Mohammad Resha Pratama - detikSport
Liverpool - Liverpool tengah dalam kepercayaan diri tinggi pasca kesuksesan melaju ke final Piala FA. Momentum yang bagus ini diharapkan Kenny Dalglish dapat dilanjutkan terus hingga akhir musim ini.
Berkat kemenangan 2-1 atas Everton pada laga semifinal akhir pekan lalu, Liverpool akan berhadapan dengan Chelsea di final 5 Mei mendatang. Ini adalah final kedua The Reds musim ini, setelah Februari lalu sukses memenangi Piala Liga Inggris.
Peluang meraih double winners musim ini tentunya bagaikan penuntas dahaga gelar selama enam musim plus juga menyelamatkan musim mereka yang terbilang kurang sukses.
Penampilan mereka di Liga Inggris boleh dibilang naik turun dan saat ini mereka tercecer di urutan ke-7 klasemen, dengan selisih 13 poin dari Tottenham Hotspur di urutan keempat dengan menyisakan lima laga lagi.
Maka Dalglish pun meminta anak-anak asuhnya untuk tetap menjaga momentum bagus yang kini mereka tengah raih, usai performa buruk selama bulan Maret lalu. Itu dimulai saat melawan West Bromwich Albion akhir pekan ini di Anfield.
"Selalu ada aura bagus yang mengelilingi klub ini," tukas Dalglish di situs resmi tim.
"Melwood selalu jadi tempat yang menyenangkan untuk didatangi dan bekerja, sejak aku datang ke sini. Dan hasil positif yang kami dapatkan Sabtu lalu menambah sedikit senyuman orang-orang di sini," sambungnya.
Pada pertemuan pertama di Hawthorne Stadium Liverpool menang 2-0. Raihan tiga poin pun rasanya pantas diraih demi mendongrak posisi ke papan atas.
"Kami mendapatkan hadiah atas kemenangan di semifinal kontra Everton dan kami ingin terus menjaga momentum ini."
"Kami ingin terus mencoba dan bermain sebaik yang kami bisa, untuk meraih hasil positif yang kami bisa raih untuk mendapatkah hasil hingga akhir musim ini," tutup Dalglish.
( mrp / krs )
Tampilkan postingan dengan label si merah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label si merah. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 April 2012
Kamis, 19 April 2012
'Si Merah' Targetkan Sapu Bersih di Sisa Musim
Meylan Fredy Ismawan - detikSport Kamis, 19/04/2012 16:52 WIBLiverpool - Dengan kondisi sekarang, bisa dibilang tak ada lagi yang bisa diperjuangkan oleh Liverpool di Premier League. Meski begitu, 'Si Merah' tetap ingin memenangi semua sisa laga yang mereka miliki.
Liverpool saat ini bertengger di urutan kedelapan klasemen sementara dengan 46 poin dari 33 partai. Anfield Gank terpaut satu poin dari rival sekota mereka, Everton, yang ada di posisi ketujuh.
Liverpool juga sudah dipastikan lolos ke Liga Europa musim depan. Ini berkat keberhasilan mereka memenangi Piala Liga Inggris musim ini.
Mengejar tiket Liga Champions rasanya juga tidak realistis. Pasalnya, mereka terpisah 13 poin dari Tottenham Hotspur yang ada di peringkat keempat. Padahal, sisa pertandingan di tangan tinggal lima.
Dengan kondisi demikian, yang bisa diperjuangkan Liverpool mungkin hanya finis di atas Everton demi menjaga gengsi. Kendati demikian, pasukan Kenny Dalglish tak mau bersantai di sisa musim.
"Kami ingin memenangi setiap pertandingan yang tersisa di liga," seru Dirk Kuyt kepada majalah LFC.
"Ini masih sangat penting untuk kami. Kami ingin finis sebaik mungkin dan kalau kami bisa melakukan itu, kami bisa mengambil momentum untuk musim depan," jelasnya.
"Kadang-kadang kami benar-benar dekat dengan kemenangan dan kami merasa bahwa kami layak memenanginya. Tapi, Anda tak bisa merasa kasihan kepada diri sendiri," ujar pemain asal Belanda ini.
"Pada akhirnya Anda harus melihat ke depan dan saya pikir cara kami bermain melawan Blackburn menunjukkan bahwa kami tidak mengasihani diri kami sendiri," kata Kuyt.
"Anda tak bisa melihat ke belakang. Kami ingin mengubah hal-hal dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkannya. Kami akan lebih puas kalau kami bisa memenangi sebanyak mungkin sisa pertandingan dan finis dengan baik," simpulnya.
Di Premier League, Liverpool masih akan menghadapi West Bromwich Albion, Norwich City, Fulham, Chelsea, dan Swansea City. Mereka juga akan bertemu Chelsea lagi di final Piala FA.
( mfi / a2s )
Sabtu, 14 April 2012
'Si Merah' Menuju Double Winner
Mohammad Resha Pratama - detikSportLondon - Kesuksesan mengatasi Everton membuat Liverpool menjejak partai final Piala FA bulan depan. Ini adalah final kedua The Reds musim ini sekaligus yang pertama di kompetisi ini sejak 2006.
Bertanding melawan rival sekotanya di New Wembley, Sabtu (14/4/2012) malam WIB, Liverpool sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama lewat gol Nikica Jelavic.
Di babak kedua gol Luis Suarez menyamakan kedudukan sebelum akhirnya Andy Carroll memastikan kemenangan timnya di menit 87. Liverpool menang 2-1 dan melaju ke final pada tanggal 5 Mei besok. Mereka tinggal menunggu pemenang laga Chelsea vs Tottenham Hotspur besok.
Bagi Liverpool ini adalah keberhasilan kedua mereka melaju ke final musim ini, setelah dua bulan lalu di Piala Liga Inggris. Saat itu 'Si Merah' jadi juara usai menundukkan Cardiff City lewat adu penalti.
Sebuah prestasi ciamik tentunya bagi Liverpool yang musim ini tampil angin-anginan atau kalau boleh dibilang buruk di Premier League. Trofi kedua musim ini pun ada di depan mata mereka plus mengulang sukses serupa tahun 2006, kala menjuarai Piala FA, usai menundukkan West Ham United.
"Laga tadi sangat sulit. Everton bermain sangat baik, mereka adalah tim bagus dengan manajer yang hebat. Tapi kami tampil hebat di babak kedua dan menunjukkan karakter hebat kami," tukas Steven Gerrard kepada BBC.
"Beberapa pemain mendapat kritik pekan ini, tapi mereka bangkit hari ini. Kami membeli Andy Carroll untuk mencetak gol-gol penting dan dia melakukannya hari ini," tuntas Gerrard.
Jika di final musim ini sebelumnya sukses, apakah Liverpool bisa mengulangnya lagi di final Piala FA dan meraih Double Winner musim ini?
( mrp / mfi )
Kamis, 29 Desember 2011
'Si Merah' Ingin Lebih Tajam & Lebih Tinggi

Kris Fathoni W : Sepakbola detikcom - Liverpool, Berada di posisi enam klasemen sementara tak
dirasakan cukup untuk Liverpool.
Ketidakpuasan serupa dirasakan dari
jumlah produktivitas yang masih
minim. Lewat 18 laga, Liverpool masih
berkutat di posisi enam klasemen Liga
Primer, terpaut 14 poin dari
Manchester City dan Manchester
United yang mengisi dua tangga
teratas. Hasil itu tak lepas dari belum
memuaskannya hasil yang dipetik 'Si
Merah' dalam laga kandang. Liverpool
memang belum pernah kalah di
Anfield, tapi dari sembilan partai
kandang mereka cuma bisa meraup poin 15. Jumlah torehan poin kandang
Liverpool itu adalah yang terburuk
dari tim enam besar saat ini; City (27
poin), Manchester United (22),
Tottenham Hotspur (19), Chelsea (19),
dan Arsenal (20). Tak ayal, Liverpool pun terbukti sering kehilangan poin
penting di kandang sendiri. Selain itu, dengan 21 gol dari 18 laga
Liverpool juga amat kalah tajam dari
lima tim yang ada di atasnya itu; City
(53 gol), MU (47 gol), Spurs (34 gol),
Chelsea (36 gol), dan Arsenal (34)
gol). "Kami harus menambah isi di kolom
'bikin gol' jadi kami akan terus
memburu datangnya gol," seru
Manajer Liverpool Kenny Dalglish di
AFP. Menilai bahwa Liverpool mestinya
juga bisa berposisi lebih baik, Dalglish
pun berharap timnya bisa segera
meraih hasil lebih baik. Ujian pun
akan datang saat menjamu Newcastle
United, Sabtu (31/12/2011) dinihari WIB, di laga terakhir Liverpool tahun
2011. "Kami harus terus maju dan kami
semua ingin ganjaran atas permainan
luar biasa yang sudah kami
tampilkan. Saya pikir kami layak
berada lebih tinggi di papan klasemen
ketimbang posisi yang kami tempati saat ini, tapi Anda harus meraih
sendiri hal itu alih-alih cuma
membicarakannya," simpul Dalglish.
