Rabu, 17 April 2013

Ian Ayre Sebut Liverpool Butuh Suarez untuk Menang

Oka Akhsan M.
Rabu, 17/04/2013 19:23:33 WIB   |   Read : 749


Ian Ayre (Andrew Powell/Getty Images)
Striker Liverpool, Luis Suarez, belakangan gencar dikaitkan dengan kepindahan ke Bayern Munchen dan Juventus pada musim panas. Meski demikian, direktur pemasaran The Reds, Ian Ayre, tetap yakin pemain asal Uruguay itu akan bertahan di Anfield.
"Untuk bermain di level tertinggi Premier League dan sepak bola Eropa, kami butuh pemain seperti Luis dan Steven Gerrard. Jadi menjual Luis Suarez hanya akan menjadi opsi terakhir," kata Ian Ayre kepada Sports Illustrated.
"Ia tidak dijual. Ingat saat Fenway Sports Group membeli Liverpool, John W. Henry menyatakan tak hanya akan membentuk tim untuk menang melainkan untuk terus menang. Untuk melakukannya kami butuh pemain kelas dunia di dalam tim," ujar Ayre.
Luis Suarez menjadi salah satu pemain yang paling bersinar di tengah inkonsistensi performa Liverpool musim ini. Ia masih memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Premier League dengan koleksi 22 gol.

Selasa, 16 April 2013

Downing Masih Yakin Liverpool Lolos ke Eropa

Oka Akhsan M.
Senin, 15/04/2013 18:30:07 WIB   |   Read : 437


Stewart Downing (Andrew Powell/Getty Images)
Pemain sayap Liverpool, Stewart Downing, membela performa timnya pada musim ini. Downing menyatakan publik baru bisa menilai kualitas The Reds pada musim depan karena saat ini masih berada dalam masa transisi.
Liverpool kembali membangun tim dari awal setelah Brendan Rodgers datang ke Andield untuk menggantikan Kenny Dalglish pada Mei 2012. Rodgers memboyong tujuh nama baru termasuk Joe Allen, Philippe Coutinho, dan Daniel Sturridge, untuk mengembalikan masa kejayaan tim asal Merseyside itu.
"Musim ini adalah masa transisi bagi Liverpool, dengan ide dan pemain baru. Musim depan baru menjadi ujian yang sesungguhnya. Rodgers telah mendapatkan pemain incarannya dan performa kami mulai membaik," kata Stewart Downing kepada Daily Telegraph.
Hingga pekan ke-33, Liverpool masih tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara Premier League dengan koleksi 50 poin. Mereka terancam absen dari kompetisi Eropa musim depan karena tertinggal delapan poin dari peringkat kelima Tottenham Hotspur dengan lima laga tersisa.
"Musim ini belum berakhir. Kami akan terus berusaha mengejar tiket Eropa. Meski sulit, namun ada peluang tim yang berada di atas kami terpeleset," ujar Downing.

Rodgers Tak Menyesal Pinjamkan Carroll ke West Ham

Oka Akhsan M.
Minggu, 14/04/2013 20:10:29 WIB   |   Read : 866


Andy Carroll (Ian Walton/Getty Images)
Manajer Liverpool, Brendan Rodgers, menyatakan dirinya tak menyesali keputusan untuk meminjamkan striker Andy Carroll ke West Ham.
Saat Liverpool ditahan tim papan bawah Reading 0-0, Sabtu (13/4), Andy Carroll berhasil mencetak gol keenam untuk West Ham saat bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Southampton.
Brendan Rodgers merasa kegagalan Liverpool meraih kemenangan di Madejski Stadium lebih banyak disebabkan performa gemilang kiper Reading, Alex McCarthy, bukan karena mengalami masalah di lini depan.
"Kami adalah pencetak gol terbanyak keempat di liga, jadi mencetak gol bukan masalah bagi kami. Situasi Andy sangat simpel. Andy tak mau bertahan dan menjadi cadangan, ia ingin bermain," kata Rodgers kepada Sky Sports.
"Kami selalu memiliki solusi untuk menggedor pertahanan lawan. Kami mampu menembus pertahanan Reading, kami hanya gagal menaklukkan kiper mereka yang bermain luar biasa," ujar Rodgers.

