Jumat, 26 April 2013

Akui Salah Gigit Ivanovic, Suarez pun Minta Maaf


Mohammad Resha Pratama - detikSport
Senin, 22/04/2013 03:32 WIB
Getty Images/Michael Regan
Liverpool - Luis Suarez tahu dirinya bersalah atas insiden gigitannya pada Branislav Ivanovic. Untuk itu dia sudah meminta maaf kepada bek internasional Serbia itu dan menyesali tindakannya tersebut.

Suarez jadi sorotan di laga Liverpool kontra Chelsea di Anfield, Minggu (21/4/2013) malam WIB. Selain tampil bagus dengan cetak satu assist dan satu gol yang menyelamatkan Liverpool dari kekalahan dan bikin skor akhir jadi 2-2.

Tapi di satu sisi penyerang timnas Uruguay itu juga terlibat dalam insiden kontroversial dengan Ivanovic saat keduanya berduel di kotak penalti di menit 66. Suarez yang dijaga ketat oleh bek 28 tahun itu tiba-tiba menggigit lengan kanan Ivanovic dan kontan lawannya itu langsung berteriak serta sempat terjadi perdebatan di antara keduanya.

Kejadian itu lolos dari pengamatan wasit Kevin Friend dan Suarez lolos dari hukuman di lapangan. Namun karena insiden itu terekam kamera televisi maka bukan tak mungkin Suarez akan mendapat sanksi dari FA.

Namun sebelum kasus ini menjadi melebar maka Suarez pun langsung meminta maaf kepada Ivanovic atas sikapnya dan juga pada penonton yang menyaksikan tindakan "brutalnya" itu.

"Aku sangat sedih atas apa yang terjadi sore ini. Aku meminta maaf kepada Ivanovic dan juga dunia sepakbola atas tindakanku yang keterlaluan ini. Aku sangat menyesal soal kejadian ini," demikian Suarez lewat akun twitter-nya

Rodgers: Sturridge Pembeda untuk 'Si Merah'


Mohammad Resha Pratama - detikSport
Getty Images via Liverpool FC/John Powell
Liverpool - Liverpool sukses memaksakan hasil imbang saat melawan Chelsea di pekan ke-34 Liga Inggris. Penampilan spartan The Reds serta efek positif yang diberikan Daniel Sturridge bikin Rodgers puas.

Menjamu Chelsea di Anfield, Minggu (21/4/2013) malam WIB, Liverpool tampil tanpa greget di babak pertama dan lebih banyak bertahan dari serangan Chelsea. Meskipun kerap membuat serangan ke pertahanan The Blues, tapi mereka selalu gagal membahayakan gawang Petr Cech.

Cuma satu shot on goal yang diperoleh Liverpool di babak itu lewat Luis Suarez di menit ke-40. Selebihnya Chelsea lebih banyak bikin Pepe Reina kerja keras dan mampu unggul lebih dulu lewat gol Oscar di menit 29.

Di babak kedua Liverpool memasukkan Sturridge dan mengubah alur permainan di mana di awal-awal babak sudah dapat dua peluang lewat Steven Gerrard dan tembakan Sturridge yang mengenai tiang. Di menit 52 penyerang internasional Inggris itu akhirnya cetak gol penyama kedudukan.

Sebelum penalti Eden Hazard di menit 65 bikin Chelsea memimpin dan ketika Liverpool tampaknya akan kalah Suarez tampil sebagai penyelamat lewat golnya di menit 96. Skor 2-2 jadi penutup laga ketat dan menegangkan yang juga dihiasi kontroversi soal gigitan Suarez pada Branislav Ivanovic.

Terkait penampilan timnya di laga itu Rodgers mengaku puas karena Liverpool tak menyerah hingga detik-detik akhir untuk mencari gol penyama kedudukan. Ia pun juga menggarisbawahi kesalahan-kesalahan elementer yang dibuat timnya sehingga kebobola dua gol dari set piece.

"Laga yang luar biasa dan sekali lagi tim memperlihatkan semangat pantang menyerahnya hingga akhir pertandingan," ujar Rodgers seperti dilansir BBC.

"Di babak pertama kami tidak bermain bagus, karena banyak salah umpan. Daniel Sturridge mengubah pertandingan ketika ia masuk di awal babak kedua dan ia tampil luar biasa tak lama setelah masuk," sambungnya terkait penampilan Sturridge dengan satu gol dan satu assist.