Rabu, 30 November 2011
'Si Merah' Was-was Menanti Lucas

Mohammad Resha Pratama : Sepakbola
detikcom -
London,
Kemenangan
Liverpool atas
Chelsea di
perempatfinal
Piala Liga
Inggris harus
dibayar mahal
dengan
cederanya
Lucas Leiva. Kini
The Reds pun boleh jadi tengah cemas menanti
kabar gelandang asal Brasil itu.
Lucas sejak menit awal laga di Stamford Bridge,
Rabu (30/11/2011) dinihari WIB, bermain
cemerlang dan mampu menjaga lini tengah
Liverpool dengan baik. Hingga akhirnya mereka
bisa unggul 2-0 dan bertahan hingga laga usai.
Sayang di menit 70 sebuah tekel Ryan Bertrand
mengakhiri aksinya dan Lucas harus digantikan
Charlie Adam. Saat terjatuh di lapangan, Lucas
tampak kesakitan memegangi lututnya.
Kontan pemandangan itu membuat khawatir
seluruh pendukung Liverpool dan berharap
cedera pesepakbola 24 tahun itu tidak parah. Tapi
Kenny Dalglish mengaku belum mengetahui
seberapa parah cedera Lucas karena harus
dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Lucas mengalami cedera pada lututnya. Kami
tidak tahu jenis cederanya. Kami akan
memeriksanya dan baru akan mengetahuinya,"
aku manajer asal Skotlandia itu di situs resmi tim.
"Kami tidak tahu jenis cederanya. Jadi daripada
kami berspekulasi lebih baik kami menunggu
hingga kami mendapat diagnosa yang lengkap
besok atau lusa. Jadi kami akan memberitahu
kepada semuanya dengan benar. Dia harus
menjalani pemindaian," tuntas Dalglish.
Jika Lucas harus cedera dalam waktu yang lama,
ini kerugian bagi Liverpool mengingat peran
vitalnya untuk tim. Musim ini Lucas sudah tampil
11 kali sebagai starter.
Selasa, 29 November 2011
Jelang Chelsea vs Liverpool' Si Biru' Diuji Lagi oleh 'Si Merah'
Andi Abdullah Sururi : Sepakbola
detikcom -
London,
Sepuluh hari
lalu publik
Stamford Bridge
harus
menyaksikan
kekalahan tim
kesayangan
mereka,
Chelsea, dari
Liverpool di
pertandingan liga. Malam ini kedua tim akan
kembali berduel di tempat yang sama.
Duel tersebut adalah untuk memperebutkan satu
tiket ke babak semifinal Piala Liga Inggris atau
Piala Carling, turnamen yang paling dekat untuk
dimenangi tim-tim Inggris, karena finalnya akan
digelar di bulan Februari.
Pada 20 November lalu Chelsea harus mengakui
keunggulan Liverpool di Bridge di pertandingan
liga. Gol Glen Johnson di menit 87 membuat
mereka kalah 1-2, meskipun Daniel Sturridge
sempat menyamakan gol pembuka dari Maxi
Rodriguez.
Kekalahan itu membuat The Blues selalu takluk
dari tim besar, karena sebelumnya juga menyerah
1-3 dari Manchester United di Old Trafford dan
dibekap 3-5 oleh Arsenal di kandang sendiri.
Akhir pekan lalu, setelah kalah juga di Liga
Champions di markas Bayer Leverkusen, Chelsea
berhasil meraih kemenangan. Mereka
menundukkan Wolverhampton Wanderers 3-0,
dan itu memberi kesenangan tersendiri buat
suporternya.
Kesenangan itu akan sirna lagi apabila Frank
Lampard dkk tak mampu membalas kekalahan
mereka dari Liverpool malam ini (29/11/2011). Ini
juga menyangkut nasib sang manajer, Andre
Villas-Boas, yang masih jauh dari memuaskan
petinggi klubnya.
Bagi kedua tim, ini adalah pertemuan ke-30
mereka sejak 2004. Salah satunya adalah di final
2005, yang menjadi awal kesuksesan pria
bernama Jose Mourinho. Kala itu Chelsea menang
3-2 lewat perpanjangan waktu, dan Mourinho
merengkuh piala pertamanya bersama "Si Biru".
Villas-Boas mungkin bisa saja mengikuti jejak
pendahulunya itu, tapi jalannya tidak mudah.
Faktanya, Liverpool hanya kalah satu kali dari
enam kunjungan terakhir mereka di Stamford
Bridge, dan Kenny Dalglish tak pernah kalah dari
12 pertandingannya melawan Chelsea sebagai
manajer "Si Merah".
Bisa, Chelsea?
detikcom -
London,
Sepuluh hari
lalu publik
Stamford Bridge
harus
menyaksikan
kekalahan tim
kesayangan
mereka,
Chelsea, dari
Liverpool di
pertandingan liga. Malam ini kedua tim akan
kembali berduel di tempat yang sama.
Duel tersebut adalah untuk memperebutkan satu
tiket ke babak semifinal Piala Liga Inggris atau
Piala Carling, turnamen yang paling dekat untuk
dimenangi tim-tim Inggris, karena finalnya akan
digelar di bulan Februari.
Pada 20 November lalu Chelsea harus mengakui
keunggulan Liverpool di Bridge di pertandingan
liga. Gol Glen Johnson di menit 87 membuat
mereka kalah 1-2, meskipun Daniel Sturridge
sempat menyamakan gol pembuka dari Maxi
Rodriguez.
Kekalahan itu membuat The Blues selalu takluk
dari tim besar, karena sebelumnya juga menyerah
1-3 dari Manchester United di Old Trafford dan
dibekap 3-5 oleh Arsenal di kandang sendiri.
Akhir pekan lalu, setelah kalah juga di Liga
Champions di markas Bayer Leverkusen, Chelsea
berhasil meraih kemenangan. Mereka
menundukkan Wolverhampton Wanderers 3-0,
dan itu memberi kesenangan tersendiri buat
suporternya.
Kesenangan itu akan sirna lagi apabila Frank
Lampard dkk tak mampu membalas kekalahan
mereka dari Liverpool malam ini (29/11/2011). Ini
juga menyangkut nasib sang manajer, Andre
Villas-Boas, yang masih jauh dari memuaskan
petinggi klubnya.
Bagi kedua tim, ini adalah pertemuan ke-30
mereka sejak 2004. Salah satunya adalah di final
2005, yang menjadi awal kesuksesan pria
bernama Jose Mourinho. Kala itu Chelsea menang
3-2 lewat perpanjangan waktu, dan Mourinho
merengkuh piala pertamanya bersama "Si Biru".
Villas-Boas mungkin bisa saja mengikuti jejak
pendahulunya itu, tapi jalannya tidak mudah.
Faktanya, Liverpool hanya kalah satu kali dari
enam kunjungan terakhir mereka di Stamford
Bridge, dan Kenny Dalglish tak pernah kalah dari
12 pertandingannya melawan Chelsea sebagai
manajer "Si Merah".
Bisa, Chelsea?
Minggu, 27 November 2011
Jelang Liverpool vs City'Si Merah' Diuntungkan Jadwal City

Meylan Fredy Ismawan : Sepakbola
detikcom -
Liverpool,
Liverpool akan
mencoba
memanfaatkan
keunggulan kondisi
fisik mereka dalam
laga kontra
Manchester City.
Dengan waktu
persiapan yang
lebih panjang, mereka berharap bisa meraih hasil terbaik.
Dibandingkan City, persiapan Liverpool memang lebih panjang.
The Reds punya waktu hampir sepekan penuh sebelum
pertandingan, sementara The Citizens cuma punya waktu
sekitar lima hari.
Sebabnya jelas. Liverpool tak punya agenda pertandingan di
tengah pekan, sedangkan City harus bertarung habis-habisan
melawan Napoli di Liga Champions.
Kondisi fisik yang sedikit lebih bugar inilah yang akan coba
dimanfaatkan oleh The Kop saat menjamu sang pemuncak
klasemen di Anfield, Minggu (27/11/2011) malam WIB.
"Tidak bermain di kompetisi Eropa berarti kami punya sepekan
untuk mempersiapkan diri sebelum kunjungan mereka. City
bermain di Liga Champions pada hari Selasa dan mungkin akan
membuat sejumlah perubahan pada susunan pemain mereka,"
ungkap Manajer Liverpool, Kenny Dalglish, seperti dikutip AFP.