Liverpool Peringati Tragedi Hillsborough


Zulfirdaus Harahap
Senin, 15/04/2013 19:45:29 WIB   |   Read : 554


Para pemain mengheningkan cipta memperingati tragedi Hillsborough. (Andrew Cowie/Getty Images)
Pertandingan Reading melawan Liverpool di Madjeski Stadium berubah sunyi. Sebelum memulai pertandingan, seluruh pemain dan supporter kedua tim mengheningkan cipta terlebih dahulu guna memperingati 24 tahun tragedi Hillsborough.
Tragedi Hillsborough mempunyai duka tersendiri bagi kubu Anfield. Karena pada tragedi yang terjadi pada 15 April 1989 itu, sebanyak 96 orang Liverpudlian meninggal serta 730 orang terluka di dalam stadion dan 36 terluka di luar stadion. Jumlah korban meninggal itu tercatat sebagai jumlah tertinggi dalam kecelakaan di stadion dalam sejarah Britania Raya.
Mengheningkan cipta selama satu menit akan diselenggarakan pada Senin (15/4) pukul 15:06 waktu Inggris melalui layar raksasa di Stasiun Liverpool Lime Street di jantung kota Liverpool selain itu peringatan juga dilakukan di Stadion Anfield.
Tragedi Hillsborough merupakan peristiwa kerusuhan fans di stadion yang kedua kalinya melibatkan Liverpool, setelah Tragedi Heysel pada 1985. Tragedi Hillsborough terjadi ketika pertandingan semi final Piala FA yang mempertemukan Liverpool dan Nottingham Forest di di Hillsborough, yang menjadi kandang dari Sheffield Wednesday di kota Sheffield, Inggris.
Tragedi Hillsborough menjadi kontroversi ketika empat hari setelah peristiwa tersebut, harian Inggris, The Sun, menurunkan sebuah headline kontroversial dengan tiga subjudul yang menghancurkan hati keluarga korban. Dalam tiga subjudul itu ditulis bahwa fans Liverpool mengencingi para polisi yang bertugas, mengutili barang-barang milik korban, serta menghalangi petugas medis untuk mengevakuasi korban.
Saat itu juga The Sun diboikot oleh seluruh warga kota Liverpool. Adalah Kelvin Mackenzie orang yang mengaku bertanggung jawab atas kesalahan subjudul berita itu. Usaha Kelvin yang hanya meminta maaf secara personal ternyata sia-sia.
Hingga akhirnya 15 tahun kemudian tepatnya 7 Juli 2004, melalui kesepakatan dengan Wayne Rooney untuk mengisahkan kehidupan pribadinya dimasukkan ke dalam liputan ekslusif, The Sun resmi meminta maaf kepada seluruh keluarga korban dan masyarakat Liverpool atas headline kontroversialnya.

Senin, 15 April 2013

Rodgers Akan Bujuk Carragher untuk Tunda Pensiunnya

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Senin, 15/04/2013 08:23 WIB
Getty Images via Liverpool FC/John Powell
Liverpool - Jamie Carragher sudah memutuskan akan pensiun begitu musim ini berakhir. Namun karena tenaganya masih dibutuhkan, Brendan Rodgers coba membujuk bek 35 tahun itu akan mencabut lagi niatnya gantung sepatu.

Setelah 18 tahun bermain untuk Liverpool, Carragher kemudian memberi pernyataan cukup mengejutkan bahwa ia akan berhenti dari dunia yang membesarkan namanya itu. Padahal di usianya yang sudah berkepala tiga, fisik serta penampilan Carragher masih sangat menunjang.