"Umpannya, pergerakannya, gol dan pressing-nya begitu fenomenal. Kami membuat dua kesalahan yang berbuah gol, gol pertama kami begitu buruk membiarkan sundulan dari angle seperti itu masuk dan kedua soal penalti."

"Kami tetap berusaha membuat peluang-peluang dan kami akhirnya bisa mendapatkannya. Kami mencetak banyak gol di akhir-akhir laga, kami berbicara soal semangat tak menyerah hingga injury time," demikian dia.


(mrp/roz)

Luis Suarez: Assist, Handball, Gigit, Bikin Gol


Rossi Finza Noor - detikSport
Liverpool FC via Getty Images/John Powell
Liverpool - Luis Suarez bisa jadi layak dilabeli sebagai "man of the match" dalam laga Liverpool vs Chelsea. Bukan hanya karena menyelamatkan Liverpool dari kekalahan, tetapi juga membuat cerita lainnya.

Mari dimulai dengan catatan Suarez pada laga tersebut. Secara kasat mata, penyerang asal Uruguay itu membuat satu assist dan satu gol, sama seperti rekan setimnya, Daniel Sturridge.

Kebetulan, assist Suarez tercipta untuk gol Sturridge dan begitu juga sebaliknya.

Seperti dilansir oleh Soccernet, Suarez juga tampil apik. Dia melepaskan enam attempts sepanjang pertandingan, di mana lima di antaranya tepat sasaran. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak di antara pemain-pemain lainnya.

Gol ke gawang Petr Cech itu juga mengakhiri puasa golnya. Sebelum ini, Suarez gagal mencetak gol dalam empat pertandingan di Premier League.

Selain cerita heroiknya untuk Liverpool eks pemain Ajax Amsterdam itu juga punya cerita lain yang tidak kalah unik. Beberapa saat sebelumnya, Suarez juga menyebabkan Chelsea mendapatkan tendangan penalti.

Handball Suarez membuat wasit langsung menunjuk titik putih dan penalti tersebut dikonversi dengan baik oleh Eden Hazard.

Cerita lainnya? Tidak lain dan tidak bukan ketika dia tertangkap kamera menggigit lengan Branislav Ivanovic. Insiden tersebut terjadi pada menit ketika Ivanovic tengah menjaganya dan karuan saja bek Chelsea itu berteriak karenanya.

Wasit tidak mengambil tindakan, tapi kabar yang beredar menyebutkan bahwa FA bisa jadi akan menyelidikinya. Jika terbukti bersalah, bukan tidak mungkin Suarez akan mendapatkan larangan bertanding.

Brendan Rodgers sendiri belum berkomentar banyak soal insiden itu. "Saya diberitahu insiden itu tapi saya tidak bisa berkata apapun lagi sampai saya melihat ulang sendiri. Kami akan me-review nanti," ungkap Rodgers di BBC.

Ini bukan pertama kalinya Suarez menggigit pemain lawan. Ketika masih membela Ajax, dia menggigit pundak Otman Bakkal. Akibatnya, dia dihukum tujuh pertandingan serta mendapatkan denda dari Ajax.


(roz/mfi)

Kamis, 25 April 2013

Suarez Kecewakan Chelsea dan Benitez


Review: Suarez Kecewakan Chelsea dan Benitez
Luis Suarez mencetak gol penyama kedudukan untuk Liverpool. © AFP

Bola.net - Luis Suarez menjadi aktor utama dalam bentrokan Liverpool kontra Chelsea yang berkesudahan imbang 2-2. Striker Liverpool itu tampil brilian sekaligus kontroversial.

Dalam lanjutan kompetisi Premier League 2012/13 di Anfield, Minggu (21/4), yang juga menandai kembalinya Rafael Benitez ke rumah lamanya, Chelsea dua kali unggul lewat Oscar dan penalti Eden Hazard. Namun, Liverpool membalas lewat gol pemain pengganti Daniel Sturridge dan aksi Suarez di penghujung laga.

Liverpool, yang tak pernah kalah dari Chelsea dalam lima bentrokan terakhir sebelum ini, sukses meneruskan catatan positif tersebut sekaligus mengumpulkan total 51 poin di peringkat tujuh klasemen sementara. The Blues gagal meraup poin penuh, tapi masih bertengger di tangga ke-4 dengan keunggulan satu poin atas Tottenham.