"Kami lebih suka bermain di Eropa daripada tidak. Tapi, bagi
kami ini bukan soal punya waktu untuk bersiap-siap, tapi lebih
ke bagaimana kami memakai waktu itu untuk mempersiapkan
diri," jelasnya.
"Kami akan melakukannya dengan baik dan melihat apa yang
terjadi pada akhir pekan," ucap pria asal Skotlandia ini.
Sabtu, 15 Oktober 2011
Liga Inggris Pekan Ini, Duel Klasik Dua Penguasa Liga Inggris

Meylan Fredy Ismawan : Sepakbola
detikcom -
Liverpool,
Manchester
United akan
menghadapi
ujian berat pada
akhir pekan ini.
Pimpinan
klasemen
sementara Liga
Primer Inggris
ini akan bertandang ke markas rival klasiknya,
Liverpool.
Start MU pada musim ini bisa dibilang sangat
baik. Dalam tujuh partai awal, mereka menang
enam kali dan seri sekali. The Red Devils juga jadi
tim paling produktif karena sudah 24 kali
menjebol gawang lawan.
Sementara itu, Liverpool agak tersendat pada
awal musim. Meski sudah jor-joran di bursa
transfer, The Reds sudah dua kali kalah dalam
tujuh pertandingan dan saat ini bertengger di
peringkat kelima klasemen sementara.
Namun, posisi di papan klasemen tak akan terlalu
berpengaruh saat Liverpool dan MU bertemu di
Anfield, Sabtu (15/10/1011). Duel antara dua
pengoleksi trofi terbanyak Liga Inggris ini adalah
pertaruhan gengsi dan harga diri. Kedua kubu
punya sejarah rivalitas panjang dan mendalam.
Sepanjang sejarah, MU dan Liverpool sudah
bertemu 154 kali di semua kompetisi. 'Setan
Merah' tercatat menang 59 kali, kalah 52 kali, dan
sisanya berakhir imbang.
Meski statistik di atas masih memihak mereka,
pasukan Sir Alex Ferguson tetap wajib waspada
penuh. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir,
mereka selalu takluk saat berkunjung ke Anfield.
Terakhir kali MU bisa membawa pulang poin dari
Anfield adalah pada 16 Desember 2007 lewat
kemenangan tipis 1-0. Setelah itu, mereka selalu
kalah dalam tiga musim terakhir, masing-masing
dengan skor 1-2, 0-2, dan 1-3.
Meski tidak mudah, MU tetap wajib memburu poin
penuh atas The Kop. Kehilangan poin di Anfield
jelas akan membahayakan posisi mereka di
puncak klasemen.
Manchester City, yang ada di peringkat kedua dan
punya poin sama dengan MU, berpeluang besar
merebut poin sempurna pada akhir pekan ini. The
Citizens "cuma" akan menghadapi Aston Villa di
Etihad Stadium.
Sementara itu, Chelsea yang ada di peringkat
ketiga akan meladeni Everton di kandang sendiri.
Ada pun Arsenal yang tengah terpuruk di papan
bawah akan menjamu Sunderland.
Senin, 01 Agustus 2011
Gerrard Sudah Ditunggu 'Tiga Singa' & 'Si Merah'
Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom - London,
Steven Gerrard masih
belum lepas total dari
cedera. Fabio Capello
pun kini berharap
Gerrard lekas pulih
karena ia sudah
dibutuhkan oleh klub
dan negaranya.
Gerrard menjalani
operasi kunci paha
pada bulan Maret lalu
dan sampai saat ini belum bisa terlibat di dalam laga-laga pra-
musim Liverpool, karena masih harus terus menjalani proses
pemulihan.
Pada prosesnya, gelandang Inggris tersebut malah diprediksi
harus istirahat sampai September setelah terkena infeksi yang
mengharuskannya berdiam di rumah sakit.
"Saya membaca kabar ini dan itu bukanlah kabar bagus," keluh
Manajer Timnas Inggris Fabio Capello kepada Sky Sports News.
Bukan kabar baik buat Liverpool mengingat 'Si Merah', yang sudah
di ambang musim baru, kini masih harus menanti kaptennya
tersebut. Serupa dengan timnas Inggris yang juga belum bisa
mengharapkan kiprah Gerrard.
"Saya pikir, Steven Gerrard adalah pemain yang sangat penting
buat kami dan juga buat Liverpool. Cedera ini sudah berjalan
cukup lama."
"Saya harap ia akan segera kembali karena ia adalah salah satu
pemain yang bisa membuat perbedaan di lapangan," harap
Capello.
'Tiga Singa' dijadwalkan untuk menghadapi Bulgaria dan Wales
dalam partai kualifikasi Piala Eropa 2012 pada awal bulan September
mendatang.
m.detik.com/read/2011/08/01/113738/1693630/73/gerrard-sudah-ditunggu-tiga-singa-si-merah
detikcom - London,
Steven Gerrard masih
belum lepas total dari
cedera. Fabio Capello
pun kini berharap
Gerrard lekas pulih
karena ia sudah
dibutuhkan oleh klub
dan negaranya.
Gerrard menjalani
operasi kunci paha
pada bulan Maret lalu
dan sampai saat ini belum bisa terlibat di dalam laga-laga pra-
musim Liverpool, karena masih harus terus menjalani proses
pemulihan.
Pada prosesnya, gelandang Inggris tersebut malah diprediksi
harus istirahat sampai September setelah terkena infeksi yang
mengharuskannya berdiam di rumah sakit.
"Saya membaca kabar ini dan itu bukanlah kabar bagus," keluh
Manajer Timnas Inggris Fabio Capello kepada Sky Sports News.
Bukan kabar baik buat Liverpool mengingat 'Si Merah', yang sudah
di ambang musim baru, kini masih harus menanti kaptennya
tersebut. Serupa dengan timnas Inggris yang juga belum bisa
mengharapkan kiprah Gerrard.
"Saya pikir, Steven Gerrard adalah pemain yang sangat penting
buat kami dan juga buat Liverpool. Cedera ini sudah berjalan
cukup lama."
"Saya harap ia akan segera kembali karena ia adalah salah satu
pemain yang bisa membuat perbedaan di lapangan," harap
Capello.
'Tiga Singa' dijadwalkan untuk menghadapi Bulgaria dan Wales
dalam partai kualifikasi Piala Eropa 2012 pada awal bulan September
mendatang.
m.detik.com/read/2011/08/01/113738/1693630/73/gerrard-sudah-ditunggu-tiga-singa-si-merah
Jumat, 17 Juni 2011
Gago Mungkin Lanjut di Liverpool
Doni Wahyudi : Sepakbola
detikcom -
Liverpool,
Tersia-
siakan di
Real Madrid,
Fernando
Gago
sempat dikabarkan akan pulang ke
Argentina. Gelandang bertahan itu bisa
jadi masih akan berkiprah di Eropa
karena ada peluang dia direkrut
Liverpool.
Gago dipastikan tak masuk dalam
rencana skuad Jose Mourinho musim
depan. Tahun ini saja gelandang 25
tahun itu total cuma bermain tujuh kali
di semua kompetisi yang diikuti El Real.
Awalnya Gago sempat dikabarkan akan
mudik ke Boca Juniors, klub yang
membesarkan namanya sebelum
diboyong ke Santiago Bernabeu.
Namun kini peluang dia bertahan di
Eropa masih terbuka lebar setelah
Liverpool dikabarkan tertarik padanya.
"Gago butuh untuk bermain dan
Liverpool akan menjadi klub yang
sempurna untuknya, Fernando ingin
kembali ke lapangan dan kembali ke
top level, sesuatu yang tak mungkin
terjadi di Real Madrid," ungkap agen
Gago, Marcelo Lombilla.
Dikutip dari Soccernet, Direktur
Sepakbola Liverpool Damien Comolli
dikabarkan sudah menjalani negosiasi
awal dengan Gago untuk
memboyongnya ke Anfield. Gago
sendiri sudah dapat informasi soal klub
berjuluk The Reds itu dari Xabi Alonso
dan Alvaro Arbeloa.
Satu kendala yang mungkin dihadapi
Liverpool adalah soal harga jual Gago.
Madrid dikabarkan meminta 15 juta
poundsterling sementara Liverpool
cuma menyanggupi 10 juta
poundsterling.
m.detik.com/read/2011/06/17/021040/1662176/72/gago-mungkin-lanjut-di-liverpool
detikcom -
Liverpool,
Tersia-
siakan di
Real Madrid,
Fernando
Gago
sempat dikabarkan akan pulang ke
Argentina. Gelandang bertahan itu bisa
jadi masih akan berkiprah di Eropa
karena ada peluang dia direkrut
Liverpool.
Gago dipastikan tak masuk dalam
rencana skuad Jose Mourinho musim
depan. Tahun ini saja gelandang 25
tahun itu total cuma bermain tujuh kali
di semua kompetisi yang diikuti El Real.
