Minggu, 04 November 2012

Lucas Leiva Diprediksi Comeback Tiga Pekan Lagi

Mohammad Resha Pratama - detikSport

Jumat, 02/11/2012 05:00 WIB
FOTO:Getty Images via Liverpool FC/Andrew Powell
Liverpool - Lucas Leiva diprediksi akan comeback dari cederanya sebelum akhir bulan ini. Namun, Brendan Rodgers tak mau terburu-buru memainkannya sebelum ia benar-benar pulih.

Lucas mengalami cedera paha di laga perdana Liga Inggris musim ini kontra West Bromwich Albion. Setelahnya ia harus beristirahat lama dan kehilangannya merupakan pukulan telak untuk Liverpool.

Ketiadaan gelandang bertahan semumpuni Lucas di skuat The Reds membuat keseimbangan di lini tengah klub terganggu. Ada kekhawatiran jika Lucas tak akan bisa pulih sepenuhnya karena sebelumnya juga ia baru didera cedera lutut selama tujuh bulan.

Namun, dalam beberapa hari belakangan Lucas ternyata menunjukkan perkembangan yang signifikan dan diperkirakan gelandang internasional Brasil itu akan bisa kembali main sebelum bulan November berakhir.

"Lucas sudah mulai berlatih di lapangan pekan lalu dan itu jadi kabar yang sangat menggembirakan," ungkap Rodgers di situs resmi tim.

"Dia tidak melakukan banyak pergerakan tapi dia lebih banyak berlari lurus dan melatih ketahanan tubuhnya," lanjut Rodgers.

"Saya perkirakan dia butuh waktu tiga pekan lagi tapi dia adalah seorang profesional yang hebat dan dia mungkin akan kembali bermain lebih cepat dari yang diperkirakan," tuntas Rodgers.


( mrp / nds )

'Liverpool Tak Bisa Terus Mengandalkan Gerrard-Suarez'

 

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Jumat, 02/11/2012 08:16 WIB
FOTO:Getty Images/Laurence Griffiths
Liverpool - Liverpool musim ini mulai terlalu bergantung pada performa Steven Gerrard dan Luis Suarez. Brendan Rodgers tahu soal itu dan meminta The Reds tak melulu mengandalkan dua bintangnya itu.

Kurang aktifnya Liverpool di bursa transfer lalu membuat skuat mereka terhitung minim musim ini, terutama di lini depan. Setelah cederanya Fabio Borini, praktis mereka hanya mengandalkan Suarez sebagai striker senior tersisa.

Hal ini pula yang akhirnya membuat Liverpool seperti terlalu membebankan pesepakbola asal Uruguay itu untuk mengangkat permainan tim plus mencetak gol. Tak cuma Suarez, Gerrard seperti biasanya pun menjadi pemain lain yang juga diandalkan.

Fenomena ini pun seperti mengulang apa yang terjadi beberapa musim lalu saat Fernando Torres plus Gerrard menjadi poros permainan tim. Terlalu mengandalkan keduanya, Liverpool pun akan kesulitan ketika salah satu dari mereka absen.

Maka wajar jika Rodgers tak menginginkan hal seperti ini terus terjadi dan tahu bahwa ini terjadi karena tipisnya skuat mereka musim ini. Maka Rodgers pun meminta pihak klub untuk berbelanja di bursa transfer musim dingin nanti demi mengatrol posisi tim saat ini.

"Inilah realita yang terjadi di klub saat ini. Aku sangat ingin mengistirahatkan mereka untuk memberikan nafas bagi mereka tapi jelas ketika Anda butuh mereka, maka Anda harus memainkannya," ujar Rodgers di Sky Sports.

"Masalahnya adalah skuat Anda menjadi semakin minim: Aku tidak bisa terus memainkan Steven Gerrard dan Luis Suarez, di mana ia adalah penyerangku satu-satunya," sambungnya.

"Ini akan terus berlagsung lama, ini lah masalah tim ini dan kami tidak bisa terus bergantung pada dua pemain. Dalam beberapa bursa transer ke depan, kami akan punya waktu untuk membangun tim ini."



( mrp / rin )

Jones Ketagihan Gantikan Reina

 

Eddward Samadyo Kennedy - detikSport
Jumat, 02/11/2012 14:12 WIB
FOTO:Clive Brunskill/Getty Images
Liverpool - Tak banyak kesempatan yang didapat Brad Jones semenjak bergabung dengan Liverpool di tahun 2010. Tak heran jika belakangan ini ia ketagihan menjadi pengganti Pepe Reina.

