu adalah permintaan dari manajer legendaris Liverpool, Bill Shankly, yang bertujuan untuk mengintimidasi lawan dan menunjukkan bahwa tak akan mudah menaklukkan Liverpool di markasnya.
Salah satu keunikan Anfield dibanding stadion lain di Inggris adalah bangku cadangan tim tuan rumah dan tim tamu yang berdekatan di dalam satu tempat. Jika biasanya bangku cadangan home dan away terpisah, maka di Anfield tim tamu akan diajak merasakan euforia serta atmosfer dari stadion itu yang bertujuan tentunya untuk memberi sedikit tekanan pada lawan.
Apa lagi yang menarik dari Anfield? Tentu saja tribun legendaris yang biasa disebut The Kop, tempat para "penguasa" stadion berada dan selalu menyanyikan chant atau yel-yel yang membuat merinding kawan maupun lawan.
Tapi sayang, Anfield seperti sedang kehilangan keangkeran serta daya magisnya sejak setahun terakhir ini. Liverpool kerap kesulitan di kandang sendiri dan berujung pada memburuknya performa tim yang membuat mereka hanya finish di posisi ke delapan musim lalu.
- Oleh: Mohammad Resha Pratama - detikTravel
- Rabu, 05/09/2012 17:14 WIB
- Komentar: 0
Share
Tak seperti kebanyakan klub besar di Inggris yang mempunyai stadion megah, berukuran besar, yang terletak di tengah atau pinggiran kota. Anfield berada di daerah pemukiman penduduk lokal. Stadion bergaya 'old fashion' itu berdiri megah di tengah pemukiman penduduk, menyimpan beragam benda bersejarah seputar klub Liverpool FC, juga suporter fanatiknya.
Jika Anda traveling ke Liverpool, Inggris, lihatlah betapa deretan rumah dan restoran-restoran kecil mengelilingi Anfield. Maka tak heran wacana untuk perluasan stadion selalu ditentang karena sama dengan menggusur warga di sekitarnya.
Di sebelah Shankly Gate, atau tepatnya di belakang area pakir, ada sebuah tanah kosong luas yang disebut Stanley Park, yang rencananya akan jadi kandang baru bagi 'Si Merah'.
Jika melihatnya dari layar televisi, para pecinta sepakbola mungkin tahu bahwa Anfield relatif bergaya kuno dan memang seperti itulah adanya. Meski dimiliki oleh salah satu klub terbaik di Inggris, namun harus diakui dari segi infrastruktur atau arsitektur Anfield masih kalah dari Emirates Stadium punya Arsenal, Etihad Stadium milik Manchester City, Old Trafford kandangnya Manchester United, atau bahkan Stamford Bridge rumahnya Chelsea.
Meski jadi salah satu stadion angker dan terkenal di dunia, Anfield memang sudah lama tak merias wajahnya. Diawali dengan ukuran press room yang kecil untuk ukuran klub besar, yang tentunya akan terasa penuh jika awak media bertatap dengan muka dengan Brendan Rodgers dan para pemain usai pertandingan.
Namun, tetap saja memasuki Anfield boleh jadi sudah membuat Anda merasa seperti pemain Liverpool yang akan bertanding serta berjibaku di atas lapangan. Menyusuri lorong dan kemudian memasuki locker room untuk persiapan pertandingan.
Locker Room bersejarah itu pun masih saja terasa kuno karena bangku para pemain masih terbuat dari kayu. Baju pemain hanya digantung berdasarkan urutan posisi si pemain, mulai dari kiper hingga penyerang.
Di tengah-tengah ada dua meja tempat para tukang pijat melakukan tugasnya untuk meregangkan otot para pemain atau merawat pemain yang cedera. Ada juga kamar mandi dan satu pintu baru yang merupakan tempat manajer meramu taktik dan sebagainya. Kamar taktik ini baru dibangun pada masa Rafael Benitez menukangi tim di tahun 2004 hingga 2010.
Kurang afdol rasanya jika ke Anfield tak menyentuh tanda terkenal di atas lorong menuju ruang pemain yang bertuliskan: This Is Anfield. Tanda itu adalah permintaan dari manajer legendaris Liverpool, Bill Shankly, yang bertujuan untuk mengintimidasi lawan dan menunjukkan bahwa tak akan mudah menaklukkan Liverpool di markasnya.
Salah satu keunikan Anfield dibanding stadion lain di Inggris adalah bangku cadangan tim tuan rumah dan tim tamu yang berdekatan di dalam satu tempat. Jika biasanya bangku cadangan home dan away terpisah, maka di Anfield tim tamu akan diajak merasakan euforia serta atmosfer dari stadion itu yang bertujuan tentunya untuk memberi sedikit tekanan pada lawan.
Apa lagi yang menarik dari Anfield? Tentu saja tribun legendaris yang biasa disebut The Kop, tempat para "penguasa" stadion berada dan selalu menyanyikan chant atau yel-yel yang membuat merinding kawan maupun lawan.
Tapi sayang, Anfield seperti sedang kehilangan keangkeran serta daya magisnya sejak setahun terakhir ini. Liverpool kerap kesulitan di kandang sendiri dan berujung pada memburuknya performa tim yang membuat mereka hanya finish di posisi ke delapan musim lalu.
Selasa, 04 September 2012
Ketika Garuda Indonesia 'Digoda' oleh The Reds
Mohammad Resha Pratama - detikSport
Senin, 03/09/2012 12:00 WIB
Ketika melihat nama Garuda Indonesia terpampang di pinggir lapangan stadion Liverpool sekitar dua bulan lalu, mungkin banyak yang tidak menyangka bahwa ada sebuah perusahaan Indonesia yang menjadi sponsor salah satu klub terbesar di dunia itu.
Persisnya pada 9 Juli lalu Garuda telah menyepakati perjanjian dengan Liverpool berupa kerja sama marketing dalam pelaksanaan sponsporship agreement. Garuda Indonesia diberikan hak untuk menjadi official partner of Liverpool Fottball Club dan Official Global Airline Partner of Liverpool Football Club.
Berikut petikan wawancara detiksport bersama beberapa media dengan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, di Hotel Hilton, Liverpool, Minggu (2/9) dalam rangka undangan penandatanganan kerja sama tersebut, yang akan dilaksanakan di Anfield hari Senin ini:
Mengapa memilih bentuk kerja sama seperti ini?
Di luar negeri branding kita di Eropa tidak sekuat kita di Indonesia, tentunya. Garuda itu apa? Orang-orang di sana tidak pernah kepikiran soal itu. Maka kita pikir salah satu cara adalah kita menggaet brand internasional untuk meningkatkan branding awareness kita. Itulah mengapa kita mengambil langkah kerjasama ini.
Karena ke depannya kita akan mengambil international route cukup banyak. Kita mau buka penerbangan ke London, Paris, Frankfurt dan Italia (belum diputuskan, apakah Roma atau Milan).
Kenapa Liverpool yang dipilih, bukan klub lain yang notabene lebih berprestasi saat ini macam Manchester City, Manchester United atau Chelsea?
Pertama-tama begini. Mengapa Premier League? Kenapa tidak Italia atau Spanyol? Karena di dunia ini EPL yang menarik banyak perhatian meskipun di Spanyol punya Barca atau Madrid. Setelah kita lihat semuanya sudah punya airlines kecuali Liverpool dan Chelsea.
Setelah mempertimbangkan dari data-data, fan base, follower dan sebagainya. Ternyata Liverpool itu lebih bagus untuk Garuda.
Kita bicara soal Inggris, UK itself. Meski secara kota London (Chelsea) adalah tujuan London namun tujuan kita bukan untuk promosi London namun memperkenalkan Garuda Indonesia secara luas ke dunia internasional. Mungkin orang seluruh dunia belum tahu ada kota Liverpool, namun begitu menyebut Liverpool sebagai klub sepakbola pasti semua orang tahu.