Awalnya Gago sempat dikabarkan akan
mudik ke Boca Juniors, klub yang
membesarkan namanya sebelum
diboyong ke Santiago Bernabeu.
Namun kini peluang dia bertahan di
Eropa masih terbuka lebar setelah
Liverpool dikabarkan tertarik padanya.
"Gago butuh untuk bermain dan
Liverpool akan menjadi klub yang
sempurna untuknya, Fernando ingin
kembali ke lapangan dan kembali ke
top level, sesuatu yang tak mungkin
terjadi di Real Madrid," ungkap agen
Gago, Marcelo Lombilla.
Dikutip dari Soccernet, Direktur
Sepakbola Liverpool Damien Comolli
dikabarkan sudah menjalani negosiasi
awal dengan Gago untuk
memboyongnya ke Anfield. Gago
sendiri sudah dapat informasi soal klub
berjuluk The Reds itu dari Xabi Alonso
dan Alvaro Arbeloa.
Satu kendala yang mungkin dihadapi
Liverpool adalah soal harga jual Gago.
Madrid dikabarkan meminta 15 juta
poundsterling sementara Liverpool
cuma menyanggupi 10 juta
poundsterling.
m.detik.com/read/2011/06/17/021040/1662176/72/gago-mungkin-lanjut-di-liverpool
Senin, 02 Mei 2011
Bukan Laga yang Mudah untuk 'Si Merah'
Minggu, 01/05/2011 23:01 WIB
Bukan Laga yang Mudah untuk 'Si Merah'
Mohammad Resha Pratama : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Liverpool dengan
mantap meraih kemenangan atas Newcastle
United. Meski mampu tampil dominan namun
Kenny Dalglish menilai tiga poin tidak diraih The
Reds dengan mudah.
Berlaga di Anfield, Minggu (1/5/2011) malam WIB,
Liverpool berusaha meraih tiga poin demi meraih
posisi lima besar untuk tiket ke kompetisi Eropa
musim depan.
Sejak menit pertama Liverpool tampil menekan
pertahanan Newcastle. Soccernet mencatat meski
tim tamu unggul penguasaan bola namun tuan
rumah membuat 14 shots dengan lima
mengarah ke gawang. Sementara Newcastle
hanya buat 11 dengan satu on goal.
Liverpool akhirnya mampu menutup laga itu
dengan kemenangan 3-0 lewat gol Maxi
Rodriguez di babak pertama. Sementara penalti
Dirk Kuyt dan Luis Suarez memperbesar marjin
di babak kedua.
Meski meraih hasil meyakinkan tersebut namun
bagi Dalglish hasil itu tidaklah semudah yang
dibayangkan. Laga yang dimainkan di lunch time
yakni pukul 12.00 siang membuat cuaca panas
dan cukup mengganggu konsentrasi para
pemain.
"Ini adalah hari yang sulit bagi para pemain dari
kedua tim karena cuaca sangat panas," tutur
Dalglish di situs resmi klub.
"Usai kami unggul, mereka menekan kami
dengan permainan bola mati dan umpan-umpan
silang. Namun kami dapat mengatasinya dengan
sangat baik dan di babak kedua kami menekan
mereka dan membobol mereka dua kali. Saya
pikir kami pantas untuk menang namun ini
adalah laga yang sulit bagi kami," sambungnya.
"Saya tidak mengharapkan mendapatkan
keuntungan dari sinar matahari tadi. Mereka
terlambat bermain bagus dan mereka bisa
menahan imbang 0-0 Manchester United di
kandangnya."
Dengan raihan tiga poin ini, Liverpool naik ke
posisi lima menggeser Tottenham Hotspur. Poin
keduanya sama yakni 55 namun 'Si Merah'
unggul selisih gol.
Tiket ke Eropa musim depan kian dekat dengan
mereka, setelah di awal musim sempat terpuruk
di zona degradasi.
"Kami hanya mencoba terus bermain baik dan
melihat apa ynag kami dapatkan. Ini adalah
hadiah hebat yang kami dapatkan untuk bisa
berada seperti sekarang ini. Ini semua karena
kerja keras para pemain," lugas Dalglish.
Bukan Laga yang Mudah untuk 'Si Merah'
Mohammad Resha Pratama : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Liverpool dengan
mantap meraih kemenangan atas Newcastle
United. Meski mampu tampil dominan namun
Kenny Dalglish menilai tiga poin tidak diraih The
Reds dengan mudah.
Berlaga di Anfield, Minggu (1/5/2011) malam WIB,
Liverpool berusaha meraih tiga poin demi meraih
posisi lima besar untuk tiket ke kompetisi Eropa
musim depan.
Sejak menit pertama Liverpool tampil menekan
pertahanan Newcastle. Soccernet mencatat meski
tim tamu unggul penguasaan bola namun tuan
rumah membuat 14 shots dengan lima
mengarah ke gawang. Sementara Newcastle
hanya buat 11 dengan satu on goal.
Liverpool akhirnya mampu menutup laga itu
dengan kemenangan 3-0 lewat gol Maxi
Rodriguez di babak pertama. Sementara penalti
Dirk Kuyt dan Luis Suarez memperbesar marjin
di babak kedua.
Meski meraih hasil meyakinkan tersebut namun
bagi Dalglish hasil itu tidaklah semudah yang
dibayangkan. Laga yang dimainkan di lunch time
yakni pukul 12.00 siang membuat cuaca panas
dan cukup mengganggu konsentrasi para
pemain.
"Ini adalah hari yang sulit bagi para pemain dari
kedua tim karena cuaca sangat panas," tutur
Dalglish di situs resmi klub.
"Usai kami unggul, mereka menekan kami
dengan permainan bola mati dan umpan-umpan
silang. Namun kami dapat mengatasinya dengan
sangat baik dan di babak kedua kami menekan
mereka dan membobol mereka dua kali. Saya
pikir kami pantas untuk menang namun ini
adalah laga yang sulit bagi kami," sambungnya.
"Saya tidak mengharapkan mendapatkan
keuntungan dari sinar matahari tadi. Mereka
terlambat bermain bagus dan mereka bisa
menahan imbang 0-0 Manchester United di
kandangnya."
Dengan raihan tiga poin ini, Liverpool naik ke
posisi lima menggeser Tottenham Hotspur. Poin
keduanya sama yakni 55 namun 'Si Merah'
unggul selisih gol.
Tiket ke Eropa musim depan kian dekat dengan
mereka, setelah di awal musim sempat terpuruk
di zona degradasi.
"Kami hanya mencoba terus bermain baik dan
melihat apa ynag kami dapatkan. Ini adalah
hadiah hebat yang kami dapatkan untuk bisa
berada seperti sekarang ini. Ini semua karena
kerja keras para pemain," lugas Dalglish.
Selasa, 12 April 2011
Tidak Salah Liverpool Beli Andy Caroll!

INILAH.COM, Liverpool - Bomber Andy Carroll mulai
memperlihatkan taringnya. Dua golnya ke gawang
Manchester City merupakan bukti bahwa The Reds tak sia-
sia memboyongnya dengan harga mahal.
Pemain berdarah Inggris itu didatangkan dari Newcastle United
pada bursa transfer Januari lalu dengan harga transfer 35 juta
poundsterling (sekitar Rp493 miliar).
Saat itu, banyak pihak yang menyayangkan keputusan kub The
Reds memboyong Carroll dengan harga sedemikian mahal.
Pasalnya, Carroll baru berusia 22 tahun dan ketajamannya masih
belum teruji. Apalagi ketika itu dia dalam kondisi cedera.
Namun, perlahan tapi pasti, Carroll mulai menunjukkan
ketajamannya. Dua gol yang ia cetak ke gawang Manchester City
dinihari tadi (Selasa, 12/4/2011) merupakan bukti bahwa The Reds
tidak salah membelinya dengan harga mahal.
“Benar-benar hari yang sangat menyenangkan bagi saya,
mencetak gol perdana dan tim mendapatkan hasil yang baik,”
ungkapnya seperti dilansir Sky Sports.
Carroll juga merasa bahwa duetnya bersama Luis Suarez di lini
depan The Reds semakin hari semakin bertambah padu. Untuk itu,
dia sangat yakin bahwa dia dan partner duetnya itu akan mampu
membawa The Reds bertengger di peringkat kelima klasemen Liga
Primer pada akhir musim nanti.
“Kami bekerjasama dengan sangat baik pada saat latihan dan hal
itu kami tunjukkan pada saat pertandingan. Kami saat ini
mengincar peringkat kelima. Mungkin memang sulit, namun kami
akan berusaha sekuat tenaga, ” tandasnya.