Jones adalah pemain yang berdiri di bawah gawang Liverpool dalam empat pertandingan terakhir "Si Merah". Kiper asal Australia itu melakoni peran tersebut karena Reina, yang selalu jadi nomor satu sejak 2005, masih bergelut dengan cedera.

Direkrut dari Middlesbrough dua tahun lalu, Jones hanya terlibat dalam 11 pertandingan Liverpool. Dominasi Pepe membuat nasibnya setali tiga uang denganmantan penjaga gawang AS Roma, Alexander Doni, yang bahkan nyaris terlupakan sama sekali.

Sejauh ini Jones telah diturunkan manajer Brendan Rodgers sebanyak tujuh kali: dua di Premier League, tiga di Liga Europa, dua di Piala Liga Inggris.

"Semua orang tentu saja ingin main. Aku cuma berusaha sebaik mungkin, dan sejauh ini aku merasa cukup senang," ungkap pemain berusia 30 tahun itu dikutip Sportsmole.

Reina sebenarnya sudah pulih dan bahkan duduk di bangku cadangan saat derby Merseyside minggu lalu. Diperkirakan ia akan comeback dalam laga timnya melawan Newcastle United hari Minggu (4/11) lusa.

Jones tentu saja berharap masih punya kesempatan untuk bersaing dengan Reina. Ia juga akan tetap menikmati pertemanan dan rivalitasnya dengan pemain Spanyol itu.

"Kami punya hubungan rivalitas pertemanan yang baik. Setiap hari dalam latihan kami mencoba saling mengalahkan sesering mungkin. Tapi kesempatan itu cuma anda dapatkan kalau anda dimainkan," tukasnya.

Belum Sukses, Rodgers Tak Menyesal Tangani Liverpool

Meylan Fredy Ismawan - detikSport

Minggu, 04/11/2012 16:34 WIB
FOTO:AFP/Paul Ellis
Liverpool - Sentuhan Brendan Rodgers ke Liverpool ternyata belum membuahkan hasil sesuai harapan. Rodgers memaklumi hal ini dan mengaku tak menyesal telah bergabung dengan The Reds.

Saat Rodgers ditunjuk sebagai manajer anyar Liverpool untuk menggantikan Kenny Dalglish di musim panas ini, fans menyambutnya dengan gembira. Mereka punya keyakinan Rodgers akan mampu menjadikan Anfield Gank sebagai tim yang bermain cantik, mirip dengan yang telah ditunjukkan oleh Swansea City--tim yang dimanajeri Rodgers pada musim lalu.

Tapi, harapan fans itu sejauh ini belum sejalan dengan kenyataan di lapangan. Sudah menjalani sembilan laga di Premier League, Liverpool yang dipimpin Rodgers baru menang dua kali. Tiga laga lain berujung kekalahan, sedangkan sisanya seri.

Liverpool kini menghuni posisi ke-13 klasemen sementara dengan koleksi 10 poin. Mereka berjarak 14 poin dari Manchester United yang duduk di urutan teratas.

Rodgers menegaskan, apa yang dikerjakannya di Anfield bukanlah proyek jangka pendek yang mengejar hasil instan. Karena sedang menggarap proyek jangka panjang, dia pun sadar kalau timnya mungkin harus lebih dulu berdarah-darah. Selain itu, dia juga mantap dengan pilihannya meninggalkan Swansea dan memulai petualangan baru bersama The Kop.

"Tentu saja tak ada penyesalan telah datang ke sini," aku Rodgers di Sky Sports.

"Ini akan selalu jadi pekerjaan besar. Saya menandatangani kontrak tiga tahun, tapi proses pembangunan kembali tim ini akan memakan waktu lebih dari itu. Semoga saya bisa di sini untuk melakukan itu," jelasnya.

"Tak ada solusi cepat di sini," tegas Rodgers.

"Kami harus menyeimbangkan keuangan dan itulah yang sedang kami lakukan. Akan ada sedikit rasa sakit di tengah jalan," kata pria asal Irlandia Utara ini.