Perhatian utama mau tak mau tertuju pada Suarez. Striker Liverpool itu melakukan segalanya dalam laga ini. Dia merancang satu assist, menjadi penyebab penalti, menciptakan kontroversi dengan menggigit Branislav Ivanovic di babak kedua, dan menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.

Laga ini sendiri berjalan cukup sengit. Liverpool unggul penguasaan bola maupun jumlah tembakan, tapi Chelsea lebih efektif dalam memaksimalkan peluang.

Chelsea menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 lewat sundulan Oscar memanfaatkan corner Juan Mata pada menit 26.

Akan tetapi, keunggulan pasukan Benitez musnah pada menit 52 oleh mantan pemain mereka sendiri, yakni Sturridge, yang sukses menuntaskan assist Suarez hanya tujuh menit sejak masuk menggantikan Philippe Coutinho di awal babak kedua.

Suarez, yang tidak mencetak gol dalam empat penampilan terakhirnya, berniat mengakhiri kekeringan itu di laga ini. Namun, bukan gol yang dia dapat, melainkan justru menjadi penyebab penalti untuk timnya akibat handball di area terlarang pada menit 57. Hazard yang bertidak sebagai algojo berhasil menaklukkan Pepe Reina di bawah mistar.

Kesulitan menembus barisan pertahanan Chelsea yang dikawal David Luiz dan Ivanovic, Brendan Rodgers pun memasukkan Jonjo Shelvey untuk menggantikan Stewart Downing sepuluh menit jelang bubaran. Shelvey nyaris saja menyamakan kedudukan dengan tembakan pertamanya, tapi masih melebar di samping gawang Petr Cech.

Ketika laga memasuki menit terakhir injury time, Chelsea sepertinya bakal pulang dengan tiga angka. Namun, semua belum berakhir selama peluit panjang belum dibunyikan. Suarez membuktikannya. Striker Uruguay itu menyundul masuk crossing Sturridge, membatalkan kemenangan Chelsea, dan membuat Anfield bergemuruh dengan last action dalam laga tersebut.

Suarez sukses mengakhiri puasa golnya, meneruskan catatan manis Liverpool atas Chelsea, dan menandai kembalinya Benitez ke Anfield dengan kekecewaan.

Suarez kini mengoleksi 23 gol di puncak daftar top scorer sementara Premier League dengan keunggulan dua atas Robin van Persie dan lima atas Gareth Bale. Namun, gigitannya terhadap Ivanovic di babak kedua yang luput dari pengamatan wasit Kevin Friend sepertinya bakal berbuntut panjang.

Sementara itu, Fernando Torres terpaksa harus mencari gol liga pertamanya di tahun 2013 pada lain kesempatan.

Susunan pemain Liverpool: Reina, Johnson, Agger, Carragher (kuning 64'), Enrique; Lucas (kuning 54'), Gerrard, Henderson (kuning 29'); Downing (Shelvey 80'), Coutinho (Sturridge 46'), Suarez (kuning 56').
Cadangan: Jones, Skrtel, Coates, Shelvey, Coady, Assaidi, Sturridge.

Susunan pemain Chelsea: Cech, Azpilicueta (kuning 53'), Ivanovic, Luiz, Bertrand, Ramires, Mikel, Hazard (Benayoun 78'), Mata (Lampard 90'), Oscar (Moses 83'), Torres (kuning 37').
Cadangan: Turnbull, Ferreira, Terry, Lampard, Benayoun, Moses, Ba.

Statistik  Liverpool - Chelsea (via WhoScored)
Shots: 21 - 11
Shots on goal: 8 - 5
Penguasaan bola: 57% - 43%
Pelanggaran: 9 - 13
Corner: 8 - 5
Offside: 1 - 1
Kartu kuning: 5 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)

Liverpool Pastikan Kedatangannya ke Indonesia


25-04-2013 18:06

Liverpool Pastikan Kedatangannya ke Indonesia
Steven Gerrard dkk akan kunjungi Indonesia © AFP

Bola.net - Liverpool akhirnya memastikan kedatangannya ke Tanah Air. Tim berjuluk The Reds ini diagendakan akan bertanding melawan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 20 Juli mendatang.

Kepastian kedatangan The Reds ini disampaikan langsung oleh Duta Liverpool FC Ian Rush dan Chief Media Officer Liverpool FC Matthew Baxter di Jakarta, Kamis.

"Kami mempunyai pendukung yang besar di Indonesia. Mereka banyak yang tidak bisa mendukung langsung. Maka, kami akan puaskan Liverpudlian Indonesia di sini (Jakarta)," kata Chief Media Officer Liverpool FC Matthew Baxter seperti dilansir Antara.