Kemenangan 3-0 The Reds atas Manchester City mengantar
pasukan besutan pelatih Kenny Dalglish itu bertengger di peringkat
keenam klasemen sementara Liga Primer dengan memiliki raihan
48 poin dan berselisih lima poin atas Tottenham Hotspur yang
berada di peringkat kelima. [nic]
Senin, 04 April 2011
Badai Cedera Pusingkan Dalglish
Senin, 04/04/2011 15:30 WIB
Mohammad Resha Pratama : Sepakbola
detikcom -
Liverpool, Steven
Gerrard memang
harus menunda
keinginannya
bermain karena
dibebat cedera.
Mengenai isu dia
bakal absen hingga
akhir musim Kenny
Dalglish belum mau
berkomentar, karena
belum bisa memastikan berapa lama Gerrard harus istirahat.
Gerrard yang harus istirahat usai menjalani operasi awal Maret lalu
sebenarnya direncanakan sudah bisa merumput saat Liverpool
menghadapi West Bromwich Albion Sabtu kemarin. Namun
sayangnya Gerrard lagi-lagi mengalami masalah pada otot pangkal
pahanya dan ia pun dipinggirkan.
Sesudahnya muncul rumor yang menyebut Gerrard akan
mengakhiri musim ini lebih cepat. Jika memang kabar itu tentunya
sangat merugikan bagi The Reds yang butuh tenaga sang kapten
untuk bisa meraih tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Tapi harapan untuk Gerrard bisa tampil di sisa musim ini pun
masih terbuka. Sebab Daglish mengatakan jika pesepakbola 30
tahun itu sedang menjalani pemindaian dan hasilnya pun akan
segera diketahui dalam waktu dekat.
"Steven berlatih (hari Jumat) dan sialnya saat sedang ingin
menguasai bola ia merasakan sakit. Cedera yang sama tapi tipenya
tak sama," tutur Dalglish kepada Sky Sports.
"Kami akan segera memeriksa kondisinya dan di akhir minggu ini,
kami akan tahu mengenai kondisi semua pemain. Ini tentunya
tidak mengenakan untuk Steven karena dia berlatih dengan sangat
baik dan sangat ingin kembali bermain bersama rekan-rekannya,"
sambungnya.
Selain Gerrard, pukulan kembali datang kepada Dalglish terkait
kondisi Glen Johnson dan Daniel Agger yang cedera saat Liverpool
kalah 1-2 dari WBA lalu. Belum diketahui juga seberapa lama kedua
pilar di lini pertahanan itu akan absen.
"Kehilangan tiga pemain di bulan April akan sangat memukul siapa
pun," keluh Daglish.
Mohammad Resha Pratama : Sepakbola
detikcom -
Liverpool, Steven
Gerrard memang
harus menunda
keinginannya
bermain karena
dibebat cedera.
Mengenai isu dia
bakal absen hingga
akhir musim Kenny
Dalglish belum mau
berkomentar, karena
belum bisa memastikan berapa lama Gerrard harus istirahat.
Gerrard yang harus istirahat usai menjalani operasi awal Maret lalu
sebenarnya direncanakan sudah bisa merumput saat Liverpool
menghadapi West Bromwich Albion Sabtu kemarin. Namun
sayangnya Gerrard lagi-lagi mengalami masalah pada otot pangkal
pahanya dan ia pun dipinggirkan.
Sesudahnya muncul rumor yang menyebut Gerrard akan
mengakhiri musim ini lebih cepat. Jika memang kabar itu tentunya
sangat merugikan bagi The Reds yang butuh tenaga sang kapten
untuk bisa meraih tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Tapi harapan untuk Gerrard bisa tampil di sisa musim ini pun
masih terbuka. Sebab Daglish mengatakan jika pesepakbola 30
tahun itu sedang menjalani pemindaian dan hasilnya pun akan
segera diketahui dalam waktu dekat.
"Steven berlatih (hari Jumat) dan sialnya saat sedang ingin
menguasai bola ia merasakan sakit. Cedera yang sama tapi tipenya
tak sama," tutur Dalglish kepada Sky Sports.
"Kami akan segera memeriksa kondisinya dan di akhir minggu ini,
kami akan tahu mengenai kondisi semua pemain. Ini tentunya
tidak mengenakan untuk Steven karena dia berlatih dengan sangat
baik dan sangat ingin kembali bermain bersama rekan-rekannya,"
sambungnya.
Selain Gerrard, pukulan kembali datang kepada Dalglish terkait
kondisi Glen Johnson dan Daniel Agger yang cedera saat Liverpool
kalah 1-2 dari WBA lalu. Belum diketahui juga seberapa lama kedua
pilar di lini pertahanan itu akan absen.
"Kehilangan tiga pemain di bulan April akan sangat memukul siapa
pun," keluh Daglish.
Kamis, 31 Maret 2011
'Si Merah' Beri Kontrak Baru untuk Lucas

Kamis, 31/03/2011 00:21 WIB
'Si Merah' Beri Kontrak Baru untuk Lucas
Mohammad Resha Pratama : Sepakbola
detikcom -
Liverpool,
Berakhir
sudah spekulasi soal
masa depan Lucas
Leiva di Liverpool,
seiring The Reds
akhirnya memberikan
kontrak baru
berdurasi panjang
untuk gelandang
internasional Brasil
itu.
Kontrak Lucas
sedianya akan
berakhir musim
depan dan beberapa
waktu lalu sempat
terjadi tarik ulur
mengenai kontrak
barunya. Maka ada
rumor yang
menyebut jika Lucas hendak dilego ke klub Seri A Napoli di musim
panas nanti.
Namun pada akhirnya gosip itu pun termentahkan karena Lucas
telah diberikan kontrak jangka panjang oleh manajemen klub.
Alhasil Lucas pun bakal menjadi bagian dari Liverpool di masa
mendatang dan menunjukkan
semakin pentingnya peran pesepakbola 23 tahun itu bagi The
Anfield Gank.
Musim ini boleh dibilang sebagai yang terbaik selama ia bermukim
di Anfield setelah sempat mengalami kesulitan adaptasi di awal-
awal kedatangannya,. Ia kini jadi pilar di lini tengah bersama Steven
Gerrard dan Raul Meireles.
Lucas tampil sebanyak 31 kali dan menyumbang satu gol di
seluruh kompetisi. Total pria yang dua pekan lalu baru merayakan
kelahiran putra pertamanya itu, sudah mengenakan seragam
merah-merah sebanyak 153 kali dan mendonasi enam gol.
"Bagiku ini adalah keputusan yang mudah karena aku tahu
seberapa besar Liverpool dan aku bisa melihat Liverpool sangat
berkomitmen padaku dan aku ada di rencana masa depan
mereka," sahut Lucas di situs resmi klub.
"Usaha dari klub sungguh luar biasa dan membuatku merasa
sebagai pemain yang penting. Makanya aku bilang ini adalah
keputusan yang mudah. Aku puas dengan cara Liverpool
mempertahanku dan kini tinggal aku yang berusaha tampil baik
untuk mereka," lanjutnya.
"Aku kira orang-orang tidak berpikir aku bisa berada di sini dalam
waktu yang lama namun sekarang aku hanya ingin tampil lebih
baik. Aku sangat senang. Beberapa pekan terakhir ini terasa
menyenangkan bagiku dan bisa lebih lama berada di Liverpool.
Aku akan tampil sebaik mungkin dan mencoba menolong klub
menjadi lebih besar lagi," lugas Lucas.
Minggu, 20 Maret 2011
Babak I Sunderland vs Liverpool 'Si Merah' Unggul 1-0
Minggu, 20/03/2011 21:19 WIB
Babak I Sunderland vs Liverpool
'Si Merah' Unggul 1-0
Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom - Jakarta, Liverpool memimpin 1-0 atas Sunderland
sampai dengan berakhirnya paruh pertama laga. Gol 'Si Merah'
lahir melalui penalti Dirk Kuyt pada menit 33.
Jalannya Pertandingan
Liverpool menekan di menit-menit awal. Mendapatkan tendangan
penjuru, sejumlah serangan dilancarkan termasuk tandukan Dirk
Kuyt yang akhirnya melaju di atas mistar gawang lawan.
Sunderland menebar ancaman pada menit 16. Tapi umpan silang
dari sayap kiri tak berhasil diteruskan satu pun pemain Sunderland.
Liverpool lantas membalas lewat serangan balik cepat lewat Luis
Suarez. Ia kemudian mengirim bola ke Andy Carroll yang
meneruskan ke Jay Spearing meski lini belakang Sunderland bisa
mementahkan serangan. Mungkin lebih baik jika Carroll langsung
memberikan bola lagi ke Suarez?
Kesalahan antisipasi dari Simon Mignolet saat mencoba merenggut
bola dari kaki Raul Meireles. Sedikit kemelut terjadi sebelum bola
keluar untuk menghasilkan sepak pojok.