( mfi / mfi )

Rodgers dan Moyes Bicara 'Gol' dan Selebrasi Suarez

 

29-10-2012 02:23

| Luis Suarez


Rodgers dan Moyes Bicara 'Gol' dan Selebrasi Suarez
Gol Luis Suarez dianulir wasit. © AFP

Bola.net - Manajer Liverpool Brendan Rodgers mengatakan bahwa wasit salah telah menganulir gol injury time Luis Suarez saat melawan Everton. Rodgers menyebut ini bukan pertama kalinya the Reds dirugikan wasit, dan dia berharap tidak ada lain kali.

Derby Merseyside edisi 219 yang tersaji di pekan ke-9 Premier League 2012/13, Minggu (28/10), diwarnai skor imbang 2-2 dan sebuah drama di penghujung laga. Di masa injury time babak kedua, Suarez mencetak gol untuk Liverpool, tapi dianulir wasit karena dianggap offside. Ketika ditanya tentang insiden tersebut setelah pertandingan, Rodgers menjawabnya sambil berusaha terlihat tenang.

"Saya rasa semua orang bisa melihat bahwa itu gol yang sah," kata Rodgers.


(© 101greatgoals.com)

"Sundulan luar biasa dari Sebastian (Coates), dan Luis menyambutnya dengan timing yang sempurna. Wasit memang tak bisa lepas dari kesalahan, tapi kami kecewa karena kami seharusnya menang. Ini bukan pertama kalinya musim ini kami dirugikan keputusan wasit. Semoga lain kali tidak terulang lagi," pungkasnya.

Suarez sendiri, setelah gol pertama, berlari hingga setengah lapangan dan melakukan selebrasi ala Klinsman di depan David Moyes, manajer kubu lawan.


(© 101greatgoals.com)

Terkait hal tersebut, Moyes berkata: "Saya rasa itu hebat. Saya mungkin akan melakukan hal serupa (jika berada di posisinya). (lk/gia)

Gerrard: Hanya Liverpool Yang Berambisi Menang

 

29-10-2012 21:02

| Steven Gerrard


Gerrard: Hanya Liverpool Yang Berambisi Menang
Gerrard sesalkan keputusan wasit. © AFP

Bola.net - Steven Gerrard menyesalkan keputusan wasit yang menganulir gol Luis Suarez saat bertemu Everton di ajang Premier League. Derby Merseyside itu akhirnya berakhir imbang 2-2.

Suarez berhasil mencetak gol kemenangan di menit terakhir pertandingan setelah memanfaatkan umpan Sebastian Coates. Wasit menganulir gol itu setelah hakim garis menganggap Suarez sudah berada dalam posisi offside.

Dalam tayangan ulang, terlihat bahwa gol itu harusnya sah dan posisi Suarez masih onside. Gerrard sangat menyayangkan keputusan wasit itu karena secara langsung mengubah hasil pertandingan.

Lebih jauh, Gerrard mengaku sempat bertanya kepada hakim garis atas keputusan itu. Jawaban yang ia dapat tidak memuaskan. Hakim garis hanya berkata "Saya rasa Suarez offside."

Gerrard menambahkan bahwa dalam pertandingan itu hanya Liverpool saja yang punya ambisi menang. Namun keputusan wasit merusak usaha keras anak-anak The Reds.

"Saya sedih untuk rekan-rekan saya. Kami punya tim kecil dan muda, tetapi bermain seperti lelaki sejati. Hanya ada satu tim yang berambisi menang dalam pertandingan tadi, dan itu adalah Liverpool," ucap sang kapten. (gl/hsw)

Drama Menit Akhir di Derby Merseyside

Minggu, 28-10-2012 23:53
Animasi: Drama Menit Akhir di Derby Merseyside
Suarez mencetak gol, tapi dianulir. © AFP

Bola.net - Derby Merseyside antara Everton kontra Liverpool di pekan ke-9 Premier League 2012/13, Minggu (28/10), diwarnai skor imbang 2-2 dan sebuah drama di menit akhir pertandingan.

Gol Luis Suarez di masa injury time babak kedua, yang semestinya menjadi penentu kemenangan the Reds, dianulir oleh wasit Andre Marriner.



Apakah karena offside? Tayangan ulang tidak mengatakan demikian. Apakah karena pelanggaran oleh Sebastian Coates terhadap Phil Jagielka ketika menyundul bola operan ke arah Suarez? Yang jelas, keputusan sudah diambil dan laga pun berkesudahan tanpa pemenang. (101gg/gia)