Awalnya kami berpikir dari mana Garuda harus memulai kampanye untuk memperkenalkan ke publik dunia, apakah harus melalui iklan di televisi, billboard atau apa. Makanya kami pilih bekerja sama dengan salah satu brand internasional dan Liverpool lah yang terpilih
Berapa lama kerja sama ini dan dalam bentuk apa?
Kerja sama ini tiga tahun. Bentuknya dalam bilboard di pinggir lapangan, kita dapat 30 detik setiap ada laga di Anfield dan muncul selama 12 kali. Jadinya total kami mendapatkan enam menit. Jika ada perpanjangan waktu kami mendapatkan waktu tiga menit.
Dibanding kami harus mengiklankan di televisi, kerja sama ini terhitung lebih murah secara biaya.
Tak hanya itu, logo kami pun (Garuda) sudah terpampang di website Liverpool serta mereka akan menggunakan pesawat kami jika melakukan tur di negara-negara Asia yang jadi tujuan terbang Garuda.
Berapa lama proses sampai akhirnya deal seperti ini?
Mereka yang lebih dulu naksir pada kami dan datang pada kami. Lalu kami tanyakan kenapa tidak pilih Malaysia Airlines atau Singapore Airlines? Mereka bilang Garuda yang dilihat grafiknya sedang menanjak positif dan lalu kami dipilih. Prosesnya kurang lebih selama enam bulan.
Ini menunjukkan kita sebagai orang Indonesia agar pede dan tak merasa sebagai warga second class.
Apakah dengan kerja sama ini memungkinkan mendatangkan Liverpool ke Indonesia?
Ya, seperti yang mereka bilang, bisa saja saat tur Asia mereka tahun depan. Kita lihat saja.
( mrp / a2s )
Minggu, 03 Juni 2012
The Reds Yakin Rodgers Akan Sukses
Liverpool - Liverpool sudah menunjuk Brendan Rodgers sebagai manajer baru. Kubu The Reds pun meyakini jika Rodgers akan menghadirkan kesuksesan ke Anfield.
Rodgers resmi diangkat sebagai suksesor Kenny Dalglish yang dipecat akibat hasil buruk di liga musim ini. Sebelumnya, Rodgers merupakan manajer dari Swansea.
Penunjukan Rodgers diiringi oleh optimisme dari kubu Liverpool. Mereka yakin Rodgers akan mendatangkan kesuksesan bagi Steven Gerrard cs.
"Ketika kami datang tujuan kami adalah menjadi tim terbaik di Inggris, tak hanya empat besar, bersaing dengan tim-tim terbaik di Eropa," ujar Chairman Liverpool, Tom Werner seperti dikutip Sky Sports.
"Kami yakin filosofi Brendan dan taktiknya akan membawa kami ke sana."
Meski demikian, Werner tak akan terburu-buru menuntut hasil yang cepat dari Rodgers. Dia berharap Liverpool terus berkembang di bawah arahan Rodgers.
"Kami tidak mengharapkan hasil yang cepat, kami mengharapkan perkembangan yang terus-menerus. Dia akan menerapkan kebijakan baru untuk tim," imbuh pengusaha Amerika Serikat itu.
"Mungkin dibutuhkan waktu untuk menerapkannya tapi kami sangat yakin dia akan membawa kesuksesan yang kami cari," tutupnya.
( din / din )
Rodgers resmi diangkat sebagai suksesor Kenny Dalglish yang dipecat akibat hasil buruk di liga musim ini. Sebelumnya, Rodgers merupakan manajer dari Swansea.
Penunjukan Rodgers diiringi oleh optimisme dari kubu Liverpool. Mereka yakin Rodgers akan mendatangkan kesuksesan bagi Steven Gerrard cs.
"Ketika kami datang tujuan kami adalah menjadi tim terbaik di Inggris, tak hanya empat besar, bersaing dengan tim-tim terbaik di Eropa," ujar Chairman Liverpool, Tom Werner seperti dikutip Sky Sports.
"Kami yakin filosofi Brendan dan taktiknya akan membawa kami ke sana."
Meski demikian, Werner tak akan terburu-buru menuntut hasil yang cepat dari Rodgers. Dia berharap Liverpool terus berkembang di bawah arahan Rodgers.
"Kami tidak mengharapkan hasil yang cepat, kami mengharapkan perkembangan yang terus-menerus. Dia akan menerapkan kebijakan baru untuk tim," imbuh pengusaha Amerika Serikat itu.
"Mungkin dibutuhkan waktu untuk menerapkannya tapi kami sangat yakin dia akan membawa kesuksesan yang kami cari," tutupnya.
Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Sabtu, 02/06/2012 23:08 WIB
( din / din )
Sabtu, 02 Juni 2012
Rodgers Tak Sabar Mengembalikan Kejayaan The Reds
Bola.net - Brendan Rodgers mengaku tak sabar untuk segera menerapkan apa yang ada di kepalanya untuk Liverpool, klub besar yang akhirnya menunjuk dirinya menjadi pelatih.
"Saya benar-benar senang dan saya tidak dapat menunggu untuk memulai proyek menakjubkan ini bergulir. Saya berjanji untuk mendedikasikan hidupku untuk bertarung demi klub ini dan mempertahankan prinsip-prinsip hebat dari klub sepak bola Liverpool, di dalam dan di luar lapangan."
Rodgers memenangi kompetisi untuk mengisi posisi tersebut atas pelatih Wigan Athletic, Roberto Martinez, dan awalnya sempat menolak tawaran Liverpool ketika ia khawatir dirinya dimasukkan dalam 'parade' kandidat tanpa berada di posisi terdepan.
"Saya ingin berterima kasih pada John Henry (pemilik Liverpool), Tom Werner (ketua), dan FSG, atas kesempatan untuk menangani klub besar ini," kata Rodgers, yang membawa Swansea meraih empat poin dari Liverpool pada musim lalu, termasuk kemenangan kandang 1-0 pada pertandingan penutup musim. (afp/lex)
"Saya benar-benar senang dan saya tidak dapat menunggu untuk memulai proyek menakjubkan ini bergulir. Saya berjanji untuk mendedikasikan hidupku untuk bertarung demi klub ini dan mempertahankan prinsip-prinsip hebat dari klub sepak bola Liverpool, di dalam dan di luar lapangan."
Rodgers memenangi kompetisi untuk mengisi posisi tersebut atas pelatih Wigan Athletic, Roberto Martinez, dan awalnya sempat menolak tawaran Liverpool ketika ia khawatir dirinya dimasukkan dalam 'parade' kandidat tanpa berada di posisi terdepan.
"Saya ingin berterima kasih pada John Henry (pemilik Liverpool), Tom Werner (ketua), dan FSG, atas kesempatan untuk menangani klub besar ini," kata Rodgers, yang membawa Swansea meraih empat poin dari Liverpool pada musim lalu, termasuk kemenangan kandang 1-0 pada pertandingan penutup musim. (afp/lex)
Rabu, 11 April 2012
'Bukan Musim yang Buruk untuk The Reds'
Lucas Aditya : Sepakbola
detikcom -
Liverpool, Liverpool
kesulitan keluar dari
periode negatif dan
posisinya di klasemen
pun tak sesuai
dengan harapan.
Kendati demikian,
Jose Enrique tak
sepakat kalau The
Reds dianggap gagal pada musim ini.
Setelah pergantian tahun, penampilan Liverpool menunjukkan
grafik menurun cukup drastis. Mereka tercatat baru menang dua
kali di Premier League pada tahun 2012.
Dengan hasil mengecewakan itu, posisi mereka di klasemen pun
merosot. Anfield Gank kini ada di urutan kedelapan dengan 43 poin
dari 32 laga, terpaut 16 poin dari Tottenham Hotspur yang ada di
posisi keempat.