Penalti untuk Liverpool pada menit 32! Wasit perlu masukan dulu
dari hakim garis sebelum memutuskannya. Sebuah keputusan
yang dapat diperdebatkan. Apapun, Kuyt lantas meletakkan bola di
titik putih dan menuntaskannya dengan baik.
Dalam keputusan tersebut, John Mensah juga mendapat kartu
kuning atas pelanggarannya kepada Spearing yang melahirkan
penalti. Masalahnya, apakah pelanggaran terjadi di dalam atau di
luar kotak terlarang?
Suarez! Ia berhasil menguasai bola dan melepaskan tembakan
keras pada menit 37. Mignolet tak kalah apik menepis bola.
Susunan Pemain
Sunderland: Mignolet, Ferdinand, Bramble, Mensah, Bardsley,
Sessegnon, Henderson, Muntari (Cattermole '19), Richardson
(Malbranque '22), Welbeck, Gyan
Liverpool: Reina, Johnson, Carragher, Skrtel, Agger, Kuyt, Meireles,
Lucas, Spearing, Carroll, SuarezBabak I Sunderland vs Liverpool 'Si Merah' Unggul 1-0
Babak I Sunderland vs Liverpool
'Si Merah' Unggul 1-0
Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom - Jakarta, Liverpool memimpin 1-0 atas Sunderland
sampai dengan berakhirnya paruh pertama laga. Gol 'Si Merah'
lahir melalui penalti Dirk Kuyt pada menit 33.
Jalannya Pertandingan
Liverpool menekan di menit-menit awal. Mendapatkan tendangan
penjuru, sejumlah serangan dilancarkan termasuk tandukan Dirk
Kuyt yang akhirnya melaju di atas mistar gawang lawan.
Sunderland menebar ancaman pada menit 16. Tapi umpan silang
dari sayap kiri tak berhasil diteruskan satu pun pemain Sunderland.
Liverpool lantas membalas lewat serangan balik cepat lewat Luis
Suarez. Ia kemudian mengirim bola ke Andy Carroll yang
meneruskan ke Jay Spearing meski lini belakang Sunderland bisa
mementahkan serangan. Mungkin lebih baik jika Carroll langsung
memberikan bola lagi ke Suarez?
Kesalahan antisipasi dari Simon Mignolet saat mencoba merenggut
bola dari kaki Raul Meireles. Sedikit kemelut terjadi sebelum bola
keluar untuk menghasilkan sepak pojok.
Penalti untuk Liverpool pada menit 32! Wasit perlu masukan dulu
dari hakim garis sebelum memutuskannya. Sebuah keputusan
yang dapat diperdebatkan. Apapun, Kuyt lantas meletakkan bola di
titik putih dan menuntaskannya dengan baik.
Dalam keputusan tersebut, John Mensah juga mendapat kartu
kuning atas pelanggarannya kepada Spearing yang melahirkan
penalti. Masalahnya, apakah pelanggaran terjadi di dalam atau di
luar kotak terlarang?
Suarez! Ia berhasil menguasai bola dan melepaskan tembakan
keras pada menit 37. Mignolet tak kalah apik menepis bola.
Susunan Pemain
Sunderland: Mignolet, Ferdinand, Bramble, Mensah, Bardsley,
Sessegnon, Henderson, Muntari (Cattermole '19), Richardson
(Malbranque '22), Welbeck, Gyan
Liverpool: Reina, Johnson, Carragher, Skrtel, Agger, Kuyt, Meireles,
Lucas, Spearing, Carroll, SuarezBabak I Sunderland vs Liverpool 'Si Merah' Unggul 1-0
Jumat, 18 Maret 2011
Kamis, 17/03/2011 10:46 WIB
Mohammad Resha Pratama : detikSport
detikcom -
Liverpool, Liverpool
menatap laga Leg II
babak 16 besar Liga
Europa dengan posisi
tertinggal 0-1 dari
Braga. Untuk
mempertahankan
eksistensi mereka di
Eropa musim ini dan
(mungkin) musim
depan, The Reds ingin mengincar kemenangan dengan selisih dua
gol.
Gol penalti Alan di leg pertama pekan lalu membuat Liverpool
pulang dengan kepala tertunduk. Laga di Anfield, Jumat (17/3/2011)
dinihari WIB nanti bakal jadi pertaruhan untuk Kenny Dalglish
apakah bisa membawanya Liverpool melaju lebih jauh lagi di
kompetisi ini.
Seperti diketahui musim depan satu spot Liga Europa dari Inggris
sudah ditempati juara Piala Liga Birmingham City. Sementara
dengan melajunya Bolton Wanderers dan Stoke City ke semifinal
Piala FA, sudah dipastikan jatah dari kompetisi itu akan diambil
salah satu klub itu, karena dua tim lainnya Manchester United dan
Manchester City boleh dibilang akan lolos ke Liga Champions.
Dengan begini Liverpool minimal harus finis di urutan kelima jika
ingin bermain di Eropa musim depan atau menjuarai Liga Europa
musim ini. Di liga posisi 'Si Merah' ada di urutan ke-6 dengan 42
poin dari 29 laganya, tertinggal enam poin dari Tottenham Hotspur
yang ada di urutan ke-5 dan masih mempunyai satu laga sisa.
Maka Liga Europa bisa jadi arena tepat untuk menyelamatkan
musim Liverpool kali ini yang boleh dibilang tak berjalan mulus-
mulus amat. Tapi sebelum itu The Anfield Gank harus bisa
mengembalikan ketertinggalan 0-1 di leg pertama.
"Kami kini harus konsentrasi pada laga ini. Kami belum bisa
berpikir terlalu jauh. Kami ingin bermain di level tertinggi sebisa
mungkin. Untuk mencapai itu kami harus memenangi laga-laga,
dimulai pertandingan Kamis malam nanti," tutur Dalglish di ESPN
Star.
"Kami harus menang dua gol untuk mempertahankan status kami
di Eropa musim ini. Setiap laga bagi kami adalah sangat penting.
Yang dimulai Kamis malam dan berlanjut hingga akhir musim,"
sambungnya.
"Ke mana kami setelah itu hanya bisa ditentukan oleh seberapa baik
kami melakukannya. Kompetisi Eropa dan klub ini saling berkaitan.
Kami senang untuk terus ada di sini," tuntas pria asal Skotlandia itu.
Mohammad Resha Pratama : detikSport
detikcom -
Liverpool, Liverpool
menatap laga Leg II
babak 16 besar Liga
Europa dengan posisi
tertinggal 0-1 dari
Braga. Untuk
mempertahankan
eksistensi mereka di
Eropa musim ini dan
(mungkin) musim
depan, The Reds ingin mengincar kemenangan dengan selisih dua
gol.
Gol penalti Alan di leg pertama pekan lalu membuat Liverpool
pulang dengan kepala tertunduk. Laga di Anfield, Jumat (17/3/2011)
dinihari WIB nanti bakal jadi pertaruhan untuk Kenny Dalglish
apakah bisa membawanya Liverpool melaju lebih jauh lagi di
kompetisi ini.
Seperti diketahui musim depan satu spot Liga Europa dari Inggris
sudah ditempati juara Piala Liga Birmingham City. Sementara
dengan melajunya Bolton Wanderers dan Stoke City ke semifinal
Piala FA, sudah dipastikan jatah dari kompetisi itu akan diambil
salah satu klub itu, karena dua tim lainnya Manchester United dan
Manchester City boleh dibilang akan lolos ke Liga Champions.
Dengan begini Liverpool minimal harus finis di urutan kelima jika
ingin bermain di Eropa musim depan atau menjuarai Liga Europa
musim ini. Di liga posisi 'Si Merah' ada di urutan ke-6 dengan 42
poin dari 29 laganya, tertinggal enam poin dari Tottenham Hotspur
yang ada di urutan ke-5 dan masih mempunyai satu laga sisa.
Maka Liga Europa bisa jadi arena tepat untuk menyelamatkan
musim Liverpool kali ini yang boleh dibilang tak berjalan mulus-
mulus amat. Tapi sebelum itu The Anfield Gank harus bisa
mengembalikan ketertinggalan 0-1 di leg pertama.
"Kami kini harus konsentrasi pada laga ini. Kami belum bisa
berpikir terlalu jauh. Kami ingin bermain di level tertinggi sebisa
mungkin. Untuk mencapai itu kami harus memenangi laga-laga,
dimulai pertandingan Kamis malam nanti," tutur Dalglish di ESPN
Star.
"Kami harus menang dua gol untuk mempertahankan status kami
di Eropa musim ini. Setiap laga bagi kami adalah sangat penting.
Yang dimulai Kamis malam dan berlanjut hingga akhir musim,"
sambungnya.
