Bola.net -
Comeback goal Rooney dan
ghost goal Ukraina iringi langkah
Inggris menuju laga kontra
Italia.
Inggris melakoni bentrokan kontra Ukraina pada
matchday terakhir Grup D di Donbass Arena, Donetsk, Rabu (20/6), dengan taruhan satu tiket ke babak delapan besar Euro 2012.
Di tempat lain pada saat yang bersamaan, Prancis menghadapi tim yang sudah pasti tersingkir, Swedia.
Baik
Prancis (peringkat 1, 4 poin), Inggris (peringkat 2, 4 poin), maupun
Ukraina (peringkat 3, 3 poin), sama-sama berpeluang ke perempat final
dengan status sebagai juara Grup D.
Pemenang Grup D ini akan menghadapi Italia di perempat final, sedangkan status
runner-up akan membawa tim yang bersangkutan ke hadapan sang juara bertahan,
La Furia Roja, Spanyol.
Selain itu, satu dari mereka akan dipastikan menemani Swedia mengakhiri perjalanannya di Polandia-Ukraina.
Inggris kembali diperkuat Rooney, Ukraina minus Sheva.
Dua perbedaan mencolok itulah yang mewarnai duel
Three Lions dan sang
co-host dalam laga yang dipimpin oleh wasit Viktor Kassai asal Hungaria ini.
Wayne Rooney kembali ke
line-up
Inggris setelah absen di dua laga pembuka akibat skorsing. Dia
menggantikan Andy Carroll untuk berduet dengan Danny Welbeck di lini
depan.
Satu-satunya kejutan dari
Roy Hodgson adalah kembali mencadangkan
Theo Walcott, yang menjadi inspirasi
comeback win Inggris saat melawan Swedia. Sang manajer lebih memilih James Milner dan Ashley Young sebagai
starter.
Andriy Shevchenko
bisa dibilang sebagai kehilangan terbesar Ukraina di laga ini. Kapten
sekaligus bomber yang mencetak dua gol saat timnya menaklukkan Swedia
2-1 di
matchday pertama itu harus duduk di
bench akibat cedera lutut. Ini pertama kalinya bagi Ukraina mengawali laga tanpa Sheva.
Sepanjang babak pertama, Inggris yang lebih diunggulkan justru tertekan oleh Ukraina.
Three Lions kalah dalam hal persentase penguasaan bola maupun jumlah peluang yang diciptakan.
Meski
kembali diperkuat oleh mesin gol andalannya, Rooney, Inggris justru tak
berhasil melepaskan satu pun tendangan tepat sasaran ke gawang Ukraina
di 45 menit pertama.
Sebaliknya, dengan dukungan penuh publik
Donetsk, Ukraina menekan habis lini pertahanan Inggris. Mereka
melepaskan sembilan tendangan ke arah gawang Joe Hart, walaupun hanya
satu yang
on goal.
Skor 0-0 bertahan hingga jeda. Dipadu dengan skor yang sama di partai Swedia-Prancis,
Three Lions masuk ke ruang ganti sebagai
runner-up sementara grup.
Melihat gencarnya serangan Ukraina di babak pertama, Inggris wajib waspada. Salah-salah, mereka yang terlempar.
Sadar akan kondisi gawat itu, Inggris pun langsung menekan begitu peluit
kickoff babak kedua dibunyikan. Dan, hasilnya instan!
Tiga menit babak kedua berjalan,
Steven Gerrard menguasai bola untuk Inggris di sayap kanan. Sang kapten dengan lihai melewati seorang pemain Ukraina, lalu melepaskan
crossing rendah. Kiper Piatov melakukan blunder, dia gagal menahan
crossing itu dan bola meluncur dengan liar ke depan gawang. Sial bagi Ukraina, di sana sudah berdiri nomor 10 Inggris. Ya,
Rooney yang tak terkawal lalu mendorong bola ke dalam gawang dan mengubah skor jadi 1-0.
Inggris nyaman, Ukraina tertekan. Tuan rumah pun butuh dua gol untuk membalikkan keadaan dan merebut tiket ke delapan besar.
Ukraina langsung merespons. Dan, pada menit 62, terciptalah kontroversi yang biasa kita kenal dengan nama
ghost goal alias 'gol hantu' itu.
Berawal
dari sebuah serangan balik cepat, Devic menembak ke arah gawang dari
luar kotak penalti Inggris. Hart yang menerjang tidak bisa menahannya
dengan sempurna dan bola melayang ke arah gawang.
John Terry
memburu bola itu dan berhasil menghalaunya, tapi ketika sudah melewati
gawang. Para pemain Ukraina terhenyak, mereka protes, karena wasit tidak
menganggapnya gol.
Tayangan ulang menunjukkan bola sudah
sempurna melewati garis, tapi hakim garis maupun asisten wasit yang
berada di dekat gawang mengatakan berbeda.
Para
fans Ukraina pun berhak kecewa, sama seperti para
fans
Inggris dua tahun lalu ketika 'gol penyama kedudukan' Lampard saat
melawan Jerman tidak disahkan, padahal bola sudah melewati garis gawang.
Setelah
'gol hantu' itu, pertandingan memanas. Ukraina bahkan memasukkan
Shevchenko untuk menambah daya gedornya. Sementara itu, Inggris
memasukkan Walcott dan Carroll untuk menggantikan Milner serta Welbeck.
Ukraina
yang ngotot mencari dua gol dan Inggris yang berusaha mengamankan
keadaan sama-sama melakukan serangan demi serangan di sisa laga, tapi
tak ada gol lagi yang tercipta hingga wasit meniupkan peluit panjang.
Hasil ini, dipadukan dengan kekalahan 0-2 Prancis dari Swedia, membuat Inggris menjuarai Grup D dengan 7 poin, Prancis sebagai
runner-up dengan 4 poin, sementara Ukraina menyusul Swedia masuk kotak.
Statistik Inggris - Ukraina
Penguasaan bola: 42% - 58%
Shot (on goal): 10 (3) - 16 (3)
Corner: 6 - 10
Pelanggaran: 13 - 12
Offside: 0 - 0
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 3 - 2
Susunan pemain Inggris (4-4-1-1):
Hart, Johnson, Cole, Terry, Lescott, Gerrard (c), Young, Milner
(Walcott 69'), Parker, Rooney (Chamberlain 87'), Welbeck (Carroll 82').
Cadangan: Green, Butland, Kelly, Baines, Jones, Jagielka, Walcott, Henderson, Downing, Oxlade-Chamberlain, Carroll, Defoe.
Susunan pemain Ukraina (4-1-2-1-2):
Piatov, Selin, Khacheridi, Rakitskiy, Tymoshchuk (c), Garmash
(Nazarenko 78'), Gusev, Yarmolenko, Konoplyanka, Milevskiy (Butko 77'),
Devic (Shevchenko 70').
Cadangan: Koval, Goryainov, Kucher, Shevchuk, Mikhalik, Butko, Aliyev, Rotan, Nazarenko, Shevchenko, Voronin, Seleznyov.
Pencetak gol:
1-0 (48') Rooney
Kartu kuning: Tymoschuk (63'), Gerrard (73'), Rakitskiy (74'), Cole (78'), Shevchenko (86').
Penyisihan
grup telah selesai. Babak berikutnya adalah perempat final. Inggris vs
Italia dan Spanyol vs Prancis melengkapi partai Republik Ceko vs
Portugal serta Jerman vs Yunani di delapan besar.
(bola/gia)
HIGHLIGHTS - Euro 2012 Inggris 1 - Ukraina 0