Jumat, 03 Februari 2012

Kuyt Bicara Soal Produktivitasnya

Meylan Fredy Ismawan : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Setelah sempat melalui
masa paceklik gol, Dirk Kuyt mulai menunjukkan
ketajamannya lagi dalam beberapa laga terakhir
Liverpool. Untuk bisa tetap subur, dia mengaku
butuh lebih banyak bermain.
Pada paruh pertama musim ini, produktivitas
Kuyt menurun drastis. Penyerang berpaspor
Belanda ini cuma bisa melesakkan satu gol dalam
19 partai. Perlahan-lahan, posisinya di lini depan
pun mulai terusik.
Namun, dalam dua laga terakhir, Kuyt tak pernah
absen mencetak gol. Setelah jadi penentu
kemenangan atas Manchester United di Piala FA,
dia juga mencetak satu gol kala The Reds
menaklukkan Wolverhampton Wanderers 3-0 di
Premier League.
Kuyt menjelaskan, dirinya berharap terus
dimainkan oleh manajer Kenny Dalglish agar bisa
mempertahankan produktivitasnya.
"Ini sulit. Saya adalah pemain yang biasa bermain
di setiap pertandingan. Tapi, saya lebih banyak
bermain sejak awal tahun," aku Kuyt di Mirror.
"Jika saya tak mencetak gol, itu tak menjatuhkan
mental saya. Seperti yang pernah saya bilang,
saya adalah tipe pemain yang membutuhkan
beberapa pertandingan berturut-turut untuk
merasa nyaman dan lebih baik," jelasnya.
"Saya sudah merasa lebih kuat dan buat saya
cuma soal waktu saja sebelum saya mencetak
gol lagi," imbuh Kuyt.
"Musim lalu, saat Kenny datang, saya bermain di
tiap pertandingan dan mencetak lebih dari
sepuluh gol di bawah kepemimpinannya. Musim
ini, saya agak kesulitan untuk mencetak gol, tapi
saya yakin, kalau saya terus bermain seperti ini,
saya akan mencetak lebih banyak gol," kata
bomber berusia 31 tahun ini.

Jelang Liverpool vs Tottenham Ada Misi 'Balas Dendam' di Anfield

Mohammad Resha Pratama : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Liverpool tentu belum
lupa kekalahan 0-4 dari Tottenham Hotspur di
awal musim ini. Spurs memang luar biasa
musim ini, tapi Jamie Carragher meyakini The
Reds bisa membalas hasil pertemuan pertama
itu.
Dua gol Emmanuel Adebayor serta satu gol
masing-masing dari Luka Modrid dan Jermain
Defoe membuat Liverpool pulang dari White Hart
Lane dengan tangan hampa. Sudah begitu pada
laga September itu, mereka harus kehilangan
Charlie Adam dan Martin Skrtel yang menerima
kartu merah.
Itu adalah kekalahan terbesar Liverpool yang
diterima musim ini sekaligus memperpanjang
dominasi The Lilywhites atas tim asal Merseyside
itu sejak musim lalu. Musim 2010/2011, Spurs
mengalahkan Liverpool tandang dan kandang.
Memang Spurs bukanlah tim yang dulu mudah
ditaklukkan oleh Liverpool karena Harry
Redknapp telah "menyulap" tim itu jadi salah satu
penantang serius juara musim ini. Terbukti Spurs
kini ada di urutan ke-3 klasemen dan berselisih
lima angka dari duo Manchester di puncak.
"Menurut saya musim ini mungkin Spurs adalah
tim dengan penampilan paling impresif," tutur
Carragher di situs resmi tim.
"Saya tahu mereka tidak berada di puncak tapi
menarik untuk menonton mereka. Mereka
memainkan sepakbola yang hebat, sangat cepat
dan mereka menunjukkannya saat melawan
kami di White Hart Lane. Itu adalah kekalahan
terbesar kami musim ini dan sesuatu yang ingin
kami perbaiki," sambungnya.
Misi "balas dendam" pun boleh jadi tengah
diusung The Anfield Gank pada laga pekan ke-24,
Selasa (7/2/2012) dinihari WIB. Apalagi mental
Liverpool kini tengah bagus-bagusnya pasca
kemenangan atas Manchester United plus
Wolverhampton, serta kembali bermainnya Luis
Suarez usai terbebas dari skorsing 8
pertandingan.
"Mereka juga menang di Anfield menjelang akhir
musim lalu. Mungkin itu yang paling diingat oleh
kami. Kami sadar kami bermain melawan salah
satu tim terbaik di liga dan akan sangat sulit,"
tukas bek berusia 33 tahun itu.
"Tapi kami sudah membuktikan di dua laga
kandang terkahir kami, melawan tim yang
berada di atas Tottenham, jika kami bisa tampil
menyulitkan untuk tim manapun di negara ini,"
tuntas Carragher.