"Ke mana kami setelah itu hanya bisa ditentukan oleh seberapa baik
kami melakukannya. Kompetisi Eropa dan klub ini saling berkaitan.
Kami senang untuk terus ada di sini," tuntas pria asal Skotlandia itu.
Senin, 28 Februari 2011
Gerrard Berharap Lebih Dari Suarez
Gelandang Liverpool itu yakin rekan barunya di lini depan
bisa menambah kualitas tim dalam menyerang.
Oleh M Yanuar F
28 Feb 2011 12:00:00
Steven Gerrard meyakini Luis Suarez tak lama lagi akan
memberikan kontribusi maksimal segera setelah mampu
beradaptasi dengan permainan di Liverpool dan Liga Primer
Inggris.
"Saat ini kita semua sudah melihat betapa bagusnya Luis. Dia
punya kecepatan dan kewaspadaan dan dia juga sudah mulai
beradaptasi," tukas Gerrard.
"Dia juga pemain bertipe petarung dan dengan karakter yang
dimilikinya berarti dia akan siap bekerja keras untuk tim ini."
Gerrard menambahkan jika dia dan pihak klub senang dan puas
dengan penampilannya di beberapa laga yang sudah diikuti.
"Semoga saja ada hal lain yang lebih baik yang bisa
ditunjukkannya. Saya berharap demikian ketika dia sudah bisa
beradaptasi dengan kecepatan sepakbola di negeri ini," ungkap
kapten Liverpool itu.
"Jika dia bisa mendapatkan kondisi fisik yang dibutuhkan, dia akan
sulit dihentikan," tukasnya.
GOAL.com Indonesia
bisa menambah kualitas tim dalam menyerang.
Oleh M Yanuar F
28 Feb 2011 12:00:00
Steven Gerrard meyakini Luis Suarez tak lama lagi akan
memberikan kontribusi maksimal segera setelah mampu
beradaptasi dengan permainan di Liverpool dan Liga Primer
Inggris.
"Saat ini kita semua sudah melihat betapa bagusnya Luis. Dia
punya kecepatan dan kewaspadaan dan dia juga sudah mulai
beradaptasi," tukas Gerrard.
"Dia juga pemain bertipe petarung dan dengan karakter yang
dimilikinya berarti dia akan siap bekerja keras untuk tim ini."
Gerrard menambahkan jika dia dan pihak klub senang dan puas
dengan penampilannya di beberapa laga yang sudah diikuti.
"Semoga saja ada hal lain yang lebih baik yang bisa
ditunjukkannya. Saya berharap demikian ketika dia sudah bisa
beradaptasi dengan kecepatan sepakbola di negeri ini," ungkap
kapten Liverpool itu.
"Jika dia bisa mendapatkan kondisi fisik yang dibutuhkan, dia akan
sulit dihentikan," tukasnya.
GOAL.com Indonesia
Minggu, 27 Februari 2011
Babak I West Ham vs Liverpool 'Si Merah' Tertinggal 0-2
Minggu, 27/02/2011 21:19 WIB
Babak I West Ham vs Liverpool
'Si Merah' Tertinggal 0-2
Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom - London, Berakhir sudah paruh pertama laga antara
West Ham kontra Liverpool. The Hammers untuk sementara
unggul 2-0 atas The Reds.
West Ham melancarkan serangan pertama lewat Thomas
Hitzlsperger pada menit empat. Dari jarak jauh, ia melepaskan
tembakan voli first time yang masih mengarah tepat ke Pepe
Reina.
Liverpool mendapat peluang pada menit 14. Dari sepak pojok, Glen
Johnson berhasil menanduk bola ke arah gawang, kendati masih
bisa dihalau lawan.
Gol pertama lahir pada menit 22. Scott Parker bekerjasama satu-
dua dengan Hitzlsperger, diakhiri dengan sontekan lambung ke
arah tiang jauh yang tidak bisa dijangkau Reina.
Dua menit kemudian Liverpool coba membalas. Luis Suarez
merancang serangan balik cepat dan mengoper bola ke Dirk Kuyt.
Ia lantas melepaskan tembakan keras yang menghantam sisi luar
gawang.
Enam menit sebelum turun minum, Liverpool menekan
pertahanan West Ham. Martin Kelly menguasai bola dan mencari
ruang untuk menembak. Dengan kaki kiri ia lantas menendang
bola yang arahnya bisa dibaca Robert Green.
West Ham memperbesar keunggulan pada menit 45. Dari
tendangan gawang, Green mengirim bola jauh ke depan. Gary
O'Neill kemudian menguasai bola dan melayangkan umpan silang
untuk ditanduk Demba Ba.
Susunan Pemain:
WEST HAM: Green; Bridge, Upson, Tomkins, Jacobsen;
Hitzlsperger, Parker, Noble, O'Neil; Ba, Piquionne.
LIVERPOOL: Reina; Johnson, Wilson, Skrtel, Carragher, Kelly (Cole
'44); Meireles, Lucas, Gerrard; Kuyt, Suarez.
Babak I West Ham vs Liverpool
'Si Merah' Tertinggal 0-2
Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom - London, Berakhir sudah paruh pertama laga antara
West Ham kontra Liverpool. The Hammers untuk sementara
unggul 2-0 atas The Reds.
West Ham melancarkan serangan pertama lewat Thomas
Hitzlsperger pada menit empat. Dari jarak jauh, ia melepaskan
tembakan voli first time yang masih mengarah tepat ke Pepe
Reina.
Liverpool mendapat peluang pada menit 14. Dari sepak pojok, Glen
Johnson berhasil menanduk bola ke arah gawang, kendati masih
bisa dihalau lawan.
Gol pertama lahir pada menit 22. Scott Parker bekerjasama satu-
dua dengan Hitzlsperger, diakhiri dengan sontekan lambung ke
arah tiang jauh yang tidak bisa dijangkau Reina.
Dua menit kemudian Liverpool coba membalas. Luis Suarez
merancang serangan balik cepat dan mengoper bola ke Dirk Kuyt.
Ia lantas melepaskan tembakan keras yang menghantam sisi luar
gawang.
Enam menit sebelum turun minum, Liverpool menekan
pertahanan West Ham. Martin Kelly menguasai bola dan mencari
ruang untuk menembak. Dengan kaki kiri ia lantas menendang
bola yang arahnya bisa dibaca Robert Green.
West Ham memperbesar keunggulan pada menit 45. Dari
tendangan gawang, Green mengirim bola jauh ke depan. Gary
O'Neill kemudian menguasai bola dan melayangkan umpan silang
untuk ditanduk Demba Ba.
Susunan Pemain:
WEST HAM: Green; Bridge, Upson, Tomkins, Jacobsen;
Hitzlsperger, Parker, Noble, O'Neil; Ba, Piquionne.
LIVERPOOL: Reina; Johnson, Wilson, Skrtel, Carragher, Kelly (Cole
'44); Meireles, Lucas, Gerrard; Kuyt, Suarez.
Jumat, 25 Februari 2011
Dalglish Puji Determinasi 'Si Merah'
Jumat, 25/02/2011 05:03 WIB
Kris Fathoni W : detikSport
detikcom -
Liverpool,
Kemenangan atas
Sparta Praha dinilai
Manajer Liverpool
Kenny Dalglish
sebagai hasil yang
pantas diraih oleh The
Reds, yang ia sebut
sudah bermain
dengan gigih.
Liverpool harus berusaha keras sebelum menjebol gawang Sparta
dalam partai leg II babak 32 besar Liga Europa di Anfield, Jumat
(25/2/2011) dinihari WIB.
Dengan skor 0-0 di pertemuan pertama, laga tersebut memang
masih membuka lebar kemungkinan lolos untuk kedua klub.
Walhasil, Liverpool yang jadi tuan rumah pun mesti menghadapi
kengototan Sparta yang juga tak mau kalah begitu saja.
Pada akhirnya, gol yang dinantikan tercipta dengan waktu normal
tinggal menyisakan empat menit lagi, dengan Dirk Kuyt membawa
Liverpool unggul.
Satu gol tersebut ternyata menjadi satu satunya dalam laga.
Liverpool pun lolos ke babak 16 besar, meski lewat skor tipis yang
dibuat di menit-menit akhir.
"Kami pantas mendapatkannya, kami punya banyak peluang,"
tegas Dalgslish kepada saluran televisi Channel 5 yang dikutip
Reuters.
"Bahkan setelah kami bikin gol, kami memiliki sepasang peluang,"
lanjutnya.
Bicara peluang, Liverpool memang banyak menciptakannya di
paruh kedua laga. Tapi Sparta sendiri juga bukannya berdiam diri
saja.
Sepanjang laga, 'Si Merah' total bikin 21 tembakan, sepuluh di
antaranya tepat ke gawang, sedangkan Sparta menghasilkan
sembilan tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke
gawang.
