Bola.net - Legenda Liverpool, John Barnes meyakini bahwa Kenny Dalglish harus membeli Gonzalo Higuain di bursa transfer Januari nanti. Barnes menilai kalau seretnya
gol The Reds beberapa tahun ini
akan dapat diatasi dengan
kehadiran sosok striker klasik
macam Higuain. "Mencetak gol sudah menjadi
masalah tersendiri bagi Liverpool
dalam beberapa tahun ini," kata
Barnes pada TalkSport. "Mereka memang mampu
menciptakan banyak peluang
tapi sesungguhnya mereka tidak
mempunyai pencetak gol yang
bisa keluar masuk kotak
penalti." Winger the Reds selama 10
musim (1987-1997) ini pun
membandingkan ikut
mengkritisi striker klubnya itu
saat ini dengan El Pipita. "Luis Suarez memang pemain yang fantastis, ia mencetak banyak
gol, ia mampu menusuk dan
melebar, tapi yang dibutuhkan
mereka adalah predator di kotak
penalti." "Mereka membutuhkan centre-
forward klasik, pemain nomor 9,
pemain yang mampu
membuktikan kualitasnya,
pemain seperti Gonzalo Higuain." "Jika ia mendapatkan bola di
kotak penalti ia akan dapat
mencetak gol, ia bisa bermain di
luar dan ia adalah tipe pemain
yang dibutuhkan Liverpool,"
tambah mantan pemain tim nasional Inggris kelahiran
Jamaika ini. [initial]
Rabu, 28 Desember 2011
Dalglish: Gerrard Masih Butuh Waktu

Bola.net - Kenny Dalglish mengakui kalau Steven Gerrard masih membutuhkan waktu
untuk menajamkan kembali
sentuhannya. Di laga Boxing Day lalu, Gerrard
membuat langkah kembalinya
setelah absen sejak Oktober lalu.
Tahun 2011 ini seolah tak
berpihak padanya, setelah
mendapatkan cedera paha pada Maret dan mengakhiri lebih cepat
musimnya, ia pun harus
mendapatkan cedera infeksi
pada pergelangan kakinya. "Adalah hal yang fantastis
melihatnya kembali dan ia
terlihat lebih kuat dan lebih fit
saat ini, daripada musim
sebelumnya," kata King Kenny. "Tapi sejujurnya, ia masih butuh
waktu untuk bisa kembali ke
lapangan dan kami harus
memberikan itu." "Senang melihatnya kembali fit
dan siap untuk dipertimbangkan
lagi," tambahnya usai The Reds
ditahan imbang Blackburn
Rovers 1-1 itu. (adl/mxm)
Agger: Liverpool Harus Cetak Gol!
Bola.net - Liverpool belum mampu menunjukkan
permainan yang gemilang di
ajang Liga Premier. Kritikan terus menghampiri mereka.
Pemain mereka, Daniel Agger bersikeras agar timnya mencetak
lebih banyak gol. The Reds kembali menerima hasil
yang mengecewakan dalam
lanjutan Liga Premier. Mereka
ditahan imbang oleh Blackburn Rovers di Anfield. Ini merupakan hasil imbang yang
keenam kalinya di kandang. Agger ingin agar timnya
berjuang lebih baik lagi. Ia ingin
agar permainan Liverpool lebih
berkembang lagi. Salah satu
caranya adalah dengan
menciptakan lebih banyak peluang di depan gawang. "Ketika Anda tidak
memanfaatkan peluang Anda,
maka Anda tidak akan
memenangkan pertandingan
sepak bola," ujar Agger. "Melihat pertandingan melawan
Blackburn, kami masih
menciptakan peluang jadi
kepercayaan diri kami masih
ada." "Ini adalah sebuah
kekhawatiran namun apa yang
dapat Anda lakukan? Satu-
satunya cara untuk
mengatasinya adalah dengan
menciptakan lebih banyak peluang." "Saya rasa kami bermain baik
selama 80 atau 90% dari
keseluruhan waktu
pertandingan. Itulah hal yang
aneh karena umumnya ketika
Anda bermain baik maka Anda mendapatkan keberuntungan
yang sedikit lebih banyak." "Namun kami kehilangan
sentuhan akhir tersebut. Kami
perlu menemukannya.
Umumnya ketika Anda mencoba
lebih keras maka Anda akan
mendapatkan keberuntungan tersebut dan itulah yang harus
terus kami coba." (liv/rev)
permainan yang gemilang di
ajang Liga Premier. Kritikan terus menghampiri mereka.