Melihat selisih yang begitu banyak, kans Liverpool ke Liga
Champions bisa dibilang nyaris tertutup. Mereka butuh keajaiban
untuk bisa nangkring di posisi keempat dengan sisa enam laga di
tangan.
Kalau pada akhirnya gagal ke Liga Champions, Enrique menilai
Liverpool sudah cukup oke pada musim ini. Alasannya, timnya
sudah memenangi trofi Piala Liga Inggris dan masih punya kans
juara di Piala FA.
"Kenyataannya, kami sudah punya satu piala di kantong kami,"
cetus Enrique di Sportinglife.
"Kami ingin bermain di Liga Champions musim depan, tapi pilihan
itu sudah tertutup. Tapi, kami akan berlaga di Liga Europa musim
depan dan itu tak tak terlalu buruk," sambung bek asal Spanyol ini.
"Itu memang bukan target karena kami menginginkan Liga
Champions. Tapi, kami sudah memenangi satu titel dan tak
seorang pun bisa bilang kami tak memenangi apa pun musim ini,"
tegasnya.
"Tentu saja kami masih bermain di ajang lain (Piala FA). Penting
bagi kami untuk bisa merebutnya. Dua gelar dalam semusim akan
luar biasa," ujar Enrique.
detikcom -
Liverpool, Liverpool
kesulitan keluar dari
periode negatif dan
posisinya di klasemen
pun tak sesuai
dengan harapan.
Kendati demikian,
Jose Enrique tak
sepakat kalau The
Reds dianggap gagal pada musim ini.
Setelah pergantian tahun, penampilan Liverpool menunjukkan
grafik menurun cukup drastis. Mereka tercatat baru menang dua
kali di Premier League pada tahun 2012.
Dengan hasil mengecewakan itu, posisi mereka di klasemen pun
merosot. Anfield Gank kini ada di urutan kedelapan dengan 43 poin
dari 32 laga, terpaut 16 poin dari Tottenham Hotspur yang ada di
posisi keempat.
Melihat selisih yang begitu banyak, kans Liverpool ke Liga
Champions bisa dibilang nyaris tertutup. Mereka butuh keajaiban
untuk bisa nangkring di posisi keempat dengan sisa enam laga di
tangan.
Kalau pada akhirnya gagal ke Liga Champions, Enrique menilai
Liverpool sudah cukup oke pada musim ini. Alasannya, timnya
sudah memenangi trofi Piala Liga Inggris dan masih punya kans
juara di Piala FA.
"Kenyataannya, kami sudah punya satu piala di kantong kami,"
cetus Enrique di Sportinglife.
"Kami ingin bermain di Liga Champions musim depan, tapi pilihan
itu sudah tertutup. Tapi, kami akan berlaga di Liga Europa musim
depan dan itu tak tak terlalu buruk," sambung bek asal Spanyol ini.
"Itu memang bukan target karena kami menginginkan Liga
Champions. Tapi, kami sudah memenangi satu titel dan tak
seorang pun bisa bilang kami tak memenangi apa pun musim ini,"
tegasnya.
"Tentu saja kami masih bermain di ajang lain (Piala FA). Penting
bagi kami untuk bisa merebutnya. Dua gelar dalam semusim akan
luar biasa," ujar Enrique.
Minggu, 08 April 2012
The Reds Paling 'Akrab' dengan Tiang Gawang
Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Minggu, 08/04/2012 10:24 WIB
FOTO:(Reuters)
Jakarta - Catatan ini bisa jadi bukan statistik yang menggembirakan bagi Liverpool. Mereka kini tercatat sebagai tim yang peluangnya paling banyak membentur tiang gawang di Premier League musim ini.
Dalam laga melawan Aston Villa di Anfield, Sabtu (7/4/2012) malam WIB, tercatat tiga peluang tuan rumah dimentahkan oleh tiang gawang. Ketiganya adalah tandukan Luis Suarez dan Daniel Agger serta sepakan Craig Bellamy.
Di menit 54, Suarez yang ada di depan gawang berhasil menyambut umpan silan Steven Gerrard dengan tandukan. Namun bola yang melaju masih membentur tiang dan kemudian ditepis oleh Shay Given.
Setelah itu giliran sepakan kaki kiri Bellamy di menit 79 yang membentur tiang. Sundulan Agger di menit 82 menyambut sepak pojok Gerrard juga berakhir sama.
Dalam laga itu, Dirk Kuyt dll. tampil cukup agresif. Dari statistik yang dilansir oleh Soccernet, merela melepaskan 24 tembakan dan lima di antaranya yang mengarah ke gawang.
Berdasarkan catatan Opta, sudah 28 kali peluang The Reds digagakan oleh tiang gawang di Premier League musim ini. Jumlah itu sembilan angka lebih banyak daripada tim manapun.
Liverpool boleh jadi berandai-andai peluang-peluang itu jadi gol. Pasalnya, mereka akhirnya mengakhiri laga dengan hasil imbang 1-1 dan masih tertahan di posisi delapan dengan 43 poin.
Menurut Opta, jika semua yang mengenai tiang gawang itu menjadi gol, Liverpool akan punya tambahan 13 angka di klasemen. Artinya, jumlah poin mereka akan sama dengan Chelsea dan Newcastle yang mengoleksi 56 poin.
( a2s / a2s )
Minggu, 08/04/2012 10:24 WIB
FOTO:(Reuters)Jakarta - Catatan ini bisa jadi bukan statistik yang menggembirakan bagi Liverpool. Mereka kini tercatat sebagai tim yang peluangnya paling banyak membentur tiang gawang di Premier League musim ini.
Dalam laga melawan Aston Villa di Anfield, Sabtu (7/4/2012) malam WIB, tercatat tiga peluang tuan rumah dimentahkan oleh tiang gawang. Ketiganya adalah tandukan Luis Suarez dan Daniel Agger serta sepakan Craig Bellamy.
Di menit 54, Suarez yang ada di depan gawang berhasil menyambut umpan silan Steven Gerrard dengan tandukan. Namun bola yang melaju masih membentur tiang dan kemudian ditepis oleh Shay Given.
Setelah itu giliran sepakan kaki kiri Bellamy di menit 79 yang membentur tiang. Sundulan Agger di menit 82 menyambut sepak pojok Gerrard juga berakhir sama.
Dalam laga itu, Dirk Kuyt dll. tampil cukup agresif. Dari statistik yang dilansir oleh Soccernet, merela melepaskan 24 tembakan dan lima di antaranya yang mengarah ke gawang.
Berdasarkan catatan Opta, sudah 28 kali peluang The Reds digagakan oleh tiang gawang di Premier League musim ini. Jumlah itu sembilan angka lebih banyak daripada tim manapun.
Liverpool boleh jadi berandai-andai peluang-peluang itu jadi gol. Pasalnya, mereka akhirnya mengakhiri laga dengan hasil imbang 1-1 dan masih tertahan di posisi delapan dengan 43 poin.
Menurut Opta, jika semua yang mengenai tiang gawang itu menjadi gol, Liverpool akan punya tambahan 13 angka di klasemen. Artinya, jumlah poin mereka akan sama dengan Chelsea dan Newcastle yang mengoleksi 56 poin.
( a2s / a2s )
Minggu, 25 Maret 2012
The Reds Terjungkal di Kandang Sendiri
Auzan Julikar Sutedjo - Okezone

Penalti Shaun Maloney yang mengawali bencana bagi Liverpool/Reuters
LIVERPOOL – Liverpool secara mengejutkan kalah 1-2 dari Wigan di Stadion Anfield. Ini merupakan kekalahan kedua The Reds di kandang sendiri setelah ditaklukan Arsenal di awal bulan ini.
