Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Brendan Rodgers - zimbio
INILAHCOM, Jakarta - Liverpool tetap
akan memanfaatkan peluang terakhirnya meraih gelar juara Liga Primer Inggris musim ini, meski kecil, saat menghadapi Newcastle United di Anfield, minggu malam (11/5/14) WIB.
Sempat menjadi pemilik peluang gelar
juara terkuat dua pekan lalu, peluang The Reds langsung menyusut gara-gara
kekalahan lawan Chelsea dan hasil imbang lawan Crystal Palace dalam dua laga terakhir. Hasil itu membuat perolehan Liverpool tertahan di angka 81 poin.
Steven Gerrard dkk harus puas berada di tempat kedua dengan selisih dua poin dari Manchester City.
Perbedaan surplus gol yang terlalu besar antara Liverpool dengan City, yakni City +63 sementara Liverpool +50, membuat City cukup membutuhkan hasil imbang di laga terakhir untuk menjadi juara, kecuali The Reds mampu mengalahkan Newcastle dengan selisih lebih dari 13 gol.
Peluang lain bagi The Reds untuk menjadi juara adalah mengalahkan Newcastle dan berharap City kalah dari West Ham United di kandang sendiri. Inipun cukup kecil mengingat City hanya sekali kalah di kandang sendiri dari 18 laga kandang yang telah dijalani.
Bagi Liverpool tantangan untuk menjadi
juara lebih besar daripada meloloskan diri dari lubang jarum. Pun demikian, pelatih Liverpool, Brendan Rodgers tetap ingin memaksimalkan laga terakhir dan menyerahkan sisanya kepada Sang Nasib.
“Hari Minggu nanti, kami akan berjuang
hingga titik akhir. Jika kami menang dan
pada akhirnya gagal meraih gelar, saya
pikir finis di tempat kedua di belakang tim terkaya di dunia olah raga benar-benar menjadi pembuktian akan peningkatan yang telah kami lakukan,” ucap Rodgers seperti dikutip dari situs resmi Liverpool.
“Kami akan berusaha mengakhiri musim ini dengan hasil terbaik. Kami tahu ini akan jadi laga yang sulit tetapi kombinasi antara dukungan suporter kami, kepercayaan diri dan kualitas permainan kami sungguh fantastis. Bagi kami, memenangkan 16 laga dari 19 pertandingan akan jadi catatan bagus di kandang,” pelatih berusia 41 tahun itu menambahkan.
Terlepas dari hasil laga terakhir Liga
Primer musim ini, pelatih asal Irlandia
Utara itu menekankan betapa
fenomenalnya pencapaian para pemainnnya musim ini. Liverpool sempat diremehkan di awal musim ini namun pada akhirnya menuai pujian dari banyak kalangan.
“Kami sudah menjalani musim yang sangat sukses,” Brendan Rodgers menegaskan.
Rodgers dan pasukannya tentu harus
bekerja keras untuk mengakhiri musim
dengan kemenangan. Pasalnya, Newcastle sendiri tengah mengincar akhir musim yang baik. The Magpies baru meraih kemenangan pertamanya pekan lalu setelah menelan lima kekalahan beruntun.
Pelatih Newcastle, Alan Pardew, ingin
menutup musim ini dengan memberikan
kesan yang baik kepada fans. Dalam
beberapa pekan terakhir, fans kehilangan respeknya terhadap sang pelatih. Setiap kali Pardew memasuki lapangan, sorakan dan cemoohan mengiringi.
“Tentu saja, saya agak sedih dengan
situasi ini, tetapi keinginan saya harus
kuat untuk memastikan para pemain siap tampil lawan Liverpool. Kami harus datang ke Anfield dan menampilkan performa
terbaik,” ujar pelatih berusia 52 tahun itu seperti dikutip dari Independent .
Liverpool bisa menurunkan gelandang
Jordan Henderson pada laga terakhir ini
setelah sebelumnya harus menjalani
hukuman sanksi tiga pertandingan.
Sementara itu, playmaker asal Brasil yang baru pulih dari cedera, Philippe Coutinho, sudah mulai berlatih penuh dan berpeluang menjadi starter .
Di kubu tamu, penyerang Papiss Cisse dan Luuk de Jong tak bisa tampil. Cisse
mengalami cedera lutut sementara De Jong bermasalah dengan ankle-nya. Sebagai opsi, Loic Remy dan Shola Ameobi
berpeluang besar tampil di lini depan.
Laga ini akan disiarkan secara langsung
oleh Bein Sports 3 sejak pukul 21.00 WIB .