Pemain mereka, Daniel Agger bersikeras agar timnya mencetak
lebih banyak gol. The Reds kembali menerima hasil
yang mengecewakan dalam
lanjutan Liga Premier. Mereka
ditahan imbang oleh Blackburn Rovers di Anfield. Ini merupakan hasil imbang yang
keenam kalinya di kandang. Agger ingin agar timnya
berjuang lebih baik lagi. Ia ingin
agar permainan Liverpool lebih
berkembang lagi. Salah satu
caranya adalah dengan
menciptakan lebih banyak peluang di depan gawang. "Ketika Anda tidak
memanfaatkan peluang Anda,
maka Anda tidak akan
memenangkan pertandingan
sepak bola," ujar Agger. "Melihat pertandingan melawan
Blackburn, kami masih
menciptakan peluang jadi
kepercayaan diri kami masih
ada." "Ini adalah sebuah
kekhawatiran namun apa yang
dapat Anda lakukan? Satu-
satunya cara untuk
mengatasinya adalah dengan
menciptakan lebih banyak peluang." "Saya rasa kami bermain baik
selama 80 atau 90% dari
keseluruhan waktu
pertandingan. Itulah hal yang
aneh karena umumnya ketika
Anda bermain baik maka Anda mendapatkan keberuntungan
yang sedikit lebih banyak." "Namun kami kehilangan
sentuhan akhir tersebut. Kami
perlu menemukannya.
Umumnya ketika Anda mencoba
lebih keras maka Anda akan
mendapatkan keberuntungan tersebut dan itulah yang harus
terus kami coba." (liv/rev)
Selasa, 27 Desember 2011
Lagi, Dalglish Sesali 'Finishing' Buruk Liverpool
Bola.net - Manajer Liverpool, Kenny Dalglish kembali harus menyesali kegagalan timnya
memanfaatkan segudang
peluang yang mereka dapatkan
saat kembali kehilangan poin di
kandang sendiri atas Blackburn. Menjamu tim penghuni dasar
klasemen Liga Premier tersebut,
The Reds yang kembali
diperkuat kapten Steven Gerrard di babak kedua, harus tertinggal lebih dulu oleh gol
bunuh diri Charlie Adam di penghujung babak pertama. Liverpool mendominasi
permainan namun tak benar-
benar membahayakan gawang
Blackburn, serta hanya
mencetak gol lewat sundulan Maxi Rodriguez untuk memaksakan skor 1-1 - hasil
imbang keenam dalam sembilan
pertandingan kandang mereka. "Kami melakukan lebih dari
cukup usaha untuk menang,
menciptakan peluang lebih dari
cukup untuk memenangi laga.
Performa kami bisa lebih baik
lagi, namun saya tak punya keluhan apapun," ucap Dalglish
berusaha menutupi
kekecewaannya. "Sekali lagi kami tak mencatat
rasio konversi yang cukup
bagus dari peluang yang kami
ciptakan, dan kiper mereka
melakukan penyelamatan
gemilang. Performa tim ini bukannya tanpa kesalahan, tapi
akan ada banyak orang cukup
gembira dengan performa
tersebut." Dan Dalglish pun berkilah jika
semua pemainnya sudah tampil
sedemikian bagus sehingga ia
menghadapi kesulitan saat harus
melakukan pergantian pemain,
terutama saat hendak memasukkan Gerrard. "Kesulitannya adalah siapa yang
harus ditarik keluar karena kami
seolah-olah tak bermain buruk.
Biasanya jika ada sedikit
kesulitan, Anda bisa melihat dua
atau tiga opsi, namun tak ada seorang pun yang layak keluar,"
imbuhnya. "Tapi kami harus melakukan
sesuatu untuk mencoba
memenangi laga. Saya
melakukan dua pergantian -
Steven dan Craig Bellamy untuk mencoba itu - dan dengan
sedikit nasib baik, kami mungkin
saja bisa
melakukannya." (espn/row)
detikcom
memanfaatkan segudang
peluang yang mereka dapatkan
saat kembali kehilangan poin di
kandang sendiri atas Blackburn. Menjamu tim penghuni dasar
klasemen Liga Premier tersebut,
The Reds yang kembali
diperkuat kapten Steven Gerrard di babak kedua, harus tertinggal lebih dulu oleh gol
bunuh diri Charlie Adam di penghujung babak pertama. Liverpool mendominasi
permainan namun tak benar-
benar membahayakan gawang
Blackburn, serta hanya
mencetak gol lewat sundulan Maxi Rodriguez untuk memaksakan skor 1-1 - hasil
imbang keenam dalam sembilan
pertandingan kandang mereka. "Kami melakukan lebih dari
cukup usaha untuk menang,
menciptakan peluang lebih dari
cukup untuk memenangi laga.