Kemenangan ini membuat Wigan memelihara peluangnya lolos dari jeratan degradasi. The Latics kini memang masih berada di peringkat ke-19 dengan mengoleksi 25 poin dan hanya tertinggal satu poin dari Bolton yang berada di peringkat ke-17. Sementara bagi Liverpool lekalahan ini membuat mereka tak beranjak dari peringkat ketujuh dengan 42 poin.
Turun dengan nyaris seluruh kekuatan terbaiknya, tuan rumah mendapat peluang pertamanya pada menit kedelapan melalui Martin Skrtel. Namun, sundulan bek asal Slovakia itu memanfaatkan umpan silang Steven Gerrard masih bisa dihalau bek Wigan Emerson Boyce.
Liverpool kembali mendapat peluang pada menit ke-25 saat tendangan voli Stewart Downing masih tipis di samping kiper Wigan Ali Al-Habsi. Berselang semenit kemudian, bencana menghampiri The Reds.
Wigan mendapat hadiah penalti dari wasit Gary Mason karena bek Liverpool Jamie Carragher menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak 16 meter. Shaun Maloney yang menjadi algojo bagi Wigan sukses menjalankan tugasnya. Wigan pun memimpin 1-0 hingga turun minum.
Pada babak kedua, Liverpool langsung menyamakan kedudukan. Tendangan Luis Suarez dari jarak dekat pada menit ke-48 mampu menjebol gawang The Latics. Liverpool 1 – Wigan 1.
Pada menit ke-53, tuan rumah sebenarnya mampu mencetak gol tetapi gol Suarez memanfaatkan bola muntah sundulan Skrtel yang membentur tiang dibatalkan wasit Mason.
Wigan kembali membuat publik Anfield terdiam saat tendangan Gary Caldwell dari dalam kotak penalti memanfaatkan tendangan bebas berhasil menjebol gawang Pepe Reina. Wigan pun kembali unggul 2-1.
The Latics nyaris memperbesar keunggulan pada menit ke-86 saat tendangan Ben Watson masih bisa diblok oleh Skrtel. Liverpool yang enggan malu di kandang hampir mencetak gol akhir pertandingan, tetapi sayang tendangan Suarez dari jarak dekat mengarah tepat ke pelukan Al-Habsi.
Susunan pemain:
Liverpool (4-4-2): 25-Pepe Reina: 38-Flanagan, 23-Carragher, 37-Skrtel, 3-Enrique; 14-Henderson (9-Carroll 46’), 8-Gerrard, 20-Spearing, 19-Downing (33-Shelvey 74’); 18-Kuyt (31-Sterling 85’), 7-Suarez.
Cadangan: 32-Doni, 16-Coates, 6-Aurelio, 36-Eccleston.
Wigan (4-3-3): 26-Al-Habsi; 17-Boyce, 3-Alcaraz, 5-Caldwell, 31-Figueroa; 16-McArthur, 4-McCarthy, 10-Maloney; 11-Moses (7-Crusat 42’), 9-Di Santo (18-Sammon 82’), 22-Beausejeour (8-Watson 63’).
Cadangan: 1-Kirkland, 23-Stam, 6-Thomas, 14-Gomez.
(auz)

Penalti Shaun Maloney yang mengawali bencana bagi Liverpool/Reuters
LIVERPOOL – Liverpool secara mengejutkan kalah 1-2 dari Wigan di Stadion Anfield. Ini merupakan kekalahan kedua The Reds di kandang sendiri setelah ditaklukan Arsenal di awal bulan ini.
Kemenangan ini membuat Wigan memelihara peluangnya lolos dari jeratan degradasi. The Latics kini memang masih berada di peringkat ke-19 dengan mengoleksi 25 poin dan hanya tertinggal satu poin dari Bolton yang berada di peringkat ke-17. Sementara bagi Liverpool lekalahan ini membuat mereka tak beranjak dari peringkat ketujuh dengan 42 poin.
Turun dengan nyaris seluruh kekuatan terbaiknya, tuan rumah mendapat peluang pertamanya pada menit kedelapan melalui Martin Skrtel. Namun, sundulan bek asal Slovakia itu memanfaatkan umpan silang Steven Gerrard masih bisa dihalau bek Wigan Emerson Boyce.
Liverpool kembali mendapat peluang pada menit ke-25 saat tendangan voli Stewart Downing masih tipis di samping kiper Wigan Ali Al-Habsi. Berselang semenit kemudian, bencana menghampiri The Reds.
Wigan mendapat hadiah penalti dari wasit Gary Mason karena bek Liverpool Jamie Carragher menyentuh bola dengan tangannya di dalam kotak 16 meter. Shaun Maloney yang menjadi algojo bagi Wigan sukses menjalankan tugasnya. Wigan pun memimpin 1-0 hingga turun minum.
Pada babak kedua, Liverpool langsung menyamakan kedudukan. Tendangan Luis Suarez dari jarak dekat pada menit ke-48 mampu menjebol gawang The Latics. Liverpool 1 – Wigan 1.
Pada menit ke-53, tuan rumah sebenarnya mampu mencetak gol tetapi gol Suarez memanfaatkan bola muntah sundulan Skrtel yang membentur tiang dibatalkan wasit Mason.
Wigan kembali membuat publik Anfield terdiam saat tendangan Gary Caldwell dari dalam kotak penalti memanfaatkan tendangan bebas berhasil menjebol gawang Pepe Reina. Wigan pun kembali unggul 2-1.
The Latics nyaris memperbesar keunggulan pada menit ke-86 saat tendangan Ben Watson masih bisa diblok oleh Skrtel. Liverpool yang enggan malu di kandang hampir mencetak gol akhir pertandingan, tetapi sayang tendangan Suarez dari jarak dekat mengarah tepat ke pelukan Al-Habsi.
Susunan pemain:
Liverpool (4-4-2): 25-Pepe Reina: 38-Flanagan, 23-Carragher, 37-Skrtel, 3-Enrique; 14-Henderson (9-Carroll 46’), 8-Gerrard, 20-Spearing, 19-Downing (33-Shelvey 74’); 18-Kuyt (31-Sterling 85’), 7-Suarez.
Cadangan: 32-Doni, 16-Coates, 6-Aurelio, 36-Eccleston.
Wigan (4-3-3): 26-Al-Habsi; 17-Boyce, 3-Alcaraz, 5-Caldwell, 31-Figueroa; 16-McArthur, 4-McCarthy, 10-Maloney; 11-Moses (7-Crusat 42’), 9-Di Santo (18-Sammon 82’), 22-Beausejeour (8-Watson 63’).
Cadangan: 1-Kirkland, 23-Stam, 6-Thomas, 14-Gomez.
(auz)
Minggu, 18 Maret 2012
Dalglish Mau Penyerang The Reds Tiru Gerrard

Lucas Aditya - detikSport
Liverpool - Liverpool masih dipusingkan dengan masalah lini depannya. Kenny Dalglish pun menginginkan para pemain depannya meniru Steven Gerrard yang selalu tajam tiap dimainkan.
Tengah pekan ini kapten, Liverpool, Gerrard menjadi pahlawan saat derby� Merseyside melawan Everton. Ia mencetak hat-trick yang menentukan kemenangan The Anfiled Gank atas rival sekotanya itu.
Dengan tambahan tiga gol ini, Gerrard sudah mencatat lima gol dari 13 pertandinganya bersama Liverpool di Liga Inggris. Catatan ini hampir sama dengan raihan para penyerang Liverpool yang lebih banyak bermain.
Luis Suarez dan Craig Bellamy sama-sama menyumbang enam gol, sementara Andy Carroll baru memberikan kontribusi sebanyak tiga gol. Melihat penyerangnya bermasalah dengan penyelesaian akhir, Dalglish pun meminta mereka meniru ketajaman Gerard yang justru berposisi sebagai gelandang serang.