Liverpool Ingin Beli Mauricio Isla di Musim Panas

Bola.net - Bursa transfer musim panas
baru akan dibuka pada tengah tahun
mendatang, namun meski begitu
Liverpool sudah menyiapkan sejumlah
dana untuk target utama mereka, yakni
Mauricio Isla.
Pemain tengah yang berusia 23 tahun
tersebut adalah pemain klub Serie A
Udinese. Tampil begitu mempesona
sejauh ini dan membuatnya diminati klub-
klub besar.
The Reds disebut oleh The Daily Mail telah
menyiapkan dana sebesar 12 Juta
Poundsterling untuk membawanya ke
Anfield pada musim depan.
Isla yang berkewarganegaraan Chile
tersebut memiliki kelebihan versatile
(pemain yang sanggup bermain di berbagai
macam posisi). Selain Liverpool dari Serie
A, AS Roma juga
menginginkannya. (dym/lex)

Kuyt: Pertandingan Melawan Spurs Penting Bagi Liverpool

Bola.net - Liverpool baru saja meraih
kemenangan atas Wolverhampton. Dirk
Kuyt ingin agar timnya dapat melanjutkan
penampilan bagusnya.
The Reds kini tengah bersiap untuk
menghadapi pertandingan mereka yang
berikutnya. Tottenham Hotspurs akan
menjadi calon lawan mereka. Klub asuhan
Kenny Dalglish tersebut berharap dapat
memenangkan pertandingan tersebut. Hal
ini penting supaya mereka dapat lolos ke
posisi empat besar. Kuyt berharap
penampilan bagus saat melawan Wolves
dapat kembali ditampilkan saat mereka
melawan Spurs.
"Sebelum pertandingan melawan Wolves,
kami mengatakan kepada satu sama lain
bahwa hal yang paling penting adalah
memenangkan pertandingan kami sendiri
karena tim yang berada di atas kami akan
kehilangan poin," ujar Kuyt.
"Ruang ganti adalah tempat yang
menyenangkan dan sekarang kami tengah
bersiap menghadapi Tottenham pada hari
Senin. Pertandingan ini merupakan
pertandingan penting untuk menuju ke
empat besar." [initial]