Performa kami bisa lebih baik
lagi, namun saya tak punya keluhan apapun," ucap Dalglish
berusaha menutupi
kekecewaannya. "Sekali lagi kami tak mencatat
rasio konversi yang cukup
bagus dari peluang yang kami
ciptakan, dan kiper mereka
melakukan penyelamatan
gemilang. Performa tim ini bukannya tanpa kesalahan, tapi
akan ada banyak orang cukup
gembira dengan performa
tersebut." Dan Dalglish pun berkilah jika
semua pemainnya sudah tampil
sedemikian bagus sehingga ia
menghadapi kesulitan saat harus
melakukan pergantian pemain,
terutama saat hendak memasukkan Gerrard. "Kesulitannya adalah siapa yang
harus ditarik keluar karena kami
seolah-olah tak bermain buruk.
Biasanya jika ada sedikit
kesulitan, Anda bisa melihat dua
atau tiga opsi, namun tak ada seorang pun yang layak keluar,"
imbuhnya. "Tapi kami harus melakukan
sesuatu untuk mencoba
memenangi laga. Saya
melakukan dua pergantian -
Steven dan Craig Bellamy untuk mencoba itu - dan dengan
sedikit nasib baik, kami mungkin
saja bisa
melakukannya." (espn/row)
detikcom
SERI LAGI
Bola.net - Luis Suarez yang baru saja didakwa
kasus rasisme dan tengah proses banding seolah
ingin menebus 8 laga yang akan ia tinggalkan
nanti di laga ini. Peluang pertama The Reds
melalui hadiah tendangan bebas di menit kedua,
ia putuskan untuk mengambilnya. Namun,
tendangan kaki kanannya masih terlalu tinggi di
atas gawang Mark Bunn.
Selanjutnya pada menit ke-8, Suarez kembali
mendapatkan peluang. Sebuah umpan silang
dikirimkan Glen Johnson kepadanya, striker
Uruguay ini terlihat sedikit memaksakan diri
karena sudut sempit dan membuat tendangannya
hanya melebar di kiri saja.
Liverpool hampir saja mendapatkan gol mereka
kala pertandingan memasuki menit ke-27. Sebuah
umpan matang dikirimkan Stewart Downing
kepada Andy Carroll. Namun, sepakan kaki kiri
striker jangkung itu dari jarak semeter dari garis
gawang masih bisa dihalau oleh Bunn. Hampir!
Tim tamu sendiri tak bisa berbuat banyak dengan
serangan yang dilancarkan Liverpool. Mereka
hanya sekali saja mendapatkan peluang di babak
pertama ini pada menit ke-28. Sebuah umpan
silang dikirimkan Morten Gamst Pedersen ke
tengah kotak penalti dan langsung disambar
Christopher Samba. BEruntung Pep reina masih
sigap mengantisipasinya.
Namun gempuran-gempuran The Reds di
sepanjang babak pertama itu seolah musnah
ketika di penghujung waktu menjelang jeda
mereka kebobolan karena gol bunuh diri Charlie
Adam. Gol ini terjadi ketika usahanya menghalau
bola saat menjaga Mauro Formica dalam situasi
tendangan sudut malah membuat bola bersarang
ke gawang Pepe Reina. Babak pertama pun
ditutup dengan ketertinggalan Liverpool 0-1.
Seperti babak pertama, Liverpool kembali
menggebrak sejak peluit panjang dibunyikan wasit
Michael Jones. Namun, kali ini sedikit berbeda
karena The Reds mendapatkan gol mereka
delapan menit usai peluit itu ditiup.
Maxi Rodriguez menjadi penyelamat Liverpool di
menit ke-53 ini. Right man on the right place! Ia
tak terjaga saat Martin Skertel melepaskan umpan
crossing rendah dari dalam kotak penalti
memanfaatkan bola liar usai situasi set piece.