Limapertemuan terakhir kedua tim:
Liga Primer (19/10/13) Newcastle United
2-2 Liverpool
Liga Primer (27/04/13) Newcastle United
0-6 Liverpool
Liga Primer (4/11/12) Liverpool 1-1
Newcastle United
Liga Primer (1/4/12) Newcastle United
2-0 Liverpool
Liga Primer (30/12/11) Liverpool 3-1
Newcastle United
Limapertandingan terakhir Liverpool:
Liga Primer (5/5/14) Crystal Palace 3-3
Liverpool
Liga Primer (27/4/14) Liverpool 0-2
Chelsea
Liga Primer (20/4/14) Norwich City 2-3
Liverpool
Liga Primer (13/4/14) Liverpool 3-2 Manchester City
Liga Primer (6/4/14) West Ham United 1-2 Liverpool
Limapertandingan terakhir Newcatle
United:
Liga Primer (3/5/14) Newcastle Untied
3-0 Cardiff City
Liga Primer (28/4/14) Arsenal 3-0
Newcastle United
Liga Primer (19/4/14) Newcastle United
1-2 Swansea City
Liga Primer (12/4/14) Stoke City 1-0
Newcastle United
Liga Primer (5/4/14) Newcastle United
0-4 Manchester United
Prakiraan susunan pemain:
Liverpool: Simon Mignolet; Glen Johnson,
Martin Skrtel, Mahamadou Sakho, Jon
Flanagan; Steven Gerrard, Lucas Leiva,
Joe Allen, Raheem Sterling; Luis Suarez,
Daniel Sturridge.
Newcastle United: Tim Krul; Matthieu
Debuchi, Mike Williamson, Fabricio
Coloccini, Paul Dummett; Moussa Sissoko, Cheik Tiote, Vurnon Anita; Yoan Gouffran; Loic Remy, Shola Ameobi.
Minggu, 11 Mei 2014
Peluang Terakhir Liverpool Jadi Juara!
Sabtu, 26 April 2014
Akhir Penantian Selama 24 Tahun
Tidak ada yang meragukan reputasi The Reds saat ini. Unggul lima poin di puncak klasemen yang hanya menyisakan tiga laga lagi, mencetak 96 gol di Barclays Premier League, 11 laga BPL berturut turut
tanpa kehilangan satu poin pun, ditambah bantuan tidak
langsung dari Sunderland yang memudarkan asa
Manchester City dan Chelsea berturut turut untuk
bersaing di puncak klasemen dengan Liverpool.
Kemenangan atas Chelsea hari Minggu (27/4/2014)
mendatang akan memeperteguh penantian 24 tahun
Liverpudlian. Rentang waktu yang sangat lama bagi
klub yang merupakan fenomena sepakbola Inggris pada
jamannya Divisi Satu dan Divisi Utama lampau. Harapan
untuk menuntaskan gelar tersebut terbentang lebar
setelah hasil yang didapat Chelsea di Vicente Calderon
pertengahan minggu.
Dalam semifinal Liga Champion itu, The Blues memang
diuntungkan dengan hasil imbang di kandang lawan.
Tapi dengan tidak mencetak gol saat tandang, akan
membuat pasukannya si mulut besar Jose Mourinho ini
tetap harus bekerja keras seperti ketika mereka mengejar
ketertinggalan dari Paris Saint Germain di perempat final
Liga Champion lalu.
Tanpa Petr Cech yang dipastikan musimnya sudah
berakhir karena cedera bahu, juga John Terrry yang
diragukan tampil serta konsentrasi Mou untuk hasil leg
kedua Liga Champion dimana The Blues lebih memiliki
asa, laga di Anfield akan jadi kesempatan Steve Gerrard
dkk untuk lebih cepat memastikan diri menjadi juara
Premier League pertama kalinya.
Liverpool juga harus berterimakasih pada teknologi
tinggi siaran sepakbola saat ini yang bisa menangkap
insiden Ramires memukul Sebastian Larsson dalam laga
Chelsea v Sunderland minggu lalu yang berakibat
jangkar The Blues itu juga mengakhiri musim BPLnya
lebih cepat dengan terkena hukuman empat
pertandingan.
Kendala Liverpool di minggu ke-36 BPL musim ini
praktis hanyalah diri mereka sendiri dan tentunya juga
Manchester City yang akan tandang ke Crystal Palace
dalam laga yang tidak mudah bagi anak asuhan Manuel
Pelegrini, mengingat Tony Pulis selalu punya kejutan
demi kejutan yang membuat mereka bertahan di Premier
League dan bukan tidak mungkin posisi 10 besar.
Imbang di Selhurst Park dan kemenangan tuan rumah di
Anfield akan semakin mendekatkan Liverpool akan gelar
ke 19 kasta tertinggi sepakbola Inggris. Liverpool 55 -
45 Chelsea
Puncak Klasemen Tak Jadi Beban untuk Rodgers dan Liverpool
Mohammad Resha Pratama - detiksport
Liverpool - Brendan Rodgers menegaskan Liverpool sama
sekali tak tertekan dengan posisi mereka di puncak
klasemen dan jadi favorit juara. Baginya musim ini sudah
berjalan luar biasa untuk 'Si Merah'.