Terlebih sejak pergantian tahun 2013, Carragher diberi kepercayaan lebih oleh Rodgers untuk berada di tim inti dan menggeser posisi Martin Skrtel yang musim ini tampil buruk serta kerap melakukan blunder. Carragher boleh dibilang tampil bagus dari 11 kali menjadi starter di tahun ini.

Padahal di paruh pertama musim hanya sekali ia diberi kesempatan sebagai starter. Peningkatan performa inilah yang membuat Rodgers berpikir bahwa Carragher belum 'habis' dan masih punya waktu 2-3 tahun untuk bermain di level teratas kompetisi sepakbola Eropa.

Untuk itu di akhir musim nanti manajer asal Irlandia Utara itu akan coba berbicara empat mata dengan Carragher dan membujuknya agar mengubah niatannya untuk pensiun lebih cepat dari sepakbola.

"Dia adalah pribadi yang fantastis dan saya akui itu. Dia dan saya banyak berkomunikasi dan jelas ada yang dipikirkannya saat ini. Dia dan saya akan duduk bersama sejak saat ini hingga akhir musim nanti dan kita lihat seperti apa hasilnya," ujar Rodgers di Soccernet.

"Dia pantas dihormati dan sangat membantu saya serta pemain lain. Hal yang perlu dilakukan saat ini untuknya adalah tetap tampil bagus hingga akhir musim dan setelahnya kami berdua akan berbicara serta mengambil keputusan terbaik," lanjutnya.


(mrp/din)

Musim Depan Dinilai Akan Jadi Pembuktian untuk Liverpool

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Senin, 15/04/2013 18:40 WIB
Getty Images
Liverpool - Stewart Downing menyebut bahwa musim ini adalah musim transisi untuk Liverpool. Maka ia pun menilai musim depan akan menghadirkan ujian sebenarnya buat 'Si Merah'.

Musim panas lalu Liverpool mendapatkan manajer baru seiring dengan kedatangan Brendan Rodgers. Bersama mantan manajer manajer Swansea itu, terjadi pula perubahan dalam susunan dan komposisi tim.

Boleh jadi hal itu yang membuat performa Liverpool--yang masih terpaku di posisi tujuh--di Liga Primer Inggris sejauh ini masih belum stabil, mengingat Rodgers mungkin masih perlu mencari racikan terbaik untuk timnya.

"Musim ini selalu diproyeksikan sebagai masa transisi, dengan ide-ide dan pemain-pemain baru," kata Downing kepada Daily Telegraph yang dikutip Sky Sports.

"Musim depan menjadi ujian besar bagi kami. Dia (Rodgers) telah mendapatkan sebagian besar pemain yang ia inginkan dan kami harus bisa melanjutkan pekerjaan kami sebaik mungkin," tegas winger Liverpool itu.

Dengan situasi saat ini, Liverpool pun tampaknya akan sulit untuk bisa menembus zona Eropa musim depan. Namun, Downing menegaskan 'Si Merah' akan terus berusaha sekuat tenaga dalam memaksimalkan lima partai sisanya.

"Kami tak akan melepaskan musim ini begitu saja. Manajer pastinya takkan membiarkan hal itu terjadi. Dia telah menekankan bahwa kami harus tetap berjuang hingga akhir dan melihat apa yang akan terjadi."

"Mungkin akan ada yang terpeleset, tapi itu akan tetap sulit bagi kami, itu tak diragukan lagi. Kami pun masih punya pertandingan besar lain yang harus dihadapi melawan Chelsea," lugas Downing.

Liverpool kini terpaut masing-masing delapan poin dari Tottenham Hotspur yang menempati posisi Liga Europa dan Chelsea yang menghuni peringkat terakhir Liga Champions.



(krs/nds)

Tampil Dominan, Liverpool Diimbangi Reading 0-0

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Sabtu, 13/04/2013 23:01 WIB
Getty Images via Liverpool FC/John Powell
Reading - Liverpool kembali meraih hasil seri dalam dua laga beruntun Liga Inggris. Melawan juru kunci Reading, The Reds yang tampil dominan harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.