"Lawan tangguh tapi mereka (pemain Liverpool) tetap berusaha,
pujian besar untuk para pemain atas determinasi dan usaha
mereka meraih hasil ini," puji Dalglish.
Kris Fathoni W : detikSport
detikcom -
Liverpool,
Kemenangan atas
Sparta Praha dinilai
Manajer Liverpool
Kenny Dalglish
sebagai hasil yang
pantas diraih oleh The
Reds, yang ia sebut
sudah bermain
dengan gigih.
Liverpool harus berusaha keras sebelum menjebol gawang Sparta
dalam partai leg II babak 32 besar Liga Europa di Anfield, Jumat
(25/2/2011) dinihari WIB.
Dengan skor 0-0 di pertemuan pertama, laga tersebut memang
masih membuka lebar kemungkinan lolos untuk kedua klub.
Walhasil, Liverpool yang jadi tuan rumah pun mesti menghadapi
kengototan Sparta yang juga tak mau kalah begitu saja.
Pada akhirnya, gol yang dinantikan tercipta dengan waktu normal
tinggal menyisakan empat menit lagi, dengan Dirk Kuyt membawa
Liverpool unggul.
Satu gol tersebut ternyata menjadi satu satunya dalam laga.
Liverpool pun lolos ke babak 16 besar, meski lewat skor tipis yang
dibuat di menit-menit akhir.
"Kami pantas mendapatkannya, kami punya banyak peluang,"
tegas Dalgslish kepada saluran televisi Channel 5 yang dikutip
Reuters.
"Bahkan setelah kami bikin gol, kami memiliki sepasang peluang,"
lanjutnya.
Bicara peluang, Liverpool memang banyak menciptakannya di
paruh kedua laga. Tapi Sparta sendiri juga bukannya berdiam diri
saja.
Sepanjang laga, 'Si Merah' total bikin 21 tembakan, sepuluh di
antaranya tepat ke gawang, sedangkan Sparta menghasilkan
sembilan tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke
gawang.
"Lawan tangguh tapi mereka (pemain Liverpool) tetap berusaha,
pujian besar untuk para pemain atas determinasi dan usaha
mereka meraih hasil ini," puji Dalglish.
Selasa, 01 Februari 2011
'Si Merah' yang Paling Sibuk
Narayana Mahendra Prastya : Sepakbola
detikcom -
Liverpool, Liverpool
menjadi tim paling
sibuk di bursa
transfer Januari 2011.
Boleh jadi karena
tingginya tingkat
kesibukan itu, situs
resmi The Reds pun
sempat berubah menjadi tampilan blog.
Fernando Torres keluar, Luiz Suarez dan Andy Carroll masuk. Itu
lah tiga kegiatan transfer yang dilakukan oleh Liverpool di hari
terakhir bursa transfer Januari 2011. Ketiga nama tersebut menjadi
headline yang menghiasi berita di media-media olahraga.
Untuk Suarez The Reds mengumumkan pihaknya harus menebus
pemain Uruguay itu dengan harga 26,5 juta euro. Sedang untuk
Carroll dan Torres tim yang bermarkas di Stadion Anfield itu tidak
menyebutkan secara detil berapa besaran nilai transfernya.
Media-media Inggris melaporkan bahwa Liverpool mengeluarkan
35 juta poundsterling untuk Carrol dan mendapatkan 45 juta
poundsterling untuk Torres.
Sepanjang Senin malam hingga Selasa pagi ini WIB menjadi
waktu-waktu yang sangat sibuk bagi Liverpool. Banyak
pengumuman resmi yang harus mereka rilis.
Boleh jadi karena itu, klub memutuskan untuk sementara
mengubah tampilan situs resmi "Si Merah" (www.liverpoolfc.tv)
menjadi seperti blog. Ini guna menghindari beratnya akses ke situs
tersebut, karena di waktu normal situs resmi Liverpool banyak
menggunakan flash.
Terakhir kali situs resmi The Anfield Gank muncul dalam tampilan
normal adalah saat mengumumkan tercapainya kesepakatan harga
dengan Newcastle United untuk transfer Carroll. Itu terjadi pada
Senin (31/1/2011) malam WIB.
Setelahnya situs Liverpool tampil dengan gaya blog saat
menyampaikan pengumuman-pengumuman penting. Tampilan
ala blog itu masih tetap ada hingga Selasa (1/2/2011) pukul 06:40
WIB.
"Kumpulan Berita Hari Terakhir, Blog Berita Resmi LFC---Aktivitas
Liverpool di hari terakhir bursa transfer Januari juga telah memicu
peningkatan akses terhadap situs resmi Liverpool mencapai angka
yang belum pernah terjadi sebelumnya," demikian tulis Liverpool
via situs resminya.
"Lebih dari 1,1 juta fans mengunjungi situs ini pada pukul 10
malam (waktu setempat--red) dan mencatatkan rekor 8,5 juta
pengunjung. Untuk menjaga stabilitas dari website setelah
mengumumkan kesepakatan harga dengan Newcastle United
untuk transfer Andy Carroll, situs ini diubah dan diganti dengan live
news blog -- di mana tim jurnalis kami terus memperbarui
informasi dengan berita-berita terkini."
"Kami minta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Hal ini
(penggantian tampilan situs) hanya sementara sifatnya, namun
tidak bisa kami hindarkan. Meski begitu Anda masih bisa
menyaksikan video, mengunjungi toko online, dan berinteraksi
dengan sesama fans Liverpool di The Kop yang merupakan
platform media sosial baru kami."
detikcom -
Liverpool, Liverpool
menjadi tim paling
sibuk di bursa
transfer Januari 2011.
Boleh jadi karena
tingginya tingkat
kesibukan itu, situs
resmi The Reds pun
sempat berubah menjadi tampilan blog.
Fernando Torres keluar, Luiz Suarez dan Andy Carroll masuk. Itu
lah tiga kegiatan transfer yang dilakukan oleh Liverpool di hari
terakhir bursa transfer Januari 2011. Ketiga nama tersebut menjadi
headline yang menghiasi berita di media-media olahraga.
Untuk Suarez The Reds mengumumkan pihaknya harus menebus
pemain Uruguay itu dengan harga 26,5 juta euro. Sedang untuk
Carroll dan Torres tim yang bermarkas di Stadion Anfield itu tidak
menyebutkan secara detil berapa besaran nilai transfernya.
Media-media Inggris melaporkan bahwa Liverpool mengeluarkan
35 juta poundsterling untuk Carrol dan mendapatkan 45 juta
poundsterling untuk Torres.
Sepanjang Senin malam hingga Selasa pagi ini WIB menjadi
waktu-waktu yang sangat sibuk bagi Liverpool. Banyak
pengumuman resmi yang harus mereka rilis.
Boleh jadi karena itu, klub memutuskan untuk sementara
mengubah tampilan situs resmi "Si Merah" (www.liverpoolfc.tv)
menjadi seperti blog. Ini guna menghindari beratnya akses ke situs
tersebut, karena di waktu normal situs resmi Liverpool banyak
menggunakan flash.
Terakhir kali situs resmi The Anfield Gank muncul dalam tampilan
normal adalah saat mengumumkan tercapainya kesepakatan harga
dengan Newcastle United untuk transfer Carroll. Itu terjadi pada
Senin (31/1/2011) malam WIB.
Setelahnya situs Liverpool tampil dengan gaya blog saat
menyampaikan pengumuman-pengumuman penting. Tampilan
ala blog itu masih tetap ada hingga Selasa (1/2/2011) pukul 06:40
WIB.
"Kumpulan Berita Hari Terakhir, Blog Berita Resmi LFC---Aktivitas
Liverpool di hari terakhir bursa transfer Januari juga telah memicu
peningkatan akses terhadap situs resmi Liverpool mencapai angka
yang belum pernah terjadi sebelumnya," demikian tulis Liverpool
via situs resminya.
"Lebih dari 1,1 juta fans mengunjungi situs ini pada pukul 10
malam (waktu setempat--red) dan mencatatkan rekor 8,5 juta
pengunjung. Untuk menjaga stabilitas dari website setelah
mengumumkan kesepakatan harga dengan Newcastle United
untuk transfer Andy Carroll, situs ini diubah dan diganti dengan live
news blog -- di mana tim jurnalis kami terus memperbarui
informasi dengan berita-berita terkini."
"Kami minta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Hal ini
(penggantian tampilan situs) hanya sementara sifatnya, namun
tidak bisa kami hindarkan. Meski begitu Anda masih bisa
menyaksikan video, mengunjungi toko online, dan berinteraksi
dengan sesama fans Liverpool di The Kop yang merupakan
platform media sosial baru kami."
Langganan:
Postingan (Atom)