Sama sekali tak diunggulkan untuk bisa bersaing di jalur
juara, Liverpool justru ada di pos terdepan untuk meraih
titel Premier League pertama mereka. Dengan musim
menyisakan tiga pekan lagi, Liverpool punya 80 poin,
unggul lima angka dari Chelsea serta enam angka dari
Manchester City yang masih punya satu laga tersisa.
Akhir pekan ini tekanan akan kian deras datang ke tim
asal Merseyside itu karena Chelsea akan mendatangi
mereka di Anfield untuk laga penentuan gelar juara.
Kemenangan akan kian mendekatkan The Reds ke tangga
juara, sementara hasil lain akan membuka peluang City
atau Chelsea menyalip di pekan-pekan akhir.
Liverpool boleh dibilang jarang dalam posisi demikian
karena dalam beberapa musim terakhir mereka kerap
kesulitan menembus papan atas. Musim ini dengan skuat
yang pas-pasan, mereka mampu mengangkangi Chelsea
dan City yang punya amunisi wah serta kekuatan
finansial.
Bagi Rodgers, kondisi saat ini tak jadi tekanan untuk
timnya serta dirinya melainkan suatu pencapaian luar
biasa yang harus dinikmati. Terlepas dari hasil di akhir
musim nanti, Rodgers sudah puas dengan apa yang
ditunjukkan Steven Gerrard dkk.
"Tidak, tidak sama sekali," ujar Rodgers ketika ditanya
apakah sukses atau tidaknya Liverpool musim ini dinilai
dari keberhasilan meraih trofi Premier League.
"Apapun yang terjadi pada kami, kami sudah tampil
brilian musim ini," lanjutnya seperti dikutip Soccerway.
"Bohong namanya jika saya mengatakan di awal musim
bahwa kami bisa memuncaki klasemen di saat-saat
seperti ini."
"Tekanan? Itu ada pada Man City dan Chelsea, karena
mereka diharapkan untuk menjadi juara."
"Saya menikmati puncak klasemen. Saya tidak pernah
tidur nyenyak seperti saat ini," tuntas manajer asal
Irlandia Utara itu.
Selasa, 03 September 2013
Rodgers Belum Mau Bicarakan Gelar Juara
Liverpool sejauh ini masih sempurna. Menjalani tiga pertandingan, The Reds selalu menang dengan skor 1-0, masing-masing melawan Stoke City, Aston Villa, dan terakhir Manchester United.
Tiga kemenangan itu mengangkat posisi Liverpool ke puncak klasemen sementara Premier League. Mereka menjadi satu-satunya tim yang sudah mengumpulkan sembilan poin.
Situasi tersebut tak membuat Rodgers besar kepala. Menurutnya, musim masih sangat jauh dari kata selesai. Posisi mereka di puncak pun masih sangat mungkin direbut tim lain.
"Kami masih punya sisa 35 pertandingan," ujar Rodgers yang dikutip FOX Sports Asia.
"Kami tidak akan terlena. Tim masih harus banyak berbenah dan banyak pekerjaan di depan kami," sambungnya.
"Tantangan awal kami tetap untuk menembus empat besar," kata Rodgers.
(mfi/cas)
Selasa, 28 Februari 2012
Liverpool Juara, Agger Cedera
London - Sukses Liveprool menjuarai Piala Liga Inggris membawa tumbal dengan cederanya bek sentral mereka, Daniel Agger. Belum tahu berapa lama Agger harus absen.
Dalam laga final di Wembley, Minggu (26/2/2012) malam WIB, Agger bermain selama 86 menit sebelum akhirnya digantikan Jamie Carragher.
Ia ditarik keluar oleh Kenny Dalglish setelah beberapa saat sebelumnya terlibat duel dengan salah satu pemain Cardiff City dan sempat tergeletak lama di lapangan.
Seusai laga akhirnya diketahui jika Agger mengalami masalah pada tulang rusuknya dan ia pun akan segera menjalani pemindaian begitu tiba di kamp latihan Melwood, untuk mengetahui seberapa parah cederanya.
"Aku pikir tulang rusuk Daniel ada yang patah," tutur Dalglish di situs resmi tim.
Cedera Agger kali ini adalah yang kedua didapatnya musim ini dan sama seperti awal musim, ia pun harus absen cukup lama sekitar 1-2 bulan.
Menghilangnya bek asal Denmark itu tentunya kerugian bagi Liverpool karena Agger adalah andalan lini belakang The Reds bersama Martin Skrtel. Ia sudah mencetak satu gol dari 25 penampilan musim ini.
( mrp / krs