Sundulan tak terkawal dari Maxi itu pun membuat
skor sama kuat 1-1.
Liverpool masih terus mendominasi jalannya
pertandingan, akan tetapi hingga laga usai skor
1-1 ini tetap tak berubah.
(bola/mxm)
kasus rasisme dan tengah proses banding seolah
ingin menebus 8 laga yang akan ia tinggalkan
nanti di laga ini. Peluang pertama The Reds
melalui hadiah tendangan bebas di menit kedua,
ia putuskan untuk mengambilnya. Namun,
tendangan kaki kanannya masih terlalu tinggi di
atas gawang Mark Bunn.
Selanjutnya pada menit ke-8, Suarez kembali
mendapatkan peluang. Sebuah umpan silang
dikirimkan Glen Johnson kepadanya, striker
Uruguay ini terlihat sedikit memaksakan diri
karena sudut sempit dan membuat tendangannya
hanya melebar di kiri saja.
Liverpool hampir saja mendapatkan gol mereka
kala pertandingan memasuki menit ke-27. Sebuah
umpan matang dikirimkan Stewart Downing
kepada Andy Carroll. Namun, sepakan kaki kiri
striker jangkung itu dari jarak semeter dari garis
gawang masih bisa dihalau oleh Bunn. Hampir!
Tim tamu sendiri tak bisa berbuat banyak dengan
serangan yang dilancarkan Liverpool. Mereka
hanya sekali saja mendapatkan peluang di babak
pertama ini pada menit ke-28. Sebuah umpan
silang dikirimkan Morten Gamst Pedersen ke
tengah kotak penalti dan langsung disambar
Christopher Samba. BEruntung Pep reina masih
sigap mengantisipasinya.
Namun gempuran-gempuran The Reds di
sepanjang babak pertama itu seolah musnah
ketika di penghujung waktu menjelang jeda
mereka kebobolan karena gol bunuh diri Charlie
Adam. Gol ini terjadi ketika usahanya menghalau
bola saat menjaga Mauro Formica dalam situasi
tendangan sudut malah membuat bola bersarang
ke gawang Pepe Reina. Babak pertama pun
ditutup dengan ketertinggalan Liverpool 0-1.
Seperti babak pertama, Liverpool kembali
menggebrak sejak peluit panjang dibunyikan wasit
Michael Jones. Namun, kali ini sedikit berbeda
karena The Reds mendapatkan gol mereka
delapan menit usai peluit itu ditiup.
Maxi Rodriguez menjadi penyelamat Liverpool di
menit ke-53 ini. Right man on the right place! Ia
tak terjaga saat Martin Skertel melepaskan umpan
crossing rendah dari dalam kotak penalti
memanfaatkan bola liar usai situasi set piece.
Sundulan tak terkawal dari Maxi itu pun membuat
skor sama kuat 1-1.
Liverpool masih terus mendominasi jalannya
pertandingan, akan tetapi hingga laga usai skor
1-1 ini tetap tak berubah.
(bola/mxm)
Senin, 26 Desember 2011
Liverpool Gagal Dapatkan "The NewCristiano Ronaldo"
Bola.net - Keinginan Liverpool dan Chelsea untuk
merekrut the New Cristiano Ronaldo dari Argentina
harus dipendam dalam-dalam, pasalnya, River
Plate telah menegaskan tak akan menjual
pemainnya tersebut.
Pemain muda Argentina, Lucas Ocampos,
namanya kini hangat diperbincangkan di bursa
transfer musim dingin ini, apalagi kalau bukan
penampilannya yang cukup cemerlang baik
bersama River Plate maupun dengan timnas
Argentina U-17, bahkan oleh media-media
Argentina dirinya disebut sebagai Cristiano
Ronaldo baru dari Argentina.
Keinginan Liverpool untuk mendatangkan
Ocampos memang cukup beralasan, pasalnya
mereka bakal kehilangan Luis Suarez selama
delapan pertandingan setelah terbukti bersalah
karena melakukan aksi rasial kepada Patrice Evra.
Sedangkan untuk Chelsea, mereka sedang
melakukan peremajaan dalam skuadnya, dan
Ocampos yang telah mencetak tiga gol untuk
Argentina U-17 ini menjadi pilihan utama.
Namun, keinginan mereka tampaknya harus
dipendam dalam-dalam, hal itu setelah Presiden
River Plate, Diegoe Turnes bersikeras tak akan
menjual pemain berposisi winger tersebut di bulan
Januari.
