Novitasari Dewi Salusi : Sepakbola
detikcom -
Liverpool,
Perjalanan Liverpool
di Premier League
musim ini jauh dari
kata memuaskan.
Karena itu Steven
Gerrard menyebut
memenangi Piala FA
akan menyelamatkan
musim The Reds.
Liverpool saat ini tercecer di posisi delapan klasemen dengan poin
46. Mereka tertinggal 13 angka dari Tottenham Hotspur yang ada di
peringkat empat atau batas akhir zona Liga Champions.
"Setiap orang frustasi dengan posisi di liga, kami tidak akan
menyembunyikan fakta itu. Fakta sederhana adalah perjalanan
kami di liga tidak begitu baik," sahut Gerrard seperti dilansir Sky
Sports.
Terlepas dari buruknya performa di liga, musim ini tim arahan
Kenny Dalglish itu tampil baik di dua turnamen. Februari lalu
Liverpool sudah memenangi Piala Liga. Sementara di Piala FA, Luis
Suarez dkk. sudah menjejak babak semifinal.
Di semifinal, Liverpool akan berhadapan dengan Everton, Sabtu
(14/4/2012) malam WIB. Gerrard ingin Liverpool bisa mengatasi
Everton dan membuka peluang untuk memenangi Piala FA.
Dengan memenangi dua trofi, Gerrard menyebut musim Liverpool
akan terselamatkan.
"Kami punya tiga target di awal musim. Salah satunya adalah finis
di empat besar dan kemudian kami ingin melaju di dua turnamen
dan aku pikir kami sudah melakukannya dengan baik," imbuh
gelandang internasional Inggris itu.
"Ada satu lagi rintangan besar untuk dihadapi dan mencapai dua
partai final akan jadi capaian yang luar biasa."
"Aku pikir jika tim ini, skuad ini, mencapai dua partai final di satu
musim, itu bisa mengubah musim menjadi sukses," tuntasnya.
Tampilkan postingan dengan label Jelang Piala FA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jelang Piala FA. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 14 April 2012
Jumat, 13 April 2012
Jelang Piala FA Wembley Menanti Derby Merseyside & Derby London
Kris Fathoni W : Sepakbola
detikcom - Jakarta,
Akhir pekan ini empat
tim akan berebut dua
tiket untuk sampai ke
final Piala FA. Iming-
iming kemenangan
atas rival sekota ikut
memanaskan dua
laga semifinal yang
juga
mengetengahkan dua
partai derby tersebut.
Derby Merseyside antara Liverpool kontra Everton akan lebih dulu
tampil berebut satu tiket final, Sabtu (14/4/2012), di Wembley.
Dikenal sebagai rival sengit, keduanya juga bersaing ketat dalam
hal torehan gelar juara Piala FA; Liverpool punya 7, Everton punya
5.
Laga ini digelar sehari sebelum peringatan Tragedi Hillborough
yang menewaskan 96 suporter di semifinal Piala FA 1989 antara
Liverpool konta Nottingham Forrest. Liverpool mendapat
dispensasi dari FA untuk tak bermain pada 15 April mengingat hari
itu bertepatan dengan peringatan tahunan Tragedi Hillsborough.
Everton akan menghadapi laga ini dengan optimisme tinggi
menyusul hasli lima pertandingan tak terkalahkan di seluruh
kompetisi. Di papan klasemen Liga Primer Inggris, Everton bahkan
memiliki posisi lebih baik dari Liverpool.
Liverpool sebaliknya dalam kondisi kurang oke dan sedang
berjuang untuk bangkit. 'Si Merah' makin dipusingkan karena Pepe
Reina dan Alexanfer Doni, kiper pertama dan kedua, tidak bisa
tampil akibat larangan bermain akibat kartu merah.
Pun begitu, Liverpool masih punya catatan oke atas Everton.
Bahkan dalam dua derby Merseyside musim ini, Liverpool selalu
tampil jadi pemenang.
Sehari berselang, giliran derby London dipanggungkan di
Wembley, Minggu (15/4), ketika Tottenham Hotspur (peraih 8 gelar
Piala FA) bertemu Chelsea (peraih 6 gelar Piala FA).
Spurs memiliki catatan lebih baik atas Chelsea di Wembley berkat
kemenangan 2-1 di final Piala FA pertama yang melibatkan dua klub
London pada tahun 1967 di stadion Wembley lama dan juga
kemenangan dengan skor sama di final Piala Liga Inggris tahun
2008, seperti dicatat Reuters.
Akan tetapi, laju Spurs belakangan tengah kurang meyakinkan.
Sejak pertengahan Februari lalu, The Lily Whites bahkan baru satu
kali meraih kemenangan dari delapan pertandingannya di liga.
Spurs juga akan dibayangi catatan buruknya di semifinal Piala FA.
Semenjak kali terakhir menjuarai ajang tersebut pada tahun 1991,
mereka sudah mencapai lima semifinal hanya untuk menemui
kekalahan di seluruh laga tersebut. Sebaliknya Chelsea sudah
memenangi lima gelar Piala FA semenjak periode tersebu.
Musim ini secara umum Chelsea tampil tak bagus-bagus amat,
tetapi sejak Roberto Di Matteo menggantikan Andre Villas-Boas
bulan lalu, penampilan 'Si Biru' jauh membaik--satu kekalahan
dalam 11 pertandingan.
Semasa bermain untuk Chelsea, Di Matteo juga punya kenangan
manis saat mencetak gol tercepat di final Piala FA, 42 detik, yang
dimainkan di stadion Wembley lama berkat golnya ke gawang
Middlesbrouh pada tahun 1997.