Menurut Matthew, selain dalam rangka tur pramusim, kedatangan The Reds ke Indonesia juga karena Indonesia dinilai sebagai basis Liverpudlian terbesar di dunia. Karena itu, selain melakukan laga persahabatan, kunjungan ini juga akan membawa serta perwakilan Liverpool FC Foundation untuk melakukan beberapa kegiatan di Indonesia.

Sesuai dengan rencana Steven Gerrard dkk akan tiba di Indonesia pada 16 Juli mendatang. Klub peraih lima kali gelar Liga Champions ini akan datang dengan kekuatan penuh.

"Kami akan datang ke Indonesia dengan kekuatan yang terbaik. Semua pemain sangat antusias menyambut rencana pertandingan ini," kata Duta Liverpool FC Ian Rush.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin menyambut baik kedatangan skuad arahan Brendan Rodgers tersebut. Menurutnya, melawan tim kelas dunia seperti Liverpool akan sangat bermanfaat bagi perkembangan sepakbola Indonesia.

"Pertandingan nanti adalah mimpi bagi semua pemain. Maka, kami akan menyiapkan pemain terbaik untuk menghadapi Liverpool," katanya.

Selain Indonesia, Liverpool juga diagendakan akan mengunjungi Thailand dan Australia dalam rangkaian tur pramusin tersebut. (ant/dzi)

Kamis, 18 April 2013

Newcastle Siap Datangkan Carroll

17-04-2013 23:27

 | Andy Carroll

Newcastle Siap Datangkan Carroll
Andy Carroll. © AFP

Bola.net - Newcastle siap mendatangkan striker Liverpool, Andy Carroll. Pihak The Magpies dikabarkan mengajukan tawaran sebesar tujuh juta poundsterling di akhir musim nanti.

Saat ini Carroll dipinjamkan ke West Ham oleh Liverpool. Di klub tersebut ia telah mencetak enam gol dalam 18 pertandingannya bersama The Hammers. Penampilannya yang cukup menjanjikan itulah yang membuat beberapa klub meliriknya.

Jika rumor ketertarikan Newcastle terhadap Carroll benar, berarti pemain 24 tahun tersebut akan kembali bereuni dengan klub lamanya.

Namun pihak The Reds kabarnya memberi banderol sebesar 20 juta poundsterling untuk Carroll, meskipun Brendan Rodgers menyatakan bahwa pihaknya bisa menarik Carroll kembali ke Anfield pada musim depan. Saat ini, kontrak Carroll bersama Liverpool akan berakhir pada 2016 mendatang. (mtr/gag)

Rabu, 17 April 2013

Pepe Reina: Ayo Menangi Lima Laga Sisa!

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Selasa, 16/04/2013 14:30 WIB
AFP
Liverpool - Liverpool terancam tak mengikuti kompetisi Eropa musim depan. Namun, 'Si Merah' tetap diminta memaksimalkan lima laga sisa Liga Inggris, bukan cuma demi menyongsong musim baru sebaik mungkin, tapi juga demi kebanggaan klub.

Liverpool saat ini masih terpaku di peringkat tujuh klasemen Liga Primer dengan 50 poin. The Reds tertinggal delapan poin dari Tottenham Hotspur di peringkat lima, posisi terakhir menuju kompetisi Eropa musim depan. Selisih ini bisa membesar mengingat The Lily Whites' punya satu laga sisa lebih banyak dari The Reds.

Mengingat target lolos ke kompetisi Eropa sudah semakin menipis, muncul anggapan anak-anak asuh Brendan Rodgers tak akan terlalu bernafsu mengejar kemenangan di laga-laga sisa. Namun, hal ini disanggah oleh kiper Liverpool, Pepe Reina.

"Masih ada 15 poin yang bisa diraih dan sangat penting bagi kami untuk mengakhiri musim dengan baik," tegas Reina seperti dikutip Mirror.

"Kami harus memastikan bahwa kami fokus ke pertandingan-pertandingan sisa kami dan kami harus mengakhiri musim dengan mental juara. Itu akan penting untuk menyambut musim depan."

"Kami butuh meraih beberapa kemenangan. Jika itu membawa kami ke kompetisi Eropa maka itu bagus. Tapi jika tidak, kami butuh kemenangan itu demi kebanggaan kami sendiri," serunya.



(krs/cas)