"Saya tidak berpikir kami mengambil semua peluang yang kita buat karena kami tetap menciptakan banyak peluang lagi, namun Anda tidak dapat meminta yang lebih lagi (dari Gerrard)," ujar manajer Liverpool itu seperti dilansir Daily Mail.
"Yang pertama yang harus dilakukan adalah menciptakan peluang, yang kedua ialah percaya kami cukup bagus untuk menyelesaikan itu dan yang ketiga untuk menyapu bersih semuanya."
"Anda bisa pergi berlatih dan semua berjalan baik-baik saja dan kemudian Anda bermain di dalam pertandingan dan tidak terjadi apa-apa di sana."
"Kami akan terus menekan penyerang kami dan mengajukan pertanyaan bagaimana untuk mengatasinya. Jika kami membutuhkan dua peluang untuk mendapatkan satu gol, baiklah," demikian Dalglish.
Lini depan Liverpool kini kembali diuji saat berhadapan dengan Stoke City di perempatfinal Piala FA, Minggu (18/3).
( rin / rin )
Minggu, 04 Maret 2012
The Reds Terus Menjauhi Zona Liga Champions
Doni Wahyudi : Sepakbola
detikcom -
Liverpool,
Kekalahan dari
Arsenal
membuat
Liverpool kini
makin jauh dari
target mereka
meraih masuk
ke posisi
empat besar di
akhir musim.
The Reds terancam kembali absen di Liga
Champions.
Tampil meyakinkan dan bikin gol lebih dulu,
Liverpool sepertinya akan keluar jadi pemenang
saat menjamu Arsenal di Anfield, Sabtu
(3/3/2012) malam WIB. Tapi dua gol Robin van
Persie mengubah jalannya cerita karena justru
The Reds harus kalah 1-2.
Hasil tersebut bukan cuma menjadi sebuah
pukulan lantaran pekan lalu Luis Suarez cs
baru saja meraih trofi Piala Liga Inggris. Dalam
gambaran yang lebih besar, ketidakmampuan
dapat poin dari Arsenal membuat Liverpool
makin menjauhi zona Liga Champions.
Dengan 39 poin dimiliki, 'Si Merah' ketinggalan 10
angka dari Arsenal sebagai pemilik sementara
tiket terakhir Liga Champions. Kans
merapatkan jarak memang masih terbuka,
namun itu tak mudah karena kompetisi tinggal
menyisakan 12 pekan lagi.
"Kami sudah katakan sebelumnya kalau kami
selalu bermain untuk menang, dan jika kami
menang maka kami akan menambah poin dan
terus naik ke atas. Di akhir musim, kita lihat
apa yang kita dapat," sahut Dalglish terkait
peluang timnya masuk Liga Champions, seperti
dikutip dari situs resmi Liverpool.
Saat ini Liverpool masih punya satu
pertandingan sisa lebih banyak dibanding
pesaingnya. Namun dengan selisih angka yang
cukup jauh, peluang lolos ke Liga Champions
jelas akan jadi pekerjaan yang tidak akan
mudah.
detikcom -
Liverpool,
Kekalahan dari
Arsenal
membuat
Liverpool kini
makin jauh dari
target mereka
meraih masuk
ke posisi
empat besar di
akhir musim.
The Reds terancam kembali absen di Liga
Champions.
Tampil meyakinkan dan bikin gol lebih dulu,
Liverpool sepertinya akan keluar jadi pemenang
saat menjamu Arsenal di Anfield, Sabtu
(3/3/2012) malam WIB. Tapi dua gol Robin van
Persie mengubah jalannya cerita karena justru
The Reds harus kalah 1-2.
Hasil tersebut bukan cuma menjadi sebuah
pukulan lantaran pekan lalu Luis Suarez cs
baru saja meraih trofi Piala Liga Inggris. Dalam
gambaran yang lebih besar, ketidakmampuan
dapat poin dari Arsenal membuat Liverpool
makin menjauhi zona Liga Champions.
Dengan 39 poin dimiliki, 'Si Merah' ketinggalan 10
angka dari Arsenal sebagai pemilik sementara
tiket terakhir Liga Champions. Kans
merapatkan jarak memang masih terbuka,
namun itu tak mudah karena kompetisi tinggal
menyisakan 12 pekan lagi.
"Kami sudah katakan sebelumnya kalau kami
selalu bermain untuk menang, dan jika kami
menang maka kami akan menambah poin dan
terus naik ke atas. Di akhir musim, kita lihat
apa yang kita dapat," sahut Dalglish terkait
peluang timnya masuk Liga Champions, seperti
dikutip dari situs resmi Liverpool.
Saat ini Liverpool masih punya satu
pertandingan sisa lebih banyak dibanding
pesaingnya. Namun dengan selisih angka yang
cukup jauh, peluang lolos ke Liga Champions
jelas akan jadi pekerjaan yang tidak akan
mudah.
Minggu, 26 Februari 2012
Preview: Cardiff vs Liverpool, Akhiri Puasa Gelar the Reds!
Bola.net - Liverpool akan menghadapi Cardiff City di Stadion Wembley dalam final Piala Carling. Tim favorit juara ini akan berupaya mengakhiri puasa gelar mereka selama enam tahun terakhir.
Liverpool akan tampil dengan kekuatan terbaiknya, Daniel Agger akan kembali memperkuat jantung pertahanan Liverpool. Ia akan tampil dengan tenaga penuh setelah sebelumnya diistirahatkan saat The Reds menaklukkan Brighton dengan skor 6-1 di piala FA. Craig Bellamy juga siap tampil kembali setelah sebelumnya sempat mengalami masalah di punggungnya.
Cardiff City tengah mengalami beberapa masalah di pemain andalan mereka. Kapten Mark Hudson masih diragukan kebugarannya untuk tampil di lapangan. Stephen McPhail juga diragukan karena bermasalah dengan kesehatannya. Kabar baik datang dari Tom Heaton yang telah sembuh dari cedera di pergelangan kakinya.
Data dan Fakta Pertandingan
- Kedua tim sama-sama memiliki top skorer di klubnya dengan jumlah 10 gol. Liverpool memiliki Luis Suarez sementara Cardiff memiliki Kenny Miller.
- Sepanjang sejarah pertemuan mereka, Cardiff memiliki rekor lebih baik daripada Liverpool. Cardiff berhasil meraih 18 kemenangan, 2 kali seri, dan 9 kali kalah.
- Final nanti merupakan pertandingan final Piala Carling yang pertama kalinya bagi Cardiff.
- Liverpool merupakan tim yang paling sukses dalam sejarah Piala Carling. Mereka berhasil memenangkan tujuh gelar juara Piala Carling dan tiga kali menjadi runner-up.
- Kedua tim terakhir kali bertemu di Piala Carling adalah pada tahun 2007. The Reds mengalahkan Cardiff dengan skor 2-1 di putaran keempat. Meski begitu, Liverpool selalu kalah dalam lima pertandingan sebelumnya ketika mereka saling berhadapan.
Perkiraan Susunan Pemain
Cardiff City:
Heaton, McNaughton, Hudson, A Gerrard, Taylor, Cowie, Gunnarsson, Whittingham, McPhail, Conway, Miller
Liverpool:
Reina, Johnson, Skrtel, Agger, Enrique, Adam, S Gerrard, Bellamy, Suarez, Kuyt, Carroll
(bola/Rev)
Dilihat sebanyak 1.399 kali
Follow twitter @bolanet dan gabung komunitas bola.net di facebook.
Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.
Liverpool akan tampil dengan kekuatan terbaiknya, Daniel Agger akan kembali memperkuat jantung pertahanan Liverpool. Ia akan tampil dengan tenaga penuh setelah sebelumnya diistirahatkan saat The Reds menaklukkan Brighton dengan skor 6-1 di piala FA. Craig Bellamy juga siap tampil kembali setelah sebelumnya sempat mengalami masalah di punggungnya.