Dalam laga yang dihelat di Madesjki Stadium, Sabtu (13/4/2013) malam WIB, Liverpool benar-benar menguasai jalannya laga dan bikin 27 shot dengan 11 on target dan juga menguasai 60 persen penguasaan bola.

Tapi ketidaktenangan dalam menyelesaikan peluang dari Luis Suarez dkk di lini depan plus ketangguhan Alex McCarthy membuat tiga poin gagal dibawa pulang.

Alhasil misi Liverpool lolos ke Eropa musim depan kian berat karena masih tertahan di posisi ketujuh klasemen dengan 50 poin dari 33 laga, selisih delapan angka dari Tottenham Hotspur di peringkat kelima. Hasil imbang kedua tanpa gol beruntun setelah pekan lalu ditahan seri West Ham United

Jalannya Pertandingan

Liverpool mendapat peluang pertamanya di menit 14. Kerjasama tiga pemain di depan kotak penalti diakhiri dengan umpan ke Luis Suarez yang berlari ke pertahanan Reading dan me-lob bola. Sayang Chris Gunther di garis gawang dengan sigap menyundul bola keluar.

Di menit 21 Liverpool kembali mendapat peluang ketika Coutinho dari luar kotak penalti melepaskan sepakan keras tapi bisa ditepis Alex McCarthy. Lalu setelahnya dari sepak pojok, sundulan Jamie Carragher masih melayang di atas mistar.

Liverpool lagi-lagi membuang kans mencetak gol di menit 33. Berawal dari kesalahan backpass, lalu Daniel Sturridge mencuri bola dan mengoper ke Suarez, tapi sepakan Suarez masih bisa ditepis. Lalu bola rebound disambar Steven Gerrard namun masih dihadang Adrian Mariappa.

Semenit sebelum turun minum Liverpool dapat kesempatan lagi ketika dari korner Suarez terjadi kemelut di depan gawang dan Sturridge kemudian menyepak bola keras tapi masih bisa dihadang McCarthy. Dominasi Liverpool dengan sembilan tembakan dengan enam on goal tak berbuah satu gol pun untuk tim tamu dan skor di babak ini 0-0.

Dua menit setelah restart Liverpool sebenarnya mencetak gol lewat tembakan tumit Coutinho tapi dianulir wasit karena pemain Brasil itu sudah terjebak offside.

Coutinho di menit 64 kembali dapat peluang namun tembakannya dari dalam kotak penalti masih menyamping di sisi kiri gawang. Semenit setelahnya Reading dapat kans cetak gol tapi tembakan Noel Hunt dari jarak dekat masih bisa dihadang Pepe Reina.

Suarez di menit 78 dari free kick melepaskan tembakan ke arah gawang tapi bola masih melenceng tipis di sisi kiri gawang.

Di menit 84 McCarthy melakukan penyelamatan gemilang ketika tembakan keras Gerrard dari jarak dekat ditepisnya. Sementara itu semenit setelahnya Suarez di depan gawang melepaskan sepakan keras tapi masih bisa diamankan dengan baik oleh McCarthy.

Di menit 90 Sturridge juga gagal bikin gol setelah tembakannya dari jarak 10 meter tak bisa menembus jala Wigan. Lalu di menit 91 Suarez melepaskan sepakan melengkung tapi lagi-lagi McCarthy menepisnya dan Liverpool urung mencetak gol.

Tak ada gol tercipta dan Liverpool harus puas ditahan imbang tanpa gol.

Susunan Pemain

Reading: McCarthy, Gunter, Morrison, Mariappa, Kelly, Karacan (Carrico 58'), Guthrie, McAnuff, Hunt (La Fondre 79'), McCleary, Pogrebnyak (Blackman 74')

Liverpool: Reina, Johnson, Enrique, Agger, Carragher, Lucas, Henderson (Downing 57'), Gerrard; Coutinho, Sturridge, Suarez
(mrp/roz)