Bak tidak mau kalah, Spurs pun punya catatan tersendiri terkait hal
serupa lewat penyerangnya, Louis Saha. Saat masih bermain
untuk Everton pada tahun 2009 lalu, Saha mencetak gol tercepat
sepanjang masa di final Piala FA setelah bikin gol di detik ke-25... ke
gawang Chelsea.
detikcom - Jakarta,
Akhir pekan ini empat
tim akan berebut dua
tiket untuk sampai ke
final Piala FA. Iming-
iming kemenangan
atas rival sekota ikut
memanaskan dua
laga semifinal yang
juga
mengetengahkan dua
partai derby tersebut.
Derby Merseyside antara Liverpool kontra Everton akan lebih dulu
tampil berebut satu tiket final, Sabtu (14/4/2012), di Wembley.
Dikenal sebagai rival sengit, keduanya juga bersaing ketat dalam
hal torehan gelar juara Piala FA; Liverpool punya 7, Everton punya
5.
Laga ini digelar sehari sebelum peringatan Tragedi Hillborough
yang menewaskan 96 suporter di semifinal Piala FA 1989 antara
Liverpool konta Nottingham Forrest. Liverpool mendapat
dispensasi dari FA untuk tak bermain pada 15 April mengingat hari
itu bertepatan dengan peringatan tahunan Tragedi Hillsborough.
Everton akan menghadapi laga ini dengan optimisme tinggi
menyusul hasli lima pertandingan tak terkalahkan di seluruh
kompetisi. Di papan klasemen Liga Primer Inggris, Everton bahkan
memiliki posisi lebih baik dari Liverpool.
Liverpool sebaliknya dalam kondisi kurang oke dan sedang
berjuang untuk bangkit. 'Si Merah' makin dipusingkan karena Pepe
Reina dan Alexanfer Doni, kiper pertama dan kedua, tidak bisa
tampil akibat larangan bermain akibat kartu merah.
Pun begitu, Liverpool masih punya catatan oke atas Everton.
Bahkan dalam dua derby Merseyside musim ini, Liverpool selalu
tampil jadi pemenang.
Sehari berselang, giliran derby London dipanggungkan di
Wembley, Minggu (15/4), ketika Tottenham Hotspur (peraih 8 gelar
Piala FA) bertemu Chelsea (peraih 6 gelar Piala FA).
Spurs memiliki catatan lebih baik atas Chelsea di Wembley berkat
kemenangan 2-1 di final Piala FA pertama yang melibatkan dua klub
London pada tahun 1967 di stadion Wembley lama dan juga
kemenangan dengan skor sama di final Piala Liga Inggris tahun
2008, seperti dicatat Reuters.
Akan tetapi, laju Spurs belakangan tengah kurang meyakinkan.
Sejak pertengahan Februari lalu, The Lily Whites bahkan baru satu
kali meraih kemenangan dari delapan pertandingannya di liga.
Spurs juga akan dibayangi catatan buruknya di semifinal Piala FA.
Semenjak kali terakhir menjuarai ajang tersebut pada tahun 1991,
mereka sudah mencapai lima semifinal hanya untuk menemui
kekalahan di seluruh laga tersebut. Sebaliknya Chelsea sudah
memenangi lima gelar Piala FA semenjak periode tersebu.
Musim ini secara umum Chelsea tampil tak bagus-bagus amat,
tetapi sejak Roberto Di Matteo menggantikan Andre Villas-Boas
bulan lalu, penampilan 'Si Biru' jauh membaik--satu kekalahan
dalam 11 pertandingan.
Semasa bermain untuk Chelsea, Di Matteo juga punya kenangan
manis saat mencetak gol tercepat di final Piala FA, 42 detik, yang
dimainkan di stadion Wembley lama berkat golnya ke gawang
Middlesbrouh pada tahun 1997.
Bak tidak mau kalah, Spurs pun punya catatan tersendiri terkait hal
serupa lewat penyerangnya, Louis Saha. Saat masih bermain
untuk Everton pada tahun 2009 lalu, Saha mencetak gol tercepat
sepanjang masa di final Piala FA setelah bikin gol di detik ke-25... ke
gawang Chelsea.
Minggu, 18 Maret 2012
Jelang Piala FA Gerrard Ingin Kembali Main di Wembley

Lucas Aditya - detikSport
Liverpool - Liverpool sudah mewujudkan ambisi untuk mentas di Wembley Stadium musim ini pada final Piala Liga. Punya kans mengulangi di ajang Piala FA, Steven Gerrard ingin membawa fans berlaga di stadion yang sama.
Pada 26 Februari lalu, The Reds sudah mengobati kerinduan selama 15 tahun untuk bisa kembali berlaga di Wembley Stadium. Berhasil juga memenangi laga final Piala Carling melawan Cardiff City, Liverpool sekaligus menghapus dahaga gelar selama enam musim.
Sebelum musim berakhir, Liverpool punya peluang untuk kembali berlaga di Wembley. Itu bisa terwujud andai mereka masuk final, di mana laga puncak akan digelar di stadion keramat tersebut pada 5 Mei mendatang.
Untuk mewujudkan ambisi itu, pertama-tama Liverpool harus melewati hadangan dari finalis musim lalu, Stoke City, dalam laga babak perempatfinal akhir pekan ini di Anfield. Sadar dengan potensi sang calon lawan dia pun meminta rekan-rekannya bisa bermain layaknya di laga final melawan Cardiff.
"Kami butuh untuk menetapkan performa yang dewasa karena kami ingin membawa suporter ke Wembley untuk kedua kalinya," jelas Gerrard dikutip dari situs remi The Reds.
"Ini adalah pertandingan besar dan kami perlu untuk memperlakukan itu seperti pertandingan final Piala Carling - hanya sesederhana itu," tambahnya.
( din / mfi )
Langganan:
Postingan (Atom)