Cardiff City tengah mengalami beberapa masalah di pemain andalan mereka. Kapten Mark Hudson masih diragukan kebugarannya untuk tampil di lapangan. Stephen McPhail juga diragukan karena bermasalah dengan kesehatannya. Kabar baik datang dari Tom Heaton yang telah sembuh dari cedera di pergelangan kakinya.
Data dan Fakta Pertandingan
- Kedua tim sama-sama memiliki top skorer di klubnya dengan jumlah 10 gol. Liverpool memiliki Luis Suarez sementara Cardiff memiliki Kenny Miller.
- Sepanjang sejarah pertemuan mereka, Cardiff memiliki rekor lebih baik daripada Liverpool. Cardiff berhasil meraih 18 kemenangan, 2 kali seri, dan 9 kali kalah.
- Final nanti merupakan pertandingan final Piala Carling yang pertama kalinya bagi Cardiff.
- Liverpool merupakan tim yang paling sukses dalam sejarah Piala Carling. Mereka berhasil memenangkan tujuh gelar juara Piala Carling dan tiga kali menjadi runner-up.
- Kedua tim terakhir kali bertemu di Piala Carling adalah pada tahun 2007. The Reds mengalahkan Cardiff dengan skor 2-1 di putaran keempat. Meski begitu, Liverpool selalu kalah dalam lima pertandingan sebelumnya ketika mereka saling berhadapan.
Perkiraan Susunan Pemain
Cardiff City:
Heaton, McNaughton, Hudson, A Gerrard, Taylor, Cowie, Gunnarsson, Whittingham, McPhail, Conway, Miller
Liverpool:
Reina, Johnson, Skrtel, Agger, Enrique, Adam, S Gerrard, Bellamy, Suarez, Kuyt, Carroll
(bola/Rev)
Dilihat sebanyak 1.399 kali
Follow twitter @bolanet dan gabung komunitas bola.net di facebook.
Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.
Senin, 06 Februari 2012
Liverpool Incar Duo Atletico
Bola.net - Liverpool berusaha memperkuat lini belakang mereka dengan mengincar dua bek Atletico Madrid.
Diego Godin dan Alvaro Dominguez disebut-sebut sebagai dua pemain yang menjadi incaran Kenny Dalglish untuk bursa transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan Cadena Ser, direktur sepak bola Liverpool Damien Comolli telah memantau langsung duo Atletico tersebut musim ini.
Godin merupakan pemain yang juga diincar oleh Chelsea, sementara pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson dikabarkan juga tertarik pada Dominguez. (cs/zul)
Diego Godin dan Alvaro Dominguez disebut-sebut sebagai dua pemain yang menjadi incaran Kenny Dalglish untuk bursa transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan Cadena Ser, direktur sepak bola Liverpool Damien Comolli telah memantau langsung duo Atletico tersebut musim ini.
Godin merupakan pemain yang juga diincar oleh Chelsea, sementara pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson dikabarkan juga tertarik pada Dominguez. (cs/zul)
Jelang Liverpool vs Tottenham The Reds Harus Waspadai Adebayor
Lucas Aditya : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Liverpool masih belum
terkalahkan di laga kandangnya musim ini. Meski
begitu, The Reds harus tetap waspada saat
menjamu Tottenham Hotspur, termasuk pada
Emmanuel Adebayor.
Berikut data dan statistik terkait laga Liverpool vs
Spurs dikutip dari BBC, terkait pertandingan
kedua tim Senin malam atau Selasa (7/2/2012)
dinihari WIB:
- Liverpool belum terkalahkan saat berlaga di
Anfield Stadium musim ini di ajang Liga Inggris.
Bermain 11 kali, Liverpool menang empat kali dan
seri tujuh kali. Hasil seri ini merupakan yang
terbanyak dari penghuni tujuh besar klasemen
sementara.
- Selama menjadi manajer, Harry Redknapp baru
meraih dua kali kemenangan dari 28 kali
pertandingan saat melawan tim asal kota
Merseyside (Liverpool dan Everton).
- Selama menjadi manajer Liverpool, Kenny
Dalglish sudah 10 kali berhadapan dengan Spurs.
Lima kali pertandingan berakhir kemenangan,
lima lainnya berakhir dengan kekalahan.
- Penyerang Spurs, Emmanuel Adebayor, tampil
produktif saat tim yang dia berhadapan dengan
Liverpool. Dalam tiga pertandingan terakhir dia
berhasil menceploskan tiga gol, termasuk saat
melakoni debut kandangnya bersama Tottenham
pada 18 September lalu, saat The Lilywhites
menang 4-0 di White Hart Lane.
- Liverpool baru menang sekali atas Spurs dalam
lima pertemuan mereka yang terakhir di Liga
Inggris.
- Kemenangan Spurs atas Liverpool dengan skor
akhir 2-0 tahun lalu, merupakan kemenangan
pertama Rafael Van Der Vaart dkk setelah 17 kali
kunjungan ke Anfield Stadium sebelumnya
berakhir dengan kekalahan.
detikcom - Liverpool, Liverpool masih belum
terkalahkan di laga kandangnya musim ini. Meski
begitu, The Reds harus tetap waspada saat
menjamu Tottenham Hotspur, termasuk pada
Emmanuel Adebayor.
Berikut data dan statistik terkait laga Liverpool vs
Spurs dikutip dari BBC, terkait pertandingan
kedua tim Senin malam atau Selasa (7/2/2012)
dinihari WIB:
- Liverpool belum terkalahkan saat berlaga di
Anfield Stadium musim ini di ajang Liga Inggris.
Bermain 11 kali, Liverpool menang empat kali dan
seri tujuh kali. Hasil seri ini merupakan yang
terbanyak dari penghuni tujuh besar klasemen
sementara.
- Selama menjadi manajer, Harry Redknapp baru
meraih dua kali kemenangan dari 28 kali
pertandingan saat melawan tim asal kota
Merseyside (Liverpool dan Everton).
- Selama menjadi manajer Liverpool, Kenny
Dalglish sudah 10 kali berhadapan dengan Spurs.
Lima kali pertandingan berakhir kemenangan,
lima lainnya berakhir dengan kekalahan.
- Penyerang Spurs, Emmanuel Adebayor, tampil
produktif saat tim yang dia berhadapan dengan
Liverpool. Dalam tiga pertandingan terakhir dia
berhasil menceploskan tiga gol, termasuk saat
melakoni debut kandangnya bersama Tottenham
pada 18 September lalu, saat The Lilywhites
menang 4-0 di White Hart Lane.
- Liverpool baru menang sekali atas Spurs dalam
lima pertemuan mereka yang terakhir di Liga
Inggris.
- Kemenangan Spurs atas Liverpool dengan skor
akhir 2-0 tahun lalu, merupakan kemenangan
pertama Rafael Van Der Vaart dkk setelah 17 kali
kunjungan ke Anfield Stadium sebelumnya
berakhir dengan kekalahan.
Jumat, 03 Februari 2012
Jelang Liverpool vs Tottenham The Reds Menyambut Kembalinya Suarez
Doni Wahyudi : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Setelah dipaksa menepi
karena hukuman larangan bertanding, Luis
Suarez akan kembali masuk skuad Liverpool saat
menjamu Tottenham Hotspur akhir pekan ini.
Kehadiran Suarez sudah sangat dinantikan The
Reds.
Sudah delapan pertandingan Liverpool tak bisa
menurunkan Suarez. Dia dijatuhi hukuman
larangan bermain setelah dinyatakan bersalah
dalam kasus rasisme yang melibatkan Patrice
Evra.
Akhir pekan ini penantian Kenny Dalglish dan
Liverpudlian untuk bisa kembali menyaksikan
bintangnya akan berakhir. Hukuman Suarez
sudah berakhir, dan dia akan bisa kembali
diandalkan untuk menjebol gawang lawan.