Hamann Dukung Liverpool Lolos ke Liga Champions

Meylan Fredy Ismawan : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Dietmar Hamann
menjagokan Liverpool untuk bisa lolos ke Liga
Champions musim depan. Hamann menilai
bekas klubnya itu sudah kembali ke performa
terbaik.
Kemenangan 3-0 di markas Wolverhampton
Wanderers, Rabu (1/2/2012) dinihari WIB,
mendekatkan The Reds ke zona Liga Champions.
Dengan koleksi 38 poin, mereka cuma berjarak
empat poin dari Chelsea yang ada di peringkat
keempat.
Yang membuat Anfield Gank makin percaya diri
adalah kesuksesan mereka menyingkirkan
Manchester City dan Manchester United, masing-
masing dari Piala Liga Inggris dan Piala FA.
"Mereka sudah mengalahkan peringkat pertama
dan kedua di liga dan menunjukkan bahwa saat
tampil bagus mereka bisa mengalahkan siapa
pun. Mereka cuma harus konsisten," ujar
Hamann seperti dikutip ESPN Star.
Dengan modal konsistensi, ditambah Luis Suarez
yang akan kembali usai menjalani skorsing,
Hamann yakin Liverpool bisa bersaing dengan
rival-rivalnya dan menembus zona Liga
Champions.
"Mereka sudah kembali ke penampilan terbaik
kemarin dan dengan kembalinya Luis Suarez,
mereka akan cukup bagus untuk berjuang
masuk empat besar," tambahnya.
"Jalannya masih panjang dan tidak akan mudah.
Tapi, mereka sudah memberi diri mereka sebuah
peluang," kata eks pemain Liverpool pada periode
1999–2006 ini.
"Akan hebat kalau mereka bisa kembali (ke Liga
Champions) dan kalau mereka absen tiga tahun
berturut-turut, itu akan jadi situasi yang buruk
meski bukan akhir dunia," pungkas Hamann.

Liverpudlians Tambah Motivasi Lucas untuk Cepat Pulih

Lucas Aditya : Sepakbola
detikcom - Liverpool, Pemain Liverpool Lucas
Leiva masih menjalani proses pemulihan cedera.
Ia mengaku ingin lekas pulih demi membalas
dukungan para Liverpudlians.
Cedera lutut menghantam Lucas saat Liverpool
mengalahkan Chelsea di perempatfinal Piala Liga
Inggris akhir November lalu.
Cukup serius, pemain asal Brasil itu pada
prosesnya diperkirakan mesti menepi sampai
enam bulan. Namun, Lucas tak patah semangat.
"Ketika aku mendapat cedera ini banyak fans
yang sudah mengirimkan pesan positif dan aku
harus berterima kasih. Itu membantuku untuk
tetap kuat dan melakukan yang terbaik, dan
semoga aku segera kembali bisa berseragam
merah. Itu tujuanku," tegas Lucas di ESPN Star.
"Aku tidak menyadari banyak orang yang sangat
perhatian dan aku senang. Hal itu memberi Anda
motivasi ekstra untuk terus berusaha, terutama
dalam masa-masa sulit yang tengah aku jalani,"
lanjutnya.
Lucas juga mengaku bahwa perhatian dari
Liverpudlians turut membuatnya buru-buru
kembali ke Liverpool meski sempat menjalani
masa perawatan di Brasil. "Fans adalah salah satu
alasan mengapa aku memutuskan balik dari
Brasil, karena aku ingin lebih dekat dengan
mereka dan juga rekan setim," simpul Lucas.

MU Sunat Jatah Tiket Liverpool

Bola.net - Manchester United
mengurangi alokasi tiket suporter
Liverpool untuk big match 11 Februari
mendatang di Old Trafford. Jatah away
dikurangi dari 3.100 menjadi 2.100 tiket.
Rivalitas suporter kedua klub berada di level
panas tingkat tinggi.
“Kebijakan ini diperlukan demi
mempermudah penjagaan keamanan di
dalam dan di luar stadion," terang juru
bicara MU. Satu hal yang pasti, mereka
berhak melakukannya.
Tindakan tersebut diambil setelah Liverpool
juga mengurangi jatah tiket suporter MU
dalam dua pertemuan terakhir di Anfield.
Pertimbangannya, sebisa mungkin
mengeliminasi setiap faktor yang bisa
memicu keributan. Bayangkan saja apa
jadinya jika dua kelompok suporter dengan
sejarah permusuhan yang panjang
berkumpul dalam satu stadion yang sama.
MU dan Liverpool akan turun ke lapangan
dengan target menang, tapi dalam misi
yang berbeda. Red Devils ingin merebut
puncak klasemen dari City, sedangkan The
Reds berniat menembus empat besar
klasemen.
Tetapi, sebelum hari itu tiba, MU harus
melakoni satu partai panas lain pada 5
Februari, yaitu melawat ke Stamford Bridge
untuk meladeni Chelsea. (tri/gia)