"Kami memang telah menerima tawaran dari Italia
dan Inggris," ujar Turnes.
"Namun, kami tak akan membiarkan anak itu pergi
meninggalkan klub," tandas Turnes. (ts/end)
merekrut the New Cristiano Ronaldo dari Argentina
harus dipendam dalam-dalam, pasalnya, River
Plate telah menegaskan tak akan menjual
pemainnya tersebut.
Pemain muda Argentina, Lucas Ocampos,
namanya kini hangat diperbincangkan di bursa
transfer musim dingin ini, apalagi kalau bukan
penampilannya yang cukup cemerlang baik
bersama River Plate maupun dengan timnas
Argentina U-17, bahkan oleh media-media
Argentina dirinya disebut sebagai Cristiano
Ronaldo baru dari Argentina.
Keinginan Liverpool untuk mendatangkan
Ocampos memang cukup beralasan, pasalnya
mereka bakal kehilangan Luis Suarez selama
delapan pertandingan setelah terbukti bersalah
karena melakukan aksi rasial kepada Patrice Evra.
Sedangkan untuk Chelsea, mereka sedang
melakukan peremajaan dalam skuadnya, dan
Ocampos yang telah mencetak tiga gol untuk
Argentina U-17 ini menjadi pilihan utama.
Namun, keinginan mereka tampaknya harus
dipendam dalam-dalam, hal itu setelah Presiden
River Plate, Diegoe Turnes bersikeras tak akan
menjual pemain berposisi winger tersebut di bulan
Januari.
"Kami memang telah menerima tawaran dari Italia
dan Inggris," ujar Turnes.
"Namun, kami tak akan membiarkan anak itu pergi
meninggalkan klub," tandas Turnes. (ts/end)
Reina Soroti Lini Belakang Liverpool
Bola.net - Pepe Reina mengakui bahwa dirinya
masih belum menunjukkan kemampuan terbaik
yang dimilikinya ketika Liverpool ditahan imbang
Wigan dan lebih menyoroti lini belakang Liverpool
yang mudah ditembus.
Penampilan kiper asal Spanyol tersebut disebut
sebagai salah satu penampilan terbaiknya, namun
Reina tak mempersoalkan hal tersebut, karena dia
lebih ingin membawa Liverpool ke posisi yang
lebih baik dan juga ingin Kenny Dalglish lebih
fokus pada lini belakang yang terus mendapat
tekanan.
Di pertandingan tersebut, selain Reina, kiper
Wigan Ali Al Habsi juga tampil cukup cemerlang,
bahkan dirinya menjadi Man of the Match di
pertandingan tersebut.
"Sekali lagi kiper terbaik adalah sang Man of the
Match, Al Habsi, dan dia membuat kami gagal
meraih tiga poin," ujar Reina.
"Tapi kami tak kalah dan kami tetap tak
kebobolan, dan hal itu selalu menjadi hal positif."
"Memang, kami harus mengambil sisi positifnya
dan lini belakang juga akan bermain lebih baik dan
kami dapat lebih percaya diri sekarang," tandas
Reina.
(ts/end)
masih belum menunjukkan kemampuan terbaik
yang dimilikinya ketika Liverpool ditahan imbang
Wigan dan lebih menyoroti lini belakang Liverpool
yang mudah ditembus.
Penampilan kiper asal Spanyol tersebut disebut
sebagai salah satu penampilan terbaiknya, namun
Reina tak mempersoalkan hal tersebut, karena dia
lebih ingin membawa Liverpool ke posisi yang
lebih baik dan juga ingin Kenny Dalglish lebih
fokus pada lini belakang yang terus mendapat
tekanan.
Di pertandingan tersebut, selain Reina, kiper
Wigan Ali Al Habsi juga tampil cukup cemerlang,
bahkan dirinya menjadi Man of the Match di
pertandingan tersebut.
"Sekali lagi kiper terbaik adalah sang Man of the
Match, Al Habsi, dan dia membuat kami gagal
meraih tiga poin," ujar Reina.
"Tapi kami tak kalah dan kami tetap tak
kebobolan, dan hal itu selalu menjadi hal positif."
"Memang, kami harus mengambil sisi positifnya
dan lini belakang juga akan bermain lebih baik dan
kami dapat lebih percaya diri sekarang," tandas
Reina.
(ts/end)
Langganan:
Postingan (Atom)