"Itu akan sangat baik bisa memainkan Suarez
lagi. Dia memberikan kontribusi besar buat tim.
(Hukuman) Suarez adalah kehilangan besar buat
kami dan pemain penting," sahut gelandang
Liverpool, Jay Spearing di Sky Sports.
Sepeninggal penyerang asal Uruguay itu,
Liverpool sesungguhnya tetap mampu tampil
baik. Steven Gerrard cs memetik kemenangan
atas Manchester United dan Manchester City plus
mengamankan tiket ke final Piala Liga Inggris.
"Tapi kami adalah sebuah klub besar dan punya
skuad sekarang. Andy (Carroll), Bellers (Craig
Bellamy), Dirk (Kuyt) dan pemain lain telah
menunjukkan apa yang mereka mampu lakukan
buat tim ini," tuntas Spearing.
detikcom - Liverpool, Setelah dipaksa menepi
karena hukuman larangan bertanding, Luis
Suarez akan kembali masuk skuad Liverpool saat
menjamu Tottenham Hotspur akhir pekan ini.
Kehadiran Suarez sudah sangat dinantikan The
Reds.
Sudah delapan pertandingan Liverpool tak bisa
menurunkan Suarez. Dia dijatuhi hukuman
larangan bermain setelah dinyatakan bersalah
dalam kasus rasisme yang melibatkan Patrice
Evra.
Akhir pekan ini penantian Kenny Dalglish dan
Liverpudlian untuk bisa kembali menyaksikan
bintangnya akan berakhir. Hukuman Suarez
sudah berakhir, dan dia akan bisa kembali
diandalkan untuk menjebol gawang lawan.
"Itu akan sangat baik bisa memainkan Suarez
lagi. Dia memberikan kontribusi besar buat tim.
(Hukuman) Suarez adalah kehilangan besar buat
kami dan pemain penting," sahut gelandang
Liverpool, Jay Spearing di Sky Sports.
Sepeninggal penyerang asal Uruguay itu,
Liverpool sesungguhnya tetap mampu tampil
baik. Steven Gerrard cs memetik kemenangan
atas Manchester United dan Manchester City plus
mengamankan tiket ke final Piala Liga Inggris.
"Tapi kami adalah sebuah klub besar dan punya
skuad sekarang. Andy (Carroll), Bellers (Craig
Bellamy), Dirk (Kuyt) dan pemain lain telah
menunjukkan apa yang mereka mampu lakukan
buat tim ini," tuntas Spearing.
Sabtu, 28 Januari 2012
Jelang Liverpool vs MU The Reds Diminta Langsung 'Tancap Gas'
Meylan Fredy Ismawan : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Membiarkan Manchester
United berkembang di awal pertandingan adalah
sesuatu yang membahayakan. Oleh karena itu,
Liverpool diminta untuk langsung tampil bagus
dan menghindari kebobolan di menit-menit awal.
Pendapat tersebut diungkapkan oleh pemain
sayap The Reds, Stewart Downing, jelang
pertemuan timnya dengan MU di babak keempat
Piala FA di Anfield, Sabtu (28/1/2012) malam WIB.
Downing menilai, timnya perlu untuk menekan
'Setan Merah' sejak kick-off dan membatasi ruang
gerak Wayne Rooney cs.
"Ini adalah pertandingan besar melawan
Manchester United dan Anda harus memulai
dengan baik melawan tim besar. Kalau mereka
mencetak gol di awal pertandingan, akan sulit
untuk kembali ke pertandingan," ujar Downing di
situs resmi klub.
"Kami harus melakukan hal itu karena para
pemain top akan melukai Anda jika Anda tidak
waspada," tambahnya.
"Kami menetapkan sebuah standar yang bagus
melawan (Manchester) City. Sebagai sebuah tim
kami harus percaya diri melawan United dan
kami yakin bisa mengalahkannya," tutup
Downing.
detikcom - Liverpool, Membiarkan Manchester
United berkembang di awal pertandingan adalah
sesuatu yang membahayakan. Oleh karena itu,
Liverpool diminta untuk langsung tampil bagus
dan menghindari kebobolan di menit-menit awal.
Pendapat tersebut diungkapkan oleh pemain
sayap The Reds, Stewart Downing, jelang
pertemuan timnya dengan MU di babak keempat
Piala FA di Anfield, Sabtu (28/1/2012) malam WIB.
Downing menilai, timnya perlu untuk menekan
'Setan Merah' sejak kick-off dan membatasi ruang
gerak Wayne Rooney cs.
"Ini adalah pertandingan besar melawan
Manchester United dan Anda harus memulai
dengan baik melawan tim besar. Kalau mereka
mencetak gol di awal pertandingan, akan sulit
untuk kembali ke pertandingan," ujar Downing di
situs resmi klub.
"Kami harus melakukan hal itu karena para
pemain top akan melukai Anda jika Anda tidak
waspada," tambahnya.
"Kami menetapkan sebuah standar yang bagus
melawan (Manchester) City. Sebagai sebuah tim
kami harus percaya diri melawan United dan
kami yakin bisa mengalahkannya," tutup
Downing.
Jumat, 27 Januari 2012
Jelang Liverpool vs MU The Reds Ingin Singkirkan Klub Manchester Lagi
Meylan Fredy Ismawan : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Liverpool sudah berhasil
menyingkirkan satu klub Manchester di Piala Liga
Inggris. Saat tampil di Piala FA, The Reds
berharap bisa menyingkirkan klub Manchester
lainnya.
Liverpool baru saja menyingkirkan Manchester
City di semifinal Piala Liga Inggris. Mereka
menang agregat 3-2 dan selanjutnya akan
bertemu Cardiff City di final.
Sabtu (28/1/2012) malam WIB nanti, tim asuhan
Kenny Dalglish ini akan bertemu klub Manchester
lainnya, Manchester United, di babak keempat
Piala FA. Mereka pun berharap bisa mengulang
kesuksesan kala melawan City.
"Akan hebat kalau kami bukan cuma bisa
menyingkirkan City dari Piala Carling, tapi
kemudian menyingkirkan United di Piala FA,"
jelas striker Liverpool, Dirk Kuyt, di Mirror.
"Kami sudah menetapkan sebuah tolok ukur
melawan City. Kami harus memastikan bahwa
kami bermain dengan usaha yang sama dan
saya yakin kami akan baik-baik saja," tambahnya.
"Percayalah, anak-anak lebih daripada siap untuk
akhir pekan ini," kata pemain berpaspor Belanda
ini.
detikcom - Liverpool, Liverpool sudah berhasil
menyingkirkan satu klub Manchester di Piala Liga
Inggris. Saat tampil di Piala FA, The Reds
berharap bisa menyingkirkan klub Manchester
lainnya.
Liverpool baru saja menyingkirkan Manchester
City di semifinal Piala Liga Inggris. Mereka
menang agregat 3-2 dan selanjutnya akan
bertemu Cardiff City di final.
Sabtu (28/1/2012) malam WIB nanti, tim asuhan
Kenny Dalglish ini akan bertemu klub Manchester
lainnya, Manchester United, di babak keempat
Piala FA. Mereka pun berharap bisa mengulang
kesuksesan kala melawan City.
"Akan hebat kalau kami bukan cuma bisa
menyingkirkan City dari Piala Carling, tapi
kemudian menyingkirkan United di Piala FA,"
jelas striker Liverpool, Dirk Kuyt, di Mirror.
"Kami sudah menetapkan sebuah tolok ukur
melawan City. Kami harus memastikan bahwa
kami bermain dengan usaha yang sama dan
saya yakin kami akan baik-baik saja," tambahnya.
"Percayalah, anak-anak lebih daripada siap untuk
akhir pekan ini," kata pemain berpaspor Belanda
ini.
Kamis, 19 Januari 2012
The Reds Dapatkan The Next Deco
Bola.net - Liverpool dikabarkan sudah
resmi mendapatkan gelandang muda klub
Portugal, Sporting Lisbon, Joao Carlos.
Berdasarkan yang diberitakan Guardian,
gelandang berusia 19 tahun itu bersedia
diboyong ke Anfield dengan kesepakatan
transfer sebesar 1 juta poundsterling.
Carlos sendiri musim ini belum pernah
berada dalam skuad utama Sporting sekali
pun. Namun beberapa pencari bakat dari
The Reds yakin kalau gelandang ini memiliki
talenta yang luar biasa.
Beberapa media Portugal sendiri menilai
kalau permainan Carlos mirip sekali dengan
mantan bintang Seleccao kelahiran Brasil,
Deco.
Akademi Sporting memang dikenal sebagai
penelur pesepak-bola berbakat. Cristiano
Ronaldo, Nani dan Luis Figo adalah
jebolan akademi klub ini. (grd/mxm)
resmi mendapatkan gelandang muda klub
Portugal, Sporting Lisbon, Joao Carlos.
Berdasarkan yang diberitakan Guardian,
gelandang berusia 19 tahun itu bersedia
diboyong ke Anfield dengan kesepakatan
transfer sebesar 1 juta poundsterling.
Carlos sendiri musim ini belum pernah
berada dalam skuad utama Sporting sekali
pun. Namun beberapa pencari bakat dari
The Reds yakin kalau gelandang ini memiliki
talenta yang luar biasa.
Beberapa media Portugal sendiri menilai
kalau permainan Carlos mirip sekali dengan
mantan bintang Seleccao kelahiran Brasil,
Deco.
Akademi Sporting memang dikenal sebagai
penelur pesepak-bola berbakat. Cristiano
Ronaldo, Nani dan Luis Figo adalah
jebolan akademi klub ini. (grd/mxm)
Kamis, 12 Januari 2012
Jelang City vs Liverpool Kepala Tegak The Reds
Rossi Finza Noor : Sepakbola
detikcom -
Liverpool,
Kekalahan 0-3 itu
sudah tidak
membekas.
Liverpool kini
melangkah ke Etihad
Stadium dengan
kepala tegak dan
siap meraih
kemenangan di
markas Manchester
City.
Kekalahan itu terjadi pada laga pertama Premier League
selepas tahun baru. The Reds, yang beberapa hari
sebelumnya baru mengalahkan Newcastle United 3-1, percaya
diri bisa mengalahkan City di Etihad. Hasilnya, mereka malah
takluk tiga gol tanpa balas.
Tapi, ada secercah harapan dari kekalahan tersebut.
Penyerang Liverpool, Craig Bellamy, mengatakan skor 0-3 itu
tak berarti kualitas kedua tim berbeda jauh.
"Bagi saya, saya tidak percaya skor 0-3 itu tepat. Ini bukan
karena saya adalah pemain Liverpool, tapi saya melihatnya
dari sudut pandang netral," ujarnya kepada Daily Mail.
"Kami memenangi 66% penguasaan bola, yang mana sangat
besar untuk sebuah tim tandang, apalagi melawan tim
sekaliber Manchester City," lanjutnya.
Bellamy juga percaya bahwa Liverpool bisa tampil dominan,
Kamis (12/1/2012) dinihari WIB. Jika bisa meraih hasil bagus
di Etihad, 'Si Merah' punya keuntungan besar dalam melakoni
leg II di Anfield.
"Kami menjalani leg kedua di Anfield dan klub ini tahu apa yang
harus dilakukan dalam laga dua leg. Jadi, jika posisi kami bagus
sebelum bertanding di Anfield, kami punya kesempatan besar
melaju ke Wembley," tukasnya.
detikcom -
Liverpool,
Kekalahan 0-3 itu
sudah tidak
membekas.
Liverpool kini
melangkah ke Etihad
Stadium dengan
kepala tegak dan
siap meraih
kemenangan di
markas Manchester
City.
Kekalahan itu terjadi pada laga pertama Premier League
selepas tahun baru. The Reds, yang beberapa hari
sebelumnya baru mengalahkan Newcastle United 3-1, percaya
diri bisa mengalahkan City di Etihad. Hasilnya, mereka malah
takluk tiga gol tanpa balas.
Tapi, ada secercah harapan dari kekalahan tersebut.
Penyerang Liverpool, Craig Bellamy, mengatakan skor 0-3 itu
tak berarti kualitas kedua tim berbeda jauh.
"Bagi saya, saya tidak percaya skor 0-3 itu tepat. Ini bukan
karena saya adalah pemain Liverpool, tapi saya melihatnya
dari sudut pandang netral," ujarnya kepada Daily Mail.
"Kami memenangi 66% penguasaan bola, yang mana sangat
besar untuk sebuah tim tandang, apalagi melawan tim
sekaliber Manchester City," lanjutnya.
Bellamy juga percaya bahwa Liverpool bisa tampil dominan,
Kamis (12/1/2012) dinihari WIB. Jika bisa meraih hasil bagus
di Etihad, 'Si Merah' punya keuntungan besar dalam melakoni
leg II di Anfield.
"Kami menjalani leg kedua di Anfield dan klub ini tahu apa yang
harus dilakukan dalam laga dua leg. Jadi, jika posisi kami bagus
sebelum bertanding di Anfield, kami punya kesempatan besar
melaju ke Wembley," tukasnya.
Jumat, 30 Desember 2011
The Reds Siap Boyong Darren Bent
Bola.net - Liverpool kini tengah memantau striker Aston Villa, Darren Bent, untuk diboyong pada bursa transfer Januari
nanti. Striker berusia 27 tahun itu
dikabarkan akan dikorbankan
pelatih Alex McLeish sebagai
modal bagi mereka untuk
berbelanja di bursa transfer
musim dingin nanti. Spekulasi tentang masa depan
adik dari gelandang Mitra Kukar, Marcus Bent, itu mulai merebak kala ia enggan turun di laga
melawan Liverpool awal bulan
ini. Dengan alasan cedera ringan,
Bent menolak untuk dimainkan
namun di saat yang bersamaan
ia malah kedapatan berbelanja di sekitar Cambridge. Keberadaan mantan pemain The
Villians, Stewart Downing, disebut-sebut menjadi penguat
alasan kenapa striker tim
nasional Inggris ini bersedia
pindah ke Anfield. McLeish
sendiri sudah memasang harga
Bent dengan 24 juta poundsterling. Namun Liverpool yang memang
berjaga-jaga karena akan
ditinggal Luis Suarez selama 8 pekan kini harus adu cepat
dengan Fulham dan Queen park
Rangers untuk mendapatkan
tanda tangan mantan striker tim
nasional Inggris itu. [initial]
nanti. Striker berusia 27 tahun itu
dikabarkan akan dikorbankan
pelatih Alex McLeish sebagai
modal bagi mereka untuk
berbelanja di bursa transfer
musim dingin nanti. Spekulasi tentang masa depan
adik dari gelandang Mitra Kukar, Marcus Bent, itu mulai merebak kala ia enggan turun di laga
melawan Liverpool awal bulan
ini. Dengan alasan cedera ringan,
Bent menolak untuk dimainkan
namun di saat yang bersamaan
ia malah kedapatan berbelanja di sekitar Cambridge. Keberadaan mantan pemain The
Villians, Stewart Downing, disebut-sebut menjadi penguat
alasan kenapa striker tim
nasional Inggris ini bersedia
pindah ke Anfield. McLeish
sendiri sudah memasang harga
Bent dengan 24 juta poundsterling. Namun Liverpool yang memang
berjaga-jaga karena akan
ditinggal Luis Suarez selama 8 pekan kini harus adu cepat
dengan Fulham dan Queen park
Rangers untuk mendapatkan
tanda tangan mantan striker tim
nasional Inggris itu. [initial]
Langganan:
Postingan (Atom)